Warisan

Warisan
Sara


__ADS_3

" pagi oma..!! " sahut gadis ber nama Sara ber umur 18 tahun


" pagi sara, cepat mandi. Oma sudah menyiapkan sarapan nasi goreng di atas meja " jawab se orang nenek ber umur sekitar 50 tahunan ber nama Hera.


Sara adalah gadis yang cukup pemalu di sekolahnya namun saat dirumah dia terlihat sangat periang dengan neneknya. Orang tua sara meninggal karena kecelakaan besar, sewaktu dia ber umur 3 tahun, sampai sekarang hanya tinggal bersama neneknya.


" oma , sara berangkat " kata sara yang sudah rapi dengan baju seragamnya


" iya hati-hati, sara jangan lupa bekalnya... " sahut oma


" iya " teriak sara jalan keluar rumah


Sara pun berangkat dengan mengayuh sepedanya yang sudah lumayan lama dipakai sejak dia SMP, jarak sekolah dari rumahnya cukup jauh yang membuat sara harus bangun sangat pagi. Setelah cukup lama bersepeda dia pun sampai disekolah, bangunan bertingkat berlantai 3 bagian kanan dan kiri, depan halaman adalah kantor sekolah dan dibelakangnya tempat olahraga untuk pelajar disana. Sekolah Harapan Kita, itu yang tertera pada dinding depan pintu masuk sekolah.


Di sekolah SMA itu sara mengambil jurusan IPS ( Ilmu Pengetahuan Sosial ), baginya itu adalah bidang yang tidak terlalu rumit untuk berfikir dalam pelajaran.


" sara... gimana seru nggak acara Chanel youtube yang aku kasih kemarin ? " tanya Rena menepuk bahu sara, teman satu kelas yang paling akrab dengannya.


" aku belum sempat lihat, kemarin bantuin oma buat Rempeyek sampai larut malam ( jajanan/makanan pendamping lauk untuk makan ) " jawab sara


" yah gimana sih, aku udah penasaran sama reaksimu tauk... nanti malam jangan lupa ya.." sahut rena


" iya iya " jawab sara


Jam pelajaran pun dimulai hingga, tepat jam 11 siang waktu istirahat. Sara dan rena duduk dikantin sekolah


" bawa bekal apa hari ini.? " tanya rena sambil duduk berhadapan dengan sara


" em.. apa ya, telur dadar, sambel rempela ati " jawab sara sambil membuka bekalnya


" wahhh... aku mau dong, masakan oma mu tu sangat enak sar , kalau punya kios kantin disini pasti bakal banyak yang suka " sahut rena


" hem.. bisa juga sih, tapi oma udah nggak sesehat dulu ren , ini aja masih untung tiap bulan dapat tunjangan dari pemerintah. Tiap hari buat rempeyek cuman biar oma nggak kepikiran sama kejadian waktu itu " jelas sara

__ADS_1


" sabar ya sar... pokoknya sampai nanti aku nggak bakalan ninggalin temen kaya kamu " pungkas rena agak manja


" iya makasih ya... udah mau masuk lagi, ayo makannya cepet diabisin " kata sara


Jam pelajaran terakhir pun selesai, seperti biasa kelas bubar dan pulang di rumah masing-masing.


" oma, sara pulang.. " kata sara sambil membuka pintu, namun tak ada jawaban dari oma. Sara pun masuk kamar dan berganti pakaian, setelah selesai sara mulai mencari neneknya. Di dapur , ruang tamu , belakang rumah tidak nampak keberadaan oma, sara yang terlihat capek tanpa sengaja tertidur di sofa depan rumah.


