
Acara berlangsung dengan baik tanpa ada hambatan apapun..
Bora sudah selesai dengan pekerjaannya, Kini sedang berbincang serius dengan madam jora..
"terimakasih sayang.. gaun yang kamu pakai malam ini dipesan banyak orang.. sampai stok kami nggak ada lagi. mereka malah pesan minta buatkan dan akan membayar mahal untuk itu..!! Madam sampai bingung nolaknya..!! "
Bora tersenyum lebar..
"bayaran yang pas kan Madam..? bukankah itu tujuan madam merekrut saya..? " goda Bora..
Madam Jora terkekeh pelan dan mencubit pipi Bora..
"ayo ikut madam...!! " ajak Jora..
Bora terpaksa mengekori Jora karna tangannya di tarik,
"Al tunggu aku pulang...!! " batin Bora memelas melihat sosok pria yang sangat ia rindukan..
Al seolah mengerti tatapan Bora dan tersenyum manis dibalik maskernya..
"mama kemana Pa..?? " tanya Raja penasaran..
"sepertinya mamamu butuh waktu lagi nggak bisa pulang cepat.. jadi apa kamu mau menunggu mamamu son..? " tanya Al balik menggendong Raja..
"tentu saja Pa.. Raja bakal tunggu mama pulang...!! " jawab Raja dengan senang..
"kita makan sandwich dulu bagaimana..? " tawar Al..
Raja mengangguk-ngangguk semangat Al pun keluar dari aula pesta dan membawa putranya makan malam apa adanya. Al tidak akan mengatakan pada siapapun siapa Raja, Keponakan nya itu sudah seperti jantungnya sejak masa remajanya. tak peduli ejekan orang saat dirinya masih kecil, bugar dan tampan dipanggil papa oleh Raja. Al malah senang dengan panggilan Raja itu. .
Bora menganga lebar saat Madam Jora mengukur tubuhnya dan sekretaris Jora bernama Pingkan pun mencatat apapun yang dikatakan Jora..
"kenapa pakai ngukur badan sih madam..? bukankah madam udah bayar debora dengan harga tinggi.. ini pekerjaanku sudah jadi tugasku bukan tempat amal. ? astagah... aku nggak bisa berkata-kata...!! " batin bora menggerutu
Bora pasrah saat Madam Jora malah akan memberinya hadiah berupa gaun megah yang akan digunakan Bora saat acara Awards beberapa minggu lagi oleh seluruh artis dan aktor yang ada dinegara ini bahkan para sutradara dan orang penting lainnya akan turut hadir diacara besar itu..
Bora tidak tau mau bahagia atau malah sebaliknya saat menerima hadiah seperti itu dari Jora. jika artis lain akan membayarnya tinggi dengan gaun fantastis mereka berbeda dengan bora malah dikasih cuma-cuma..
"sudah Bora.. kamu boleh kembali...!! terimakasih atas segalanya ya." ucap Jora mengecup pipi Bora kiri-kanan..
Bora tersenyum kikuk namun masih terlihat ramah dan sopan, Bora pun bisa keluar dari ruangan itu setelah selesai berbincang dengan Jora mengenai acara Awards itu..
Bora berjalan tergesa-gesa ke arah parkiran mobil. dia sudah menyuruh Kara dan Lila pulang duluan, kalau Al sudah pulang habislah dirinya sendirian disini minta jemput Lila lagi kan tidak mungkin sementara mereka juga memakai supir..
"syukurlah...!! " Bora menghela nafas lega saat mobil Al masih setia di area parkiran..
"Al...?? " teriak Bora
__ADS_1
suasana sudah sepi tidak ada lagi orang disekitarnya..
Al dan Raja menoleh. Raja sedang memasukkan sandwich di mulutnya sementara Al tadi menggendong Raja belum sempat makan sandwichnya..
"mhamahammm?? " Racau Raja menunjuk mamanya..
Al tersenyum dibalik maskernya dan melepaskan maskernya lalu melempar kan masker itu di mobilnya yang terbuka tapi Al tidak melepaskan topinya. Raja menggeliat minta di turunkan tapi Al tak juga menurunkan Raja, Bora berlari ke arah mereka berdua dan melompat memeluk orang terkasihnya itu..
Raja tertawa cekikikan tapi mulutnya tetap mengunyah, tangannya yang memegang sandwich agak dijauhkan supaya tidak mengenai rambut indah mamanya..
Al merangkul pinggang Bora dan mencium sisi leher Bora dengan penuh kerinduan. Bora tepat ditengah-tengan Al dan Raja..
