Akhir Yang Bahagia

Akhir Yang Bahagia
54. Motor Baru


__ADS_3

Happy Reading temen temen 💙


Hari pun mulai malam, para sahabat serta kerabat Cery memutuskan untuk pulang. Mengingat besok juga masih harus sekolah.


Cery berjalan memasuki kamarnya, di susul oleh mamahnya yang berada di belakang.


"Cepatlah istirahat, biar cepet sembuh nak!" ucap mamah Emil ketika sedang memperhatikan tingkah anaknya.


"Ah mamah, aku sudah sembuh mah! Lagian besok aku juga mau sekolah." gerutu Cery yang merasa kesal.


"Apa, sekolah? Nggak kamu masih harus istirahat nak!" sahut papah Jemi menyelonong masuk ke dalam kamar Cery.


"Papah apa apaan sih? Cery sudah sembuh pah, Cery bukan anak kecil lagi!" protes Cery.


"Cery sayang, bener yang di bilang papahmu. Kamu harus istirahat, lagian besok juga hari Sabtu. Lebih baik Cery masuknya sekalian Senin aja ya!" ucap mamah Emil berusaha menenangkan putrinya.


"Tapi kalok Cery ketinggalan materi gimana?" tanya Cery yang masih pada pendiriannya.


"Ch.. Putri papah inikan pintar, mana mungkin kamu kesusahan dalam mengejar materi yang ketinggalan!" ucap papah Jemi sembari mengelus pucuk kepala Cery.


"Yaudah, lebih baik Cery istirahat ya! Good night sayang." ucap mamah Emil.


"Hm, good night to mah pah." jawab Cery pasrah dengan semua keinginan kedua orang tuanya.


Karena merasa lelah, akhirnya Cery tertidur setelah ia membersihkan diri.


-


-


Keesokan harinya, Cery bangun sedikit kesiangan.


"Alamak! Udah jam setengah tujuh, apa apaan ini! Gue kesiangan!" guman Cery langsung berlari menuju kamar mandi.


"Pah, tolong bangunin Cery!" pinta mamah Emil yang masih sibuk berkutat di dapur di temani oleh Bi Ijah.


"Biarin aja napah mah! Mungkin Cery masih menikmati tidurnya yang lebih nyaman dari rumah sakit." jawab papah Jemi santai.


"Ya sudah." ujar mamah Emil.


Selang beberapa menit, makanan pun tersaji di meja makan.


"Pagi mah pah!" ucap Cery yang baru saja ikut gabung.


"Pagi juga Cer." jawab papah Jemi.

__ADS_1


"Pagi juga sayang, sini ayo buruan sarapan!" ajak mamah Emil.


Kegiatan sarapan pun berlangsung sedikit lama. Karena Cery harus berdebat dengan mamahnya terlebih dahulu.


Pasalnya Cery yang tak terbiasa sarapan, mau tidak mau di paksa oleh mamahnya untuk makan.


Dengan perasaan kesalnya, Cery pun menuruti keinginan sang mamah. Namun ia hanya makan beberapa sendok saja.


Cery merasa jengah seharian di rumah tidak mengerjakan apa apa.


"Ch.. Enaknya ngapain ya?" guman Cery berjalan ke sana kemari.


"Ah, motor gue dimana ya? Mungkin di garasi kali!" pikir Cery yang langsung berjalan keluar rumah menuju garasi.


Sesampainya di garasi, Cery membelalakkan matanya.


"Oh tidak!! Motor gue." teriak Cery kaget. Cery mengelilingi motornya yang sudah tidak berbentuk lagi.


"Ch.. Motor gue jadi rusak kayak gini!" ujar Cery mengacak acak rambutnya.


Sampai terdengar bunyi klakson yang menghentikan aktivitasnya.


"Cer, kenapa kamu ini?" tanya papah Jemi yang baru saja turun dari mobilnya dan berjalan mendekati Cery.


"Tuh liat pah, masak iya motor Cery jadi gini!" gerutu Cery kesal.


