
Larietta yang sangat senang karena masih ada orang yang peduli padanya membuat Larietta menjadi malu.
“Aku tau dan terima kasih!” jawab Larietta dengan senyum yang lembut.
“Hmmm, maafkan aku, Theo. Aku harus pergi sekarang karena ada urusan yang sangat penting! Aku berjanji pasti akan menghubungimu jika membutuhkan bantuan!” tegas Larietta.
Larietta yang pergi meninggalkan Theodore langsung berjalan menuju Markas Asosiasi Eagle Eyes.
Theodore yang tidak tau langsung pergi menemui Larietta yang telah menuggunya di ruang tunggu.
“Agh, maafkan ketidaksopananku yang telah membuat Seorang Nona Muda menunggu lama!” ucap Master Z sambil membungkukkan tubuhnya menunjukkan penyesalannya.
“Ini bukan salahmu. Aku yang salah karena datang tanpa membuat janji terlebih dahulu!” jawab Larietta yang merasa tidak enak.
Theodore yang sedih karena Larietta memiliki prioritas yang lebih penting dari dirinya menjadi bimbang saat mengetahui bahwa prioritasnya adalah dirinya yang lain.
‘Aku tidak ini apakah sebuah keuntungan atau kemalangan tapi aku harap ini akan berjalan baik di masa depan!’ pikir Master Z.
Larietta yang mendapatkan informasi bahwa Melisha dan Joseph telah kembali bersama seperti jalannya cerita Novel yang sebenarnya menjadi penasaran.
“Maafkan aku yang datang tanpa pemberitahuan tapi ada sesuatu yang ingin aku tanyakan. Apakah benar Melisha dan Joseph telah kembali akur?” tanya Larietta dengan sorot mata yang tajam.
Theodore yang bersembunyi di balik identitasnya yang lain sebagai Master Z menjadi gelisah dan tidak percaya diri akan dirinya sendiri.
“Maafkan atas ketidaksopananku menanyakan ini. Apakah Nona masih mencintai Tuan Muda Danzhweltz?” tanya Master Z dengan tatapan penasaran.
“Hah! Perasaan cinta itu sudah mati sejak aku menerima semua kenyataan pahit itu!” tegas Larietta dengan senyum tipis.
“Aku ingin mengetahui hubungan mereka karena aku ingin membuat kedunya hancur bersama!” ucap Larietta dengan sorot mata yang tajam.
Master Z yang melihat keyakinan dalam sorot mata Larietta pun menjadi yakin bahwa yang diinginkan Larietta saat ini adalah balas dendam dan bukan cinta yang semu.
“Aku mengerti dan berdasarkan informasi yang kami terima bahwa Nona Valcov dan Tuan Muda Danzhweltz sepertinya telah berdamai serta berniat meresmikan hubungan mereka!” ucap Master Z dengan wajah datar.
“Hmm, benarkah? Itu sungguh berita yang sangat bagus!” ucap Larietta dengan senyum licik.
Larietta yang ingin kehancurran bagi Duke Boulois, Melisha dan Joseph tiba-tiba teringat dengan permintaan terakhirnya.
“Apakah penyelidikan sebelumnya telah selesai? Aku ingin melihat kelemahan dari Duke Boulois!” ucap Larietta dengan mata yang dingin.
__ADS_1
“Nona bisa melihat semuanya disini!” ucap Master Z lalu menyerahkan sebuah dokumen kepada Larietta.
Larietta yang tidak menyangka jika Duke Boulois melakukan banyak sekali hal yang illegal di belakang Kerajaan Chillia demi mempertahankan eksistensinya pun membuat permintaan lain.
“Hmmm, perdagangan Senjata, penculikan, perbudakan dan pencucian uang! Sungguh banyak hal illegal yang dilakukan.” Gumam Larietta sambil memegang dagunya.
“Bisakah kau serahkan ini kepada Departemen Pengadilan? Aku ingin Kediaman Duke Boulois menjadi hancur!” ucap Larietta dengan ekspresi dingin.
“Tapi sebelum itu aku ingin kau memastikan untuk membuat namaku sungguh-sungguh telah keluar dari Kediaman Duke karena aku tidak mau terseret dalam masalah ini!” tegas Larietta.
Master Z yang memahami maksud Larietta mencoba mempertanyakan kembali keputusan Larietta.
“Itu bukanlah hal yang sulit. Aku bisa membuat Tuan Duke tidak bisa menarik kembali keputusannya untuk membuat menjadi bagian dari Kediaman Duke dan mempercepat proses administrasi Nona Valcov!” ungkap Master Z serius.
“Tapi jika aku melakukan itu semua bukan hanya Duke Boulois, Nona Valcov ataupun Kediaman Duke yang akan hancur. Duchess Boulois yang sedang sakit akan ikut dalam masalah!” ucap Master Z khawatir.
Larietta yang mendengar perkataan Master Z pun terdiam dan tiba-tiba kenangan masa kecil Larietta yang asli muncul saat dirinya sedang bersama dengan Duchess.
“Ibu bagaimana dengan mahkota bunga ini? Apakah cocok untukku?” tanya Larietta asli dengan tawa ceria.
“Itu sangat indah. Larietta adalah Putri Ibu yang sangat cantik!” tegas Duchess sambil memeluk Larietta asli di dalam pangkuannya.
‘Kenapa? Kenapa kau masih mencintai wanita yang bahkan lebih memilih anak orang lain pada dirimu?’ tanya Larietta pada Larietta asli dalam hatinya.
