
"tuan....?? " pekik Baby..
Al dengan sigap menggendong Raja membawanya lari dari tempat itu, Al terkena peluru kelereng di lengannya..
"Papa...?? " teriak Raja dengan panik..
"Al...!! " pekik Bora hendak menyusul Al tapi Baby menahannya..
Baby menekan alat bantu di telinganya dan mengabarkan mereka telah di kepung...
"Ayo kita lari nona...!! " pekik Baby..
"tapi Al dan Raja...?? " selah Bora dengan panik..
"mereka akan baik-baik aja nona.. ayo lari...!! kami rela mati untuk mu Nona.. tapi kami mohon lindungi diri nona dan anak dalam kandungan nona...!! " Baby berkata dengan serius menarik lengan Bora berlari ke arah Parkiran..
Al berlari kesana-kemari menghindari peluru kelereng itu..
"Al...,!!" jerit Bora berusaha melawan genggaman kuat Baby..
baby hampir melepaskan Bora dan akhirnya pergelangan tangannya terluka..
"cepat nona...!! " bentak Baby menarik paksa Bora memasuki mobil mereka..
Baby mengeluarkan senapannya dan bersembunyi dibalik mobil mereka, Baby menembakkan timah panasnya ke tempat-tempat tertentu. Fito mengajari Baby dengan tingkat mata dan pendengaran yang sangat tajam walaupun musuhnya bersembunyi suara tembakan bisa membuat Baby tau dimana mereka bersembunyi..
beberapa orang yang bersembunyi diatas pohon jatuh dalam keadaan mengenaskan, Baby tepat menembak bagian kepalanya, Mata, Hidung, paling meleset hanya di bagian mulut. tetap saja sasarannya tepat yaitu mati di tempat..
"Papa...!!" isak tangis Raja memeluk Al dengan kuat.
Al tak menjawab hanya fokus berlari ke arah Mobilnya dan memasukkan Raja dimobil itu..
"Al...?? " Bora menahan lengan Al dengan raut wajah paniknya..
"tutup matamu jika melihat hal mengerikan sayang.. ini kita sedang perang...!! " pinta Al serius mencium kening Bora dengan cepat.
"Papa...,??" pekik Raja sesegukan..
"papa mohon jaga mama dan adik mu son.. papa akan menjaga kalian dari luar..,!! jangan keluar sampai papa sendiri yang menyuruh kalian keluar..!! " peringatan Al dengan serius..
"Al...?? "
"berjanjilah. apapun yang terjadi denganku jangan pernah keluar...!!! " pinta Al dengan serius lagi..
Bora menangis kuat dan menggeleng-geleng kepalanya..
Al tak mendengar jawaban Bora tapi ia langsung keluar dari mobilnya dan mengambil senapannya..
__ADS_1
"5 menit lagi rombongan the Lion akan datang boss. " seru baby dengan tatapan tajamnya ke arah musuh yang bersembunyi..
"bagus Baby.. kamu sudah menghancurkan setengah dari pasukan peluru mereka...,!! " puji Al tanpa menoleh ke Baby..
"terimakasih boss. " jawab Baby..
masih sempat-sempatnya mereka saling memuji satu sama lain ditengah ketegangan situasi..
Al menembakkan timah panas di setiap gerakan daun terlihat olehnya jeritan pilu di balik semak-semak membuat para burung berhamburan menjauhi tempat itu..
"Serang....!! " teriak dalang dibalik ini semua..
Al memperhatikan orang yang berteriak menyuruh bawahannya mengeroyoknya.
"Kau masih hidup rupanya...?? " sinis Al dengan senyum menakutkannya..
Baby menembakkan timah panas dan hampir semua pengawal Pria tua itu habis karna ulah baby si macannya the Lion..
Baby memang sangat cantik, imut tapi jangan salahkan dirinya jika taringnya keluar kalau udah di pancing..
"sialan kau Moland.. aku akan membunuhmu dengan tanganku sendiri...!! ' teriak Pria tua merupakan boss besar para pembunuh bayaran yang pernah Al bantai beberapa tahun yang lalu..
"lalu kenapa kau hanya mengepungku tua bangka...?? " ledek Al dengan santai..
mereka yang tersisa menodongkan pistol ke Al.
wajahnya sebelah sudah hancur karna ulah Al beberapa tahun yang lalu..
