
Johana langsung merebahkan tubuhnya diatas kasur ketika sampai diapartemen, dia menerawang jauh keatas langit2 kamarnya, bulir2 bening mengalir membasahi kedua pipinya..
" Nenek, Hikz..hiks..hikz, Maafkan jo.?"
ucap johana lirih sambil terisak..
Sementara dipuri bunga..
Nenek yanti baru saja masuk dan berjalan lurus menaiki tangga menuju kekamarnya bahkan mengabaikan anak dan suaminya yang menyapanya, dan menatapnya bingung..
kakek faisal langsung mengikuti istrinya masuk kedalam kamar..
" Dinda, ada apa.? apa yang membuat kau mengabaikan kami, seperti ini dinda.?"
ucap kakek faisal yang mendapati istrinya terisak disamping ranjang..
" Heeeii, kau menangisss..."
ucap kakek faisal mengusap pipi istrinya sayang, melihat air mata istrinya dia merasa bingung..
" Hiks.. suamiku.. hiks..aku.. aku bertemu ahana suamiku "
ucap nenek yanti terisak sambil menatap suaminya sendu..
kakek faisal tak bisa menyembunyikan keterkejutannya mendengar kata2 istrinya..
Selama ini dia selalu mengatakan kepada istrinya kalau johana ada diluar negeri, dia terpaksa berbohong saat istrinya meronta ingin bertemu johana..
Flashback..
Hari itu nenek yanti murka dan berteriak histeris mengingat putrinya dilokasi kebakaran salah satu mall dikota A, saking shoknya beliau sampai pingsan dan dilarikan kerumah sakit..
begitu dia bangun, dia bisa mengingat tentang kematian farani dan beliau sampai drop karena ingatannya kembali, dia mulai sedih dan diam saja, bahkan sampai mengalami depresi, dia terus menyesali dirinya karena tak bisa melindungi putrinya bahkan menyayangkan sikap johana cucunya yang jadi penyebab kematian bibinya sendiri..
karena tidak tega, kakek faisal menunjuk'kan video cctv yang membuktikan kalau johana tidak bersalah, namun ada yang sengaja ingin melukai keluarganya, melihat itu nenek yanti bersikeras untuk menemui johana untuk meminta maaf..
Melihat ibunya menekan ayahnya agar menemukan johana, farhan mengatakan kepada ayahnya kalau mereka telah menemui johana namun tak berhasil membujuk dia untuk kembali, sehingga kakek faisal mengambil kesimpulan kalau johana masih marah dan enggan menemui mereka..
Flashback off...
__ADS_1
Nenek yanti menatap suaminya yang terdiam didepannya..
" suamiku, kerahkan semua orangmu untuk menemukan ahana, dinda tidak mau tahu, besok dinda harus menemui ahana "
ucap nenek yanti yang mendapat anggukan dari suaminya..
💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜
Johana terkejut dari tidurnya ketika dia merasakan usapan dipunggungnya, dia menoleh dan mendapati siena yang sedang tersenyum sekaligus heran melihat kakak iparnya tidur dengan mata sembab dan masih mengenakan blouse kerjanya tadi siang..
" sisi, maaf kakak ketiduran "
ucap hana sambil membalikan tubuhnya..
" kakak, ayo bangun, aku bawakan makan malam yang dimasak khusus oleh mami untuk kita berdua "
terang sisi sambil tersenyum..
" benarkah.? bagaimana kabar mami.?"
" Mami baik kak, saat dia tahu aku akan datang untuk tidur bersamamu diapartemen kakak, dia langsung membungkus masakannya untuk kita makan malam ini, katanya, mami ingin cepat2 menemui kakak lagi "
" Aku pasti akan menemui mami secepatnya untuk mengucapkan terima kasih "
ucap johana sambil melangkah menuju kamar mandi..
_____________________________________
Johana dan sisi makan malam sambil mengobrol dengan riang, walaupun kadang2 johana harus dikejutkan oleh jentikkan jari adik iparnya agar mereka bisa nyambung kembali..
sisi menyadari sikap aneh kakak iparnya yang tidak berada pada obrolan mereka, tidak pada biasanya johana yang dia kenal kehilangan fokusnya seperti ini, hingga siena mengajak hana untuk istirahat..
Sisi tidur dengan nyenyak, ketika dia menyadari kalau johana bergerak, dia bangun melihat kearah johana yang bermandi keringat, wajahnya meringis dan meremas erat selimut yang menutupi tubuhnya..
" Tidaaak, tidaaaak, jangaaann.. jangaaaan.. buka pintunya.. bukaaaaa.. buka pintunya bibi.. kakak.. kakakk.. jangan pergi.. aku mohon jangaaaann... jangaaaaannnn...."
"Hah..hah..hah.."
johana tersentak dari tidurnya dengan nafas yang ngos2san, dia menoleh kepada adik iparnya yang tertidur sambil memakai headset ditelinganya..
__ADS_1
dia mengantur nafasnya sambil melangkah menuju kekamar mandi, dia mencuci wajahnya, lalu keluar, dia menatap sisi dengan senyum..
syukurlah, sisi tak mendengar geramanku, aku tak ingin jika dia sampai takut karena terkejut..
guman johana dalam hati, sambil melepas headset yang dikenakan sisi dan mematikan MP3'nya..
Dia naik kembali keatas kasur dan menghela nafasnya pelan sambil menghembuskannya kemudian mencoba tertidur kembali..
🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎🤎
Pagi2 buta siena sudah meninggalkan apartemen kakaknya karena dia sibuk turut andil dalam acara event tahunan JH grup, dia sebagai brand ambasador perusahaan ini, akan memperkenalkan beberapa produk kelas atas mereka untuk publik..
Siena tampak berpikir, kemudian mengeluarkan ponselnya dan mengetik beberapa kata lalu mengirimkannya..
Dibelahan negara berbeda, javier dan aldi sedang menikmati sarapan paginya ketika dirasakan ponselnya bergetar, dia melihat satu pesan chat dari adiknya, dia meletakkan pisau dan garpunya lalu membuka isi pesan tersebut..
From : Princes..
Kakak, ada yang aneh dengan kakak ipar, aku merasa kakak ipar sedang memikirkan sesuatu yang berat, dia menangis kemarin sore, dan yang lebih parah kakak ipar mengalami mimpi buruk lagi..
Javier bergetar, dia merasa gelisah dan khawatir menerima isi pesan tersebut, selama ini dia sengaja mengutus sisi untuk mengawasi dan menemani hana, dia takut hana kembali depresi jika sendiri, mengingat dia tak pernah lagi mengalami mimpi buruk selama mereka menikah..
Javier bangkit dari kursinya membuat aldi bingung..
" bos, ada apa.? anda mau pergi.?
ucap aldi penuh tanya, karena javier bahkan belum menyelesaikan sarapannya..
" Aldi, siapkan tiket, siang ini aku harus kembali "
aldi tersedak, mendengar perintah javier..
" tapi bos, malam ini ada pertemuan dengan tuan kim, ini pertemuan penting "
tawar aldi..
" Gantikan aku, aku harus pulang"
ucap javier yang membuat aldi bahkan tak berkutik walaupun hanya untuk bertanya dan memberi alasan..
__ADS_1
Javier langsung kembali kehotel dan membereskan semua barang2nya sendiri..