Akhir Yang Bahagia

Akhir Yang Bahagia
86. Keluar Kota


__ADS_3

Happy Reading temen temen 💙


Cery menjalin hubungan dengan Reyhan jauh lebih baik daripada dengan Derin.


Meskipun Reyhan terlalu posesif, Cery tidak mempermasalahkan hal itu selama dalam batas wajar.


Dan kini hubungan mereka sudah berjalan selama tiga bulan.


"Apakah ini yang di namakan pacaran sesungguhnya? Sungguh aku sangat bahagia!" batin Cery terasa sangat damai.


Hari hari Cery lewati dengan sangat bahagia, karena Reyhan selalu berada di sampingnya.


Mereka sangat begitu dekat, namun tidak untuk hari ini sampai minggu depan.


Flashback on


#Kemarin


"Ada apa mas ke kampus? Bukannya tidak ada jadwal ya?" kata Cery karena kebetulan Reyhan tidak punya jadwal di hari Rabu dan Sabtu.


"Hanya rindu." balas Reyhan lalu menggandeng tangan Cery masuk ke mobil.


"Kita mau kemana mas Rey? Ini kan sudah sore dan bagaimana dengan Maya?" tanya Cery bertubi-tubi.


"Maya di jemput sama Dony, lagian kamu juga di antar dan tidak membawa motor kan?" sahut Reyhan yang masih fokus mengemudi.


"Ya jelas aku tidak bawa motor, gara gara siapa cobak? Kan mas Rey juga yang aduin ke papah!" sebal Cery.


"Makanya kalau naik motor itu hati-hati!" ujar Reyhan sambil mengacak-acak rambut Cery.


"Mas Rey! iih kan jadi berantakan gini rambut Cery!" dengus Cery kesal namun ia juga begitu senang.


"Biarin! Biar nggak ada yang tergoda sama kamu kecuali aku." kata Reyhan.


"Ih ngeselin deh!" timpal Cery.


Mobil Reyhan melaju dengan santainya dan berhenti di sebuah taman.


Ya nama taman itu adalah taman Bahtera Hati. Reyhan membawa Cery ke taman ini karena ia ingin mengatakan sesuatu kepadanya.


"Ngapain kita ke sini?" tanya Cery.


"Menikmati waktu sore aja." sahut Reyhan sambil duduk di sebuah kursi. "Apa kamu mau es krim?" tanya Reyhan.


"Hm, tapi..." belum sempat Cery melanjutkan, Reyhan sudah memotongnya dahulu.


"Tapi yang rasa strawberry kan?" imbuh Reyhan.


"Kok tau? Oh, mas Rey penguntit ya?" tuduh Cery.


"Kamu nih ada ada aja." balas Reyhan berdiri, lalu mengacak rambut Cery.


"Ih mas Reyhan!" teriak Cery saat Reyhan sudah berjalan menjauh.


***


Reyhan datang dengan membawa dua es krim, satu coklat satunya lagi strawberry.

__ADS_1


"Terimakasih pacar ku yang baik!" ucap Cery seperti meledek.


"Gantengnya kok nggak ada?" protes Reyhan.


"Suka suka Cery lah!" sahut Cery sensi.


"Baiklah." jawab Reyhan mengalah.


Cery menikmati es krimnya sambil mengedarkan pandangannya ke sana ke mari, membuatnya tersenyum meremehkan.


"Hey! Ada apa dengan mu? Kamu tidak kesurupan kan?" tanya Reyhan yang sedari tadi memperhatikan Cery.


"Ih apaan sih mas Rey nih!" ujar Cery kesal.


"Hey! Aku tanya, kenapa senyum mu tadi seperti itu?" tanya Reyhan lagi.


"Oh itu, aku hanya ingat sama mantan." sahut Cery tenang.


"Mantan?" ulang Reyhan.


"Iya, yang dulu pernah mengkhianati aku." jelas Cery. "Tapi aku bersyukur sih! Karena akhirnya aku di pertemukan dengan orang yang sangat menyebalkan seperti mu!" imbuhnya.


"Apa kamu bilang?" tanya Reyhan lalu berdiri dan menggelitiki Cery.


"Mas Rey hentikan, geli tau!" ucap Cery di tengah tawanya.