" sar... sudah sore kamu masih belum bangun " terdengar suara oma yang menepuk bahu sara


" hoamm.... oma tadi kemana saja ? sara cari kemana-mana nggak ketemu " tanya sara yang masih merasa ngantuk


" kamu lupa hari apa besok ? " tanya balik oma sambil duduk tepat disebelah sara


" besok hari rabu lah " jawab sara sambil mengucek-ngucek ke dua matanya


" hahh.. dasar anak ini. Besok kan hari ulang tahun mu " kata oma


" wah.... iyakah , jadi oma tadi keluar buat cariin kado buat sara ya.. makasih oma " jelas sara manja


" oke omaku sayang.. " kata sara manja mencium pipi neneknya


Malam pun tiba , sekitar jam 8 sara merasa bosan dia ingat pesan rena untuk melihat Chanel youtube yang belum sempat dia lihat kemarin. Dengan nama Alam lain , sara mulai melihat acara itu hingga larut malam. Acara yang di lakukan oleh se orang wanita sekitar umur 25 tahunan , mempunyai bakat melihat makhluk gaib atau bisa disebut dengan hantu. Di video , wanita itu melakukan uji nyali di tempat- tempat tertentu yang tidak boleh diketahui oleh orang banyak , kru nya mungkin ada sekitar 4/5 orang. Sara yang sebelumnya tidak pernah merasa takut akan hal-hal ganjil, mulai terlihat merinding dengan adanya acara itu sampai-sampai dia sulit untuk tidur.


Pagi pun datang, sara terlihat masih mengantuk tapi tetap harus berangkat sekolah.


" oma, sara berangkat dulu ya.." kata sara lemas


" iya hati-hati, nanti pulangnya jangan telat " pungkas oma


Sara mulai mengayuh sepedanya perlahan, di persimpangan jalan dia merasa kepalanya pusing tapi hanya sebentar. Karena merasa tidak enak badan sesampainya di sekolah sara meminta ijin guru untuk ke uks.


Brakkk... terdengar pintu uks terbuka

__ADS_1


" sara , kamu sakit. Kenapa nggak bilang sama aku, gimana keadaanmu sekarang ? " tanya rena yang tiba-tiba masuk ke kamar uks


" iya tadi mau ke kelas tapi udah nggak kuat langsung ijin ke uks " jawab sara lemas


" haduhh.. udah minum obat belum ? kapan kamu mulai merasa sakit kok tiba-tiba masuk uks aja " tanya rena khawatir


" nggak papa ren.. semalam aku lihat acara itu, terus nggak bisa tidur karena kepikiran terus jadinya ya kaya gini deh. Aku istirahat aja nanti juga baikan kok " jawab sara


" hem ya udah kamu istirahat yang cukup. Kalo ada apa-apa cari aku ya " jelas rena


Sepanjang pelajaran hari itu sara tidak mengikuti pelajaran sama sekali, hingga akhirnya waktu pulang sekolah rena mengantar sara sampai rumah.


" makasih ya ren.. " kata sara sambil melambaikan tangan


" iya kamu istirahat sana, kalau belum enak an jangan masuk sekolah dulu. Besok tak bilang ke pak guru " jelas rena berjalan pergi


" iya hati-hati dijalan " teriak sara


Sara pun berjalan masuk rumah


" oma, sara pulang " kata sara masih lemas


" tadi seperti suara teman mu, kenapa tidak di ajak masuk sekalian " tanya oma sambil cuci tangan


" iya tadi rena, dia lagi ada kepentingan katanya jadi gak sempat mampir " jawab sara


" sara kamu kenapa ? mukamu pucat sekali " tanya oma khawatir


" nggak papa cuman kecapek an aja oma, sara masuk kamar dulu ya " jawab sara sambil berjalan ke kamar. Oma pun mengikuti sara dari belakang dan duduk dikasur sara


" sara kalau ada apa-apa bilang pada oma ya.. " kata oma sangat khawatir


" sara sakit seperti ini bukan hal bahaya kok oma, kenapa oma khawatir sekali sih. Tinggal istirahat sebentar nanti juga pulih kok " jawab sara

__ADS_1


Oma pun meninggalkan sara sendiri dikamar, samar-samar ketika sara setengah tertidur dia merasa ada anak kecil yang bermain didalam kamarnya berlari kesana kemari.


__ADS_2