
Javier telah siap dengan setelan tuksedo biru navy favoritnya, yang membuat dia bak pangeran dalam negeri dongeng, dia terus memandang tubuhnya dicermin yang tingginya hampir seukuran tubuhnya dengan sendu..
Javier terus mengingat pertemuannya dengan bibi paruh baya dibutik hari ini, dia terus mengingat senyum wanita itu yang sangat mirip dengan senyum alfaro..
Javier menghembuskan nafasnya dengan kasar..
" hhhaahh.. gadis gila, kamu dimana.?, aku hampir membeku karena terlalu merindukanmu "
ucap javier frustasi..
Javier keluar dan pergi keruang aula pesta, semua mata langsung tertuju kepadanya, mereka memandangnya dengan sangat kagum, beberapa gadis2 disana saling berbisik memuja ketampanan pria yang bak dikirim dewa dari kayangan tersebut..
Javier memeluk erat ayahnya yang baru tiba sore tadi karena melakukan perjalanan bisnis
" dad, aku sangat merindukanmu "
danuar lalu menepuk pundak putranya dengan sayang..
" kak satria ada dimana.?"
ucap javier, menanyakan satria asisten sekaligus tangan kanan ayahnya yang sudah dianggap anak dan saudara oleh javier..
" satria langsung pulang, dia bilang ada beberapa urusan jadi dia titip salam untukmu dan minta maaf karena tidak bisa datang "
terang ayahnya yang langsung diangguki oleh putranya, danuar tahu kalau putranya dan juga anak angkatnya itu sangat dekat..
Kakek william menghampiri mereka dan mengajak cucunya untuk diperkenalkan kepada kolega2 bisnisnya..
" prince, kemarilah kakek akan membawamu kepada teman kakek "
Javier dan ayahnya pergi mengikuti kakek william..
" Faisaaal.."
ucap kakek yang menyapa sahabat lamanya yang ternyata adalah kakek faisal, kakeknya johana..
" willi"
ucap kakek faisal hangat dan memperkenalkan keluarganya..
" Prince, kenalkan ini kakek faisal, sahabat kakek, ini paman farid dan farhan putra kakek faisal "
ucap kakek willi memperkenalkan keluarga kakek faisal..
" dan kenalkan ini cucuku, Vier "
ucap kakek willi lagi sambil menepuk pundak cucunya..
Kemudian nenek dafina datang bersama yanti beserta mira dan mona yang tak berkedip menatap javier dan langsung diperkenalkan juga oleh kakek willi..
__ADS_1
" prince, kenalkan ini nenek yanti, sahabat nenekmu, ini mira menantunya, dia istri paman farid dan itu putri bungsu mereka Mona "
Javier menyalami mereka satu persatu hingga giliran mona, dia menjabat tangan javier dengan malu2 sambil menggenggam erat jemari javier membuat javier jengah mendapat tatapan yang intens dari mona, rasanya dia ingin sekali menghempaskan wanita penggoda seperti ini jika tak memikirkan mereka ada dipesta..
Javier akan melangkah menjauh ketika Aulia tiba dari toilet dan membuat tatapan javier kembali tertuju padanya
"prince, kenalkan ini Aulia, istrinya farhan "
ucap kakeknya dan langsung disambut dengan uluran tangan dari aulia, membuat javier diam tak bergerak..
Semua orang jadi heran melihat tatapan sayu javier kepada Nyonya Aulia hingga telepon dalam saku jas javier berdering,
" Maaf, "
ucap Javier lalu melangkah mundur menjauh kesudut untuk mengangkat telpon yang ternyata dari aldi..
" Hallo Al "
ucap javier..
" Vier kami menemukannya "
Tanpa menunggu lama lagi, javier berbalik dan berlari meninggalkan aula pesta, dia tak menggubris panggilan dari ayahnya dan segera menuju garasi kemudian memacu mobil sportnya membelah pintu gerbang mansion white keluarganya yang mewah, meninggalkan ibu dan ayahnya yang mengejarnya dengan tatapan bingung dan cemas..
Javier terus memacu mobilnya, dan mengabaikan telpon dari keluarganya yang menunggu dengan cemas karena javier terburu2 meninggalkan pesta, hingga pesta usai..
" Sayang.. apa aku terlalu banyak berpikir, atau kau juga berpikir sama denganku kalau ada sesuatu dengan tatapan vier kepadamu"
" Entahlah suamiku, aku juga bingung, dia kehilangan minatnya untuk bicara ketika berhadapan denganku, apa dia tak suka padaku "
ucap Aulia dengan heran..
" Entahlah, yang penting dia jangan punya niat untuk merebutmu dariku saja, jika itu terjadi, aku akan mematahkan kaki anak sulung danuar itu "
ucap farhan yang langsung terkekeh melihat istrinya yang melotot kepadanya..
♡●♡●♡●♡●♡♡●♡●♡♡●♡●♡♡●
Javier memarkirkan mobilnya kedepan sebuah gerbang rumah minimalis yang alamatnya dikirimkan oleh aldi..
Javier memencet bel, lalu keluarlah seorang pria yang memakai seragam securiti,
" Maaf tuan, anda cari siapa.? "
ucap satpam itu dengan sopan, menyadari orang didepannya bukanlah pria biasa, dari setelan jasnya saja dia bisa menafsirkan bahwa pria ini adalah orang berpengaruh..
" Aku mencari Nonamu, segera buka gerbang ini "
ucap javier dengan tidak sabaran, membuat satpam itu heran, pasalnya dia tak pernah melihat pria ini sebelumnya dan bahkan dia tahu kalau bossnya tidak pernah menerima tamu apalagi pria..
__ADS_1
" Maaf tuan, silahkan tunggu, aku akan melapor kepada miss terlebih dahulu"
ucap satpam itu, dan berjalan meninggalkan javier, namun langkahnya terhenti ketika javier berteriak..
" Cepaaaat bukaaa "
javier sangat kesal dan menendang gerbang besi tersebut..
Sampai seorang pria keluar dan menanyai satpam itu..
" siapa din "
ucap pria itu..
" tidak tahu tuan, dia memaksa masuk dan bilang ingin bertemu miss,"
ucap udin frustasi..
" baik, biar saya yang layani "
ucap pria itu, lalu menuju kedepan gerbang,.
" Maaf ada yang bisa saya bantu "
ucap pria itu dengan sopan..
" aku ingin bertemu dengan nonamu "
ucap javier yang sudah mulai tak sabar..
" Maaf tuan kami menerima tamu batas pukul 9 malam dan ini sudah 9.30, miss tidak bisa diganggu "
ucap pria itu masih dengan sopan..
Javier akan menjawab ketika suara wanita terdengar dari teras
" hubby, siapa yang datang "
wanita itu mendekat dengan menggandeng seorang anak perempuan disampingnya, namun wanita itu sangat terkejut melihat siapa yang datang, wanita itu menelan ludahnya dengan tatapan rumit..
" Javier, "
ucap wanita itu lirih..
Javier langsung menghela nafas lega melihat wanita itu adalah anita, tadinya dia mengira yang memanggil pria itu dengan sebutan suami adalah alfaro..
" Anita, tolong.. buka pintunya aku ingin bicara dengan faro "
ucap javier..
__ADS_1
" Hubby, buka gerbangnya, biarkan dia masuk "
ucap anita kepada suaminya, anita telah menikah dengan malik orang kepercayaan Johana..