
Happy Reading temen temen 💙
Seminggu setelah menjadi kekasih ganti rugi, Cery merasa sangat jengah. Pasalnya hampir setiap hari Reyhan selalu mengganggu Cery.
Seperti hari ini, entah ada angin apa tiba-tiba Reyhan menelpon Cery dan meminta untuk nebeng ke kampus.
"Kekasih songong itu ya gini! Orang kaya, mobil juga punya banyak masih aja nebeng!" gerutu Cery. "Eh tunggu, apa gue bilang tadi? Kekasih? Wah ini mulut udah nggak bisa di kontrol, bawaannya ngarep mulu!" geramnya.
Ketika ia hendak memasuki mobil, mata Cery tercengang kaget. Karena Reyhan sudah berdiri di samping pintu mobilnya.
Cery memutar bola matanya dengan jengah.
"Bapak sejak kapan ada di sini?" tanya Cery saat menghampiri Reyhan.
"30 menit yang lalu." jawab Reyhan santai.
"Waduh! Ni orang udah nunggu lama dong, kasian banget sih!" batin Cery tak enak hati.
"Hey! Ayo berangkat, jangan nglamun mulu!" ucap Reyhan.
"Oh iya iya pak." jawab Cery spontan.
Cery mengendalikan mobilnya menuju kampus, sementara Reyhan duduk di kursi samping kemudinya.
Sesampainya di kampus Cery segera turun meninggalkan Reyhan sendiri.
"Huh! Sabar Rey, sabar!" ucap pak Reyhan menyemangati dirinya sendiri.
Cery berjalan menuju kelasnya dan di sana sudah ada Maya yang tengah menunggunya.
"Tumben Lo datengnya mepet gini?" ujar Maya saat Cery sudah duduk di sampingnya.
"Biasa, pengganggu dateng! Kayak Lo nggak tau aja." balas Cery.
"Maksud Lo pak Reyhan?" tanya Maya.
"Ya iyalah, siapa lagi cobak!" sahut Cery.
"Tuh, orangnya nongol!" ujar Maya sambil berbisik.
Cery menatap jengah ke arah Reyhan. Kuliah pun berjalan dengan lancar.
***
Selesai materi pak Reyhan, ponsel Cery pun berbunyi ada sebuah pesan chat masuk.
Reisa Putri
"Temuin gue di taman belakang yak!"
Cery Angesta Sanjaya
"Ada apaan?"
Reisa Putri
"Gue mau nanya, penting!"
Cery Angesta Sanjaya
"Sekarang?"
__ADS_1
Reisa Putri
"Ya iyalah tuan putri-_-!"
Cery Angesta Sanjaya
"Okey, tungguin gue!"
Reisa Putri
"Siap."
Begitu selesai mengirim pesan, Cery segera memasukkan ponselnya ke dalam saku blezernya.
"May, Lo ikut gue nggak?" tanya Cery buru-buru.
"Kemana?" tanya Maya balik.
"Taman belakang." jawabnya setelah selesai beres-beres.
"Okey, yuk!" sahut Maya.
Mereka pun segera keluar dan tak menghiraukan pak Reyhan yang akan menghampirinya.
"Kemana lagi tuh anak?" batin pak Reyhan bertanya-tanya.
Pak Reyhan segera pergi menuju ruangannya untuk meletakkan berkas materi kuliah.
Sedangkan Cery sudah berada di taman bersama Reisa dan Maya. Yang pastinya Arka pun juga berada di sana.
"Cer sini deh, gue mau nanya sama Lo!" seru Reisa bersemangat.
"Apa bener bunda Erin hamil?" tanya Reisa berbisik.
"Haah." jawab Cery santai.
"Anterin gue liat bunda Erin yuk!" ajak Reisa. "Tapi sebelum itu, Lo anterin gue beli apa kek buat di bawa ntar." imbuhnya.
"Aish, kalo itu gue nggak bisa. Gue ntar harus nganterin pak Reyhan." jelas Cery.
"Yaelah kayak tukang sopir aja Lo Cer!" celetuk Arka yang ikut nimbrung.
"Bukan sopir, dia itu pacarnya tauk!" sahut Maya ketawa meledek.
"Nah, suruh nemenin Maya aja tuh Sa!" balas Cery.
