Tuan Putri Es..

Tuan Putri Es..
Alasan..


__ADS_3

johana dilarikan kerumah sakit kota terdekat, dan segera dimasukan ruang icu..


Javier menyetir mobilnya dalam kecepatan tinggi membelah jalanan kota yang ramai, javier meninggalkan rapatnya saat ditelpon oleh malik kalau johana dirumah sakit..


javier berlari dikoridor mencari ruangan icu tempat istrinya dirawat, dia berhenti melihat yuanita yang sedang menangis dikursi tunggu sambil ditenangkan oleh malik..


" Yuaann, bagaimana keadaan hana, kenapa dia bisa pingsan "


ucap javier mengatur nafasnya dengan benar..


" dokter sedang didalam kak, dia masih memeriksanya.?"


ucap yuan sesenggukan..


javier duduk sambil mengusap wajahnya kasar, dan matanya melebar melihat pria yang berdiri diujung koridor dengan wajah putus asa yang sangat dikenalinya..


" Doseen daniel "


ucap javier lirih, membuat yuan terhenyak melihat javier yang seolah meminta penjelasan..


belum sempat yuan menjawab, dokter keluar dari dalam ruangan, membuat mereka berlarian menyambut dokter, bahkan daniel yang sadari tadi tak bergeming ikut menghampiri dokter..


" Pasien sudah dalam kondisi baik.. lukanya juga sudah dijahit, beruntung belingnya tak sampai menggores urat telapak tangannya, dia banyak mengeluarkan darah.. dia hanya tertekan dan stres, Tolong jangan membuat pasien memiliki pikiran yang berat, dia bisa saja terguncang dan mengalami depresi "


terang dokter itu, dan pergi meninggalkan mereka semua yang shok mendengar ucapan dokter terlebih javier..

__ADS_1


Johana dipindahkan keruang perawatan, javier duduk disampingnya sambil menggenggam erat tangan johana..


dia membawa tangan johana kepipinya sambil membelai tangan mungil lainnya yang tidak dibungkus perban, air matanya mengalir dengan deras, dia menyadari usapan dipunggung belakangnya..


" vier, kau harus kuat demi dia dan anak2mu "


ucap aldi yang datang mengunjungi javier yang bersikeras agar semua orang meninggalkan dia bersama istrinya berdua saja..


" Aldi, apa begitu tidak berharganya diriku karena terlalu mencintai wanita ini, apa salah jika aku hanya berharap dia mencintaiku saja,,?"


" semua adil dalam cinta dan perang, vier.?"


" al, apa tidak cukup kami berempat menjadi alasan agar dia bahagia,? mengapa dia begitu egois dan tak pernah memikirkan bagaimana perasaan kami jika dia tak ada bersama kami "


kali ini aldi tak menjawab sahabat sekaligus bosnya itu, diantara mereka bertiga, vier adalah yang paling hangat dan tenang diantara mereka, kasih sayang keluarganya membuat dia menjadi pria paling tenang dan penuh dengan kehangatan, namun kehadiran johana mengusik semua ketenangan itu..


saat masih meratapi semua ini, yuanita masuk kedalam dan mendapati javier yang masih setia disamping istrinya penuh air mata dan aldi yang berdiri dibelakang javier dengan rasa simpati melihat sahabatnya..


Yuanita duduk didepan javier sambil mengamati johana yang belum sadar dari pengaruh obat penenangnya..


Masih terang dipikirannya saat javier memukul telak wajah daniel dua kali dikoridor, dia menyerang daniel dengan membabi buta mendengar pengakuan daniel dan cerita yuanita kepadanya, seluruh tubuhnya bergetar karena marah..


beruntung malik dan aldi yang baru saja tiba melerai mereka berdua, dan membuat javier mengusir daniel keluar dari rumah sakit..


" Maafkan aku yuan, aku telah memukul sahabat kalian, bahkan aku tahu mengapa dia menghukum dan melukai dirinya, karena daniel adalah salah satu orang yang penting dihidupnya selain kalian bertiga, tapi tetap saja yuan, aku tidak bisa menerima perbuatan daniel, dia menyakiti johana "

__ADS_1


ucap javier yang membuat yuanita diam tak bergeming..


" Maaf, semua itu salahku..? dia terlalu mencintai jo, dia sudah terlalu lama mengembangkan perasaannya kepada johana, sampai dia sangat marah dan frustasi melihat johana mencintaimu, orang yang baru beberapa tahun bersamanya "


Jawaban yuanita seketika membuat javier tertawa sinis, dia menahan air mata yang hampir meleleh disudut matanya..


" lama.. ahahhaahha lamaaa.. ,,, jadi alasan semua ini adalah karena dia telah lama bersama johana dan mengembangkan perasaannnya, menjadi obsesi "


javier melirik kearah aldi yang terdiam dan yuan yang heran..


" Yuan, hari itu keberi kau satu alasan mengapa aku sangat ingin johana bersamaku, karena aku adalah pria pertamanya, dan karena alasan jasen dan hafira kau setuju, tapi selain alasan itu, aku punya sebuah alasan yang merupakan rahasia yang selama ini tak pernah kukatakan kepada siapa pun selain aldi "


Javier menoleh kepada aldi yang mengangguk dengan mantap..


" ini saatnya vier.?"


ucap aldi mantap..


Vier menghela nafasnya dan menatap kearah yuanita..


Yuanita yang ditatap seolah mengerti dan mengangguk..


" aku tidak akan mengatakan apa pun kepada


johana "

__ADS_1


Javier tersenyum sarkas, tanpa mereka ketahui johana sudah mulai sadar dan enggan membuka matanya karena ucapan yuanita, dia juga penasaran tentang rahasia itu, dia pernah mendengar dan bahkan menanyakannya langsung kepada vier, namun dia selalu mengalihkan pembicaraan saat johana membahas tentang masalah itu..


javier mulai bercerita..


__ADS_2