
Larietta yang membutuhkan informasi tentang Elementalis dan pengetahuan umum lainnya pun pergi ke Perpustakaan sendiri tanpa ditemani Anna.
Larietta yang berjalan menyusuri setiap lorong di Perpustakaan pun melihat semua buku yang tersusun dengan rapi lalu membuat komentar yang tanpa disadarinya ada seseorang yang mendengarnya.
"Apakah ini Perpustakaan Kediaman Duke Boulois?" gumam Larietta.
"Hmmmm, tempat ini cukup besar dan bersih tapi sayang susunan bukunya sangat buruk!" komentar Larietta.
"Apakah seburuk itu, Nona?" tanya seorang pria yang berdiri tepat di belakang Larietta.
Larietta yang terkejut tidak sengaja menabrak rak buku yang ada di belakangnya sehingga membuat semua buku tersebut jatuh ke lantai.
"Hah! Aduh!"
Larietta yang tidak senang dikejutkan pun melakukan protes yang ternyata diterima dengan ikhlas yang membuat Larietta merasa bersalah.
“Hei! Apa kau ini hantu? Kenapa muncul tanpa bersuara? Apa kau tidak tau jika kau bisa saja membuatku jantungan?” ucap Larietta kesal.
“Maafkan saya, Nona! Saya akan merapikan buku-buku ini lagi!” jawab Pria itu.
“Tu-tunggu! Ini juga salahku yang telah menjatuhkan buku-buku itu jadi aku akan membantumu menyusunnya kembali!” ucap Larietta.
Larietta yang melihat Pria yang ada di sampingnya sangat tenang dan tidak gugup sama sekali saat melihat ataupun bicara padanya padahal mengetahui identitas dan gosip tentangnya membuat Larietta senang.
“Siapa namamu? Aku tidak pernah melihatmu. Apakah kau orang baru?” tanya Larietta penasaran.
“Namaku Zachary. Saya baru bekerja disini dua minggu yang lalu!” jawab Zachary singkat.
Larietta yang mengangguk paham tetap merasa bersalah karena berteriak pada Zachary sehingga memutuskan untuk memberinya saran kecil.
“Maaf! Aku tidak bermaksud menghina hasil kerja kerasmu yang menyusun buku-buku itu tapi aku tidak bermaksud buruk!”
“Aku mengatakan yang sebenarnya meskipun terdengar jahat dan aku akan menebusnya dengan memberimu beberapa saran.”
Larietta yang memberitau tentang cara Perpustakaan besar yang ada di kehidupan sebelunya bekerja membuat Zachary membuka matanya lebar tertarik.
“Apa kau sudah mengerti yang aku katakan?” tanya Larietta.
__ADS_1
“Saya sangat mengerti. Semua yang Nona katakan sangat mudah dipahami!” ucap Zachary.
“Syukurlah! Aku senang mendengarnya!” ucap Larietta dengan senyum lembut.
“Hmmm, ada buku yang mau aku cari. Aku akan pergi sekarang!” ucap Larietta yang berniat meninggalkan Zachary.
Zachary yang penasaran dengan buku yang dicari Larietta pun menawarkan bantuannya yang ditolak langsung oleh Larietta.
“Jika Nona tidak keberatan. Saya bisa membantu Nona menemukan buku yang anda cari dengan mudah!” ucap Zachary.
“Agh, tidak perlu! Aku bisa mencarinya sendiri! Kau bisa istirahat sekarang!” ucap Larietta.
Zachary yang penasaran semenjak seminggu yang lalu saat seorang Pelayan asing tiba-tiba muncul memperkenalkan diri membersihkan perpustakaan pun menyadari bahwa Larietta adalah orang yang memerintahkannya.
Zachary yang bukan Pustakawan biasa melainkan Professor di Akademi Rinette yang mengubah umur, penampilan dan suarnya saat menyamar demi dapat mencari bakat-bakat terpendam di Kerajaan Chillia.
Zachary yang awalnya tidak peduli dan berniat mengabaikannya tiba-tiba menjadi tertarik saat pelayan itu datang lagi dan mengambil buku tentang Elementalis.
“Apa yang sebenarnya ingin dilakukan Putri Duke dengan buku-buku itu?” taya Zachary penasaran.
