
Zachary yang ingin menarik Larietta menjadi Murid Akademi Rinette pun memberikan tawaran yang menurutnya tidak akan pernah ditolak Larietta.
“Jika Putri bersedia menjadi Murid Akademi Rinette, saya yakin Tuan Duke Boulois akan sangat bangga!”
“Putri bisa menjadi Pewaris yang tidak akan tentang siapapun dan Akademi Rinette akan selalu mengulurkan tangannya untuk membantu Putri menstabilkan posisi anda!”
Larietta yang tidak berpikir bahwa Zachary akan memberikannya tawaran yang tak terduga pun tertawa dengan sangat keras yang membuat Zachary kebingungan.
“Aku tidak tertarik dengan semua tawaran yang anda ajukan Professor!” tegas Larietta.
“Aku tidak peduli dengan Duke Boulois, posisi Pewaris ataupun Kediaman ini!” ucap Larietta lagi dengan mata tajam.
Larietta yang mengetahui bahwa Zachary menginginkannya untuk bergabung menemukan ide bagus untuk mencapai tujuannya untuk bisa hidup bebas dan bahagia.
“Aku bersedia bergabung dengan Akademi Rinette asalkan Professor bersedia mengabulkan beberapa permintaan dariku!”
“Katakanlah, Putri!” ucap Zachary penasaran.
“Aku berniat meninggalkan Kediaman ini dan melepaskan semuanya jadi aku ingin Akademi Rinette bersedia memberikan akomodasi dan juga perlindungan untukku!” ungkap Larietta.
Larietta yang melihat Zachary yang bingung dengan yang dikatakannya pun tidak berniat menutupi apapun dan mengatakan semuanya.
“Semua ini memang milikku sejak awal dan ditakdirkan untukku tapi aku tidak tertarik untuk bersaing dengan orang yang tidak sama derajatnya denganku!” tegas Larietta.
“Aku pun tak ingin membuang waktu untuk membuka mata orang yang tak bisa melihat siapa Putri Kandung dan siapa orang asing!”
“Jika Professor bersedia menyanggupi syarat dariku maka aku bersedia bergabung dengan Akademi Rinette!”
Zachary yang melihat kesungguhan dan ketetapan hati di mata Larietta pun merasa kasihan kepada Duke dan Duchess Boulois.
“Manusia angkuh itu akhirnya akan hancur karena dirinya sendiri!” ucap Zachary.
“Sungguh disayangkan! Kediaman Duke Boulois sungguh telah menyia-nyiakan berlian demi batu kerikil!” ungkap Zachary.
Zachary yang tak ingin Larietta mengubah pikirannya lagi dengan cepat menyetujui semua permintaan Larietta.
“Jika hanya itu permintaan yang diinginkan oleh Putri maka saya setuju!”
“Sebagai Professor yang mewakili Akademi Rinette, saya berjanji atas Mana Sihir yang saya miliki, saya akan menjadi pelindung anda, Putri Larietta Isabella De Boulois!”
“Saya juga akan menjamin akomodasi dan uang bulanan Putri setiap bulannya sebesar lima ribu dukato setiap dua bulan sekali selama Putri menjadi Murid Akademi Rinette!”
Larietta yang puas dengan kesepakatan yang dibuatnya dengan Zachary pun berjabat tangan sebagai tanda persetujuan.
“Putri telah bersedia memasuki Akademi Rinette. Saya harap Putri tidak akan mengubah keputusan Putri di masa depan!” ucap Zachary sedikit cemas.
__ADS_1
“Jangan khawatir! Aku tidak pernah menarik kata-kataku!” ucap Larietta percaya diri.
“Kalau begitu saya akan segera memberikan formulir pendaftarannya dan mengurus semua prosedurnya dengan cepat!” ucap Zachary penuh semangat.
“Saya percayakan itu pada anda, Professor!” ucap Larietta dengan senyum lembut.
“Hmmm, panggil aku Proffesor Zach karena aku akan menjadi salah satu gurumu nanti!” ucap Zachary bahagia.
“Baik, Professor Zach!” jawab Larietta patuh.
Larietta yang telah menyelesaikan salah satu permasalahan yang membuat kepalanya pusing beberapa hari ini pun kembali ke kamarnya dengan wajah gembira.
Larietta yang tidak berpikir jika kebahagiaan itu akan berlangsung lama tiba-tiba melihat amplop kosong tanpa segel di atas mejanya.
“Apa ini? Kenapa ada amplop kosong tanpa ada nama dan segel di atasnya?”
Larietta yang penasaran pun mengabil pisau dan membuka amplop itu dan menjadi sangat terkejut dengan isinya.
“Anna! Siapkan kereta kuda untukku! Kita pergi sekarang!” perintah Larietta.
Larietta yang mendapatkan kabar bahwa Theodore yang menggunakan identitas Tuan Z telah mendapatkan informasi yang diinginkannya memutuskan untuk segera pergi menemuinya.