"Lo mau May nemenin gue?" tanya Reisa.
"Ayuk berangkat!" jawab Maya semangat.
Akhirnya Reisa memutuskan untuk pergi dengan Maya, sementara Cery duduk di samping Arka.
"Cer, aku mau cerita boleh nggak?" tanya Arka sedikit sungkan.
"Yaelah Ka, Lo kalau mau cerita ya cerita aja kali! Lo boleh kok curhat di gue." ucap Cery sembari tersenyum.
"Bener?" tanya Arka girang.
Dan tanpa sepengetahuan mereka, di belakangnya sudah berdiri seorang laki-laki dengan rahang mengeras serta tangan yang terkepal.
Siapa lagi kalau bukan pak Reyhan, yang tengah memperhatikan Cery.
__ADS_1
"Oh, jadi gini di belakang saya!" ucap pak Reyhan tengah menahan amarahnya.
"Bapak! Bapak ngapain di sini?" tanya Cery kaget.
"Siapa Cer?" bisik Arka dan sukses membuat pak Reyhan menjadi geram.
"Kenalin, saya PACARNYA Cery Angesta Sanjaya! Dan ingat, jangan pernah deket-deket dengan pacar saya!" ucapnya tegas.
Entah mengapa ada sedikit rasa senang di hati Cery saat pak Reyhan menyebutnya sebagai pacar.
"Say-saya hanya teman dekatnya saja kok!" balas Arka sedikit takut, pasalnya pak Reyhan menatapnya dengan begitu tajam.
Melihat Arka yang ketakutan, Cery langsung menarik tangan pak Reyhan menjauh dari Arka.
"Oh ya, jangan di anggap semua omongannya dosen gila ini!" ucap Cery sebelum benar-benar menjauh.
Cery membawa pak Reyhan masuk ke dalam mobilnya. Ia menyuruh pak Reyhan duduk di samping kemudinya.
Cery langsung menyalakan mobil dan melakukannya dengan kecepatan tinggi. Namun pak Reyhan hanya diam saja.
"Kenapa kamu menyebut ku dosen gila? Bukannya menyebut ku sebagian pacar mu." protes pak Reyhan tak mengerti.
Cery langsung menepikan mobilnya di pinggir jalan dan kebetulan saat ini cuaca sedang mendung.
"Untuk apa saya menyebut bapak sebagai pacar saya?" tanya Cery emosi. "Dan lagi, maksud bapak tadi apa nglarang saya?" imbuh Cery.
Tenggorokan Reyhan rasanya seperti ada yang menyangkut dan ia tidak bisa berkata kata lagi.
"Saya hanya cemburu." ucapnya lirih.
"Cemburu? Bapak cemburu? Hahhaha, apa hak bapak, sedangkan saya hanya PACAR GANTI RUGI untuk mobil saya!" ketus Cery.
Pacar untuk ganti rugi... Pacar untuk ganti rugi...
Kata tersebut kembali berputar di kepala Reyhan, hatinya terasa di cabik-cabik saat Cery mengatakan hal itu.
"Kenapa diam? Emang bener kan pak?" tegas Cery, namun ia begitu menyesal telah mengeluarkan kata itu. "Keluar! Keluar dari mobil saya!" ujar Cery dingin.
Dengan berat hati Reyhan keluar dari mobil Cery dan hujan pun tiba tiba jatuh begitu saja, setelah kepergian Cery.
Setelah membaca jangan diem diem baek dong:( Ayo ramein novelku kakak 😍
Jadilah pembaca yang baik, hargai kerja keras penulis oke! Ngetik itu juga butuh tenaga kakak:)
Ayolah jangan cuman baca doang 😭 Like, Vote, Komen and favoritnya jangan lupa ❤️ Kan itu juga gratis 😫 Hitung hitung saling berbagi, karena itu sangat berarti bagiku yang masih pelajar kak 😌
Terimakasih bagi yang sudah mau mampir 🙏
Terimakasih juga bagi yang sudah mau berbagi:) Lovyu✨
Ini novel pertamaku jadi harap maklum 😉
Ibu jalan ke sana ke sini
Mencari penjual es teh hangat
Jangan lupa tinggalkan jejak di sini
Biar Mis tambah semangat
😘
__ADS_1