
Johana hampir terjatuh kebelakang jika tidak dipegang erat oleh siena..
" Kak hana"
teriak siena panik..
Johana dan siena berbalik dan seketika itu juga segelas air diguyurkan ke'kepala johana, membuat rambut dan gaunnya basah kuyup, semua tamu yang hadir langsung menatap kearah mereka..
" Nyonya kau sangat keterlaluan, aku tidak akan mengampunimu "
siena langsung marah..
nyonya Ningsih langsung mengangkat tangannya dan akan menampar siena, ketika tangannya ditahan diudara dan langsung dihempaskan..
" Kurang ajar, beraninya kau mengangkat tanganmu kepada cucuku "
Mereka berbalik, dan melihat seorang wanita yang tetap cantik meski diusia rentanya sedang menatap ningsih dengan tatapan mengintimidasi..
" Nenek "
siena langsung berbinar melihat neneknya, lain halnya dengan nyonya ningsih dia tetap memandang mereka dengan angkuh..
Nenek dafina memandang tajam kearah nyonya ningsih..
" Berani sekali kau mempermalukan kedua cucuku.? cepat minta maaf kepada mereka"
tegas nenek dafina dengan geram..
Nyonya ningsih langsung tertawa dengan keras dan mengejek mereka
" tadinya aku akan mengajari mereka cara bersikap kepada keluarga abdulah, tapi sepertinya kau juga perlu diajarkan bagaimana cara bersikap sebenarnya kepada ka..mi"
" Plaaakkks"
Belum sempat dia melanjutkan kata2nya, sebuah tamparan sudah membungkam mulut nyonya ningsih..
Nyonya ningsih sangat marah, bahkan semua tamu yang menyaksikan ikut menahan nafas, melihat pertengkaran ini..
Nyonya ningsih menoleh untuk melihatnya dan dia sangat terkejut melihat nyonya sasi sedang menatapnya dengan tatapan emosi..
" Kak sasi..,"
ucap nyonya ningsih lirih..
" Ningsih... Beraninya kau menghina ibu mertua dan putriku "
ucap nyonya sasi sedikit berteriak, membuat wajah ningsih pucat seketika..
" a..apa dia putrimu..?
ucap ningsih terbata..
" tentu, dia adalah Siena shandan Wijayadi,"
__ADS_1
ucap sasi lantang, dan semua tamu diruangan itu terkejut, mendengar kalau model papan atas ini adalah seorang nona muda dari keluarga konglomerat wijayadi..
" kak sasi, aku tidak tahu jika dia adalah putrimu, kak sasi aku benar2 tidak bermaksud menyinggung mereka,"
"wanita murahan ini "
sambil menunjuk johana..
" dia selalu menggoda rendy, saat ditolak oleh rendy dia langsung menampar rendy kak, dia sengaja ingin mempermalukan rendy"
ucap ningsih dengan wajah sedih yang dibuat2..
Sasi dan nenek dafina semakin menatap tajam kearah nyonya ningsih..
" Kak sasi, dia memaksa rendy untuk menjalin hubungan dengannya, tanpa sadar dimana tempatnya.?"
ucap nyonya ningsih lagi..
" Kak hana, bukan orang seperti itu "
jawab sisi..
" Sayang, dia itu cuma karyawan kecil yang ingin bermimpi jadi orang kaya "
sisi langsung marah dan akan maju membela kakak iparnya ketika seseorang langsung maju dan menghardik nyonya ningsih..
" NININggg.., Kau telah melewati batasanmu "
Farhan segera melepaskan jas yang dikenakannya, lalu mengenakannya ketubuh putrinya, dia memeluk putrinya dengan erat, sambil melihat kearah mereka semua dengan marah..
" Nining, kau sudah sangat menyinggungku, kau akan menerima akibat dari kesombonganmu ini "
Seketika itu juga seluruh tubuh ningsih bergetar, bagaimana tidak dia mendapat ancaman dari teman suaminya sendiri, hanya karena wanita rendahan ini..
" Kak farhan.. aku tidak menyangka, demi orang luar kau tega mempermalukan aku didepan semua orang, ataaauuu.. ooohh.. kau punya hubungan dengan wanita murahan yang miskin ini,?"
ucap ningsih tertawa sinis..
" Jaga ucapanmu..?"
teriak nenek yanti..
