
"ayo duduk....!! " seru Fito melirik kursi pengantin mereka berdua..
Baby dengan patuh duduk di kursi pengantin, saat saat sang pengantin sedang makan tak ada yang mendekati mereka, jadi para tamu undangan mencari kesibukan lain.
"tadi ngapain.? kok bisa nggak makan..? " tanya Fito dengan lembut.
"tadi aku mau makan tapi nggak sempat karna anggota the Lion buat aku segan buat makan.. bagaimana pun mereka juga keluarga kita. " jawab Baby dengan jujur.
Fito menghela nafas panjang lalu menyuapi istrinya makan dengan hati-hati sekali Fito menghapus makanan yang menempel di bibir baby..
.
.
seorang pria tampan naik ke mimbar pengantin dengan raut wajah lesu bersama 2 bawahannya yang menunggu dibawah..
"Kau...?? " Baby menunjuk wajah pria itu..
Refan menatap kesal Fito yang mendapatkan pujaan hatinya.
"kamu mengenal nya sayang...?? " tanya Fito dengan nada cemburu..
Baby tersenyum kikuk tak tau mau berkata apa. Saat mereka berada di pantai Baby tak punya uang tunai jadi meminta uang Refan, baby mengira tak akan pernah jumpa dengan Refan, bagaimana dirinya punya muka bertemu dengan Refan..
"aku memberi banyak uang tunai cantik...!! " Refan mengeluarkan satu amplop panjang hadiah pernikahan nya untuk baby...
bagaimana pun Refan bekerja sama dengan perusahaan Al Group juga perusahaan milik Al yang penguasa terbesar di negara ini..
"terimakasih...!! " ucap Baby dengan menahan malu..
Fito memperhatikan raut wajah baby seperti menahan malu..
"aku baru tau kalau kamu adiknya tuan Moland Baby..! " seru Refan dengan nada tak percaya.
"hm..! maaf... saat itu aku memang nggak punya uang tunai ! bagaimana jika aku bayar kembali uangmu saat itu..? " tawar Baby..
"aku yang malu kalau kamu bayar Baby nggak usah dibayar semoga pernikahanmu bahagia.. jika kamu menderita datanglah padaku..! " pinta Refan dengan serius..
Fito memandang tak suka pada Refan, kenapa banyak sekali pria yang tergila-gila pada istrinya. akhirnya Fito mengerti kenapa Bossnya nggak mau merayakan pesta pernikahannya dengan Bora mungkin Al cemburuan nantinya saat Bora di idolakan fans kalangan pengusaha ..
Baby tersenyum kaku ke Refan dan lalu tertawa canggung..
"sudah kah...? " tanya Fito dengan wajah datarnya..
"sudah...! " jawab Refan makin lemas lalu berbalik pergi dari tempat itu menemui bagas..
walaupun patah hati, tapi Refan bisa apa ?
kenapa mereka bisa jatuh cinta pada rembulan ?
kalau sekedar gadis biasa mungkin Refan mudah mendapatkannya
Fito beralih ke Baby, Baby terlonjak kaget dan menyapa kaku suaminya..
"Hai... sayang..? " sapa Baby dengan kikuk
__ADS_1
Fito menghela nafas panjang bukannya mengeluarkan suara, Fito malah memeluk istrinya yang sangat mungil baginya..
"kenapa kamu terlalu mempesona sayang..? " tanya Fito dengan nada kesal..
"tentu saja. kalau aku nggak mempesona kamu nggak akan jatuh cinta padaku kan..? " goda Baby dengan senyum lebarnya di pelukan Fito..
"jangan fikirkan apapun tentangku. aku hanya cemburu saja pikirkan saja anak kita ya..? aku nggak mau kamu stress sayang." Fito berkata sambil mengelus kepala baby..
baby tersenyum lembut dengan girang dirinya membalas pelukan Fito lebih mesra hingga para tamu undangan gemas sendiri dengan Cinta Fito ke baby..
inilah yang membuat baby sangat menyukai Fito, Fito sangat menjaganya bahkan Baby baru merasakan ada seseorang yang melindunginya. baby merasa dirinya adalah wanita paling beruntung di dunia.
apalagi Fito memberinya hadiah berupa restaurant yang sekarang telah berkembang pesat bisa dibilang Baby punya penghasilan sendiri karna hadiah istimewa Fito..
"baiklah Suamiku.. aku hanya akan memikirkan kesehatan anak kita...! " jawab baby dengan semangat..
