
.
di lain tempat Liona sudah seperti Zombie hidup besok adalah acara Awards tapi dirinya masih sibuk mencari kesalahan Bora yang sedang menyembunyikan kehamilannya..
"aku harus menemukannya... jangan tidur dulu Liona....!! ini hanya kesempatan terakhirmu....!! ' gumam Liona mengingatkan diri..
Liona asik menguap lebar ia menoleh ke sisinya ternyata ada Anto yang tertidur dengan posisi tidak nyaman..
"kenapa dia malah tidur..? dasar tua bangka tidak berguna....!! "
Liona kembali fokus ke layar laptop Zoom foto Bora, matanya mulai terpejam menahan rasa kantuknya berhari-hari tidak tidur..
"sepertinya aku harus nonton vidio nya yang direkam fans dia. Aku yakin akan menemukan sesuatu.. mataku seperti akan berlubang saat ini....!! " gerutu Liona mengucek-ngucek matanya yang sudah menghitam seperti panda...
Liona menemukan rekaman Bora yang baru keluar dari acara pesta di hotel malam itu, saat dirinya hendak mempermalukan Bora malah terjebak dengan pria disampingnya hingga Karirnya hancur ke esokan paginya.
"aaahh.... ini....? " teriak kaget Liona..
liona terbelalak melihat Bora yang tengah melambai namun tiba-tiba tali tasnya putus dan isinya berserakan kamera memperlihatkan sebuah alat tes kehamilan, Liona memotretnya lalu memperbesar di hpnya. mata Liona jadi begitu jeli saat ini..
"dewa keberuntungan berpihak padaku... akhirnya aku bisa menemukan apa yang aku mau... perempuan itu memang hamil... ahahahahah.... aku akan menjatuhkanmu Bora.. !!"
"kau sudah punya tuan burger yang tampan tapi tuan Moland yang tak tau bagaimana rupanya malah mengakui kau istrinya.. dasar jal*ng... muka polosmu itu malah kau gunakan untuk merayu Pria.. !!"
desis Liona dengan tatapan kebenciannya..
"Jika aku tidak bisa mendapatkan tuan burger itu karna karirku sudah hancur maka aku juga akan menghancurkan karirmu supaya pandangan pria yang jatuh cinta padamu akan memandang jijik padamu. "
Liona memperbesar alat tespek itu dan betapa senangnya Liona garis 2 lah yang terlihat..
"sepertinya aku harus merubah rencana.. !!" seringai jahat Liona..
Liona pun membuat akun berbeda memposting vidio Bora yang tak sengaja menjatuhkan tas dan bagian Kara dengan cepat menutupinya terlihat jelas ada celah diantara mereka, disitulah Liona mengeditnya membuat lingkaran merah di alat tespek yang terlihat itu..
Liona bersemangat mengedit Vidio itu hingga rasa kantuknya benar-benar hilang..
"Enter.....!! " kata semangat Liona memosting vidio hasil editannya..
"dewi Bora Hamil diluar nikah.. ?"
judul Vidio itu mulai tersebar luas disosmed seakan itu memang berita yang menggemparkan..
"nikmati penderitaan mu Bora.. salahmu sendiri sudah menjebakku hingga karirku hancur tidak tersisa, aku ingin melihatmu hancur seperti diriku, ahahahahah.. "
Plaaakkk...
Liona menampar Anto yang tak juga terbangun padahal dirinya mengoceh dan berteriak sedari tadi..
__ADS_1
"sakit bodoh....!! " maki Anto mengusap kepalanya yang di tempeleng Liona..
"lihat postinganku...!! " tunjuk Liona dengan bangga ke layar laptopnya..
Anto dengan malas melihat layar laptop persekian detiknya matanya terbelalak sempurna..
"kau mendapatkannya..?? " tanya Anto dengan tatapan tak percayanya..
"iya.. tidak seperti anda Om yang tertidur....!! " sindir Liona..
"maaf. maaf.. mataku berat sekali tadi.. kau harus mengerti aku sudah tua jadi nggak kuat begadang sepertimu....!! " nyengir Anto..
"iya.. ya..tua bangka...!! " geram Liona.
berita Bora hamil tersebar luas di dunia maya, Bora langsung dihujat habis-habisan.. mereka kecewa idola mereka hamil diluar nikah...
Bora malah tertidur nyenyak disaat dunia maya sedang heboh karna nya. Al sudah menyiapkan sarapan untuk Keluarga kecilnya..
"Papa....?? " teriak Raja..
"iya.. kenapa son...?? " sahut Al melepaskan celemeknya dan berjalan keluar dari dapur..
