
Johana membuka matanya perlahan dan mendapati javier yang tengah tertidur disampingnya sambil memeluk pinggangnya yang polos, dia mengusap pipi javier, menelusuri tulang rahangnya yang kokoh, mengusap bibir indah yang telah menenggelamkan dia dalam candu asmara dipenyatuan mereka..
Maafkan aku javier, mulai hari ini hiduplah dengan bahagia tanpa alfaro, dan mimpi alfaro ingin hidup disampingmu akan kusimpan rapi disudut hatiku, maafkan aku, tapi aku harus menyelesaikan urusan Johana, aku akan membuktikan, dan menuntut balas kepada mereka yang sudah merenggut orang2 yang kusayangi, dan selama itu aku tidak ingin mereka tahu kelemahanku..
terima kasih atas hadiah ini, aku tidak akan pernah melupakannya..
walaupun ini terlarang tapi sungguh sedikitpun aku tak pernah menyesalinya..
Johana menghapus air mata yang sudah membasahi wajahnya, dia mengecup pelan bibir javier yang terlelap, lalu perlahan bangkit mengumpulkan pakaiannya yang berserakan dilantai, dia berusaha meraih satu persatu potongan pakaian tersebut sambil terus meringis menahan rasa nyeri diselangkangannya, dia bingung karena bajunya sudah tak bisa tertutup lagi akibat kancing2nya yang tanggal, dia meraih jas milik javier dan membungkus rapat tubuhnya kemudian keluar dari hotel itu, meninggalkan javier yang terlelap penuh senyuman dalam mimpinya karena menikahi alfaro dan hidup bahagia bersama anak2 mereka sampai Tua..
๐น๐๐น๐๐น๐น๐๐น๐๐น๐น๐๐น๐๐น๐๐น๐น๐
__________โคโคโคโคโงโงโงโงโกโกโกโกโก__________
maaf yah teman2 kalau author pakai aku kamu bukan elo gue dalam bahasa novelnya, soalnya author bukan orang ibu kota, jangan sampai jatuhnya nanti lain makanya author pakai bahasa yang ada ditempat author saja yah.. happy reading....
_______**โคโคโคโคโคโงโงโงโงโกโกโกโกโก~~~~~
๐๐น๐๐น๐๐น๐๐น๐๐น๐๐น๐๐น๐๐น๐๐น๐
6 TAHUN KEMUDIAN....
__ADS_1
Disebuah ruangan kantor yang megah, buku dan beberapa file tersusun rapi berbaris dirak dinding minimalis, tampak seorang pria dewasa berusia 30 tahun dengan jas kerja profesional yang pas ditubuh kekarnya, pria itu sedang menutup matanya dan bersandar dikursi kebesarannya, bak seorang pangeran yunani kuno yang turun dari langit dewa..
tiba2 ruang kerjanya diketuk dari luar, dan pintu pun terbuka dengan secara otomatis, saat pria itu memencet tombol diujung pegangan kursinya, tampak seorang pria dengan postur tubuh yang hampir sama dengan pria yang duduk dikursi itu, pria berkaca mata itu menghampiri pria tersebut dengan wajah yang rumit yang dia melepaskan kaca matanya ..
" Ketua.."
ucap pria itu dengan hormat..
pria itu membuka matanya, dan bangkit dari kursinya lalu berdiri disebelah jendela sambil memandang gedung2 pencakar langit kota ini, sudah 6 tahun dia berada disini, dikota B ini, kota yang penuh dengan kenangan indah, kota yang membuat dia bahagia karena memiliki wanita yang paling mencintainya, dan kota yang membuat dia depresi menjadi seorang penggila kerja, karena wanita itu pergi tanpa mengucapkan selamat tinggal, tak meninggalkan satupun tanda yang bisa dibaca untuk menemukannya, hingga membuatnya harus menghabiskan 6 tahun hidupnya untuk menelusuri semua jalan dikota ini agar menemukan wanita tersebut, siapa lagi kalau bukan javier yang sedang mencari keberadaan alfaro..
Dia masih mengingat hari itu,saat dia membuka matanya setelah malam panjang mereka, dia tak menemukan alfaro disampingnya, dia mencari wanita itu namun dia pikir kalau alfaro pasti sudah kembali lebih dulu keasrama, dia pulang sambil memeluk baju alfaro dan menggenggam erat kancing2 baju itu dengan tersenyum manis, dia pulang kerumah yang langsung disambut kejahilan sahabatnya aldi dan simon, hari itu juga dia meminta aldi untuk mengurus surat2 mereka karena dia akan menikahi alfaro dan memboyong dia keapartemennya yang memang dia miliki dikota B ini,
dia mandi dan pergi kekelas alfaro untuk mempersiapkan lamaran romantis dibantu simon, Namun semua itu sirna saat simon membawa kabar kalau alfaro sudah pindah, dia berlari kesana kemari mencari alfaro namun sosok wanita itu seolah hilang ditelan kegelapan meninggalkan jejak luka dihati javier...
Panggilan dari Aldi yang kini menjadi asisten pribadinya membuyarkan lamunan javier
..
" bagaimana al "
Akhirnya dia menjawab dengan suaranya yang datar tanpa menoleh..
__ADS_1
" sesuai pengamatan kami selama 6 bulan ini tuan, dia sudah tidak ada dikota ini sejak 6 tahun yang lalu, dia pergi keluar negeri, dan kembali ke' kota A, kami sedang mencari Alamatnya, menurut orang2 suruhan kita dia menyamarkan identitasnya agar tak bisa ditemukan, dan aku bertemu dengan bina teman mereka dua hari yang lalu dia mengatakan kalau wanita itu mengalami trauma berat, setiap malam dia menangis dan berteriak histeris sebelum pertemuan kita malam itu tuan, dan aku berpikir dia bukan pergi karena kejadian malam itu tapi karena ada sesuatu dengan wanita itu "
" Bagaimana dengan Anita "
ucap javier lagi..
" dia pun hilang tanpa jejak bersama wanita itu tuan "
ucap aldi penuh rasa hormat, walaupun dia adalah sahabat javier namun dijam kerja dia akan menjadi profesional memisahkan tempat sahabat dan kerja..
" Pesankan tiket untuk pulang kembali ke'kota A, dan panggil andri untuk kembali kemari, aku ingin, mulai sekarang dia mengurusi urusan perusahaan ini "
ucap Javier datar..
" baik tuan "
ucap aldi, menunduk hormat lalu keluar dari ruangan javier..
Sepeninggal aldi, Javier kembali memandang keluar kaca jendela ruangan itu..
" Alfaro, bersembunyilah serapat mungkin tapi aku akan menemukanmu, tak perduli aku harus mencari keseluruh dunia ini, bagaimana pun caranya, aku akan menemukan kembali milikku, "
__ADS_1
Ucap Javier sambil mengepalkan tangannya..