
"makanlah.. ini rendah kalori...!!" pinta lembut Al
Bora menatap heran Al yang berubah manis saat ini,
"apa yang terjadi dengannya..? kenapa jadi baik...? "
tiba-tiba Bora membelalakkan matanya. Bora bangkit dari duduknya dan menunjuk wajah Al dengan tatapan tak percaya..
Al menaikkan alisnya ke arah Bora yang tiba-tiba bangkit..
"kenapa...?? " Tanya Al
"apa kau menid*ri ku...? iya kan...? itu sebabnya kau jadi baik dan berubah seperti ini..? aku memang sexy dan cantik tapi kenapa kau malah berbuat seperti itu...?? " tuding Bora
Al mengerutkan keningnya dengan kata-kata Bora yang tak disaring sebelum bicara..
"aku tidak melakukan itu... jujur aku memang melihat bagian atasmu yang terbuka.. tapi aku nggak melakukan apa yang kau fikirkan.. !!" jelas Al dengan santai..
"apa...?? bagaimana aku bisa percaya...?? " tanya Bora menyilang bagian atasnya menatap Al dengan tajam..
"aku tidak akan mengambil apa yang kamu jaga.. tapi jika aku akan melakukannya saat kau memberiku izin.. aku pria sejati.. memperk*sa bukan diriku." jelas Al dengan entengnya..
muka Bora memerah sempurna,, "tapi kenapa kau melihat bagian atasku...?? "
"apa perlu kita menikah.. ?? aku akan bertanggung jawab." tanya Al lagi tak ada beban
"ya Tuhan...!! " gumam Bora memijit pangkal hidungnya kini..
"sudah.. jangan difikirkan.. makanlah.. sup ikan ini bagus untuk kulit serta mengurangi rasa sakit dikepalamu...!! " senyum manis Al..
Bora menatap waspada ke Al,, "kalau kau memasukkan sesuatu bagaimana..?? "
Al meletakkan sendoknya seketika raut wajahnya berubah, "kalau begitu aku akan pergi. "
Al langsung pergi dari meja makan Bora..
"paling hanya bercanda. " ledek Bora dengan kesal.
namun saat beberapa menit Bora menunggu Al,, "apa dia memang sudah pergi...?? "
Bora pun berlari kecil ke arah depan dan mencari Al dimana-mana,, "apa dia tersinggung...? " gumam Bora pelan.
"Al...?? Al kau dimana...?? aku minta maaf...! aku nggak bermaksud menyinggungmu... kau sangat aneh.. aku tentu harus waspada sebagai artis Top semua makanan yang masuk dalam tubuhku memang harus di jaga.. Al...?? "
"Astagah.. dia memang tersinggung.. bagaimana ini...?? " gelisah Bora jadi merasa bersalah..
Bora keluar dari Apartemennya dan mencari Al di luar apartemennya..
"apa dia sudah pulang...?? " gumam Bora menggigit bibir bawahnya..
Bora kembali masuk ke apartemennya dan kembali ke meja makan. Bora pun mencicipi kuah sup ikan buatan Al..
__ADS_1
mata Bora melebar tak percaya,, "kenapa bisa begitu enak...?? "
Bora pun melahap sup ikan buatan Al dengan lahap, bahkan tak ada setetes kuah pun tersisa..
"aku belum pernah makan sup seenak ini. " decak kagum Bora..
Bora menoleh ke pintu dengan tatapan merasa bersalah,,"bagaimana cara membujuknya..? dia pasti marah...!! "
sementara Al ada di apartemennya. mereka satu gedung tapi berbeda apartemen Al merutuki diri karna terlalu cepat bertindak ke Bora hingga gadis kecilnya seperti itu..
"karna rasa cemburu sialan itu bora jadi begitu..!? "
"dasar bodoh... kenapa kau sangat cepat bertindak heh...?? sekarang bagaimana caraku bicara padanya..? apa dia tidak mau bertemu denganku lagi..? haiissshhh.....!!! " Al mengacak-ngacak rambutnya sendiri merasa frustasi..
HP Al bergetar ada panggilan masuk dari Bora,, "apa yang harus aku katakan padanya...?? "
karna kelamaan berdebat dengan diri sendiri panggilan itu jadi tak terjawab.
sementara Bora menatap nanar nomor hp Al,, "dia benar-benar marah...!! aku harus apa...?? "
sejak hari itu Al tak muncul lagi di depan Bora yang jadi merasa bersalah. Bora mencari Al di kontrakannya namun saat itu pintu rumah Al dikunci Bora tidak punya keberanian bertanya pada tetanggananti dirinya ter ekspos ke media..
