Tuan Putri Es..

Tuan Putri Es..
Tamu Pagi Hari..


__ADS_3

Kedua keluarga kini berkumpul dimansion white untuk makan malam sambil saling bercurah rindu, terutama javier yang terus membujuk mami dan neneknya agar membawa sikembar yang kini tinggal dimansion atas perintah kakeknya, tapi sayang sampai javier memohonpun, mami dan neneknya tetap bersikukuh kalau sikembar harus tinggal dimansion, membuat johana hanya tersenyum bahagia melihat mereka berebut untuk bersama anak2nya..


Yuanita baru saja usai memandikan yuma, dan dia mulai duduk santai ditaman belakang sambil menjemur putri cantiknya yang kini berusia 7 bulan, sambil sesekali menciuminya dengan gemas..


Tiba2 seorang pelayan dirumahnya muncul sambil berjalan menghampirinya..


" Pagi nya, Nyonya, ada tamu didepan.? dia bilang ingin bertemu nyonya"


" siapa.?"


jawab yuanita yang heran mendapatkan tamu dipagi hari seperti ini, apa lagi saat ini suaminya sedang pergi dalam perjalanan bisnis..


" saya tidak tahu, nya, tapi pria itu sangat tampan nyonya, air liur saya saja sampai mau ngeces.?"


canda wanita paruh baya itu yang mendapat anggukan senyuman dari yuan yang memang sudah tahu karakter asisten rumah tangganya yang suka bercanda ini..


" Baiklah, kamu bawa yuma kedalam, saya mau lihat tamu itu dulu "


ucap yuanita yang mendapat anggukan dari asistennya..


Yuanita berjalan kearah ruang tamu, sambil mengedarkan pandangannya kepada tamu yang datang ini, namun dia hampir mundur kebelakang melihat pria tertunduk yang duduk disofa ruang tamunya ini..


" Kak daniel "


panggil yuanita lirih membuat siempunya nama langsung mendongak melihat yuanita dengan tatapan sayu..


" Yuaann"

__ADS_1


ucap daniel lirih sambil memandang yuan lekat2 dan kemudian menunduk lagi..


yuan, mendudukkan tubuhnya berhadapan dengan daniel, keadaan menjadi sangat canggung karena daniel terus tertunduk..


yuan menepis kecanggungan dan keterkejutannya karena daniel tahu alamatnya, apalagi mengingat pertemuan mereka beberapa hari lalu dimall, jelas sekali terlihat jika kini dimatanya ada sebuah perasaan luka yang paling dalam..


" Eehmm... sudah lama yah kita nggak ketemu, gimana kabar kakak sekarang.?"


ucap yuan menekan rasa canggungnya..


" Aku buruk yuan, sangat buruk.. aku.. aku terus berusaha baik2 saja, tapi semua itu sia2.."


Jawaban daniel membuat seluruh tubuh yuan bergetar, dia sangat tahu kalau kini daniel sangat terpukul..


daniel menatap yuanita dalam, walau bukan air mata, tapi luka itu tampak sangat jelas dimatanya..


" Bukankah kau yang bilang, aku harus bersabar dengan cintaku, kau bilang hari itu kepadaku yuan, kalau aku tak bisa menakuti jo dengan ingatan tentang handa, aku bersabar dan membuat jarak diantara kami, tapi setelah ingatannya kembali, kalian menghilang begitu saja sampai aku merasa aku ingin mengaduk - aduk isi dunia ini untuk menemukanya, kau dan handa adalah yang paling mengetahui isi hatiku, kalian berdua bahkan tahu, aku sampai rela mengorbankan banyak hal demi jo, tapi kenapa yuan, KENAPAAAAAAaaa...!!!"


" Maafkan aku kak, aku benar2 minta maaf, tapi aku benar2 takut membuat dia kembali menjadi pesakitan lagi, Aku benar2 tidak akan sanggup "


tunduk yuanita penuh sesal..


" berikan alamat johana padaku, aku akan pergi menemuinya "


ucap daniel lantang..


" Kak.."

__ADS_1


yuanita memelas, dia menatap mata daniel dengan bimbang, sambil memohon melalui matanya, namun daniel berpaling kearah lain..


" Aku janji hanya akan menemuinya, bukan untuk mengusiknya, "


ucap daniel gamang..


Yuanita menghela nafasnya berat..


" Maafkan aku kak, tapi aku benar2 tidak ingin membuat jo kembali terluka "


Sontak saja jawaban yuan membuat daniel mengangguk sendu dengan wajah rumit dia berdiri..


" baik, baik, baik, aku akan menemukannya seperti menemukan rumahmu "


ucap daniel sambil mundur kebelakang dan langsung pergi meninggalkan yuan, yang masih shok dengan perubahan sikap daniel..


" Tuhan jangan biarkan johana dan daniel terluka seperti ini, aku benar2 tak sanggup jika semua ini berimbas pada kebahagiaan johana yang baru saja dia rajut kembali, aku terlalu banyak berutang nyawa kepadanya "


Doa yuanita dalam hatinya..


Yuanita mengalami dilema dalam hatinya melihat orang2 dekatnya terluka seperti itu, disatu sisi johana, sahabat yang dianggapnya saudara, sahabat yang paling dikagumi yuanita, yang rela hampir mengorbankan nyawanya demi dirinya, sahabat yang diberi julukan Tuan Putri Es oleh semua orang hanya karena menyembunyikan semua lukanya dibalik kedinginannya, namun dihadapan yuanita seolah semua itu tak ada, dia sangat hangat, dia membuka luas semua perasaannya pada yuan, wanita yang membuat yuan selalu lupa diri, kalau dia hanyalah anak pelayan dirumah keluarganya..


Dan disisi lain ada daniel, walaupun mereka dekat hanya karena johanda namun tak bisa dipungkiri kalau yuan juga peduli dan menyanyangi daniel sama seperti johanda dan johana yang mencintainya layaknya seorang kakak..


Yuaaan mengusap kasar wajahnya..


" Haruskah aku menelpon johana,?"

__ADS_1


"aaaggrrrhhh, aku bisa gila "


teriak yuan frustasi dan berdiri dari duduknya karena mendengar suara tangisan yuma dari dalam kamar..


__ADS_2