Tuan Putri Es..

Tuan Putri Es..
Bau Gosong..


__ADS_3

Seminggu tepat setelah pengakuan rasa daniel kepada faro, dia benar2 menepati janjinya, akan memberikan faro waktu, hingga kini faro bisa ceria seperti biasa lagi, faro mencoba untuk tidak terlalu terbebani dengan semua ini seperti kata anita.. faro sangat bersyukur karena anita adalah sahabat yang mampu memahami dan membuat dia ceria lagi setelah bercurhat2 ria kepadanya..


Pagi ini alfaro sudah siap ditempatnya dibangku dekat lapangan basket, dia akan pergi menengok pujaan hatinya setelah 2 minggu tidak pergi melihatnya membuat dia sangat rindu..


Teriakan gadis2 kembali menggema disudut lapangan membuat alfaro tersenyum senang melihat Javier berlari kedalam lapangan basket..


30 menit kemudian, permainan basket usai kini faro berlari kepinggir lapangan sambil mengibas2kan handuknya kedepan Javier


"Kak avi, ayo aku akan mengelap keringatmu, aku bawakan handuk "


Avi berjalan mendekat tanpa ekspresi seperti sebelumnya, namun saat faro akan memberikan handuk itu, avi terus berjalan lurus kesampingnya dan meraih handuk seorang gadis yang berdiri tepat dibelakang alfaro dan berbalik pergi meninggalkan faro yang merungut dibelakangnya..


"Oooohh.. ada apa ini..? , kau mengganti baby sister mu sekarang vir."


ucap Aldi sahabat javier yang berdiri tak jauh darinya,


"Aku bosan dengan yang itu2 saja "


ucap javier datar lalu pergi meninggalkan lapangan basket..


Alfaro sangat kecewa mendengar kata2 javier, dia mengusap air mata yang sudah menetes kewajahnya dengan handuk yang dia bawa untuk javier,


"Kak Avi Tega banget sih, apa dia nggak tahu kalau dia sudah melukai hatinya faro "


ucap faro lirih sambil berjalan pulang menuju ke'asrama..


🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Sementara javier sedang merungut kesal didalam ruang ganti pakaian hingga menggebrak meja disampingnya


" Braakkkk, Siaaal "


ucap javiee menahan kesal,


Aldi dan simon sahabatnya datang menghampiri javier dengan wajah heran

__ADS_1


" Bro.. kamu kenapa sih.? "


" Beraninya dia , beraninya mengabaikan kata2ku "


Aldi dan simon saling berpandang dengan heran


" siapa yang mengabaikanmu.?"


masih bertanya dengan heran..


" Gadis kecil itu, dia berani mengabaikanku "


ucap javier masih dengan wajah kesalnya


Javier mengingat kejadian minggu lalu yang mendapati faro pulang sendirian dalam keadaan lesuh, wajahnya ditekuk dan berjalan dengan bingung dia tak menyadari kalau dia telah berpapasan dengan javier bahkan melewati javier begitu saja, membuat Javier meradang melihat faro tak perduli padanya, hingga dia penasaran dan mengikuti faro dibelakangnya namun betapa marahnya javier melihat gadis itu dipeluk dan tangannya digenggam erat oleh dosen baru dikampusnya, dan betapa dia terkejut mendapati kenyataan bahwa faro selama ini punya pengagum rahasia yang selalu memberi dia bunga lavender kesukaannya..


" aaagggrrrrhhff, aku tidak akan mengampuninya jika dia berani main2 denganku "


teriak javier membuat dua sahabatnya semakin penasaran


tatap aldi dan simon penuh selidik


"Apa dia si'baby sister "


Simon lansung menutup mulutnya begitu melihat javier menyipitkan matanya


" Tapi itu tak mungkin, aku melihat vir mengabaikannya karna pasti vir sudah bosan dengan gadis gila itu "


vir langsung melotot pada aldi dan mengangkat tangannya seolah akan mencekik aldi membuat aldi seketika mundur..


"Berhenti memanggilnya baby sister dan gadis gila atau kalian akan tahu akibatnya, "


ucap javier penuh tatapan intimidasi kepada kedua sahabatnya


" aku akan membuat perhitungan dengan gadis gila itu karna sudah berani mengabaikan ucapanku, beraninya dia membiarkan dosen itu memeluknya, tidak tahukah dia bahwa milik javier tidak bisa disentuh oleh siapa pun "

__ADS_1


ucap javier datar..


Javier melihat kearah dua sahabatnya yang sedang menutup hidung meraka dan me'ngipas2kan wajah yang menunjukan ekspresi tengah mencium sesuatu, membuat javier tidak tahan untuk bertanya


" Apa yang kalian lakukan "


" mon, kamu nyium nggak sih.? kok kayak ada bau2 gosong yah.?


ucap aldi dengan senyum yang di'buat2


" iya al, bukan kayak lagi ini mah, bau gosong beneran ini."


timpal simon tak kalah tersenyum jahil


Javier segera menghirup aroma disekelilingnya dan semakin bingung, karna tak mencium aroma bau gosong yang dimaksud kedua sahabatnya


"Masa sih, aku nggak nyium tuh.?, lagian inikan jauh dari dapur mana ada bau gosong disini "


ucap javier masih dengan wajah heran


" hidung kamu gimana sih, ini bau gosongnya jelas banget loh, Masa kamu nggak nyium orang simon aja nyium, iya kan mon.?"


ucap aldi dengan ekspresi yang di'buat2..


"Iyap, Gosong banget "


ucap simon sambil mengangguk


"Masa sih, Enggak ada ah, emang bau gosong apa'an.? "


timpal javier lagi


" Bau gosong dari hati yang terbakar api cemburu ,🤣🤣😂😂😂😂😂"


ucap Aldi dan simon yang hampir bersamaan, lalu lari meninggalkan javier yang sudah kesal karna menyadari telah dijahili oleh kedua sahabat akrabnya, dia mengumpat sambil mengambil handuk dan masuk kekamar mandi...

__ADS_1


" Siaaall,.. awas aja kalau ketemu "..


__ADS_2