"ya Tuhan.. dia benar-benar marah...!! bagaimana ini...?? " gelisah Bora menggigit ujung kukunya sendiri..
"aah... iya.. sekolah nya Raja...!! " pekik pelan Bora.
Bora berlari memasuki mobilnya..
tibalah Bora dikelas Raja,, "permisi Apa Raja nya ada...?? " tanya Bora dengan sopan mengetuk pintu kelas Raja..
semua orang menatap Bora yang memakai penyamaran sempurna itu..
"dari siapa ya..?? " tanya wali kelas Raja berjalan mendekati Bora didepan pintu..
"aah.. iya... !!" Bora membuka kacamata dan menurunkan maskernya..
wali kelas Raja terlonjak kaget melihat Artis top itu,,
"mama nya Raja.. Raja nya dimana ya bu..?? " tanya Bora celingak-celinguk melihat ke dalam kelas..
"jadi gosip itu benar.. ya Tuhann.. Tuan Al memang sangat menakjubkan.. bahkan Artis Top pun bisa didapatkan olehnya..!!" bati wali kelas Raja malah melamun..
"Raja sedang libur Mama Bora..!! " jawab salah satu dari mereka..
satu kelas mereka sudah tau mama nya Raja adalah Bora tapi bukannya Raja yang membeberkan semua itu, tapi anak-anak yang pernah mengganggu Raja lah yang menyebarkan berita itu..
DEG...!!
jantung Bora berdegup kencang antara takut dan bimbang..
"kalau boleh tau kenapa ya dek...?? " tanya Bora sopan ke anak yang menjawab nya tadi..
__ADS_1
"katanya mau keluar negri mama bora." jawab yang lainnya..
"kemana ya kira-kira..? apa kalian ada yang tau. .??" tanya Bora masih berdegup kencang.
mereka kompak menggeleng..
"makasih ya sayang.. !!" ucap Bora tersenyum lalu memakai kacamatanya dan maskernya..
"permisi bu, maaf mengganggu waktunya. " ucap Bora.
wali kelas Raja masih mematung belum tersadar dari lamunan nya..
Bora berlari dengan tergesa-gesa keluar dari sekolah Raja, tatapan Bora sangat takut saat ini..
"apa dia meninggalkanku...? sampai bawa anaknya juga keluar negeri...? " ya Tuhan... bagaimana ini...??
Al benar-benar marah...!! " gumam Bora berkaca-kaca di dalam mobilnya kini..
Bora melajukan mobilnya ke apartemennya lagi masih dengan rasa bersalah yang amat tinggi..
.
.
sudah 3 hari Bora mengurung diri di kamar, ia tak tau harus bagaimana cara bertemu dengan Al..
Lila dan Kara sangat khawatir dengan Bora, Bora tetap berakting seperti biasa dan tetap profesional dalam pekerjaannya tapi Bora tidak pernah mau makan. selama 3 hari ini Bora hanya minum air putih dan roti saja..
tapi mereka tidak bisa apa-apa karna Bora selalu mengancam mereka.
"apa perlu kita hubungi dokter Chika Kak..?" tanya Kara serius ke Lila..
"kamu nggak dengar apa kata Bora tadi..?? dia bakal menyiksa diri kalau diganggu...!! " kesal Lila..
"kenapa Bora bisa frustasi dan terlihat stress..? ada apa sebenarnya..? apa karna netizen..?? " tanya Kara khawatir..
"kakak nggak tau Kara... lebih baik kamu beli buah-buahan dan letakkan di kulkasnya.. minumannya jangan lupa...!! " titah Lila..
Kara mengangguk..
mereka berdua tau kalau Bora sudah frustasi,stress banyak pikiran, Bora tidak bakal mau makan...
biasanya Bora juga makan sedikit tapi kalau banyak pikiran apalagi Stress bora akan sering minum air putih mengisi perutnya yang kosong..
Bora menatap ponselnya sejak tadi seolah menunggu panggilan seseorang..
"kenapa dia pergi...?? apa dia nggak akan melindungiku lagi...?? " gumam Bora lagi berkaca-kaca..
.
.
__ADS_1
.