
Sudah beberapa hari ini faro masih tetap dengan kegiatannya mengurusi javier..
hari ini adalah hari kamis, hari yang paling ditunggu oleh faro, karna hari ini javier akan datang keruangan kelas yang dijadikan tempat bimbel bahasa inggris mereka..
" hai guys "
sapa avi menuju kedalam kelas, sambil melihat satu per satu anak2 didiknya..
" Selamat sore dan selamat menikmati kelas hari ini, kita akan mulai "
lalu javier mengambil buku dan menulis beberapa kata diatas papan tulis, semua murid bimbelnya sangat terpana melihat kelihaian javier menulis, sebenarnya mereka tidak terlalu suka belajar, mengikuti bimbel hanya alasan tapi faktor utama dari semua itu adalah agar dapat memandang javier dari dekat, tanpa terkecuali alfaro..
Dia menopang kedua dagunya sambil menghayal bahwa javier pergi kearahnya, menarik tangannya lebih dekat dan mencium buku2 jarinya, dan membawa dia kedepan kelas untuk memperkenalkan pada semua orang bahwa faro adalah kekasihnya..
" yeyyhh"
faro berteriak girang, dan tersadar dari lamunan'nya saat semua orang menatap kearahnya dengan bingung dan sinis..
"eeehh.. ehh.. maaf.. maaf, silahkan lanjutkan "
faro duduk dan menutupi wajahnya dengan buku, wajahnya sudah merah karna malu berkhayal yang tidak2..
hingga terdengar suara javier yang mengatakan kelas akan berakhir..
" guys, kelas selesai.. dan ada pengumuman penting, tolong perhatian kalian.. "
semua siswa nampak antusias dan mendengar dengan seksama tanpa terkecuali faro..
"Guys, mulai minggu depan, guru bimbel kalian akan diganti oleh kak Desi, dan saya harap fokus kalian akan tetap sama "
"tapi kenapa kak .?"
ucap murid paling depan dengan tatapan tidak rela..
__ADS_1
"maafkan saya, karna mulai senin depan kami akan sibuk dengan ujian dan beberapa tugas lainnya, ini adalah tahun terakhir kami, kalian tidak ingin kan kalau kakak Avi gagal diujian ini "
"Tiiiiidaaakkk "
ucap semua siswa serempak..
"Oke, goog job, sekarang kalian bisa bubar"
semua murid keluar satu persatu, javier sudah keluar kedepan pintu namun dia menghentikan langkahnya dan menoleh keujung bangku dibagian belakang, tampak faro tak berkedip dan masih duduk dengan diam disana..
Avi menghela nafasnya dan kembali berjalan mendekati alfaro, dia duduk tepat didepannya hingga melihat dengan sangat jelas bahwa, gadis belia itu sedang meneteskak air matanya..
Avi menarik dagu faro dan menghapus tetesan air matanya menggunakan ibu jarinya, membuat wajah faro seketika terkejut dan langsung merekah..
"gadis nakal, apa yang membuatmu menangis.?"
ucap Avi lirih..
Faro masih terdiam bahkan menundukan kepalanya
"Hei, girls, kau belum menjawabku.?, kenapa tuan putriku jadi pendiam begini "
ucap javier terheran..
" bisa kakak mencubitku lagi, maksudku cubit aku lebih keras "
Akhirnya faro menjawab dan menatap wajah avi yang bingung..
" apa, "
avi menjadi heran,
" cubit lebih keras lagi "
__ADS_1
"Tapi kenapa.? "
" aku ingin merasakan kalau ini nyata dan bukan hanya mimpi belaka "
"Ahahhahaha,,"
tiba2 avi jadi tertawa mendengar celoteh gadis gilanya ini..
faro hanya menatap avi yang tertawa dengan penuh kharisma,..
dia mencubit sendiri lengannya hingga meringis kesakitan namun begitu tersadar dia langsung meraih leher avi dan memaksa kepalanya mendarat didada bidang avi, bahkan avi sendiripun terkejut melihat reaksi faro, ingin rasanya dia berteriak kepada faro karna telah mencuri pelukan pertamanya kepada wanita yang bukan keluarganya, namun melihat air mata faro yang tumpah dia semakin merasa bersalah, dia benci melihat faro menangis, dia kesal melihat faro menjadi sedih seperti ini..
avi melepas pelukannya dan mengusap air mata faro lagi,
"Hei, girls, sudah2.. hapus air matamu nanti kamu jadi jelek, dan lagi apa yang kau tangisi.? "
"kak avi, apa kah kak avi akan benar2 pergi tahun depan.?, aku masih 2 tahun lebih lagi disini kak."
"Astaga faro, jadi yang kau tangisi adalah berpisah denganku "
"iya, kudengar setelah ini kakak akan pergi kuliah keluar negeri "
"Siapa bilang, itu hanya rumor, "
"Benarkah.."
"tentu saja, sini dengarlah setelah hari ini kak avi akan menyelesaikan studi managemen bisnis, dan kak avi punya satu permintaan sama faro."
" apa itu kak "
"Mulai hari ini faro harus rajin belajar, kakak ingin faro buktikan pada semua orang kalau yang akan mendampingi kak javier nanti adalah orang yang cerdas dan sangat cantik "
" benarkah.? apa kak avi menerima perasaannya faro ke kak avi "
__ADS_1
"Tergantung cara kamu berusaha untuk belajar "
Alfaro langsung berdiri dan berjingkrak keluar dari ruang kelas dengan senyuman lebarnya, tak sabar menceritakan kepada anita tentang senyuman hangat javier kepadanya hari ini..