"Cer, aku akan pergi ke luar kota." ujar Reyhan tiba-tiba saat menghentikan aksi jahilnya.


"Ha? Apa aku salah dengar?" tanya Cery tak percaya.


"Tidak sayang, aku besok akan ke luar kota dan minggu depan baru pulang!" jelas Reyhan.


Cery takut jika kejadian yang di alaminya dengan Derin akan terulang lagi.


Ia tak mau itu, karena saat ini Cery benar benar merasa bahagia.


"Hey hey! Aku tidak akan pergi jauh sayang." ujar Reyhan berusaha menenangkan Cery.


Namun bukannya semakin tenang, Cery malah semakin terisak.


Brugh...


Reyhan pun memeluk Cery.


"Aku tidak akan lama! Begitu tugas ku selesai, aku akan segera pulang sayang." tutur Reyhan sambil mencium pucuk kepala Cery dengan penuh kasih sayang.


"Kenapa harus ke luar kota sih mas?" tanya Cery dengan sesenggukan.


"Karena ini masalah perusahaan papi." jawab Reyhan memberikan pengertian.


"Jangan lama-lama!" jawab Cery lalu membenamkan wajahnya di dada bidang Reyhan.


"Hey! Masa seorang Cery Angesta Sanjaya cengeng sih?" ucap Reyhan berusaha membuat Cery tersenyum, namun bukan senyum yang Cery tunjukkan melainkan sikap kesalnya.


Flashback off


Cery hanya tersenyum saat mengingat kejadiannya kemarin bersama Reyhan.

__ADS_1


"Kenapa kemarin gue cengeng banget sih!" omelnya.


"Hey! Lo ngapa Cer?" tanya Maya.


"Oh gue? Nggakpapa kok!" jawabnya sambil cengengesan.


"Ya udah gue pulang duluan oke! Bebep gue udah nunggu." pamit Maya.


"Hati-hati Lo!" teriak Cery.


Cery pergi menuju mobilnya dan segera menancap gas karena ia sangat letih.


Bukan letih karena perjalanan kuliah, namun Cery letih karena harus menahan rasa rindunya.


Katakan lah sekarang Cery memang berubah menjadi bucin.


Cery ingin sekali menelpon atau menghubunginya namun ia takut mengganggu.


Sesampainya di rumah Cery langsung masuk begitu saja.


"Cer, kenapa kok mukanya gitu?" tanya papah Jemi berusaha menahan tawanya saat melihat ekspresi Cery yang sedang lesu, kesal bercampur menjadi satu.


"Papah!" rengek Cery.


"Cery, ada apa sih?" tanya mamah Emil yang baru saja muncul.


"Papah ngetawain Cery mah!" adu Cery dengan kesalnya.


"Udah udah papah nih! Jangan menggoda putri kita yang masih sendirian ini!" ucap mamah Emil menggoda Cery.


"Apaan sih mah? Orang Cery udah nggak sendirian lagi tau!" protes Cery.


"Tumben udah nggak sendiri, emang siapa pacar kamu?" tanya mamah Emil.


"Ada deh mah!" sahut Cery seperti mengejek.


"Hahaha, siapa juga yang mau sama modelan kamu yang kayak gini Cer!" ledek papah Jemi sembari tertawa di ikuti sang istri.


"Gini gini papah sama mamah juga yang buat!" dengus Cery.


"Aaaa masak sih?" goda papah Jemi.


"Terserah papah lah!" ujar Cery kesal.


Setelah membaca jangan diem diem baek dong:( Ayo ramein novelku kakak 😍


Jadilah pembaca yang baik, hargai kerja keras penulis oke! Ngetik itu juga butuh tenaga kakak:)


Ayolah jangan cuman baca doang 😭 Like, Vote, Komen and favoritnya jangan lupa ❤️ Kan itu juga gratis 😫 Hitung hitung saling berbagi, karena itu sangat berarti bagiku yang masih pelajar kak 😌


Terimakasih bagi yang sudah mau mampir 🙏


Terimakasih juga bagi yang sudah mau berbagi:) Lovyu✨


Ini novel pertamaku jadi harap maklum 😉


Maaf ya mis lagi males ngetik kemarin karena ya begitulah kalian:)

__ADS_1


Jangan lupa tetep jaga kesehatan ya🤗


😘


__ADS_2