
Johana masih betah duduk dibangku taman yang menghadap kearah pintu masuk rumah sakit, berharap orang yang ditunggunya akan segera datang menjemput, sedang javier duduk tak jauh darinya sambil terus menatap istrinya sendu..
Asisten Tuan faisal menyewa hacker terkenal untuk mendapatkan pelaku pengunggahan berita panas diinternet, dan didapatkan sebuah ID milik pelakunya..
saat mendapat laporan tentang pelaku sebenarnya asisten bernama ihsan itu bahkan membaca dan meneliti semua bukti itu dengan cermat sebelum melaporkannya kepada tuan faisal..
karena asisten itu yakin, tuan faisal akan sangat marah melihat semua bukti ini, dan itu terbukti ketika suara gebrakan meja terdengar sangat keras diruang kerja kakek yang dikenal disiplin dan tegas tersebut..
" Buugghhh"
tuan faisal menahan amarahnya melihat hasil laporan bukti tersebut..
" Ihsan.? Apa kau yakin, itu memang dia.?"
" iya tuan, saya yakin, itu diunggah dari ID miliknya.?"
" kurang ajar, apa maksudnya.? jika itu memang dia, aku bersumpah tidak akan mengampuninya.?"
geram tuan faisal kesal..
" pergilah ihsan, awasi dia, juga rahasiakan ini, biar aku sendiri yang mengurus dia "
" baik tuan "
ucap ihsan, berlalu dari sana..
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Yuan datang kerumah sakit dan membawakan bubur jamur tiram kesukaan johana, lalu menyuapinya dengan telaten..
Johana tersenyum melihat yuanita yang menatapnya sendu..
" Yuan.? kapan kak johanda datang.?"
lagi2 pertanyaan itu membuat yuan kalang kabut..
" aku akan mencuci wadah bekas makan ini dulu, tunggulah disini sebentar.?"
ucap yuan mengalihkan pembicaraan dan cepat2 membuka pintu untuk keluar dari ruangan johana,
dia berjongkok dan menangis menutup mulutnya untuk menekan suara tangisnya dikoridor..
Tapi tanpa yuan ketahui johana berdiri ditengah kaca ruangannya dan melihat dia yang berjongkok menangis dikoridor..
" kenapa.? ke..kenapa setiap aku menanyakan kak johan, mereka selalu menghindar dan menangis diam2.?, apa.. aappaa.. apa kak johan.?"
Johana mundur kebelakang dan tubuhnya merasa lemas, dipikirannya berputar beberapa peristiwa yang membuat tubuhnya bergetar..
" tidak.. tidakk.. TIDAAAAAAKKKK"
Johana histeris dan langsung jatuh kepelukan javier yang langsung menerobos masuk mendengar teriakan istrinya..
__ADS_1
" ahana..hana...hana.. buka matamu sayang.. hana.."
bahkan yuan yang baru kembali terkejut dan segera memanggil dokter untuk memeriksa keadaan johana..
" Nyonya johana sangat terguncang dengan berbagai peristiwa yang menimpanya, dialam bawah sadarnya dia membuat pertahanan diri sendiri, mengilusi diri seolah peristiwa itu tak terjadi "
ucap dokter yang membuat javier hampir tak bisa berdiri dengan kokoh diatas kedua kakinya..
Ponsel javier berdering dan panggilan dari mansion white..
" Hallo..."
ucap javier serak..
" Hallllooooo papaaaaaa.?"
Jawaban serempak dari kedua anak kembarnya diujung telpon..
Javier langsung mendehem, memperbaiki suaranya yang berat agar terlihat lebih bersemangat..
" hai, prince dan princes papa.? "
" Kapan, papa dan mama akan datang menemui kami pa.?, kami rindu mama.? Kata nenek papa dan mama sangat sibuk yah"
Javier mengatupkan bibirnya pasrah, air matanya kembali menetes..
" sayang, mama sama papa lagi ada perjalanan bisnis diluar negeri, setelah semua ini berakhir, mama sama papa akan membawa kalian bersama kami "
ucap hafira berbinar..
" hhmm papa janji, sekarang hafira sama kakak harus patuh sama nenek, dan bibi sisi yah.? jangan membuat mereka sedih "
" baik papa.? by..by.. papa.?"
" by sayang "...
javier menghela nafasnya, setidaknya dia lega karena mendapatkan semangat dari anak2nya..
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Disebuah ruangan khusus VVIP disalah satu restoran terkemuka, Duduk berhadapan seorang pria yang masih tegas diusia senjanya dengan seorang wanita cantik berbadan ramping yang mempunyai netra indah dan alami milik wanita asia asli..
Dialah kakek faisal yang sedang menatapi gadis manis didepannya dengan tatapan datar dan terkesan mengintimidasi, namun yang ditatapi tak bergeming sama sekali, bahkan kilat dimatanya menandakan kalau dia sangat marah dan siap berperang dengan siapa saja..
" Katakan apa alasannya.? kenapa kau melakukan ini semua..? aku menganggapmu sebagai cucuku sendiri.? "
ucap kakek faisal lirih tapi tak melepaskan pandangannya dari gadis berkulit putih ini..
" Aku memberinya pelajaran, yang tidak pernah dia dapatkan dari keluarganya.?
ucap wanita ini datar dan santai..
__ADS_1
" BERANINYAAA KAU.. "
maaraah tuan faisal sampai bergetar mendengar jawaban gadis yang duduk didepannya ini..
" Apa kau dijebak oleh orang lain.?"
tanya kakek faisal masih menguasai emosinya..
" tidak, aku sendiri yang telah melakukannya, dan aku menyesal.!"
jawab gadis itu datar..
ujung bibir kakek faisal terangkat..
" jadi kau menyesalinya sekarang.?"
tanya tuan faisal lirih, sikapnya sedikit melunak..
" Iya, aku menyesal, sangat menyesal,.? mengapa aku menundanya, seharusnya dari sejak dulu aku mempublikasikan video itu "
" KAUUU"
Kemarahan kakek faisal hampir mencapai titik hingga membuat tangannya tertahan diudara, hampir saja dia menampar wanita muda ini dengan keras..
" Pergilah sebelum aku kehilangan kendali dan membuat perhitungan denganmu.!"
usir kakek faisal marah..
" baiklah.. jika tuan menghitungnya, aku akan mengambil semuanya..?"
ucap gadis ini tertawa sumbang...
Gadis ini berdiri dan akan pergi ketika tuan faisal membuat dia tertawa sinis lagi..
" Apa kau takut, atau kau justru iri melihat dia menjadi sainganmu.?"
ucap tuan faisal tertawa licik..
" ahahahahaha... tuan faisal anda telah salah paham,.!
ucap wanita itu kembali..
" hampir seluruh orang dikota ini juga tahu, kalau aku lebih terkenal dari cucumu "
" SIENAAA SHANDAN.... JAGA UCAPANMU.!"
akhirnya kakek faisal benar2 sudah mencapai titik kemarahannya..
" aku bicara baik2, karena kau adik ipar johana, tapi bukan berarti kau bisa seenakmu.!, lihat saja, aku dan kakekmu akan memberikan kau pelajaran yang tidak akan kau lupakan seumur hidupmu "
ucap kakek faisal marah dan berdiri dari kursinya..
__ADS_1