Villainess Wants Happy Life

Villainess Wants Happy Life
BAB 40. Pengadopsian Melisha


__ADS_3

Melisha yang sangat kecewa karena tidak bisa masuk ke Akademi Rinette mengurung dirinya di dalam kamar hingga membuat Mary cemas.


“Apakah Nona akan baik-baik saja? Nona sudah seharian mengurung diri di kamar dan menolak makan!” gumam Mary khawatir.


Arman yang merupakan Butler Kediaman Duke Boulois dan salah satu tangan kanan Duke yang mengetahui semua kejahatan Duke melaporkan hal itu kepada Duke Boulois.


“Nona Melisha mengurung diri di kamar dan Nona Melisha bahkan menolak untuk makan saat ini, Tuan Duke!” ucap Butler Arman.


“Hah! Ini pasti karena aku tidak bisa memenuhi permintaannya!” ucap Duke Boulois frustasi.


“Aku ingin sekali memberikan apapun yang diinginkannya sebagai ganti waktu yang aku lewatkan selama dirinya lahir di Dunia ini tapi ada beberapa hal yang tidak bisa aku lakukan!” ungkap Duke Boulois kecewa.


Arman yang mengetahui Duke Boulois pernah memiliki wanita lain selain Duchess dan bahkan mengetahui bahwa Melisha adalah Putri tidak sah dari Duke Boulois memberikan sebuah saran.


“Tuan, saat ini Kediaman Duke Boulois tidak memiliki Pewaris yang sah karena Nona Larietta meninggalkan Kediaman ini dan pergi ke Akademi Rinette!”


“Bukankah ini adalah hal yang bagus untuk membuat Nona Melisha menjadi bagian dari Kediaman Duke Boulois tanpa tatapan curiga setelah pernyataan dari Pendeta Tinggi?”


Duke Boulois yang sangat ingin melakukan seperti yang disarankan oleh Arman tapi beberapa hal yang mengganggunya membuatnya menahan keinginan tersebut.


“Kau benar tapi ada hal yang tak bisa semudah itu dilakukan dengan kata-kata!”


Arman yang mengetahui kecemasan dari Tuannya memberikan keyakinan kepada Duke sehingga tanpa pikir panjang membuat Duke langsung merealisasikan saran tersebut.


“Jika Tuan khawatir dengan Nyonya maka jadikan saja ini alasan untuk memancing Larietta kembali ke Kediaman Duke meksipun kita tau bahwa Nona Larietta tak akan pernah kembali sementara rencana mengadopsi Nona Melisha tetap berlangsung!” ucap Butler Arman serius.


“Nyonya yang sangat mengetahui sifat Nona Larietta yang memiliki harga diri tinggi pasti akan menyetujui saran dari Duke dengan muda!” ungkap Butler Arman dengan tatapan mata yang tajam dan ekspresi wajah yang datar.


“Kau sangat jenius Arman! Semua masalahku terpecahkan! Panggil Istriku kemari sekarang!” tegas Duke Boulois.


“Baik, Tuan!” jawab Butler Arman sopan.


Seperti sebuah prediksi yang akurat, Duchess Boulois yang sangat merindukan Larietta langsung menyetujui saran dari Duke Boulois untuk membawa Larietta kembali.


“Aku setuju asalkan ini bisa membuat Larietta goyah dan kembali!”


Melisha yang dipanggil ke ruang kerja dan mendengar Duchess Boulois membuat pernyataan menjadi sangat senang.


“Melisha, aku sangat senang dan sangat bersyukur karena kau ada disini sekarang!”


“Kau yang selalu menemani dan menguatkanku saat Larietta pergi membuatku menemukan sosok Putri yang hilang!”


“Oleh karena itu, aku dan Duke memutuskan untuk mengadopsimu!”

__ADS_1


“Kami akan membuat Acara Pesta Kedewasaanmu dan mengumumkan pengadopsianmu!”


“Bagaimana? Apakah kau bersedia?”


“Melisha bersedia. Melisha sangat senang karena akhirnya Melisha memiliki keluarga yang utuh kembali!” ucap Melisha menangis.


Duchess Boulois yang berpikir bahwa dirinya dapat memperalat kepolosan Melisha tidak mengetahui bahwa dirinya selama ini terus dibodohi.


‘Aku tidak tau jika Nyonya Duchess adalah wanita yang bodoh atau naif tapi ini sangat bagus untukku!’


‘Setelah pengumuman itu maka namaku di Kehidupan Sosial Kelas Atas akan stabil dan semua rencanaku pasti akan berjalan dengan lancar!’


‘Terima kasih Duchess dan Ayah yang bodoh!’


Sementara itu, Larietta yang pergi menemui Master Z di Asosiasi Eagle Eyes membuat Theodore yang sedang berada di luar menjadi cemas.


Theodore yang langsung mengaktifkan Sihir Teleportasi berpindah tempat dari Kediamannya di Kota Renette menuju ruang bawah tanah Asosiasi Eagle Eyes.