Larietta yang tak ingin diketahui siapapun tentang tujuan uama kepergiannya pun meminta kusir pergi ke tujuan berbeda untuk menutupi niatnya
Nyonya Betty yang terkejut dengan kedatangan Larietta secara mendadak langsung memberikan sambutan terbaiknya.
“Ma-maafkan saya yang tidak bisa menyambut Putri dengan baik!”
“I-ini adalah kelalaian saya. Saya berjanji hal ini tak akan terulang lagi!”
Larietta yang merasa bersalah karena datang tanpa memberitau dan membuat janji terlebih dahulu pun meminta maaf dan meminta sedikit bantuan Nyonya Betty.
“Tu-tunggu! Anda tida perlu meminta maaf Nyonya karena ini bukan salah anda!”
“Ini adalah kesalahanku yang tidak bersikap sopan! Saya meminta maaf!”
“Sebenarnya tujuan kedatangan saya adalah untuk meminta sedikit bantuan anda!”
Nyonya Betty yang menyadari hal ini sangat pribadi pun memberikan kode kepada karyawannya untuk pergi.
Larietta yang dipindahkan ke ruangan pribadi Nyonya Berty pun menjelaskan tujuan kedatangannya.
“Bisakah saya meminta bantuan untuk menyembunyikan kenyataan bahwa aku pergi secara diam-diam?” tanya Larietta penuh harap.
“Putri tidak perlu merasa malu. Saya pasti akan menolong, Putri!”
__ADS_1
Nyonya Berty yang membuka pintu khusus melarikan dirinya pun membuat Larietta mempercepat langkahnya untuk lebih cepat datang menemui Tuan Z.
Larietta yang menggunakan Kekuatan Angin dari Sylphide untuk berjalan lebih cepat dari orang-orang biasanya.
“Selamat datang Putri! Duduklah!” salam lembut Tuan Z.
Tuan Z yang melihat Larietta langsung duduk tanpa bicara pun menyeduh teh yang telah dibuatnya sendiri ke cangkir kosong yang ada di hadapan Larietta.
Tuan Z yang melihat Larietta tak tertarik dengan apapun akhirnya memberikan kode kepada Olivier yang telah menutupi identitasnya untuk datang membawa semua yang telah dipersiapkannya.
“Ini adalah dokumen informasi yang ingin Putri dan ini adalah alat sihir baru yang telah saya sempurnakan!” ucap Tuan Z percaya diri.
Larietta yang awalnya takut dan cemas akan ada kenyataan pahit yang dihadapinya pun menjadi ragu tapi rasa penasaran yang besar membuat Larietta sedikit berani.
Larietta yang membaca kata demi kata, kalimat demi kaliat, dan lembar demi lembar dari dokumen yang ada di hadapannya menjadi terkejut dengan informasi di lembar terakhir hingga membuat Larietta membuka matanya lebar dan mengerutkan alisnya.
“Putri tidak sah Duke Boulois? Melisha?” tanya Larietta.
“Berdasarkan informasi yang saya dapatkan, Nona Melisha bukanlah Putri kandung Baron Valcov!” ucap Tuan Z serius.
Larietta yang awalnya terpukul dengan kenyataan yang sangat mengejutkan yang tidak pernah disangka olehnya ada di dalam Novel segera kembali ke kenyataan.
‘Tunggu! Aku tidak boleh terus seperti ini! Karakter Melisha yang dideskripsikan di dalam Novel pun sangat berbeda jadi bisa saja informasi ini benar!’ pikir Larietta.
“Apakah anda punya bukti untuk mengatakan hal ini?” tanya Larietta serius.
“Saya tidak memiliki bukti konkritnya tapi saat menyelidiki latar belakang Nona Melisha membuatku menyadari kenyataan baru!” ungkap Tuan Z dengan pandangan lurus ke depan.
“Kenyataan bahwa Baroness Valcov pernah menjalin hubungan dengan Duke Boulois sebelum dirinya menyatakan untuk menikah dengan Baron Valcov secara tiba-tiba!” ungkap Tuan Z serius.
“Serta kenyataan tentang Nona Melisha yang lahir dalam keadaan prematur tapi nyatanya sangat sehat seperti bayi yang cukup bulan!” jelas Tuan Z.
Larietta yang merasakan sakit pada kepalanya karena begitu banyak informasi yang mengejutkan pun menjadi pucat.
Tuan Z yang sudah bisa menduga bahwa Larietta pasti akan sangat terkejut tidak menyangka jika Larietta akan langsung jatuh sakit.
“Pu-Putri! Apakah anda baik-baik saja?” tanya Tuan Z cemas.
“Maaf merepotkan anda tapi bolehkan aku istirahat sebentar disini!” tanya Larietta.
Tuan Z yang simpati pada keadaan Larietta langsung menganggukkan kepalanya setuju dan membiarkan Larietta sendiri menenangkan pikirannya.
#Bersambung#
Apa yang akan dilakukan Larietta setelah mengetahui informasi mengejutkan itu? Apakah Larietta akan tetap pada tujuan awalnya atau mempertahankan haknya dari keserakahan Melisha? Tebak jawabannya di kolom komentar ya...
__ADS_1