
Larietta yang menaiki kereta kuda bersama Anna pun pergi ke Pusat Ibukota lalu berhenti di salah satu butik yang ada di sana.
Larietta yang dibantu oleh Kesatria Pengawal, Kesatria Leon, turun dari kereta kuda memasuki Butik.
Namun saat Larietta berada di depan Butik tiba-tiba dirinya berhenti dan berbalik arah ke arah Kesatria Leon yang mengawalnya.
“Kesatria Leon, tetaplah disini! Aku tidak ingin ada orang yang mengikutiku!” ucap Larietta dingin.
“Ta-Tapi Nona... I-Ini adalah tugas saya mengawal anda!” ucap Kesatria Leon yang mencoba menolak perintah Larietta.
Larietta yang pernah membaca isi Novel sangat tau tentang sisi yang dipilih oleh Kesatria Leon sebenarnya.
‘Hah! Tugas? Jangan bercanda! Kau mengawalku bukan karena ini tugasku tapi karena kau ingin menarik perhatian Melisha!’
‘Aku tau jika semua Pelayan dan Kesatria di Kediaman Duke Boulois telah berada di bawah kaki Melisha!’
‘Jadi aku tidak akan membiarkan siapapun mengetahui yang aku lakukan dan rencanakan termasuk dirimu Kesatria Leon!’
Larietta yang terkenal memiliki kepribadian yang buruk dan suka bersikap sesukanya selama ini meskipun selama masa hukuman dirinya tidak melakukan apapun membuat Kesatria Leon ketakutan saat Larieta berbalik arah dan menatap tajam ke arahnya.
“Tugasmu adalah mengawalku dan bukan menguntitku!” tegas Larietta.
__ADS_1
“Jika kau tidak memahami tugasmu dengan baik maka aku bisa menggantimu dengan yang lain dengan sangat mudah!” ancam Larietta dingin.
Kesatria Leon yang merasakan tekanan pada setiap perkataan Larietta pun terdiam dan menyerah akan ancaman Larietta.
“Maafkan kelancangan saya, Nona. Saya berjanji akan melaksanakan tugas dengan lebih baik!” ucap Kesatria Leon dengan kepala tertunduk.
Larietta yang lega dirinya sudah bisa menyingkirkan Kesatria Leon yang selalu mengikutinya kemanapun akhirnya masuk ke dalam Butik dengan tenang bersama Anna.
“Selamat datang di Butik Pelangi Harapan, Nona Boulois! Kami telah menunggu kedatangan anda!” ucap seorang wanita muda berumur empat puluhan tahun dengan wajah yang cantik.
“Terima kasih untuk sambuntannya, Nyonya Berty!” ucap Larietta dengan senyum lembut.
Nyonya Berty adalah Perancang Busana terbaik di Ibukota dan sangat sulit bagi orang-orang untuk meminta Nyonya Berty membuat Gaun untuk Seorang Bangsawan tingkat Atas.
“Apa? Tidak! Aku tidak menerima penolakan!”
Namun Nyonya Berty terkenal di Ibukota nyatanya adalah Seorang Desainer yang hampir putus asa karena Butiknya terancam bangkrut.
“Apa yang harus aku lakukan? Jika aku tidak bisa menjual satu gaun pun bulan ini, aku terpaksa harus menutup butikku karena harga sewa yang sangat tinggi!” ucap Nyonya Berty dengan air mata mengalir.
Larietta yang tidak sengaja bertemu dengan Nyonya Berty langsung jatuh cinta dengan rancangan Gaunnya sehingga memutuskan untuk mendukung mimpi Nyonya Berty.
__ADS_1
“Rancanganmu sangat indah! Aku menyukainya! Siapa namamu?” tanya Larietta datar.
“Sa-Saya Berty, No-Nona!” ucap Berty gugur dengan kepala tertunduk.
“Hmmm, nama yang indah! Aku sudah putukan. Aku akan menjadi donaturmu dan akan mendukungmu!” tegas Larietta percaya diri.
“Te-Terima kasih banyak, Nona.....” ucap Berty dengan air mata yang mengalir tanpa henti sambil bersujud di depan Larietta.
Nyonya Berty yang menganggap Larietta sebagai penyelamatnya tidak pernah percaya dengan gosip buruk tentang Larietta.
“Dasar Nyonya dan Nona Bangsawan! Mereka sangat suka bergosip dan membuat berita buruk tentang orang lain!”
“Nona Larietta bukanlah orang yang jahat! Nona Larietta adalah malaikat penolong!”
“Kalian yang tidak mengenal Nona Larietta dengan baik beraninya bicara buruk tentang Nonaku!”
“Ingat ucapanku! Jangan terima permintaan Nyonya dan Nona Bangsawan itu! Aku tidak mau membuat gaun untuk mereka!”
Lalu saat Nyonya Berty mendapatkan kabar dari Anna bahwa Larietta membutuhkan bantuannya, Nyonya Berty membuka pintu butiknya sangat lebar untuk membantu Larietta.
“Saya telah mempersiapkan penyamaran dan jalan keluar untuk anda, Nona! Silahkan ikuti saya!” ucap Nyonya Berty dengan pandangan lurus ke depan.
__ADS_1
#Bersambung#
Apakah rencana menyelinap Larietta akan berhasil? Tebak jawaban di kolom komentar ya..