
Johana baru saja selesai memberi arahan kepada dea, dan saat ini dia sedang sibuk menerima email dari wakil direktur JH grup.. bahwa akan diadakan sebuah event acara tahunan besar2ran disebuah hotel paling mewah dan mahal dikota A..
Johana sebagai maneger pemasaran dari JH grup, akan turut mengambil bagian dalam pesta besar itu, berbagai produk pakaian, sepatu dan perhiasan produksi terbaru akan langsung diperkenalkan kepada publik melalui event ini..
JH grup adalah perusahaan mode paling terkenal dikota A, JH memiliki ratusan butik tersebar keseluruh penjuru negeri, setiap 3 bulan, JH akan mengeluarkan produk2 baru yang akan langsung sold out disetiap produksinya.. setiap tahun JH grup akan merekrut setidaknya 1000 orang pekerja untuk berbagai cabang diseluruh asia bahkan merambah hingga kepasar manca negara..
Tapi dari semua itu, yang paling misterius adalah presdir sekaligus CEO dari perusahaan JH grup, tak ada yang pernah mengetahui siapa,? dan bagaimana rupa atau bentuk tubuh dari presdir yang perusahaannya hampir menyamai wijayadis dan farhadi corps tersebut..
Ponsel johana berdering, dan tertera dari layar kalau itu adalah panggilan dari javier, johana langsung mengangkatnya..
" Halo sayang.."
ucap javier diseberang telpon..
" Halo kak,"
ucap johana lirih..
" kau sedang apa.?"
"aku sedang dibutik, perusahaan akan mengadakan pesta tahunan besok malam, aku akan sibuk mengurus masalah ini nanti mungkin tidak akan sempat bicara padamu"
" maafkan aku sayang, aku mungkin tak bisa menemanimu.? aku akan pergi rapat sekarang dan masih ada rapat lagi besok malam"
" iya tidak apa2 kak "
" Aku sangat rindu kecupanmu sayangku.? apa kau merindukan aku, seperti aku rindu kau.?"
ucap javier merayu istrinya, membuat wajah hana bersemu merah, untung saja itu panggilan telpon jika itu panggilan video mungkin javier akan lebih menggodanya melihat pipinya memerah seperti tomat..
__ADS_1
" Iya, aku merindukanmu.! segeralah kembali "
ucap johana singkat lalu menutup telpon, dia sangat gugup padahal hanya menerima telpon dari suaminya, tanpa sadar johana tertawa sendiri..
ssmentara javier juga sangat senang mendengar kata2 johana, dia langsung bersemangat dan mengatakan pada aldi untuk segera menyelesaikan rapat mereka..
Johana memeriksa semua list produk yang akan dipamerkan besok malam, tiba2 dia merasa kepalanya pusing, dia merasakan sedikit rasa mual yang mendesaknya untuk segera menuju wastafel,
" Huoeeek.. huoeeek "
Johana muntah beberapa kali dan tubuhnya lansung lemas, dia bersandar kedinding kamar mandi dan hampir ambruk, saat dia menyadari sebuah tangan sedang menyangga tubuhnya, dia berbalik dan bukan main terkejutnya dia melihat pemilik tangan itu adalah nenek yanti..
Tubuh johana seketika menegang, dia membatu ditempatnya, melihat wanita yang masih tetap cantik meski diusia senjanya ini.. wanita yang telah membawa ayahnya kedunia ini, berdiri tepat disampingnya..
begitupun nyonya yanti, dia sangat tercengang melihat wanita didepannya ini adalah johana cucunya, tadinya karena mendapatkan undangan pameran event tahunan JH grup, nenek yanti mengajak aulia pergi bersamanya untuk kebutik yang berdiri dibawah naungan perusahaan JH ini, tadinya aulia menolak namun karena paksaan mertuanya mereka pergi bersama, Tapi dia mendapat telpon ada urusan jadi dia kembali lebih dulu, meninggalkan mertuanya yang masih ingin melihat lihat sampai tak sengaja bertemu dengan johana..
Nenek yanti tanpa sadar mengeluarkan air mata, dia sangat sedih sekaligus senang melihat johana, dia sedih mengingat betapa tidak adilnya dia memperlakukan cucu perempuannya ini sekaligus merasa senang karena dia menemukan johana yang selama ini tak pernah dia ketahui keberadaannya..
Flashback..
Hari itu semua orang baru kembali dari pemakaman bibi farani yang meninggal karena kebakaran dari ruang seni rumah mereka..
Saat itu johana yang diusir dari upacara pemakaman keluar dari dalam rumah untuk menyambut ibunya, tiba2 neneknya berteriak histeris sambil menarik kerah baju kaos johana..
" Kembalikan putriku, kembalikan anakku, kembalikan cucuku.? dasar pembunuh.. kembalikan mereka "
ucap nenek yanti murka sambil mengguncang tubuh johana yang membeku didepannya..
" Nenek, aku tidak.."
__ADS_1
"Plaaakss"
satu tamparan mendarat dipipi mulus johana dari sang nenek yang selama ini sangat mencintainya..
" Jangan panggil aku nenek, aku bukan nenekmu "
ucap neneknya emosi sambil menghentakkan johana sehingga terjatuh diatas rumput, kemudian masuk kedalam rumah..
saat akan memasuki pintu, nenek yanti kembali menoleh..
" Aku berdoa, semoga kau tidak pernah bahagia, aku mengutukmu sebagai seorang ibu dan seorang nenek, jika kau sengaja melakukan semua ini, aku mengutukmu seumur hidupku agar tak pernah ada yang mencintaimu didunia ini, semua yang mencintaimu akan meninggalkanmu "
ucap nenek dafina histeris..
Flashback off..
Melihat johana yang membatu disampingnya, nenek yanti langsung menyeka air matanya sambil meminta maaf dan keluar dari toilet meninggalkan johana yang tercengang sendirian melihat air mata neneknya..
Nenek Yanti langsung mengambil tasnya dan keluar dari butik menuju kemobilnya dengan perasaan rumit, disatu sisi dia sangat ingin memeluk cucunya tersebut, disisi lain dia tak berani melakukannya karena berpikir johana akan menolaknya melihat ekspresinya yang membisu disana nenek yanti mengambil kesimpulan kalau johana tidak akan memafkannya..
Namun berbeda dengan neneknya yang merasa malu dan takut menerima penolakan cucunya, johana malah berpikir kalau neneknya pergi karena tidak ingin melihatnya, neneknya sangat membencinya, itulah dipikiran johana sekarang..
Johana keluar dari toilet sambil menangis dan langsung berlari menuju kemobilnya untuk pulang..
Ketika mobil johana keluar dari parkiran, sebuah mobil sedan mewah hitam juga baru masuk dan menggantikan tempat mobil johana..
wanita berusia senja yang ternyata adalah nenek yanti itu keluar dari mobil dan tergesa2 masuk kedalam butik, dia langsung menerobos kamar mandi dan berteriak..
" hana, aahanaaa.. ini nenek sayang, nenek kembali untuk minta maaf nak, hanaaa.."
__ADS_1
panggil nenek dafina keseluruh penjuru butik namun dia kecewa karena orang yang dia cari telah menghilang..