Tuan Muda Burger

Tuan Muda Burger
gadis kecil ?


__ADS_3

Al tiba di Apartemen mewah. Al melihat gedung yang menjulang ke atas...


"mudah-mudahan aku menemukan titik terang teka-teki gadis kecilku selama ini. " gumam Al menarik nafas panjang...


HP Al bergetar ia segera menjawabnya.


"nomor berapa...?? " tanya Al


"Nomor 243 Tuan... lantai 21 ....!!" jawab Bagas to the point..


"bagus.. aku tutup.... " balas Al langsung menutup panggilannya...


Bagas di ruangannya menatap bingung layar ponselnya..


"Apa tuan Alby tertarik pada nona debora..?? kenapa ia menanyakan artis itu..??" gumam nya tak mengerti...


Bagas sudah biasa dengan perilaku Al yang suka-suka tak pernah tersinggung sedikitpun malah Bagas senang kalau Al meminta bantuan darinya. .


Bagas merasa berguna bagi Al. Alby adalah sosok malaikat penyelamatnya berkat Alby lah Bagas sampai ke titik ini...


Al begitu mempercayai Bagas dan menyuruhnya menjadi pimpinan tertinggi di perusahaan raksasa


Al Group yang seharusnya memang milik Alby.


sedangkan Al dipermudah masuk ke Apartemen elit itu, sebab kekuasaan bagas yang sudah menelfon apartemen itu kalau Al bakal masuk ke Apartemen mencari seseorang. .


"bagas sangat bisa diandalkan...!! " puji Al tersenyum tipis..


Al memasuki Lift dengan bantuan resepsionis yang ada disitu kalau tidak pakai sidik jari tidak bakal bisa masuk ke dalam lift kecuali kalau mau keluar tidak harus pakai sidik jari...


Al tiba dilantai 21 dan berjalan tenang ke apartemen nomor 243 ..


Al menekan bel apartemen Bora..


"siapa...?? " tanya Bora lewat kamera pengintai..


Al tak menunjukkan dirinya hanya menunjukkan dompet Bora. Bora melebarkan matanya..


"ya Tuhan.. dompetku kenapa bisa bersama orang ini...?? siapa dia...? bagaimana bisa masuk apartemen ini..? "


Al menekan belnya lagi..


Bora yang waspada membuka pintu apartemennya tapi hanya memberi sedikit celah hanya kepalanya yang nongol ...


"Siap. ?? eeeh....?? burger...!! " kaget Bora sampai menunjuk wajah tampan Al..


Al melihat situasi, "boleh aku masuk..? takutnya ada yang salah faham.. aku tidak mau terlibat dalam skandalmu...!! "


Bora memberengut dan membuka pintunya dengan lebar,, "silahkan...!! "


"bagaimana bisa ada pria yang nggak mau terlibat denganku..? banyaknya pria yang di gosipkan pacaran denganku tapi mereka nggak ada yang membantah.. karna mereka jadi populer ... pria ini malah memagari diri dariku !!" batin Bora


"Siapa gadis kecil didalam foto ini...?? " tanya Al to the point..


Bora melebarkan matanya ia hendak merebut dompetnya tapi Al sudah meninggikan tangannya..


"jawab....!! " titah Al dengan serius..


"menurutmu siapa hah...?? apa menurutmu aku menyimpan foto orang lain didompetku..? apa aku sebegitu kurang kerjaannya menaruh foto orang di dompetku...!! "

__ADS_1


"lalu siapa dia..?? " tanya Al masih serius..


"apa kau benar-benar buta teknologi hah...?? " kesal Bora..


"cari saja di pencarian internet siapa gadis itu." ketus Bora hendak menggapai dompet itu.


Bora jadi menjinjit-jinjit ingin mendapatkan dompetnya tapi karna Al yang terlalu tinggi menurutnya ia jadi melompat-lompat tanpa sadar tangannya ada dibahu Al...


"aku serius...! siapa gadis kecil didalam foto ini? " ujar Al dengan nada penuh penekanan..


Bora beralih ke Al dan matanya Bora melebar kaget..


"maaf...!! " Bora segera melangkah mundur dan menengadahkan tangannya.


"aku akan berikan kalau kau beritau siapa gadis ini..!! " tawar Al


Bora menatap kesal pria tampan menyebalkan itu..


"bagaimana bisa ada orang sebodoh ini..? udah jelas itu foto aku masa iya foto anak lain...!! " batin Bora melihat Al dari ujung kaki sampai ujung kepala..


