
Tudingan itu akhirnya membuat pertahanan diri johana runtuh..
Dia menyerah dan jatuh kedalam sebuah lembah gelap paling dalam yang membuatnya mati rasa dan hatinya kebas tak bisa merasakan apa2 lagi selain rasa sakit mendengar sumpah serapah dari neneknya..
Dia menjalani perawatan setelah meminum obat tidur dengan dosis tinggi yang hampir merenggut nyawanya..
Dia sadar hanya dengan yuanita disampingnya, yuanitalah yang menggenggam tangannya ketika dia bahkan berpikir jika seluruh dunia ini menghujatnya..
2 hari dirumah sakit, johana kembali dengan dilemanya, dia kemudian pergi dan berjalan menuju pantai..
dia berpikir, mungkin jika dia tenggelam kedalam lautan, maka dia akan bisa menebus dosanya kepada bibi farani dan kakaknya johanda..
johana berjalan perlahan masuk kedalam lautan lepas, merasakan kakinya bergetar karena dinginnya air laut dimalam gelap ini..
Saat dia menyangka akan kehabisan nafas dan mati, dia menyadari kalau kini tubuhnya menghangat..
Dia terus menggelung tubuhnya kedalam kehangatan itu seolah merasakan tangan johanda memeluknya erat..
Johana membuka matanya perlahan dan menyadari kalau sekarang dia ada disebuah kamar apartemen yang sangat besar..
dia turun dari ranjang, dan menyadari kalau baju rumah sakit yang dia kenakan kemarin sudah diganti dengan sebuah kemeja pria yang beraroma mint..
dia heran melihat sekelilingnya, dan terkejut melihat seorang pemuda berdiri didepan pintu sambil tersenyum memandangnya..
" Kau sudah bangun..?"
ucap pria itu sambil meletakan sarapan diatas nakas yang tadi dibawahnya..
" makanlah,.? kau pasti sangat lapar.? karena terlalu lama tertidur.."
" Siapa kau "
tanya johana yang mengabaikan ucapan pria itu..
" mengapa aku bisa berada disini, mengapa.. mengapa bajuku sudah berbeda...? a..apa kau.? bajuku.? "
ucap johana terbata..
" ahahhaa.. tenanglah, pelayan yang menggantikan bajumu, "
ucap pemuda itu tertawa gemas..
Dia menyodorkan piring makanan kepada johana, lalu dia juga meraih piringnya sambil menyendok satu sendok nasi goreng kemulutnya..
" Makanlah.?"
ucapnya heran, pasalnya johana terus memperhatikan wajahnya sejak tadi..
Johana mengangguk dan memakan makanannya karena memang sudah merasakan lapar..
selesai makan johana berdiri dibalkon dan memandang kearah pantai yang tadi malam dia susuri..
__ADS_1
" Jangan pernah berniat mengotori lautan lagi, dengan membuatnya menyelesaikan masalahmu, "
ucap pemuda dibelakang johana..
Johana menunduk, dia mengerti kata2 pemuda itu..
" tidak ada yang mengharapkanku kak "
jawab johana masih menunduk..
" Aku benar2 bingung, saat orang lain berjuang untuk hidup mereka, kau.. bahkan gadis kecil sudah ingin meminta laut menyelesaikan masalahmu "
imbuh pemuda itu, kemudiam terdiam melihat air mata gadis kecil didepannya..
" hei.. aku hanya bercanda..?"
ucap pemuda itu sambil mengusap pipi gadis mungil didepannya..
pemuda itu menatap wajah gadis itu lekat2 sampai tertegun.. binar mata itu, mata yang sama lagi..
" Ahana "
guman pemuda itu lirih yang dapat didengar oleh gadis kecil itu..
" dari mana kakak tahu namaku.?"
jawab johana bingung..
Pemuda itu langsung meraihnya, membawa johana masuk kedalam pelukannya walaupun heran dan cukup terkejut dia kemudian tak berusaha berontak, sebab pelukan itu membuatnya kembali merasa hangat..
ucapan pemuda itu membuat johana langsung melihat kearahnya..
teman masa kecilnya, anak laki2 yang menitipkan hadiah untuknya lewat yuanita..
" Ternyata itu kau.?"
ucap johana lalu mengeluarkan sebuah liontin dengan bandul berlian berwarna putih bening bernuansa merah muda..
pemuda itu tersenyum, karena johana bahkan masih memakai hadiahnya sampai sekarang..
Selama 3 hari johana tinggal diapartemen vier.. dan selama itu juga vier tetap setia menemani gadis manis tersebut..
Javier selalu membawa johana berjalan kepantai, dia selalu memberikan setangkai lavender untuknya..
Vier selalu berkata..
" hiruplah wangi lavender ini, dia akan sangat menenangkanmu "
dan johana akan menurutinya..
Sehingga hari kelima mereka javier mengajak johana menemui seseorang..
__ADS_1
Pamannya seorang psikiater terbaik dikota A, karena dia tak tega melihat keadaan johana yang seperti orang linglung dan cemas berlebihan..
Dia selalu histeris ditengah malam, dan mengalami mimpi yang membuatnya hampir beberapa kali membuatnya berniat mengakhiri hidupnya..
Johana menjalani pengobatannya sedikit demi sedikit, setahap demi setahap..
hingga javier mulai tak bisa mengendalikan hatinya melihat kesakitan johana..
" Apa kamu yakin.? "
ucap paman tian kepada javier yang memintanya melakukan sesuatu..
" Paman, aku tahu paman ahlinya, dan paman sudah mempelajarinya selama bertahun - tahun bukan.?"
ucap javier..
" Tapi dia akan melupakan semuanya vier.?, bahkan mungkin itu dirimu "
ucap lelaki paruh baya itu menatap keponakannya itu, karena dia tahu persis, kalau gadis muda itu pasti sangat istimewa dihati javier hingga berani memintanya secara khusus kembali dari jerman..
Javier terdiam, dia menunduk terlihat semakin berfikir dan akhirnya mendongak melihat pria yang menjadi kakak kandung ibunya ini..
" Baiklah paman, jika itu bisa menyembuhkannya, aku rela, asal dia tidak lagi menderita "
ucap vier kemudian melangkah gamang..
Vier menggenggam tangan johana yang terbaring diatas kursi santai pasien diruangan pamannya..
" kau sudah siap.?"
ujar pamannya yang memasuki ruangan..
" iya, paman.. dia siap.."
ucap javier melihat johana yang membungkam dihadapannya, entah apa yang dia pikirkan..
" Baiklah, paman harap kau tidak menyesalinya "
ucap pria itu sambil duduk didepan johana..
javier beranjak untuk pergi ketika tangannya ditahan oleh johana..
" Vier, Sejauh apapun aku pergi, sesulit apa pun jalanku, aku berjanji.. aku akan menemukan celah untuk kembali berlari pulang kehatimu, aku janji "
ucap johana lirih yang kemudian menatap paman tian dengan binar yang perlahan2 meredup..
hipnotis, teraphy hipnotis, johana diberikan sugesti yang membuat alam bawa sadarnya yakin..
jika bibinya kembali pulang kepada suaminya, dan kakaknya johanda pergi melakukan sebuah pekerjaan diafrika selatan..
Johana disugesti, melawan semua rasa sakitnya, melupakan semua orang yang menyakiti dan berdamai dengan semua orang2 yang pernah membuatnya putus asa..
__ADS_1
Sehingga ketika dia terbangun, dia akan menjadi orang yang baru, seorang gadis yang ceria dan penuh senyuman..
FLASH BACK OFF..