Tuan Putri Es..

Tuan Putri Es..
Identitas Baru..


__ADS_3

Pria itu tersenyum dan mengangguk mengerti melihat kelukaan dimata lelaki muda yang hampir sebaya putranya ini..


" baiklah, anggap saja aku adalah keluargamu, mulai sekarang panggil aku paman danuar "


ucap pria itu yang mendapat anggukan dari johanda..


" baiklah, aku harus kembali boys, istriku sedang menanti.?"


ucap pria itu akan beranjak dari kursinya ketika johanda menahan tangannya dengan tatapan yang paling rumit, dia terlihat bimbang, namun melihat tatapan teguh dimata pria bernama tuan danuar itu dia benar2 merasa akan berdosa jika tidak mengatakan yang sesungguhnya..


" Paamaan.. maafkan aku.. karena sudah berbohong, saat.. ini, ada yang tengah mengincar nyawaku, jika aku kembali sekarang.. mereka akan melenyapkanku, bahkan seluruh keluargaku... akan jadi korban...ku..mohon pamann.. sembunyikaan aku sampai aku sembuh..setidaknya sampai aku bisa melindungi diriku sendiri dan keluargaku."


Pria itu terlihat berpikir mendengar pengakuan pemuda itu, dan dia kini mengerti mengapa pemuda itu bertahan hidup ketika dokter bahkan mengatakan harapan hidupnya hanya tinggal 10%, saja..


" baiklah.. aku akan membantumu, aku akan menyuruh sandi asistenku untuk membawamu kejerman, aku memiliki beberapa properti dan rumah sakit terbaik disana.. mereka akan mengurusmu seperti putraku "


ucap tuan danuar mantap, meyakinkan pria didepannya ini, entah apa yang dia pikirkan tapi melihat binar dimata pemuda itu, dia hanya tak tega dan tidak bisa membayangkan jika itu terjadi kepada anak2nya, dia mungkin tidak akan sanggup menahannya sebagai orang tua yang paling menyayangi kedua anaknya..


" Pamaan.. aku akan menggunakan seluruh hidupku.. untuk membalas budi atas kemuliaan hatimu "


ucap johanda..

__ADS_1


" Jangan pikirkan itu sekarang, kau bisa bertahan dan kembali dari ketidak mungkinan hidup, itu merupakan bukti bahwa kau benar2 ingin kembali untuk melindungi orang2 yang kau cintai "


FLASH BACK OFF..


" Setelah itu papi mengirimku kejerman untuk menjalani operasi selama hampir 2 tahun, lalu aku diberi identintas baru dan diadopsi sebagai putra sulung keluarga wijayadi, dan menikah dengan tania"


helaan nafas mengakhiri cerita yang tadi panjang lebar dijabarkan..


Satria menatapi adiknya yang kini masih betah menutup matanya dan berusaha untuk menahan tangisannya..


" Hari dimana aku kembali kekota ini, aku menyelidiki semua hal yang berkaitan dengan kecelakaan bibi fara dan juga kecelakaan kita, hingga aku tahu jika yang dikatakan Solid itu benar, "


Satria mendekat beberapa langkah kearah adiknya..


ucap satria sambil menahan amarahnya mengingat lagi peristiwa naas, yang menjadi awal bencana hancurnya keluarga farhadi..


" Ketika dia berhasil melancarkan aksinya, beni dan mira bukan memberinya imbalan tapi memberi dia kematian yang paling mengenaskan, hingga aku menerima email dari anaknya yang menceritakan wasiat ayahnya sebelum meninggal, kalau ayahnya diperintah untuk membunuh keluarga farhadi, membuat aku kembali dan menyelidiki semua itu, "


Satria lagi2 melangkah lebih dekat kearah johana..


" Dipesta malam itu, aku ingin mengembalikan semua yang terenggut dari dirimu, karna itu aku menjemputmu pulang agar aku bisa membongkar kejahatan beni dan mira, namun kecelakaan itu lagi2 merenggut yang tersisa disampingmu, hingga saat aku kembali bahkan semua orang2ku tak bisa menemukanmu, kau bersembunyi dan lebih bodohnya lagi, ternyata kau berada diinggris bersama tania kakak iparmu yang menjadi dokter obgynmu, dan melahirkan sikembar"

__ADS_1


satria kini sudah duduk disamping ranjang johana..


" Kau pasti bertanya2, mengapa aku tidak pernah kembali kepada keluarga farhadi, bukan.?"


ucap johanda yang tersenyum melihat ekpsresi wajah johana yang mencair ketika satria mengatakan pertanyaan yang benar2 ingin dia tahu jawabannya..


" Aku sengaja tidak kembali untuk mencari beni, aku berpikir, jika ingin kembali maka aku harus menemukan beni terlebih dahulu, karena itu aku masuk kedunia gelap bersama javier yang ternyata adalah ketua klan Rajawali yang tidak pernah diketahui oleh siapa pun selain keluarganya, tapi selain alasan itu, aku juga punya alasan pribadi, "


Satria mengjeda ucapannya untuk melihat kembali ekspresi johana, bahkan dia kini tak lagi meneruskan kata2nya, dia ingin memancing rasa penasaran johana..


Satria kecewa karena johana tak bergeming, dia menghela nafasnya dan beranjak dari duduknya untuk pergi..


Tepat dia berbalik..


" Apa alasannya.?"


Satria tersenyum mendengar pertanyaan johana yang datar, satria mengenal adiknya, walapun dia marah tapi rasa penasarannya lebih tinggi dari apa pun..


" Alasannya adalah kau.. jika kau tidak kembali, mana mungkin aku juga kembali, aku yang membuatmu terusir dari rumahmu sendiri, aku yang sudah membuatmu menderita karena menanggung semua trauma hebat dan guncangan jiwa yang begitu besar karena kecelakaan itu, "


suara satria bergetar menandakan dia sedang menahan perasaan sesak yang membuncah didadanya..

__ADS_1


" Johana.. ketahuilah, aku menyesali diriku setiap kali melihat luka dimatamu, keinginanku mengakui semua kenyataan yang terjadi terkubur oleh rasa bersalah setiap kali mengingat bagaimana kau bertahan hidup dengan kondisi mental yang rapuh saat itu, aku bahkan tidak sanggup walaupun hanya untuk menatap matamu, aku bahkan tidak sanggup walaupun hanya ingin menyebut diriku, kakakmu "


__ADS_2