Al mengerutkan keningnya melihat wajah panik Raja yang sedang tergesa-gesa menuruni tangga..
"jangan terburu-buru son.. papa nggak akan kemana-mana...!! " bentak Al yang tak suka Raja terluka nantinya.
"Nanti aja marahnya pa.. lihat ini...!! " Raja menyodorkan iped nya ke Al..
"lihat ini Pa.. mama sedang trending topik...!! " desak Raja tak sabar.
Al tentu kaget mendengarnya dan mengambil Iped itu dari tangan Raja. mata Al memerah seketika menahan Amarahnya melihat banyak hujatan mengenai Bora..
"apa mama mu melihat berita...?? " tanya Al..
"kayaknya mama sedang tidur pa...!! " tebak Raja..
"jaga mama son.. papa ingin keluar.. jangan sampai mamamu melihat TV, hp... !!' peringatan Al..
Raja mengangguk,, "papa harus meredam berita mama.. besok malam adalah hari penting buat mama... Raja nggak mau mama di lemparin batu, telur atau tepung Pa...!! "
"dari mana kamu tau itu...?? "tanya Al serius..
"Artis Liona Pa.. dia di hujat pel**ur oleh orang banyak dan nggak bisa nunjukin diri ke mereka. pasti dia sembunyi-sembunyi, rumah nya di lemparin itu pa. "
Al memijat pangkal hidungnya yang terasa pening. Al ingat apa kata dokter Luci yang mengatakan Bora tidak boleh tertekan, bisa bahaya kandungannya..
"papa keluar son.. jaga mama mu cepat.. kalau perlu sembunyikan hp mamamu...!! "
__ADS_1
"aku sudah tau Al...!! " suara itu membuat Al dan Raja menoleh ke Bora..
Bora terlihat berantakan. rambutnya yang berantakan dengan mata merahnya yang sudah berlinang air mata..
"sayang..? "
Al terbelalak saat Bora mulai sempoyongan dengan gerakan cepat Al berlari ke arah Bora tepat saat itu juga Bora jatuh tak sadarkan diri..
"mama...?? " Raja juga berlari ke arah Bora dan memungut hp Mama nya yang jatuh..
Al mengepalkan tangannya langsung menggendong Bora hendak dibawa kekamar..
"papa... darah.. mama berdarah....!!" pekik Raja..
"ayo kita ke rumah sakit Son...!! cepat...!! " teriak Al..
Raja dengan cepat berlari mengikuti Al..
mereka membawa Bora ke Rumah sakit dengan bawa mobil kecepatan tinggi..
"bertahanlah sayang... kuatlah...!! " pinta Al dengan air mata yang sudah berjatuhan..
Raja mengusap-ngusap wajah Bora dengan air mata yang sudah berlinang..
"mama kuat ya... hiks.. hiks... adek bayi harus bertahan...?! " isak tangis Raja..
setibanya di rumah sakit Al dengan cepat membawa Bora ke ruang khusus kandungan mengabaikan para resepsionis yang berteriak untuk Al melakukan ADM nya terlebih dahulu..
"aku akan memecat kalian jika berani menghalangiku... anakku dalam bahaya sialan...!! " maki Al meletakkan Bora di brankar yang terdekat dengannya..
Al melepaskan jaketnya dan menutupi tubuh bora yang berdarah..
"dokter kau seorang dokter kan..? cepat selamatkan anakku... Jika terjadi sesuatu aku akan menutup rumah sakit ini... cepaaat...!! " Al mencengkram kerah baju dokter perempuan yang di pegangnya.
"baik tuann...!! " jawab dokter itu segera mendorong brankar nya bersamaan Raja membantunya..
resepsionis memanggil Satpam dan mereka memegang tangan Al seolah hendak mengusirnya dari tempat itu..
Al sontak saja meninju mereka. amarahnya yang sedang di ujung tanduk membuatnya kalap dan menghajar orang..
"aku bisa membeli rumah sakit ini sialan.. apa yang kau takutkan... ! kalian takut aku nggak bisa bayar...? "
geram Al yang tak tahan lagi perlakuan mereka, Al mengeluarkan uang tunai di dompetnya yang berkisar 5 Juta dan melemparnya ke wajah resepsionis itu..
"itu sebagai uang muka.. jika nggak juga cukup...!! " Al mengeluarkan Blackcard nya dan melemparnya ke wajah resepsionis lainnya..
"sekarang kalian pergi dari ku.. atau akan aku bunuh kalian detik ini juga...!! " ancaman Al terlihat menakutkan..
__ADS_1
.
.