
Al yang sudah tiba digerbang rumahnya, pintu gerbang terbuka otomatis. Al menggunakan teknologi canggih dirumah barunya itu...
Al melirik hpnya yang ada peringatan pesan masuk. Al membukanya dan membaca pesan itu lalu tersenyum tipis..
ia langsung menghubungi Fito si pengirim pesan..
"bagaimana...?? " tanya Al langsung..
"lumayan boss... hanya saja ilmu beladirinya masih kacau..!! " jawab Fito dari sebrang..
"Aku harap kamu bisa melatihnya Fito.. aku lihat sendiri dia cukup cepat dalam menghadapi situasi.. aku rasa dia pantas menjadi orang kepercayaan ku yang bisa membantumu... !!" jelas Al serius..
"baik boss...!! " jawab Fito lagi tanpa membantah..
Fito sangat tau mata Boss nya begitu jeli dan tau kelebihan musuhnya hanya dalam sekali melihat gerakannya saja itu sebabnya tak ada yang bisa merekrut anggota baru Al yang dinamai the Lion lebih tepatnya Al sendiri yang mencari anggota yang pantas untuk bergabung dengannya..
Al mematikan panggilannya dan keluar dari mobilnya yang sudah terparkir di garasi rumahnya..
"aku merindukan jantung dan hatiku...!! " gumam Al segera berlari ke arah pintu garasi yang langsung tembus memasuki rumahnya..
Al membersihkan diri terlebih dahulu dikamarnya lalu melilitkan handuk putih dipinggangnya menutupi bagian bawahnya. Al masuk ke ruang ganti nya dan hendak membuka lemarinya..
"apa itu...?? " Al menutup kembali lemarinya
dan menoleh kebelakang ada sebuah surat serta kotak besar di belakangnya. Al tak sengaja melihatnya di kaca lemarinya..
"apa kado dari gadis kecilku..?? " tebak Al mendekati kotak itu..
Al mengambil memo kecil diatasnya,, "pakai lah Piyama tidur ini hubby.. kami juga memakainya..? anggap aja Piyama satu keluarga...!! "
begitulah isi memo itu..
Al membuka kotaknya dan tersenyum kecut,, "kenapa Piyama nya berwarna merah muda..? " gumam Al tak suka..
Al tampak ragu memakai piyama itu lalu berdecak pasrah dan mengangkat bajunya dan melebarkan matanya melihat Piyama nya banyak gambar hati (❤) dimana-mana..
"Piyama ini benar-benar seperti perempuan... menggelikan sekali ". Al meletakkan kembali Piyama itu namun saat berbalik Al mengerutkan keningnya..
Al kembali menyambar Piyama itu dan melihat sebuah bordiran indah dengan tulisan kecil,, "Aku mencintaimu Hubby 💟U tuan Alby Moland Bantara yang terhormat...!! "
panjang memang tapi berhasil membuat senyum Al melebar sempurna..
"baiklah.. aku akan pakai demi mu sayang..!! " gumam Al dengan senangnya..
Al dengan senang memakai Piyama itu dan berjalan semangat keluar kamarnya menuju kamar Putranya..
Al membuka Handel kamar Raja secara perlahan..
terlihatlah olehnya Bora dan Raja yang tidur saling berpelukan dengan memakai Piyama yang sama dengannya kini..
"keluarga kecilku..!! " gumam Al dengan senyum manisnya..
__ADS_1
Al berjalan tenang ke ranjang Raja dan langsung merebahkan kepalanya di bantal yang ada dibelakang Bora seolah sudah dipersiapkan oleh Bora untuk nya.
Al memeluk Bora dari belakang, tangan Al bisa menggapai punggung putranya..
"kalian adalah kebahagiaanku.. aku akan musnahkan orang-orang yang berani bermain-main denganku apalagi menyakiti satu diantara kalian...!! " batin Al dengan geram mengingat perkataan pria yang tadi dia tahan..
"TXT...!! Wiranto... berani sekali kau bermain denganku." batin Al lagi.
.
.
pagi harinya...
bora terbangun saat merasakan tubuhnya berat seperti ditimpa sesuatu..
"Al...?? " gumam Bora melihat tangan kekar suaminya begitu panjang sampai perut anak mereka (Raja) ..
Raja sedang memunggungi mamanya. Bora tersenyum manis secara hati-hati ia membalik tubuhnya menghadap Al. Bora dan Raja jadi tolak punggung..