Fito menciumi sisi wajah baby dengan lembut, dirinya memang sangat mengasihi Baby...
sementara Kara yang sedang sibuk mengoceh dengan Bora pun mulai di tarik Bagas..
"hei... kamu mau bawa Kara kemana... ?" tanya Bora dengan raut wajah kesal.
"nyonya... Dedek Rachel menangis...!! " panik Yona
Bora pun segera berlari mengangkat gaunnya menuju kekamar hotel penginapannya. Rachel dijaga oleh Yona dan Yina..
tinggalah Lyla sendiri di tempat itu,, "kalau tau begini aku bakal bawa suami dan anakku. " gerutu Lyla..
Lyla mencari Clara dan menemukannya,, "lebih baik sama nyonya Clara saja.."
"aku akan mengenalkanmu pada teman-teman sekolahku dulu...! " jawab Bagas mengecup kening Kara..
Kara tak bisa apa-apa, dia terpaksa menurut sebab suaminya juga bukan orang biasa..
Kara adalah gadis desa yang merantau ke kota demi mengadu nasib dan peruntungannya sangat baik hingga bekerja dengan bora sang artis papan atas yang membuatnya senang menikmati kesehariannya..
tak disangka olehnya akan mendapatkan suami dari kalangan pria hebat seperti bagas yang merupakan penguasa AL Group..
.
.
Bora menyusui putri cantiknya..
Yona dan Yina menjaga pintu kamar hotel..
"usst.. uush.. ussh... sayang mama disini nak. ?"
Bora juga mengoceh mengajak putri kecilnya berbicara..
Rachel tumbuh jadi bayi yang sehat, walaupun tidak lahir normal tapi bisa jadi bayi sehat dengan berat badan yang normal...
"cari papa sayang..? papa kamu sedang sibuk nanti kita main lagi sama papa dan Kakak ya..? "
Bora dan Al begitu memanjakan putri kecil mereka apalagi Raja yang sangat dewasa dan bisa dipercaya menjaga adiknya. mereka sering bermain membuat kegilaan apapun didepan Rachel hingga gadis kecil itu selalu tertawa melihatnya..
__ADS_1
"kenapa sayang...?? " tanya Al baru aja datang
"loh.. Al..? kamu kok kemari? acara kan belum selesai." tanya Bora dengan heran
"tadi Raja bilang kalau dedek Rachel sedang nangis jadi aku datang...! '' jawab Al dengan tatapan cintanya ke Bora dan buah hati mereka.
"ya udah kamu kembali aja ke acara. aku nggak mau kamu meninggalkan acara pesta, setelah ini aku akan bergabung lagi dengan mereka. tunggu aja aku Ok..? "
Al tersenyum ia mencium kening Bora dengan penuh Cinta lalu mencium kening buah hatinya. Bora melototkan matanya saat Al menggigit payud*ranya..
"Al...? " pekik Bora memukul bahu suaminya..
Al terkekeh dan mengusap kepala Bora.
"milikmu sangat menggiurkan sayang. " gemas Al
"dasar mesum..! sana pergi ! " usir Bora..
"nggak mau... " tolak Al.
"Raja bagaimana..? " tanya Bora dengan kesal..
"Raja bersama Kakeknya! ". jawab Al mengelus kening putri Kecilnya..
"anak kita tumbuh jadi gadis cantik nan kecil.. aku mau memberinya pengawal 10 saat dia dewasa nanti...! "
Bora menjatuhkan rahangnya,, "apa menurutmu anak kita bakalan suka..? "
"tentu saja suka..! aku hanya nggak mau anakku didekati pria-pria yang menggilai wajah cantiknya.. "
"jangan terlalu mengekang kebebasan anak kita Al... aku nggak mau dia jadi anak nakal " ketus Bora..
"justru karna itulah aku mau mengawalnya saat dewasa sayang.. kamu lihat sendiri kan kecantikannya..? "
Bora juga membenarkan anaknya memang sangat cantik, tapi dibayangkan dedek Rachel di kawal banyak orang membuatnya geli bisa Bora tebak anaknya nggak akan punya teman..
tapi biarlah apa yang dipikirin Al, toh Al melakukannya karna mencintai anaknya bukan?
.
.
The END -
terima kasih buat para Readers yang setia menunggu update author, memberi dukungan dalam bentuk apapun hingga author nggak bisa sebutin semuanya...
Novel ini tamat dengan ending memuaskan...
Kita bertemu lagi di Novel selanjutnya...!! Bye.. bye....
😘😘😘😚
.
.
__ADS_1