"aku sangat merindukan kalian...!! " gumam Bora berkaca-kaca..
"bisa kita pulang sayang..? hari sudah larut malam kasihan raja yang besok harus sekolah lagi..!! dia bahkan bolos belajar malam hari ini..!! " ajak Al..
Bora terkekeh lalu melepaskan pelukannya dari mereka. bora mencubit kedua pipi Raja dan berkata..
"Iblis kecil mama ini memang nakal..!!" Ledek Bora dengan gemas..
Raja menyeringai lebar dan menunjukkan sandwichnya..
"mama mu nggak makan malam son.!! " ujar Al..
Raja mengangguk mengerti,, "lama banget ma nunggu antrian ini. kami sampai di ujung jalan tadinya.. papa nggak mau buka maskernya biar nggak lama antri masa kata Papa nanti mama cemburu dan ngambek sama Papa. emang iya apa ma..?? "
"ayo kita masuk...!!" ajak Al..
Bora mengangguk..
saat didalam mobil Al menutup atap mobilnya karna udara malam nggak baik buat putranya yang belum dewasa..
.
.
saat tiba di rumah mereka, Al menggendong Raja yang terlelap di pangkuan Bora..
Bora berlari mengekori suaminya saat hendak menaiki anak tangga Al mengulurkan tangannya. Bora yang melihat suaminya menghentikan langkah nya pun menoleh bingung ke Al dan Al melirik tangannya..
"aah.. hehehe...!! " cengir Bora menyambut tangan sang suami..
Al menciumi mesra punggung tangan Bora. bora nya sudah tersipu sejak tadi karna ia merindukan sentuhan Al. sepertinya Al sudah meracuni pikiran Bora hingga bisa berpikiran seperti itu..
.
.
__ADS_1
Bora menutup pintu kamar Raja..
"Aaakhh....!! " bora memekik kaget namun dengan cepat menutup mulutnya rapat-rapat.
Al tersenyum aneh dan membawa istrinya ke kamar mereka..
"Al..? kenapa kamu begitu nggak sabar hhmm...?? aku heran kenapa kamu nggak bisa lihat keadaan..? " ngomel Bora.
Al melepaskan baju Bora yang juga masih mengomel tapi juga melepaskan satu persatu kancing baju Al dan meraba-raba dada bidang suaminya itu..
Al benar-benar gemas dengan tingkah istrinya itu,, "kamu merindukan sentuhanku sayang...?? " tanya Al menggoda..
"siapa bilang...? aku hanya mau mengusap tubuh gagahmu...!! " elak Bora..
"oh... gitu ya...?" tanya Al..
Bora mengangguk masih senang mengusap perut Al yang sangat bagus. apalagi perut kotak-kotaknya Al
pokoknya tubuh Gagah Al sangat bisa buat orang ketagihan kalau udah menyentuhnya..
"kalau begitu aku tidur aja ya..?? " goda Al berjalan ke arah Ranjangnya melewati bora seolah dirinya sedang lelah.
Bora meneguk salivanya sendiri dan melihat tubuhnya yang sudah seperti suasana dipantai saja. bikini sexy saat ini..
Bora menoleh tajam pada biang kerok yang menangg*lkan pakaiannya tapi tak menyentuhnya. benar-benar mempermalukan nya saja..
Bora berjalan cepat ke arah ranjang mereka dan masuk kebalik selimut Al. ia melirik Al yang memejamkan mata..
"Ckk.... dasar nggak peka...!! " batin Bora lalu memunggungi Al dengan memakai pakaian dal*mnya itu saja..
Al membuka matanya dan terkikik lucu tanpa mengeluarkan suara..
Bora berdecak kesal,, "lebih baik aku tidur dikamar Raja aja...!!" batin Bora..
Bora hendak bangkit dari tidurnya namun sebuah tangan menariknya hingga terjengkang kebelakang tapi masih diranjang empuk mereka. wajah Al pun ada diatas Bora kini..
"kamu mau kemana sayang...?? " goda Al..
"lepasin Al.. aku mau tidur dikamar Raja aja...!! " berontak Bora..
Al berpindah posisi hingga kini sudah menindih tubuh Bora..
"nggak semudah itu sayang...!! " seringai licik Al..
Bora yang sudah tau pun tanpa berkata-kata langsung melingkarkan tangannya di leher Al dengan wajah memberengut khasnya. Al terkekeh dan langsung menarik selimut nya untuk menutupi tubuh mereka saat ini..
.
__ADS_1
.