"kapan kamu pulang suamiku...?? " batin Bora meraba wajah tampan suaminya..
Bora meraba Alis tebal suaminya lalu berpindah ke mata Al yang terpejam..
"kenapa laki-laki bisa memiliki bulu mata yang panjang ya...??" gumam Bora tersenyum begitu memikat dengan wajah khas bangun tidurnya..
Bora meraba hidung Al yang sangat tinggi,, "perosotan nya tajam sekali...!! " gumam Bora dengan senangnya..
"aku ingin menciumnya. " gumam Bora dengan pelan..
Bora melebarkan matanya saat mata Al yang tadinya terpejam terbuka sedang menatap lembut ke arahnya padahal baru bangun tidur..
"kamu nggak tidur Al..?? " tanya Bora berbisik penasaran .
Bora sengaja berbisik karna takut membangunkan anaknya..
"aku tidur sayang dan terbangun saat tangan lentikmu meraba wajahku. " tutur kata lembutnya Al dengan suara khas bangun tidurnya..
Bora nyengir malu melihat ke bawah namun matanya langsung berbinar senang melihat tubuh gagah suaminya memakai Piyama tidur pemberiannya..
"bahkan memakai baju berwarna merah muda pun kamu sangat tampan Al...!! " puji Bora dengan senangnya meraba tulisan ungkapan cinta Bora di piyama Al tepat dibagian detak jantungnya Al berada.
"hmmm terserahmu sayang.. awalnya aku nggak mau pakai. !" pasrah Al.
"terus..? kenapa sekarang dipakai..? " tanya Bora berbisik..
"ini....!! " Al menunjuk bordiran ungkapan hati nya Bora..
Pipi Bora merona seperti tomat saja, ia langsung menyembunyikan wajahnya di dada bidang suaminya. Al terkekeh gemas hingga bora memukul punggung Al..
"awwh.. sakit sayang...!! " ringis Al pura-pura kesakitan.
__ADS_1
"jangan berisik nanti Raja bangun...!! " kesal Bora mendongak menatap tajam suaminya..
Al mengangguk patuh dan mengecup bibir Bora yang kini mengerjab-ngerjabkan matanya lalu melirik kesamping dimana Raja dibelakangnya..
"Raja tidak akan bangun.. hari ini dia kan libur.. !!" jawab Al..
Bora mengangguk malu..
"ayo kita kekamar...!! " ajak Al bangkit dari ranjang Raja dengan hati-hati..
Bora merentangkan tangannya dan Al tersenyum begitu tampannya. ia langsung menggendong pujaan hatinya..
Al membawa Bora kekamarnya dan saling memadu kasih di kamar mereka..
.
.
karna undangan Istimewa di hotel mewah ternama besok malam, bora terpaksa menunda waktu liburannya dengan Al dan Raja..
"nggak apa Ma.. Raja bakal nungguin mama kok.. setelah pesta kita bisa jalan-jalan lagi.. raja libur paaaannnnjaaaanng... Ma...!! "
bora yang tadinya merasa bersalah langsung tertawa keras saat Raja memanjangkan perkataannya..
Raja tersenyum lebar ia senang mamanya merasa terhibur..
"mama senang sekali memiliki putra sepertimu sayang.. nanti malam hadiah mama udah datang
untukmu...!! "
Raja tersenyum cerah dan melompat-lompat bak anak kecil.. Bora tertawa lebar..
"peluk mama dong...!! "
Raja melompat memeluk mamanya, mereka tertawa girang bersama-sama..
Al yang sedari tadi diam menonton mereka kini tersenyum tampan melihat kasih sayang mereka benar-benar saling tulus..
bunyi klakson mobil membuyarkan adegan manis mereka berdua.
"itu mama udah dijemput sayang... !! mama bakal nginap di hotel buat gladyresik nya.. nanti kalau acara udah selesai kita akan liburan ke paris ya..? "
Raja mengangguk-ngangguk senang setelah dapat kecupan di keningnya..
Bora juga berpamitan pada Al dan mengecup kening Al dengan penuh cinta..
"habis acara pesta ini.. aku ingin memberimu hadiah yang akan membuatmu bahagia Hubby...!! " bisik Bora.
Al tersenyum walau tak mengerti maksud Bora tapi mendengar kata hadiah sudah pasti buat dirinya senang..
.
__ADS_1
.