"kamu mau apa kan gadis itu hah...?? " tantang Bora berkacak pinggang dengan dagu terangkat tinggi..


"kau bukan dia." kata Al menatap Bora dengan dingin..


Bora memutar bola matanya sambil menghela nafas panjang...


"kembalikan tuan burger... aku berterimakasih padamu karna menyelamatkanku... tapi bukan berarti anda mempermainkanku dengan bertanya siapa orang didalam foto itu...!! "


"jawab aku dimana gadis ini...!! " tekan Al dengan tatapan tajamnya ke arah Bora..


"cari tau sendiri.. bukankah identitasku ada di majalah, Internet, artikel semua membahas tentang ku kalau kau mengetik namaku dan baca artikel yang membahas tentangku dengan begitu kau akan tau siapa gadis itu...!! " balas Bora tak kalah tajam.


Al mengepalkan tangannya Bora tak mau menjawab pertanyaannya malah menantangnya...


"aku akan mencarimu lagi...! " ucap dingin Al melemparkan dompet Bora ke arah bora..


Bora sampai kelabakan menangkapnya.


"Hei... tuan aneh....!! " pekik Bora..


Al sudah keluar dari apartemen Bora dan masuk ke dalam lift tangannya terkepal kuat..


"dia nggak mungkin Bora.. gadis kecilku nggak mungkin bora.. mereka sangat berbeda...!! '" desis Al menggeretakkan giginya..


"kenapa pria setampan itu bisa begitu aneh...? apa itu sebabnya ia menolak tawaran casting.? orang aneh nggak bakal memiliki fans..!! " gerutu Bora lalu menjulurkan lidahnya ke arah pintu apartemennya..


Bora membuka dompetnya dan memeriksa isinya..


"dia nggak mengambil uang ku sepeserpun..? bukankah dia hanya penjual burger..? "


"tapi tunggu... bagaimana dia bisa masuk kedalam apartemen ini..?? siapa dia sebenarnya..? hanya orang yang dipercaya pemilik apartemen ini saja yang boleh masuk kemari.. kenapa dia bisa..? sementara dia hanya penjual burger..!! "


"bodo amat.. kenapa juga aku memikirkan pria aneh itu...!!? " gelengan kepala Bora.


.


.


sesampainya di depan Apartemen Al menghubungi Bagas..

__ADS_1


"butuh apa tuan muda...?? " tanya Bagas to the point..


"aku minta kamu cari tau identitas artis itu...!! " perintah Al dengan serius tatapannya tajam kedepan..


"laura debora candramaya tuan..?? " tanya bagas memastikan..


"hhmmm... kirim lewat e-mail secepatnya...!! "


"baik tuan. sekarang akan langsung saya kerjakan...!! " jawab Bagas terdengar serius. .


Al mematikan panggilannya dan ia berjalan lurus ke arah parkiran motornya..


saat diatas motor, Al menatap gedung apartemen dilantai 21 dimana apartemen Bora berada..


sesampainya di rumah Al disambut oleh Raja..


"papa dari mana...?? " tanya Raja mendongak memegang tangan kekar Al..


Al berjongkok dan memegang kedua bahu Raja,, "mencari mama untukmu...!! "


"oh ya...?? papa cari mama baru...?? " tanya Raja sumringah


"hm. m....!! papa akan masak untukmu."


Raja mengangguk semangat..


.


.


"kamu nggak bertanya siapa mamamu Raja..?? " tanya Al basa-basi..


Raja menggeleng kepalanya,, "raja yakin mama yang papa pilih pasti sangat baik dan bakal sayang sama Raja...!! "


Al tersenyum,, "bagus son.. kamu harus percaya pada papa...!! "


Raja mengangguk..


mereka makan bersama dengan menu sederhana,


tapi mereka tidak pernah merasa kekurangan apalagi Raja terlihat seperti anak orang kaya baju nya yang mahal tak pernah jelek selalu berganti tiap tahun, dan sekolah nya juga elit ..


Al selalu memberi fasilitas yang bagus untuk keperluan Raja,


.


.


kini raja sudah terlelap..


Al tidak akan bisa tidur kalau rasa penasarannya belum terjawab...


Al langsung bangkit dari ranjang kecilnya dan berjalan ke luar kamar membawa hpnya..


Al membuka aplikasi e-mailnya dan sudah ada pesan, kiriman dari Bagas.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2