
Pagi ini javier pergi mengunjungi kantor Wijayadis Group untuk mengunjungi papi dan kakeknya, Tiba2 saja dia dipanggil untuk menghadiri rapat dewan direksi perusahaan..
Javier masuk dan disambut pelukan oleh papi dan kakeknya, lalu mereka menghadiri rapat bersama, diruang rapat javier bahkan bertemu dengan kakek dan ayah mertuanya, kakek faisal dan ayah farhan, yang langsung menyambutnya dengan senyuman..
Tuan William Naik keatas podium dan membuat pengumuman bahwa mulai hari ini posisi presdir W. group, diambil alih oleh Cucunya Javier Shandan wijayadi yang juga merupakan cucu menantu dari keluarga Farhadi..
Javier akan menjadi presdir W. Group selanjutnya menggantikan papinya yang kini menjadi ketua W. group yang juga menggantikan dirinya yang akan pensiun dan menarik dirinya dari perusahaan karena ingin fokus bersama cicit2nya..
perusahaan Alfa the hostel milik javier akan digabungkan kedalam perusahaan W. group, lalu rapat usai dan semua orang saling memberi selamat kepada javier yang masih terkejut dengan keputusan kakek dan papinya..
Diruangan presdir W. group..
" Kakek, mengapa secepat ini.?, aku bahkan tidak diberitahu masalah ini.?"
ucap javier, mencoba bernegosiasi dengan kakeknya..
" prince, sekarang kakek sudah tua, saatnya kakek istirahat dan menghabiskan lebih banyak waktu untuk cicit2ku, aku ingin punya lebih banyak waktu bersama jasen dan hafira "
jawab kakek willi yang diangguki pasrah oleh javier..
Kabar pengangkatan Javier menjadi presdir W. group, menjadi topik perbincangan yang panas diseluruh kota, semua surat kabar dan hot news terbaru membahas tentang biografi putra sulung dari konglomerat paling terkenal diseluruh Asia ini..
Yang paling menghebohkan dari semua itu adalah kabar yang memberitakan bahwa sitampan ini adalah menantu dari konglomerat yang juga tak kalah terkenalnya dari keluarganya, yaitu cucu menantu Faisal farhadi pemilik Farhadi coorporation..
Berita menghebohkan itu juga sampai ketelinga monalisa yang sangat bahagia mendengar kabar ini, Dia yang memang tak tahu apa2 mengenai hubungan javier dan johana mengira kalau javier diperkenalkan sebagai menantu keluarga farhadi karena kakeknya akan menetapkan pernikahan mereka berdua, bahkan dengan sombongnya dia membanggakan dirinya didepan semua orang, kalau dia adalah cucu perempuan farhadi satu2nya yang akan menjadi nyonya javier..
Sementara johana menatap tak percaya kepada layar ponselnya yang baru saja selesai mengobrol dengan ibu mertuanya yang memberinya selamat atas pengangkatan javier menjadi presdir W.group..
Johana memang diberitahu oleh suaminya sebelum pergi kekantor kalau javier diminta kakeknya untuk turut rapat dewan direksi hari ini, awalnya dia terkejut mendapat telpon dari suaminya tentang jabatan itu, namun karena harus menyelesaikan beberapa masalah, telpon mereka harus disudahi, hingga akhirnya johana mendapat ucapan selamat dari semua keluarganya..
Lamunannya buyar oleh suara ketukan pintu dari luar ruangannya, setelah dipersilahkan masuk ternyata itu adalah Dea..
" Selamat siang miss jo,"
"siang "
__ADS_1
dea menyerahkan beberapa lembar map kepada johana..
" miss, ini laporan yang anda minta miss, "
" terima kasih dea, aku akan melihat dan memanggilmu kembali nanti "
" Baik miss "
sepeninggal dea, johana mengambil dan memeriksa file2 itu dengan seksama, sampai tak menyadari kalau seseorang sudah duduk disampingnya dengan anggun..
" eekhhemm"
saking terkejut karena deheman itu hampir saja membuat semua map2 file itu jatuh kelantai..
" Sisiiii.. kau ingin membuat kakak jantungan...? dasar gadis nakal "
teriak johana yang mendapat cengiran dari adik iparnya..
" Siapa suruh kakak sangat serius .?"
" Heeiii hentikan dramamu itu, aku bukan produser.?"
ucap johana sedikit meledek sisi..
" Kakaaaakkk "
teriak manja sisi yang mendapat elakan tawa dari johana melihat tingkah kekanakan adik iparnya ini..
" Cup..cup..cup.. adik sayang,, model cantikku, katakan apa yang harus hamba lakukan untukmu ?"
ucap johana sambil mengapit hidung mancung sisi..
" aku ingin bicara dengan keponakanku "
ucap sisi lirih..
__ADS_1
" Bukankah sikembar dimansion white, kau tinggal kembali kemansion untuk melihat mereka, "
ucap johana heran..
" bukan sikembar, aku ingin berbicara dan curhat kepada sibungsu, adik mereka "
ucap sisi dengan lirih yang mendapat anggukan pasrah dari kakak iparnya..
" kemarilah.."
ucap johana yang berdiri menghampiri sisi, dan menempelkan perut buncitnya kekepala sisi yang duduk sambil membuat gerakan seolah ingin mendengarnya..
" sayang, sehatlah dan cepatlah besar hingga kau bisa secepatnya datang kedunia ini, bibi sangat kesepian, jasen dan hafira selalu menghabiskan waktu bersama kakek dan neneknya, bibi sangat cemburu melihat jasen dan hafira terus bersama mereka, bibi cemburu melihat mereka bisa meninggalkan pekerjaan mereka dan memiliki lebih banyak waktu untuk kakak2mu, bibi juga ingin bermain bersama kak jasen dan juga fira, bibi rela jadi pengasuh mereka, ingin membawa mereka kemanapun bibi pergi tapi nenek2 sihir itu seolah mengelilingi mereka, huuhhh bibi kesal karena sangat menyukai mereka, aku belum puas bermain bersama mereka, karena itu cepatlah datang, bibi akan mengurusmu dan menjadi orang yang paling dekat denganmu, tinggal diapartemenku, dan biarkan mama dan papamu memberikanku adikmu lagi..OKEEE "
Johana menyentil kepala sahabat yang kini jadi adik iparnya itu, membuat sisi menengadah melihat johana yang sudah melotot..
" adikkkk...!!! yang ini saja belum melahirkan, kau pakai minta adiknya, kalau kau mau, kenapa tidak bikin sendiri."
ucap johana..
" kakak kan tahu aku jomblo sejati.."
jawab sisi..
" kan ada diaaaaa "
ucap johana berkedip yang mendapat senyum konyol dari sisi yang kemudian terkejut mendapat pergerakan dari janin diperut johana..
" Kaaakaaak, apa kau merasakannya.. dia merespon.."
teriak sisi kegirangan..
" iya dek, kakak merasakannya,"
merekapun saling berpelukan dengan gembira..
__ADS_1