
.
"kami syuting iklan perhiasan di gedung X lantai 4 ruangan pemotretan nomor 48 Tuan Al. maaf yang balas Kara.. Bora sedang pemotretan...!! " balas pesan Kara..
"aku mengerti.. terimakasih informasinya...!! " balas Al secepat kilat..
"Sama-sama tuan. " pesan Kara..
Al tak membalas lagi...
Lila bertos 5 jari dengan Kara..
"Lerik memang anak konglomerat.. tapi nggak gitu juga konsepnya.. dia terlalu menggilai tubuh wanita terutama Model dan artis.. dan Liona bukan yang pertama...!! " bisik geram Lila..
"iya aku juga tau berita itu kak... tuan Lerik pernah mengomentari postingan Bora dan mengirim pesan love pada Bora.. tapi Bora nggak pernah peduli.. sekarang korbannya si bohai Liona.. kita lihat aja suatu saat siapa yang di tinggalin... !" sambung Kara dengan senyuman mengejeknya..
"palingan kalau udah bosan Lerik mencari mangsa baru.. dasar gila.. masa iya pacaran sudah sama dengan hal yang dilakukan suami istri hanya laki-laki brengsek yang menidur* wanita tanpa memberi ikatan yang halal.. ! itu tak bedanya perempuan itu dianggap Jal*ng oleh pria itu.. " bisik Lila lagi.
"eeeh.. emang hanya jal*ng kak yang mau merelakan tubuhnya pada pria lain...!! " sungut Kara..
Bora jadi pemotretan sendiri dan lebih menarik dibanding Liona yang pergi entah kemana saat ini..
"kemana Liona...?? " tanya manager iklan.
Opi menjawab,, "i.. tu kak.. sedang bersama pacarnya...!! " jawab opi gugup.
Manager itu berdecak kecewa,, "boss Okki membayarnya mahal untuk iklan bukan untuk pacaran.. apa menurut kalian ini hanya bercanda hah....?? " geram Manager itu..
"saya akan ganti bayarannya." suara Lerik tiba-tiba menyambar sambil merangkul pinggul Liona..
Liona berbinar senang,
"pak Lerik...?? " gumam Manager iklan.
"iya bu Sire... uang segitu tidak terlalu penting bagiku.. aku akan bayar ganti ruginya. .!!" sombong Lerik lagi meminta nomor rekening Sire.
Sire benar-benar seperti dipermalukan,, "siapa yang ganti rugi..? aku bukan pihak yang merugi melainkan pihak boss yang rugi.. apa dia memang bodoh seperti yang di gosipkan orang-orang...?? " batin Sire dengan tak percaya saat Lerik sudah mentransfer harga bayaran Liona..
"lanjutkanlah sayang.. mereka tidak akan mengeluarkanmu...!!" perintah Lerik..
Liona menyeringai senang dan menghadiahkan lerik sebuah kecupan pipi..
Sire menggaruk kepalanya yang tak gatal,, "apa ini maksudnya uang tutup mulut..?? " batin Sire..
"ayo manager Sire.. aku akan ikut pemotretan...!! tapi make up ku sudah rusak. " manja Liona dengan raut wajah yang berlebihan..
Sire tersenyum canggung dan meneriaki make up artis. Liona di make up ulang, Lerik menggenggam tangan Liona dan memandang wajah Liona seolah tergila-gila pada tubuh Liona.
__ADS_1
.
.
Liona ikut pemotretan dengan Bora yang sebelumnya pemotretan individu..
"kalian berdua saling memegang kalung dengan tatapan sengit. " perintah si pemotret.
tak perlu mengulang adegan Liona dan Bora sudah bisa memuaskan hasilnya sebab mereka memang tidak berhubungan baik..
"Ok.. pemotretan selesai.. istirahatlah 30 menit.. kita akan pemotretan lagi...!! "
Bora menunjukkan ibu jarinya tanda dia setuju dan Liona mengedipkan matanya dengan genit tanda dia setuju..
"apa kau punya kekasih Bora...?? " tanya Liona menyindir.
"apa kau tidak lihat berita...? " tanya balik Bora dengan menyindir juga..
"aku sangat sibuk iklan ini dan itu ah... sangat melelahkan hingga tak melihat beritamu... apa ya kira-kira..? apa kamu milik daddy sugar..?? " ejek Liona
"Aktor pendatang baru yang sedang booming di media itu adalah kekasihku. kau pasti tau Aktor tampan itu kan? dia lah kekasihku sangat tampan dan tak terlihat tua sesuai dengan kriteria ku. " jawab Bora dengan santainya mengejek kekasih Liona..
