TYWI ( TYO WIENDA)

TYWI ( TYO WIENDA)
Kerja sekalian liburan


__ADS_3

Sesha uring-uringan pasalnya suaminya Sakti udah dua hari mendiamkannya karena Sesha ngotot ingin kerja. Sakti menolak keras istrinya kerja.


Dengan alasan apapun Sakti tidak akan mengijinkan Sesha kerja. Anaknya masih butuh perhatiannya. Sakti sendiri sibuk gimana nasib putranya kalo Mamanya juga sibuk itu yang jadi alasan Sakti.


"Mas" panggil Sesha


"Hm" jawab Sakti singkat


"Mas" ulang Sesha tapi yang dipanggil malah masuk kamar mandi.


"Ternyata suamiku ambekan nyuwekin istri itu dosa lo mas" teriak Sesha dari luar


Sakti keluar dengan mimik muka yang sulit dibaca.


"Istri dosa besar tidak menuruti apa kata suami" kata Sakti


"Mas Tyo aja ngebiarin istrinya kerja padahal anaknya kembar trus sekarang kak Wienda juga hamil lagi kenapa mas Sakti gak bisa ngijinin aku buat kerja" kata Sesha


"Jangan salah mas Tyo hanya memberi butik itu untuk istrinya bukan untuk dikerjakan sama istrinya. Semuanya dilakukan sama pegawai. kak Wienda tetap duduk manis dirumah mengurus suami dan anaknya. Apa pernah kamu melihat kak Wienda pergi tanpa seizin suaminya " tanya Sakti


Sesha menggeleng" Tapi..."


"Tidak ada tapi tapi, aku masih mampu membiayai hidupmu dan juga anak kita. Apa selama ini kamu kekurangan uang" tanya Sakti sinis


"Aku mau kerja bukan semata mata nyari uang, aku bosen dirumah terus mas" kata Sesha


"Jangan bohong, sebelum kita nikah kamu itu suka keluyuran gak jelas. Jadi jangan cari alasan untuk bisa bebas keluar. Ingat kamu punya anak dan suami" kata Sakti tegas


"Mas, aku keluyuran kan ngejar kamu mas" rengek Sesha


"Aku gak lari ngapain dikejar" jawab Sakti cuek.


"Mas" Sesha


"Aku capek mau tidur besuk harus keluar kota" kata Sakti yang berbaring disamping istrinya


"Keluar kota, ikut ya " mohon Sesha


"Iya tapi jangan rempong, disana aku kerja " Kata Sakti


"Siap mas Saktiku. Cup" Sesha mencium suaminya.


Dalam hati Sakti tertawa senang tapi dia bersikap biasa aja. Sekali kali istrinya harus dicuekin biar tidak ngelunjak. Pikirnya


Sakti tidur dengan memeluk istrinya.


"Mas"


"Hm"


"Mas"


"Sha tidur besuk ketinggalan pesawat" tegas Sakti

__ADS_1


"Aku belum berkemas" kata Sesha


"Udah mas siapkan, sekarang tidur besuk berangkat jam 10" kata Sakti


"Kok udah disiapin berarti mas niat dong ngajak aku " tanya Sesha


"Cerewet " Sakti langsung membungkam mulut istrinya dengan bibirnya.


"Hemm"


Akhirnya ritual malam pun terjadi. Keduanya melewati dengan gairah yang menggebu.


Pagi-pagi Sesha sudah sibuk menyiapkan semua keperluan dirinya suaminya serta putranya selama diluar kota. Sesha tidak membawa baby sitter nya karena Sakti tidak mau.


"Mas kita disana berapa hari" tanya Sesha yang sedang sibuk berkemas


"Seminggu Mas kerja 3 hari nanti sisanya buat liburan kita" jawab Sakti


"Selama mas kerja aku sama Sakha ngapain, diam aja dikamar gitu" tanya Sesha


"Ya benar banget. Mas bawa kamu kesana bukan untuk mengijinkan kamu keluyuran" kata Sakti


"Pasti bosan kalo 3 hari dikamar mulu" keluh Sesha


"Kan ada Sakha. Kamu mainlah sama Sakha " jawab Sakti


"Jauh-jauh keluar kota cuma diam mulu dikamar hotel" dumel Sesha


"Apa gak usah ikut" tanya Sakti


Sesha keluar rumah dengan menggendong baby Sakha sedang Sakti menggeret kopernya. Meski cuma pergi seminggu tapi bawaannya banyak karena keperluan sibaby satu koper penuh sedang punya Sesha sama Sakti satu koper juga.


