Tuan Putri Es..

Tuan Putri Es..
Siapa Mereka..


__ADS_3

Sandi langsung lemas tak bertenaga melihat foto yang ditunjukan oleh johana..


" Tolong.. tolooong nona jangan sakiti putriku "


sandi memohon dengan tatapan memelas, karena johana menunjukan sebuah foto seorang gadis belia yang tak sadarkan diri berbaring diatas ranjang yang ternyata adalah putri dari sandi dan diculik oleh orang2 suruhan johana..


" Katakan dimana mereka,.? atau aku akan membuat putrimu membayar semua yang kau lakukan kepada mereka "


ucap johana marah sambil tertawa sinis kearah sandi yang kini mulai khawatir..


" Nona, sungguh aku tidak tahu dimana mereka, aku hanya menjalankan perintah dari tuan danuar, orang2nya yang telah membawa mereka "


ucap sandi menjadi ketakutan..


Johana tampak berpikir, dan dia bangkit dari duduknya,..


" nona, tolong lepaskan putriku, dia tidak tahu apa2 nona "


ucap sandi memohon kembali..


" aku akan melepaskannya kalau mereka kembali kepadaku "


ucap johana datar sambil keluar dari gudang tersebut..


Didalam mobil..


" Malik, kau sudah menyelidiki danuar wijayadi "


tanya johana kepada malik yang duduk didepannya..


" sudah miss, tapi kita tak pernah punya masalah dengan beliau "


ucap malik lagi..


" sialll, apa mau orang itu "


ucap johana emosi sambil memukul jok mobil disampingnya..


" Malik, jangan beritahu masalah ini pada yuanita, aku tidak ingin kalau yuan sampai shok mengetahui mereka hilang dari asrama "


" terima kasih miss, aku juga Sangat khawatir mengingat dia sering tak enak badan karena kehamilan ini "


ucap Malik lirih..


Malik mendapat telpon dari ardi orang kepercayaannya kalau mereka telah berhasil menculik istri danuar wijayadi dan membawa dia kemarkas mereka, hingga johana dan malik memutuskan untuk datang..


Johana membuka pintu, tampak seorang wanita paruh baya yang sangat cantik dan elegant tengah berdiri sambil menatap keluar jendela..


dia menoleh melihat johana yang membuka pintu, sambil menatapnya dengan datar..

__ADS_1


" siapa kamu.? "


ucap nyonya sasi datar..


" aku, adalah orang yang menyuruh mereka untuk membawamu kemari.?"


balas johana sambil duduk dikursi dengan tatapan dingin..


" Apa maumu.? kenapa menculikku sampai kemari.?"


ucap sasi sambil melotot..


" aku hanya ingin memberi pelajaran pada suamimu "


terang johana sambil menatap lurus kedepan..


" ahahahahah kau pikir mudah menggertak suamiku.? kau tidak tahu sedang berurusan dengan siapa.? sebentar lagi suamiku akan menemukan tempat ini dan akan membuatmu menyesal telah membawaku kemari "


ejek nyonya sasi dengan sinis..


" Ccckkk.. Benarkah.."


ucap johana tertawa lebih dingin..


" aku memang sudah menunggu danuar wijayadi untuk datang membawa orangku yang dia culik "


ucap johana datar..


ucap sasi, namun tiba2 Malik menerobos masuk keruangan itu..


" Miss, kami mendapat kabar dari anak buah ardi, mereka sudah ditemukan "


Johana langsung berbinar namun melihat malik tertunduk senyumnya tiba2 pudar..


" Ada apa.?"


ucap johana menatap malik..


" Mereka ada dirumah sakit, tuan muda ditabrak oleh mobil saat berusaha kabur membawa nona muda "


Johana langsung lemas memandang malik tak percaya..


dia beranjak dan berkata dengan dingin..


" Lepaskan dia "


ucap Johana kepada malik..


" jika terjadi apa2 dengan mereka, aku tidak akan mengampuni suamimu "

__ADS_1


ucap johana dingin lalu keluar dan cepat2 masuk kemobil..


Dirumah sakit....


Johana berlari dan menabrak semua orang dengan panik, tampak seorang gadis kecil tengah digendong sambil bersimbah darah dibajunya oleh anak buahnya, gadis kecil itu menoleh dan berteriak..


" Ayaaah... miss "


fira turun dari gendongan pria itu dan berlari memeluk kaki malik yang bergetar menahan amarah melihat putrinya dalam keadaan sangat memprihatinkan..


Johana bergetar melihat pakaian fira penuh dengan bercak darah..


dia meraih tubuh mungil itu kedalam dekapannya sambil menenangkannya..


tiba2 dokter keluar dari ruangan ICU, johana segera berlari melihat dokter..


" dokter, bagaimana keadaannya "


ucap johana dengan wajah paniknya..


" dia banyak kehilangan darah.. dia masih belum melewati masa kritisnya.. jika dia tidak sadar dalam satu kali 24 jam, maka kami tidak akan bisa menjamin keselamatannya "


ucap dokter sambil berlalu pergi..


Johana hampir tumbang mendengar kata2 dokter..


" Tidak.. tidak..Huhh..hu..hu.. "


johana menangis tak menentu sambil mengacak rambutnya sendiri..


dia bersimpuh dilantai sambil memukul dadanya yang sesak..


fira menghampirinya dan mengusap air matanya..


dia menatap johana sambil tertunduk..


" Miss, ini salah fira "


ucap fira lirih, membuat johana kembali memeluknya erat.. johana menangis sambil mendekap tubuh kecil fira..


" Maaf, maafkan miss, ini semua salah miss jo, fira, maafkan miss jo tak bisa melindungi kalian berdua hiks..hiks..hiks.."


ucap johana terisak..


Hafira telah tertidur dipelukan johana..


" Miss, biarkan aku membawa pulang fira bersama denganku, kau harus istirahat miss, sudah 2 hari miss tidak tidur"


ucap malik menatap iba pada johana yang sudah acak2kan..

__ADS_1


" pulanglah malik, bawa fira bersamamu, bawa dia pada yuan, dia tenang ada disamping yuan.. aku akan tetap disini menunggu Jasen "


ucap johana datar..


__ADS_2