
Javier menormalkan jantungnya dan mulai menyetir kembali mobil sepupunya itu..
Hari hampir sore tapi jejak johana tak kunjung dia temukan..
" sayang, kamu dimana.? jangan membuatku khawatir "
Ponsel javier berdering, dia mengambil ponselnya dan itu telpon dari aldi..
" Iya al, kau sudah mendapat jejak johana "
tanya javier berharap..
" vier, maafkan aku baru menghubungimu, aku membuka pesan dari siena tadi siang, dia menemukan johana, dan akan pulang bersama dengannya "
ucapan aldi ini membuat javier berbinar bahagia..
" syukurlah al, kenapa gadis nakal itu tidak menelponku dan ponselnya mati "
"Hehehe.. ponsel siena kehabisan baterai, yang penting johana sudah ketemu, dia akan pulang, tenang saja, dan kembalilah "
Flash back on..
Siena memicingkan matanya dengan tajam, dan berbinar melihat johana sedang berdiri dipinggir pantai..
" akhirnya aku menemukan kak hana "
siena meraih ponselnya untuk menelpon javier, namun dia menggerutu kesal karena baterai ponselnya tinggal tersisa 5% daya, hingga tidak bisa menelpon..
lalu dengan secepat kilat dia mengetik beberapa kata untuk aldi..
Kak aldi.. aku sudah menemukan kak hana dipantai, hubungi kak javier agar menunggu dirumah sakit..
ponselku kehabisan daya..
begitu pesan itu terkirim, siena menepuk keningnya..
" mengapa aku tidak langsung saja mengirimi pesan kepada kak vier, siena bodoh "
rutuk siena menepuk kepalanya berulang kali..
" Tiik "
ponsel siena benar2 mati..
dia mengedikkan bahunya cuek, dan cepat2 turun dari mobil untuk menemui kakak iparnya..
Flash back off..
" aldi, aku akan memotong gajimu karena terlambat menyampaikan berita ini kepadaku "
ucap javier sedikit menggoda aldi..
__ADS_1
" ckk.. bos, kau tahu, aku bahkan belum makan sampai sore ini karena mengurus meetting dengan client, harusnya kau menaikan gajiku "
ucap aldi tak mau kalah..
" Yaahh baiklah.. baiklaahh cerewet.. "
ucap javier memutus panggilan dan pergi menuju kerumah sakit..
Ponsel javier kembali berdering, dan kali ini dari dokter thomas..
" Bagaimana.? apa kau menemukan johana.?"
pertanyaan thomas ini membuat javier mengerutkan keningnya heran..
" heii, apa maksudmu, bukankah johana dan siena sudah kembali kerumah sakit, siena bilang ingin membawa johana kerumah sakit "
ucap javier mulai cemas..
" tapi mereka belum kembali vier.?"
ucapan ini sontak membuat javier panik..
javier mematikan sambungan telpon, dia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, dan menghubungi aldi..
" Aldi, siena dan johana belum tiba dirumah sakit, susul aku kepantai "
tanpa mendengar jawaban aldi, javier langsung memutus telpon dan memutar mobilnya menuju pantai..
" kau dimana vier "
ucap papinya lirih..
" vier ada dijalan pi, vier pergi menyusul johana dan siena "
" apaaa.. jadi istrimu juga ada dimobil siena "
pertanyaan ini membuat vier heran..
" ada apa pi.?"
tanya javier..
" Pulang dulu kemansion vier, papi tunggu.. mobil siena ada disini "
Vier berbinar bahagia, dia langsung kembali kemansion white, dia berpikir mungkin saja johana sudah mengingatnya dan menyetir mobilnya dengan gembira karena akan melihat dan memeluk istrinya lagi..
Javier sudah tiba dimansion white, dia memarkirkan mobil lalu berlari secepat mungkin kedalam mansion..
javier menghela nafasnya dan menormalkan jantungnya yang terus berdetak kuat..
" hanaaa...., jo.."
__ADS_1
Belum sempat dia memanggil kembali, javier tercengang melihat pemandangan tidak biasa diruang keluarga..
Mami sasi sedang duduk dilantai sambil dipeluk oleh tania, sementara papinya duduk disofa dengan tatapan kosong..
" Papii.. "
seru javier yang membuyarkan lamunan mereka..
mami sasi langsung berhambur kepelukan putranya, dan menangis histeris..
" VIEEERRR...hhuhu..hu..huh..hiks..hiks.."
tangis mami sasi membuat dada javier bergemuruh..
" Mi, ada apa mi, ada apa.? kenapa mami menangis,.? Maamiii"
javier memaksa maminya menjawab..
" vierr... sien, adikmu.. huhu
.huh..huhuhu.... kecelakaan.. mobilnya terbakar dan jatuh ketebing, "
" Gheeerrr "
jantung javier serasa diremas..
" Mami, bohong kan.? mami bercanda kan mi.? mami bohong kan.?"
javier melepas pelukan maminya dan melangkah mundur kebelakang..
" mami juga berharap, kalau mami sedang berbohong vier.?"
javier terduduk dilantai, dan meremas rambutnya sendiri..
" tidak mungkin.. hana juga ada dimobil itu mi "..
ucap javier frustasi..
" Polisi, mendapat laporan kecelakaan mobil terbakar dan mereka menarik bangkai mobilnya dari tebing, mobil itu adalah mobil adikmu "
ucap papi danuar lesu, bagaikan dihujam tombak tepat dihatinya, mendengar kabar kalau putri semata wayangnya kecelakaan, belum lagi saat dia mendengar kalau menantunya juga ada didalam mobil itu, hatinya semakin hancur..
Aldi dan tomas tiba dimansion, dan seketika lemas mendengar kecelakaan itu, terlebih lagi aldi..
Aldi menjauh dari semua orang, dia berlari kesamping mansion dan menghantamkan kepalanya kedinding..
" Kau, tidak bisa melakukan ini sien..? kau harus kembali, mereka semua tidak bisa hidup tanpa kalian berdua "
Javier berdiri lurus didepan jendela, tangannya dimasukan kedalam saku celananya dan dibelakangnya berdiri 8 orang bertubuh kekar yang menggunakan pakaian seragam hitam, disamping mereka aldi berdiri tanpa ekspresi..
" Pergilah.. selidiki masalah ini, jangan kembali, sebelum mendapatkan mereka "
__ADS_1
ucap javier datar dan dingin..