"apa kau punya hati saat membunuh keluargaku..?? aku juga bisa membunuh keluargamu. bukankah upah itu kalian gunakan biaya makan untuk anak cucu mu, sudah pasti aku membunuh siapapun yang memakan uang itu, upah yang kalian terima setelah membunuh keluargaku...!! " ledek Al dengan wajah beringas nya hingga beberapa bawahan pria itu gemetar ketakutan..
"kenapa bukan aku saja yang kau bunuh sialan...?? " maki pria itu dengan mata memerah penuh dendam..
"aku hanya ingin kau merasakan apa yang aku rasakan saat melihat keluargaku kau bunuh didepan mataku. " jawab Al dengan enteng..
"aku akan membunuhmu. " jerit Pria itu dengan dendam yang sudah meluap kemana-mana..
"ketua Bimo..?? " gumam mereka tak percaya kata-kata yang barusan mereka dengar.
ternyata bukan Al yang memulai membunuh ketua baru mereka, melainkan Bimo sendiri yang membantai keluarga Al..
mereka sampai ragu menembak Al hanya hitungan detik tubuh anak buah Bimo sudah tergelak dengan bersimbah darah..
sementara Bimo kalap dengan dendamnya, ia tak menyadari anggota the Lion sudah mengepung nya..
"aku akan mengambil jantungmu dan membuangnya ke lautan lepas dan mengambil hatimu diberikan pada anj*ng.. kakimu akan aku berikan pada serigala hutan..!!" teriak Bimo begitu marah..
Al tak menghiraukannya hanya sibuk menghindar sana-sini tadi Al sengaja mengulur waktu supaya bisa memancing Bimo untuk tak menyerangnya terlebih dahulu..
__ADS_1
"Akkkh....!! " pekik Bimo saat senapan Al tiba di dada Bimo tepat bagian jantungnya..
"istri dan anakmu akan mati.. ahahahahah....!! " tanpa takut Bimo berkata seperti itu malah tertawa menggelegar..
mata Al langsung memerah dan tanpa pikir apa-apa lagi langsung menembakkan timah panasnya ke jantung Bimo..
Al berbalik ke mobil Bora dan Raja tadi..
"nyonya dan Raja dalam bahaya boss...!! " pekik Baby..
mereka berdua berlari ke arah mobil Bora tadi namun ledakan dahsyat terjadi hingga Al dan Baby terpelanting kebelakang mengenai anggota the Lion..
"tidaaaaaaakkkkkkk....!!!" jerit pilu Al meraung-raung minta melepaskan diri dari pegangan Dev dan Mike..
mereka semua kompak menjatuhkan senjata menatap lemas mobil yang sudah meledak itu..
"lepas... lepasin aku... anak dan istriku disitu.. lepaaaassssss.....,!!! " teriak Al menangis sejadi-jadinya..
"maafkan kami tuan.. ledakannya begitu besar.. kemungkinan akan terjadi ledakan lebih dahsyat lagi...,!! " selah Fito bersimpuh di depan Al..
"apa yang kalian lakukan...?? biarkan aku mati dengan mereka...!! Boraaaa...aaaa... Rajaaa....?? Aaaaakkkkkkhhh....!! " jerit Pilu Al terkulai lemas di tanah kuburan seketika..
Al berusaha menggapai mobil itu tapi kepalanya terasa berat. air matanya mengalir begitu saja ..
beberapa anggota the Lion ikutan menangis atas tragedi itu..
tatapan Baby begitu kosong, tanpa ia sadari kakinya hendak melangkah ke mobil itu tapi Fito menahannya..
"tuan.. nyonya Bora dan tuan Kecil ada di dalam.. biarkan saya melihatnya langsung tuan...!! " memelas Baby dengan mata berkaca-kaca..
"bosss....?? " pekik Dev dan Mike terisak..
Baby dan Fito menoleh ke Al dan dengan cepat Baby mengeluarkan minyak kayu Putihnya dan mengolesnya di hidung Al..
"boss.. ku mohon kuatlah... kita harus memastikan nyonya bora dan tuan kecil ada didalam itu atau tidak...,? " teriak Baby dengan tak sopannya menampar-nampar wajah Al yang hampir tak sadarkan diri..
sementara anggota the Lion sudah menjaga jarak dari macan betina itu..
"apa yang kau lakukan..?? " bentak Fito..
"aku harus membuat boss sadar Tuan.. ini belum saatnya dia harus tidur." jawab Baby berteriak..
"apa kau gila...? boss bukannya tidur.. tapi pingsan...!! " bentak Fito lagi..
.
.
__ADS_1