‘Seorang Master Elemen Air yang tidak pernah muncul lebih dari lima puluh tahun!’
Zachary yang terus mencari cara untuk bicara dengan Larietta dan menariknya memasuki Akademi Rinette tidak menyangka jika dirinya dapat bertemu dengan Larietta.
Zachary yang takut dengan gosip yang beredar tentang sikap dan sifat Larietta yang bermasalah pun mengubah pandangannya setelah melihatnya secara langsung.
“Putri Duke Boulois memang memiliki kepribadian yang berbeda dengan Nona Bangsawan dari Kediaman lain tapi hatinya tidak seburuk itu!”
Zachary yang tak ingin kehilangan kesempatan untuk bisa menarik perhatian Larietta terpaksa menggunakan cara ekstrim untuk menariknya.
“Jika Nona mencari buku tentang Elementalis, saya dapat menunjukkannya kepada Nona dan saya bahkan bisa membukakan ruangan khusus yang ada di Perpustakaan ini untuk Nona!” ungkap Zachary.
Larietta yang berniat meninggalkan Zachary langsung menghentikan langkahnya dan menjadi waspada.
“Saya tidak bermaksud buruk, Nona. Saya hanya ingin menunjukkan ketulusan saya karena Nona sudah memberikan saran yang sangat bagus untuk saya!”
“Sebenarnya saya hanya menebaknya karena beberapa hari yang lalu saya menemukan beberapa buku yang hilang dan itu bertepatan dengan Pelayan Pribadi Nona yang datang kemari!”
__ADS_1
Larietta yang dapat berpikir cepat dapat menyadari situasi yang terjadi dan menyalahkan kecerobohan dan kebodohannya.
‘Hah! Larietta! Bagaimana bisa kau menjadi seperti ini? Kenapa kau tidak segera mengembalikan ketiga buku itu setelah kau selesai menggunakannya!’ pikir Larietta.
Larietta yang tidak bisa percaya begitu saja tetap memasang wajah curiga yang membuat Zachary terpaksa menunjukkan identitasnya.
“Hah! Sepertinya percakapan ini akan menjadi sulit jika tetap seperti ini!”
“Aku sungguh tidak memiliki pilihan lain sepertinya!”
Larietta yang melihat pria berumur tiga puluhan di depannya berubah menjadi pria tua dengan jenggot dan rambut putih menjadi sangat terkejut.
“Jangan memasang wajah waspada kepadaku! Aku tidak akan pernah menyakitimu!” ucap Zachary.
“Apa kau mengenal lambang yang ada disini?” tanya Zachary yang menunjukkan pin dengan lambang dari Akademi Rinette.
Larietta yang terkejut dengan yang dilihatnya pun menutup mulutnya dengan tangan lalu memberikan salamnya dengan sopan.
“Putri tidak perlu bersikap seperti itu padaku. Saat ini aku bukanlah seorang Profesor Akademi Rinette tapi Pustakawan Kediaman Duke Boulois!” ucap Zachary yang membuat Larietta merasa sedikit lega.
Zachary yang tak ingin melewatkan kesempatan emas yang ada di depan mata pun mengundang Larietta untuk bergabung di Akademi Rinette.
“Maafkan kelancanganku Putri tapi saya yang penasaran tentang buku yang hilang itu mencoba memata-matai anda!”
“Saya merasa sangat bersalah tapi saya tidak menyesal melakukannya karena saya berhasil menemukan bakat hebat yang telah lama hilang!”
“Saya menemukan Master Elemen yang tidak pernah muncul lebih dari lima puluh tahun!”
“Oleh karena itu, sebagai Professor Akademi Rinette, saya menawarkan Putri untuk bergabung bersama Akademi Rinette!”
Larietta yang awalnya bingung dengan cara agar dirinya bisa diterima di Akademi Rinette menjadi sangat senang tapi Larietta yang tak ingin menunjukkan sisi bahagianya hanya memasang wajah datar.
Zachary yang cemas jika Larietta akan menolak undangannya karena melihat respon dingin Larietta pun memberikan beberapa penawaran menarik.
#Bersambung#
Penawaran menarik apa yang diberikan Zachary kepada Larietta? Akankah Larietta menerima tawaran itu? tebak jawabannya di kolom komentar ya...
__ADS_1