Belum sempat ningsih menjawab, Farhan merasakan lengannya ditarik dari belakang, belum sempat dia menoleh, sebuah tinju langsung menghantam pipinya, sehingga dia mundur beberapa langkah, johana sangat terkejut melihat ayahnya dipukul dan dia menoleh melihat siapa orang yang sudah memukul ayahnya ternyata di adalah Javier dengan tatapan siap membunuh..
Javier maju, dan memegang kerah tuan farhan yang belum menyeimbangkan tubuhnya dengan benar, farhan menatap javier dengan tatapan bingung sekaligus marah..
" Berani'nya kau menyentuh istriku...?"
teriak javier marah, membuat semua tamu yang hadir semakin tertarik dengan kehebohan ini, bagaimana tidak, Presdir alfa the hotel, Javier shan, sedang memberi pengakuan kalau miss johana adalah istrinya, bahkan rendy yang sejak tadi duduk manis tak bisa menormalkan senyumnya karena terkejut..
" Dia istrimu "
ucap farhan dengan heran..
__ADS_1
Johana menghampiri mereka dan menarik tangan javier hingga terlepas, dia melihat dan memeriksa memar disudut pipi ayahnya, johana mengelap memar itu sambil berurai air mata..
" Tolong, Maafkan dia.. dia tak tahu "
ucap johana lirih, membuat seluruh tubuh javier gemetar..
" Sayaaang.. apa yang kau lakukan.? aku suamimu.?, kau lebih membela dia ketimbang aku suamiku "
ucap javier tertawa tak percaya..
" Kak avi, aku akan menjelaskannya, tolong.. mari pergi dari sini "
johana menarik lengan javier namun dihempaskan olehnya, dia terlanjur marah, dia terus khawatir diperjalanan sekembalinya dari jepang dan malah mendapati istrinya dipelukan orang lain..
semua orang disana terdiam, dan suasana menjadi hening..
" Kak sasi.. lihat ini, wanita murahan itu ternyata istrinya predsir javier, malah dia saling memeluk dengan presdir farhan.."
ucap ningsih sambil tertawa senang, dia ingin sekali mempermalukan johana sejak dulu, karena rendy sangat menyukai wanita miskin itu..
Javier sangat marah mendengar kata2 nyonya ningsih..
" Nyonya sasi..pasti akan percaya padamu tanpa kau yakinkan "
sindir javier sinis, kearah ibunya dia berpikir kalau mereka semua sengaja ingin menghina istrinya..
" Prince.. aku tidak akan pernah melepaskan orang2 yang menghina keluarga wijayadi, apalagi berani menghina hana menantuku "..
ucap mami sasi lantang, sambil menatap tajam kearah nyonya ningsih..
Semua orang yang hadir benar2 diberi kejutan yang luar biasa, rendy dan nyonya ningsih apa lagi..
" kak, aku tidak paham maksudmu.?"
ucap ningsih mulai kalut..
" Javier shandan wijayadi, dia adalah putra sulungku, dan Wanita yang sedang kau hina ini adalah menantu dari keluarga wijayadi "
ucap mami sasi bangga, membuat semua yang hadir benar2 menjadi hening..
Ningsih hampir saja terjatuh karena lemas, dia memegang pinggiran meja dengan erat merasakan kakinya seakan lumpuh, mendengar wanita itu adalah menantu wijayadi, namun karena rasa benci yang sudah mendarah daging, terbesit sebuah ide dikepalanya untuk mengadu domba mereka..
" Kak sasi, dengarkan aku, dia bukan gadis baik2.. kau sudah melihatnya bukan, kalau dia punya hubungan dengan presdir farhan, dia memeluk wanita itu dengan erat "
ucap ningsih mulai memutar matanya kearah johana yang diam saja dari tadi, membuat semua orang juga menatap kearah johana, terlebih javier, dia menatap johana seakan minta penjelasan..
" Iyaaa.. kau benar, kami memang punya hubungan "
ucap farhan lantang, membuat semua orang terperanjat mendengar pengakuannya terlebih javier..
nyonya ningsih sangat gembira, karena umpannya telah dimakan, dia mulai berdiri dengan sombong lagi, sambil membayangkan johana diusir keluar dari kota ini, Namun semua mimpi itu buyar ketika dia mendengar farhan mengatakan..
" Karena hana adalah putriku.. Dia nona muda keluarga farhadi.. Johana Aulia farhadi..
__ADS_1