"Terus gimana Cery berangkat sekolahnya?" tanya Cery menyusul papah Jemi.


"Kan ada mobil. Jadi pakailah mobilmu itu!" sahut papah Jemi enteng.


"Ch, papah nih! Bukannya Cery udah pernah bilang, Cery lebih suka naik motor." jawab Cery kesal, sementara papah Jemi hanya terkekeh melihat tingkah anaknya.


-


-


Selesai makan malam, Cery pun langsung bergegas mencari Bang Ucup.


"Bang Ucup!!" panggil Cery ketika melihat Bang Ucup baru saja keluar dari ruang kerja milik papahnya.


"Eh, iya non ada yang bisa saya bantu?" tanya Bang Ucup.


"Hm, tolong besok bawa motor saya ke bengkel ya Bang!" jawab Cery sedikit tidak enak.


"Owh, baik non. Kalau begitu saya permisi!" respon Bang Ucup. "Membawanya ke bengkel? Oh itu tidak mungkin non." batin Bang Ucup seraya tersenyum.

__ADS_1


Keesokan harinya, Cery pun pergi ke garasi setelah tadi sempat memakan roti dan meminum susu yang sudah terbiasa menjadi menu sarapannya.


"Loh, kok motor gue masih ada disini. Wah Bang Ucup nih!" geram Cery kesal. "Bang Ucup! Bang Ucup!" teriak Cery sambil mencari keberadaan Bang Ucup.


Cery melihat Bang Ucup tengah mengobrol bersama papahnya di ruang utama.


"Bang, kok motor Cery masih aja di garasi." protes Cery.


"Kebetulan kamu udah dateng, ayo ikut papah!" ajak papah Jemi menarik tangan Cery.


"Pah, ihh mau kemana sih?" tanya Cery ketika papahnya menyuruh untuk masuk ke dalam mobil.


"Kita keluar sebentar." jawab sang papah.


"Ch, tapi pah! Ah ya sudahlah." pasrah Cery ketika papahnya membawa pergi dengan memakai pakaian rumahan.


Ya Cery hanya memakai celana jeans selutut lebih panjang sedikit, dengan atasan baju kaos putih polos. Tak lupa dengan rambut yang di ikat sembarangan, serta ia juga hanya menggunakan sendal jepit rumahannya.


Cery membelalakkan matanya ketika Bang Ucup menghentikan mobilnya di depan sorum motor.


"Ayo turun, pilihlah motor kesukaanmu!" ucap papah Jemi ketika hendak turun.


"Ch, pah Cery masih punya motor! Motor Cery yang di rumah di perbaiki aja pah." ujar Cery tiba-tiba.


"Kau ini! Mana bisa motormu kembali seperti semula. Keadaannya sudah hancur tak berbentuk begitu!" balas papah Jemi.


Cery pun hanya bisa menurut dan segera memilih motor yang seperti miliknya.


Pilihan Cery jatuh kepada motor yang sama persis seperti miliknya yang sudah hancur di rumah.


Papah Jemi segera membayarnya dan berlalu pergi meninggalkan sorum. Papah Jemi meminta agar pihak sorum mengantarkan motornya yang sudah ia beli nanti sore.


"Makasih pah, maaf Cery jadi ngrepotin papah!" ucap Cery setelah sampai di rumah.


"Ch, papah tidak merasa di repotkan sayang! Itu semua sudah keinginan papah. Penting kamu jadi anak yang penurut dan mematuhi ucapan papah oke!" ujar papah Jemi.


"Iya pah, Cery janji!" balas Cery sambil mengacungkan jari kelingkingnya.


"Papah pegang janji kamu." jawab papah Jemi.


Setelah membaca jangan diem diem baek dong:( Ayo ramein novelku kakak 😍


Jadilah pembaca yang baik, hargai kerja keras penulis oke! Ngetik itu juga butuh tenaga kakak:)


Like, Vote, Komen and favoritnya jangan lupa ❤️ Kan itu juga gratis 😫

__ADS_1


Terimakasih bagi yang sudah mau mampir 🙏


__ADS_2