Larietta yang terlihat bimbang membuat Master Z menjadi ikut bingung lalu mengulurkan sapu tangan kepada Larietta.
“Aku menanyakan ini karena aku tidak ingin kau menyesal di masa depan, Nona. Aku harap anda tidak menyalahkartikan pertanyaanku!” ucap Master Z sedih.
Larietta yang merasa canggung karena tiba-tiba menangis sehingga membuat suasana menjadi tidak nyaman.
“Ti-Tidak ini bukan salahmu. Aku hanya mengalami sedikit perdebatan batin. Aku ingin menghukum orang-orang jahat itu tapi aku tak ingin melupakan kebaikan yang diberikan padaku saat kecil!” ucap Larietta tertunduk lesu.
Master Z yang tak ingin Larietta sedih pun memberikan sebuah solusi yang seketika membuat Larietta tersenyum ceria.
“Nona, keputusan memberikan hukuman selalu ditentukan oleh Yang Mulia Kaisar jadi bagaiman jika Nona meminta kepada Yang Mulia untuk memberikan hukuman ringan untuk Nyonya Duchess!” ucap Master Z sambil tersenyum ramah.
“Yang Mulia Kaisar? Tidak mungkin! Bagaimana bisa aku melakukan itu? Aku sekarang bukanlah Bangsawan karena keanggotaanku di Keluarga Duke Boulois telah dihapus!” ucap Larietta yang mengkerutkan alisnya.
“Itu sangat benar tapi Nona anda jangan lupa bahwa anda adalah Elementalis, Master Elemen yang menguasai enam Elemen sekaligus!” ucap Master Z dengan sorot mata tajam.
__ADS_1
Larietta yang pernah mendengar tentang krisis yang dialami oleh Kerajaan Chillia di dalam Novel dimana Melisha sebagai Malaikat Penolong yang menolong orang-orang yang kesulitan.
Di dalam Novel, Kerajaan Chillia yang mengalami kekeringan parah menyebabkan banyak sekali padi dan gandung yang menjadi gagal panen.
Melisha yang mengetahui hal itu menjadi sangat sedih dan datang sendiri ke setiap tempat yang mengalami kekeringan dan mengulurkan bantuannya dengan dukungan penuh dari Duke Boulois.
Larietta yang tak ingin Melisha mendapatkan nama baik yang sama seperti jalan cerita di dalam Novel memutuskan untuk mengambil peran Melisha.
“Aku mengerti tapi aku tak ingin terlihat mencolok dan aku pun tak ingin dianggap sebagai orang yang sombong!” tegas Larietta dengan ekspresi wajah dingin.
Master Z yang memiliki cara tersendiri untuk membantu Larietta pun memberitau semuanya dan Larietta setuju untuk melakukan tugasnya.
“Aku akan meminta bantuan Theo tapi aku tak tau apakah dia akan membantuku atau tidak!” ucap Larietta dengan kepala tertunduk.
“Jangan khawatir, Nona. Saya yakin bahwa Tuan Muda Chartreux pasti akan mengulurkan tangan membantu Nona dengan senang hati!” tegas Master Z.
“Tu-Tunggu! Darimana Master begitu yakin? Apakah Master mengenal Tuan Muda Chrtreux?” tanya Larietta curiga.
Master Z yang merasakan firasat buruk buru-buru memberikan penjelasan dengan harapan Larietta akan menerima penjelasannya dan mengakhiri perdebatannya.
“Aku adalah Pemimpin dari Organisasi Pengumpul Informasi terbesar di Kerajaan Chillia. Apa yang tak aku ketahui di Kerajaan ini? Tentu saja aku mengenal Tuan Muda Chartreux yang terkenal tampan, berkarisma, kuat dan baik hati!” ucap Master Z dengan senyum canggung.
Larietta yang tidak mengerti inti perkataan Master Z hanya berpikir bahwa Master Z mengagumi Theodore.
“Baiklah. Aku tau. Aku akan melakukan bagianku dan aku harap semuanya berjalan sesuai rencana!” ucap Larietta penuh harap.
“Agh, aku ingin kau juga mencari tau yang sebenarnya terjadi di Kediaman Marquess Danzhweltz. Sangat ganjl mengetahui Marquess Danzhweltz yang sangat sehat tiba-tiba jatuh sakit!” ucap Larietta mengungkapkan kecurigaannya.
“Hmmm, bisa kau cari tau yang terjadi pada Nona Irina Danzhweltz? Semenjak hubunganku dan Joseph hancur, aku tak pernah lagi berhubungan dengannya!” ucap Larietta dengan wajah cemas.
Master Z yang juga merasa sedikit curiga dengan cepat menyetujui permintaan Larietta dan berjanji akan segera memberitaukan informasi yang diinginkan setelah mendapatkan semuanya.
“Terima kasih! Aku berhutang lagi padamu, Master!” ucap Larietta dengan senyum bisnis lalu mengulurkan tangan.
“Nona tidak perlu berterima kasih karena profit yang anda berikan sangatlah besar!” jawab Master Z yang menerima jabat tangan Larietta.
#Bersambung#
Akankah rahasia perbuatan Joseph akan ketahuan oleh Master Z dan Larietta? Rencana apa yang akan dilakukan Larietta dan Master Z? Tebak jawabannya di kolom komentar ya..
__ADS_1