
Happy Reading temen temen π
Seminggu setelah acara wisuda, Cery benar benar jengah jika harus di rumah terus. Ia memandangi sebuah paper bag yang di dalamnya ada kotak seperti kotak kado.
*Flashback on
Cery duduk termenung di kursi taman sendirian, sampai datanglah seorang gadis membawa paper bag yang cukup besar.
Setelah menerimanya, Cery pun mencoba membuka paper bag itu.
"Apa ini, kan gue kagak ulang tahun! Ngapain di kasih kado?" guman Cery namun terus melanjutkan kegiatannya.
Mata Cery membelalak sempurna, ketika mengetahui isi kota kado tersebut.
Cery meraih tangkainya dan mengeluarkan buket bunga tersebut dari kotak. Di sela sela bunga ada sebuah amplop yang sangat cantik.
"Dari siapa sih ini?" ujar Cery merasa bingung.
Tanpa pikir panjang, Cery segera membuka amplop tersebut dan menemukan secarik kertas.
"Selamat atas kelulusan mu. Aku bangga padamu. Maaf aku tidak bisa datang menemani wisudamu! Simpanlah buket bunga ini, kelak aku akan datang menemuimu! Happy Graduation gadis kasarβ₯οΈ" ucap Cery saat membaca secarik kertas tadi.
Cery mengenyitkan dahinya, ia mulai membolak-balik kertas itu.
"Aneh, disini nggak ada nama pengirimnya!" guman Cery mulai melihat sekelilingnya. "Apa jangan jangan Derin ya? Ah tapi mana mungkin dia nyebut gue gadis kasar!" ujar Cery merasa kesal.
Ia segera memasukkan buket bunga beserta secarik kertas itu ke dalam kotak dan memasukkannya lagi ke dalam paper bag.
-
-
Di dalam mobil yang berada di seberang jalan, nampak seorang laki-laki bertubuh tegap sedang memandang lekat ke arah kaca jendela dan menyungging senyum tipisnya.
__ADS_1
"Ayo jalankan mobilnya!" ucap pria tersebut.
"Baik bos." jawab seseorang dengan patuh.
*Flashback off
Cery beralih menatap langit langit kamarnya. Suara ketukan menyadarkannya dari lamunan.
"Papah, ada apa papah kesini?" tanya Cery.
"Memang tidak boleh papah mengunjungi kamar putrinya?" tanya papah Jemi balik.
"Boleh kok pah." sahut Cery mencoba tersenyum.
"Jadi gini, papah mau nanya. Kamu kan sudah lulus, rencananya kamu mau nerusin kemana?" tanya papah Cery.
"Hm, Cery pengen nerusin ke luar negeri pah." ucap Cery antusias.
"Tidak boleh!" tolak papah Jemi mentah mentah.
Mamah Emil yang sedari tadi hanya menjadi pajangan, kini ia mulai ikut buka suara.
"Bukan gitu sayang. Kamu tau sendiri kan papah mamah jarang di rumah, kalau kamu kuliah di luar negeri siapa yang jagain rumah? Masa iya cuman Bi Ijah doang!" protes mamah Emil.
"Lebih baik, Cery kuliah di dalam negeri aja ya! Kuliah di kampus terbesar di kota ini aja, ya!" bujuk papah Jemi.
"Terserah papah aja deh!" pasrah Cery.
"Ya udah, ntar papah tanya tanya tentang kampus itu." imbuh papah Jemi, membuat Cery memutar matanya nampak sedang memikirkan sesuatu.
"Emang nama kampusnya apa pah?" tanya Cery tak mengerti.
"Kamu akan kuliah di universitas Camvroda." balas papah Jemi.
__ADS_1
"Wah, itukan kampus elit pah!" teriak Cery kaget.
"Iya sayang. Bahkan papahmu sudah menyiapkannya dari jauh hari." jelas mamah Emil.
"Benarkah?" tanya Cery girang.
Ia langsung mengambil kunci mobilnya dan bergegas turun menuju garasi.
Sebelum berangkat Cery sudah memberi tahu teman temannya dahulu agar bisa nongkrong di cafe Star.
Cery mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang, karena saat ini ia merasa senang dan tenang.
Sesampainya di cafe Star, ia segera mendudukkan bokongnya.
"Nih dia! Ratu bongkahan es, napa baru dateng?" tanya Vina yang langsung di lirik tajam oleh Cery.
"Ayo kopi kopinya mas mbak!" ujar Rama yang sudah seperti pedagang asongan saja.
Setelah membaca jangan diem diem baek dong:( Ayo ramein novelku kakak π
Jadilah pembaca yang baik, hargai kerja keras penulis oke! Ngetik itu juga butuh tenaga kakak:)
Ayolah jangan cuman baca doang kak π Like, Vote, Komen and favoritnya jangan lupa β€οΈ Kan itu juga gratis π« Hitung hitung saling berbagi, karena itu sangat berarti bagiku yang masih pelajar kak π
Terimakasih bagi yang sudah mau mampir π
Ini novel pertamaku jadi harap maklum π
Bu Titin punya anak Sonya
Si Sonya suka hewan buaya
Jika kalian suka ceritanya
__ADS_1
Ayo berbagi dengan author ya