Theodore yang langsung memakai jubah hitam dan mengubah penampilannya dari warna rambut hingga bola mata membuatnya menjadi Master Z dalam sekejap.


“Apa Larietta masih menunggu?” tanya Theodore cemas.


“Ya, Tuan Muda!” jawab Olivier singkat.


Larietta yang datang tanpa ada janji temu terpaksa harus menunggu Master Z datang karena pembicaraan yang penting.


Larietta yang sangat bosan akhirnya menjadi ceria saat mendengar suara pintu terbuka di belakangnya.


“Master, maafkan aku yang datang tanpa membuat janji temu terlebih dulu!” ucap Larietta menyesal.


“Jangan berkata seperti itu. Kau adalah Pelanggan VVIP jadi tidak membuat janji temu di awal bukanlah masalah!” ucap Master Z tersenyum menyakinkan.


“VVIP?” tanya Larietta yang bingung.


Theodore yang sedang berada pada penyamaran sebagai Master Z menjadi was-was saat dirinya tidak sengaja melakukan kesalahan.


‘Sial! Apa yang aku lakukan? Kenapa aku mengatakan itu?’


‘Hah! Aku harus mencari alasan yang masuk akal jika tidak situasi ini akan berakhir canggung!’


“Hmmm, bukankah kita adalah partner bisnis sekarang dan tak hanya sebagai penjual dan pembeli informasi saja?” tanya Master Z dengan senyum lebar.


Larietta yang tidak menyangka jika dirinya telah berhasil membuat Master Z yang merupakan Karakter Kunci dalam hubungan Melisha dan Joseph di Novel “Melisha’s Lover” sangat senang.

__ADS_1


“Kau sangat benar Master! Aku lega mendengarnya!”


“Tentu saja!”


Larietta yang datang ke Asosiasi Eagle Eyes karena penasaran dengan gosip yang didengarnya di jalan langsung menanyakan kebenarannya kepada Master Z.


“Aku tidak akan bicara berbelit-belit. Aku akan berbicara langsung!”


“Tujuanku datang kemari hari ini salah satunya adalah karena gosip tentang Kediaman Duke Boulois!”


“Apakah semua gosip itu benar?”


Master Z yang sengaja meletakkan mata-mata dan perhatian khusus pada Kediaman Duke Boulois semenjak dirinya menyadari perasaannya langsung mengerti arah tujuan pembicaraan.


Master Z yang telah mempersiapkan semuanya memberikan kode kepada Olivier yang ada di ruangan itu memakai topeng yang menutupi hampir setengah wajahnya untuk membawakan sebuah dokumen untuknya.


“Ini adalah informasi yang anda inginkan! Nona bisa membuka dan membacanya!” tegas Master Z.


Larietta yang tidak menahan rasa penasarannya langsung membuka isi amplop cokelat yang diberikan kepadanya.


“Apa ini? Apakah Ibuku sudah gila?” tanya Larietta dengan wajah tak percaya.


“Aku tidak tau akan hal itu tapi itu adalah kebenaran dalam informasi yang kami miliki!” tegas Master Z.


“Aku bisa menjamin bahwa informasi itu 99 persen akurat!” ucap Master Z percaya diri.


Larietta yang tidak menyangka jika Ibunya, Duchess Boulois, akan memanggil Pendeta Tinggi untuk mengetahui hubungan antara Duke dan Melisha yang berakhir Melisha membuktikan bahwa dirinya Putri Kandung Baron Valcov.


Lalu Larietta yang mendapatkan informasi tentang kebenaran bahwa Duke dan Duchess Boulois akan mengadakan Pesta Kedewasaan Pribadi untuk Melisha sambil mengumumkan akan mengadopsi Melisha membuat Larietta tidak percaya.


‘Aku tau jika pada akhirnya di dalam Novel Melisha akan diadopsi sebagai Putri Duke Boulois tapi bukankah hal itu terjadi setelah menyingkirkan Larietta!’


‘Apakah kenyataan saat ini aku meninggalkan Kediaman Duke sehingga membuat akhir dari cerita di dalam Novel menuju akhir?’


Larietta mengetahui kenyataan bahwa Melisha yang licik dan tak seperti dideskripsikan di dalam Novel sebagai wanita yang polos, baik hati, dan penyayang menjadi tidak senang.


‘Kau ingin memiliki akhir yang bahagia setelah membuatku dan Larietta yang asli menderita? Tidak! Aku tidak akan pernah menerima akhir cerita yang seperti ini!’


‘Akhir cerita seperti ini akan aku ubah karena sekarang yang menjadi penjahatnya adalah dirimu, Melisha, bukan aku!’


#Bersambung#


Apa yang akan dilakukan Larietta saat mengetahui kebenaran dari gosip yang didengarnya? Tebak jawabannya di kolo komentar ya.

__ADS_1


__ADS_2