Tuan Putri Es..

Tuan Putri Es..
Masalah..


__ADS_3

Javier membuka matanya dipagi hari, dan menyadari tempat tidur disampingnya kosong, dia turun dari ranjang, dan keluar dari kamar..


begitu pintu kamar dibuka, langsung tercium bau masakan dari arah dapur, dan dia melihat johana dengan baju kaos dan celana panjang selututnya tengah berkutat dengan penggorengan..


Javier tersenyum melihat istrinya, dia masih berpikir kalau semua itu adalah mimpi, melihat cincin kawin dijari manisnya dia baru benar2 percaya kalau kini johana adalah istrinya..


Javier tersentak karena kini istrinya sudah berdiri didepannya dengan sepiring penuh nasi goreng ditangannya..


" Kak avi, mari sarapan dulu.?"


ucap johana menuju kemeja makan..


Javier mengikuti istrinya sambil tersenyum, lalu "cup", javier mengecup pipi istrinya sebelum duduk dan mengucapkan selamat pagi, membuat johana tersenyum, lalu mereka sarapan bersama..


Usai sarapan javier mendapat telpon dari Aldi..


" Bos, Ada masalah, "


ucap aldi dengan cemas diujung telpon..


" Baik "..


ucap javier menyudahi teleponnya..


" Sayang, Aku ada urusan sebentar dikantor, apa kau tidak keberatan kutinggal "


ucap javier melihat johana yang baru keluar dari kamar mandi,


" Tidak apa2 kak, aku juga sebenarnya ingin pamit pergi kebutik, karena sudah 2 hari tidak masuk "


Javier lalu tersenyum dan memeluk istrinya, mereka bersiap dan dia mengantar istrinya sebelum pergi kekantor..


🤎💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜🤎

__ADS_1


Javier masuk kedalam ruangannya di'ikuti aldi yang sudah siap memberikan laporan..


" Bos, presdir Wijayadis grup, mengadakan rapat perusahaan kepada semua inverstor kita secara diam2, dan berhasil mengumpulkan 35% saham Alfa The hotel, dan aku mendengar laporan kalau presdir WG, akan membuat janji makan malam dengan wakil presdir dari JH grup, jika ini berhasil mereka akan memperoleh 20% saham dari JH"


lapor aldi serius..


" Sial.., aldi siapkan mobil sekarang.."


💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜


Di'Mansion White..


Javier melangkah masuk kedalam mansion dengan wajah dingin, dia mendapati keluarganya sedang minum teh bersama sambil mengobrol..


" Wahh, Ayah.. angin apa yang membawa presdir dari Alfa the hotels kemari.?"


sindir danuar begitu melihat javier dan aldi berjalan kearah mereka..


" Tuan danuar wijayadi, aku mendengar tuan telah melakukan beberapa usaha besar disela waktu tuan yang sibuk hanya untuk mengambil alih alfa kecil "


sindir javier tak mau kalah..


" benarkah.?, terima kasih aku sangat tersanjung tentang semua itu, kini kau akan mengerti seperti apa kekuasaan wijayadi, mengambil alih perusahaan skala menengah dan masih baru seperti alfa, bukan hal yang sulit bagiku "


ucap danuar sarkas..


" sungguh sangat disayangkan, seorang pebisnis besar nomor 1 di'Asia yang terkenal karena kejujuran dan sikap terbukanya ternyata tak sesuai kenyataannya, diam2 menusuk dibelakang.."


Javier berdiri..


"baiklah akan aku biarkan tuan memiliki alfa jika bisa merebut saham dari JH, "


ucap javier sinis, lalu akan pergi..

__ADS_1


" Kau yang memaksaku melakukan semua ini vier.?"


ucap papi danuar lantang, sambil berdiri..


" kau memisahkan diri dari wijayadi, kau menantangku untuk mengadu kekuatan vier, menghabisi anak buahku, kau memblock semua jalanku menuju ke'cucu2ku, aku akan membuatmu tak punya apa2 vier, agar kau tidak bisa bersembunyi lagi, khususnya menyembunyikan cucuku "


ucap danuar dengan lantang..


Javier akan menjawab ayahnya ketika aldi mengatakan kalau ponselnya terus berdering sejak tadi, ada 5 panggilan video tak terjawab dari nomor JAFI, seketika itu javier langsung gelisah, tepat bunyi ponsel itu kembali berdering, javier langsung menjawab,,


Dilihatnya jasen dan juga hafira sedang duduk disofa sebuah ruangan kantor, mereka langsung berteriak kegirangan..


" Papaaaaaa, fira dan kakak rindu papa.?"


ucap hafira bersemangat..


" Papa juga sangat rindu fira, dan juga kak jasen.?


ucap javier tak kalah bersemangat, dia bahkan melupakan kalau 4 pasang mata tengah menatapnya dengan sendu..


" Papa, kami baru saja selesai membereskan barang2 bawaan kami, tapi kepala sekolah bilang, papa menelpon dan bilang kalau papa ingin bertemu kami dipanggilan video, karena itu kami datang kekantor kepala sekolah "


" Iya sayang, papa rindu ingin lihat kalian berdua, dengarkan papa sayang, kalau ada orang lain yang datang dan ingin bertemu dengan kalian selain mama dan papa, jangan pernah terima mereka, bisa saja mereka adalah orang jahat yang ingin menculik fira dan kak jasen lagi "


ucap javier sayang..


setelah cukup menyapa anak2nya javier menyudahi panggilannya dan berlalu dari sana, meninggalkan papi, mami, kakek dan neneknya yang meradang mendengar suara cucu dan cicit2nya..


Nenek dafina sampai meneteskan air mata melihat sikap angkuh vier dan anaknya..


" danu, pokoknya mama tidak mau tahu, segera bereskan masalah ini, agar aku bisa memeluk cicitku"


ucap nenek dafina kemudian berlalu..

__ADS_1


__ADS_2