Liona menggeretakkan giginya lalu tangannya terkepal erat,, "aku tidak percaya... aku rasa kau hanya mengada-ngada saja biar tenar. "
"aku sungguh-sungguh.. dia tak pernah menid*riku walaupun dia mencintaiku.. pria sejati yang sangat menghargai kehormatan wanita...!! " sindir Bora dengan senyum meremehkan melihat tubuh Liona. .
Bora terkekeh lalu tersenyum sinis,, "kau tidak tau bagaimana cantiknya tubuhku.. sekarang lingkar pinggangku hanya 61 ... menurutmu bagaimana indahnya tubuhku..? "
Liona mengepalkan tangannya. lingkar pinggangnya hanya 72 tapi itu ukurannya sudah langsing berbeda dengan Bora yang benar-benar memiliki pinggang yang kecil..
"huhh... aku malas mendengarkanmu.. lebih baik aku bertemu dengan kekasihku aja." alih Liona merasa kalah dari Bora..
Bora tersenyum aneh dan membiarkan Liona pergi darinya..
"dasar Artis jal*ng.. berani sekali dia membanggakan diri sudah di tid*ri oleh kekasihnya.. apa menurutnya itu pantas diberikan penghargaan?" desis Bora dengan menggeleng kepalanya..
Bora berjalan ke arah Kara dan Lila yang emang melewati Liona,Opi dan Lerik. liona dan lerik malah berci*man seolah menunjukkan diri mereka saling memiliki satu sama lain..
Bora terlihat tak peduli itu jangankan melihat melirik pun Bora tidak sudi..
"kenapa Liona makin parah aja sih..? tapi tunggu... dia nggak lupa pakai pengaman kan..? " batin Opi gelisah..
Bora meminta hpnya ke Kara..
"tuan Al akan kemari bora." bisik Kara dengan sumringah..
"benarkah...?" tanya Bora berbinar senang..
__ADS_1
Lila mengangguk sambil membenahi rambut Bora, Kara menyeringai lebar. Bora melihat ponselnya dan tersenyum manis..
"aku memang merindukannya. " gumam Bora dengan pelan..
"sebentar lagi kalian akan bertemu. " ledek Lila..
Kara tertawa dan Bora hanya tersenyum kecil..
benar saja Al tiba membawa 1 plastik besar berisi burger dan 10 kotak pizza. Al memakai topi dan maskernya bukan hanya karna populer tapi sebelum populer pun Al memang sudah jadi pusat perhatian..
"Al...?? " panggil Bora..
Al berjalan kearah bora, beberapa pasang mata menatap Al dengan bingung sebab memakai masker dan topi seperti seorang bintang papan atas aja.
Liona melirik tubuh gagah kekasih Bora yang sangat bagus,,"Ck.. dimana dia dapat tubuh pria segagah itu.. pasti sangat memuaskan diatas ranjang..!! " batin Liona pura-pura memeluk Lerik demi tak ketahuan sedang memperhatikan Al..
"saya bantu tuan. " Kara mengambil alih 10 kotak pizza..
"sini saya ambil alih tuan.. !!" lila juga mengambil alih plastik berisi burger dari Al..
Bora tau Liona begitu penasaran wajah Al..
"pasti panas ya Al..? biar aku bantu buka ya..? " tawar Bora.
Al menaikkan alisnya sebelah dengan tingkah Bora yang melepas maskernya..
"apa dia ingin pamer kekasihnya?? " tebak Al dalam hati..
Bora melepaskan masker Al dan topi Al hingga terlihatlah bagaimana tampannya Al yang sedang menatap dirinya.
para anggota Kru iklan berteriak ditempat dengan sosok Al yang sangat populer di Media. adegan Action yang dia lakukan hanya durasi 3 menit itu bisa membuat Al menghasilkan uang hingga ratusan juta rupiah..
Liona tersedak salivanya sendiri melihat siapa sosok kekasih Bora..
"sekarang nyaman...?? " tanya Bora merapikan rambut Al yang sangat halus dan lembut.
Al melihat banyak pasang mata menatap nya. tatapan tajam Al malah terlihat sexy. Kara dan Lila saling pandang bangga, Al memang sangat tampan..
hening....
"ada apa sayang...?? " tanya Al dengan suara bas nya..
pasti melelehlah yang mendengar panggilan Al..
.
.
__ADS_1
.