Sebelum pergi Sakti pamit dulu pada ibunya. Sesha mengikuti dari belakang.


"Hati-hati disana, cucu nenek jangan rewel ya" kata Ulfa pada cucunya.


"Kita pergi dulu ya buk" pamit Sakti " pamit Sakti


"Iya hati-hati semoga kerjaanya lancar " doa ibu Sakti


"Assalamualaikum" pamit Sakti


"Wa'alaikumsalam"jawab ibu


Sakti duduk memangku putranya sedang Sesha duduk menyenderkan kepalanya pada bahu Sakti.


Sampai dibandara sekretarisnya sudah menunggu. Ternyata ini alasan Sakti ngajak istrinya karena yang ikut sekretarisnya.


"Pagi tian pagi Nyonya" sapa Alma


"Pagi" jawab Sakti


"Kenapa yang ikut sekretarismu bukan asistenmu" tanya Sesha dengan mengintimindasi

__ADS_1


"Bagas gak bisa karena istrinya sudah masuk hpl" jawab Sakti


"Makanya ngajak aku" tanya Sesha ketus


"Pinter" jawab Sakti dengan mengusap puncak kepala istrinya


"Huh untung suami" kata Sesha


"Untung ada istri yang siap dibawa bawa" kata Sakti


"O sekarang aku ngerti kenapa kamu gak ngijin aku kerja" kata Sesha


"Kenapa" tanya Sakti


"Biar bisa kamu bawa kemana aja" Jawab Sesha


"Pinter. Perusahaan Tyo yang memiliki cabang di banyak kota mengharuskan mas untuk sering keluar kota" kata Sakti


"Alasan diterima" kata Sesha


"Tapi kalo nanti tiap keluar kota bawa baby sitter biar aku bisa manha manja sama kamu" imbuhnya


"Mas itu kerja bukan liburan jadi bukan waktunya untuk manja manja bisa bisa mas dipecat sama big bos" kekeh Sakti


"Mas Tyo dasar mau enaknya sendiri" kata Sesha


"Namanya juga big bos apa aja boleh" kata Sakti


"Kamu kerja 3 hari, sekretarismu langsung pulang apa gak" tanya Sesha


"Langsung pulang kita lanjutin liburan bertiga" kata Sakti dan mengecup kening istrinya.


Perjalanan udara membutuhkan waktu 4 jam mereka tiba dikota tujuan. Sakti langsung menuju hotel tempat menginap yang sebelumnya telah dipesankan asistennya.


"Sekretaris kamu dikamar berapa mas" tanya Sesha


"Gak tau dilantai 3, kita dilantai 5" jawab Sakti


"O" hanya kata itu yang keluar dari mulut Sesha


"Alhamdulillah kita sudah tiba nak. Ini anak mama sepertinya seneng banget ya diajak Papa pergi. Ini pertama kalinya ya sayang" kata Sesha. Putranya sekarang berusia 10 bulan sudah bisa berdiri sendiri.


Capek mas" kata Sesha


"Istirahat dulu nanti kita keluar bentar" kata Sakti


"Langsung kerja" tanya Sesha


"Gak kerjanya besuk. Hari ini kita jalan-jalan" kata Sakti


Sakti merebahkan dirinya diranjang sedang anaknya naik kedada papanya dengan tertawa riang. Sementara Sesha sibuk merapikan barang-barangnya.


Waktu menunjukkan pukul 4 sore. Sakti mengajak anak istrinya jalan jalan disekitar hotel tempatnya menginap.

__ADS_1


Sakti mendorong stroller baby Sakha sedang Sesha menggelayut manja pada tangan suaminya. Tak lupa Sesha berfoto untuk diunggah diakun medsosnya.


__ADS_2