AKU MASIH ABG

AKU MASIH ABG
Nonton Bareng


__ADS_3

Hari pertunangan tiara dan adit tidak terasa tinggal 3 hari lagi,persiapannya sudah mencapai 90 persen.Pesta pertunangan akan dilaksanakan di ballroom salah satu hotel terbesar di Bandung.Dita mulai mengisi waktu liburan sekolahnya dengan ikut ayahnya ke kantor.


Ia belajar banyak tentang bisnis ayahnya,dari mulai bertemu investor dan memimpin rapat direksi, ia banyak belajar dan cepat mengerti.ayahnya pun merasa takjub dengan putri kecilnya itu berubah menjadi gadis yang dewasa dan cerdas,penampilannya sudah bak executive muda,padahal usianya belum genap 17 tahun.Adit pun sesekali membantu dita,tapi pertemuan mereka hanya sebatas pekerjaan dan Dita sudah mulai terbiasa dengan keadaan seperti ini,komunikasi merekapun berkurang,yang ada di pikiran dita hanya kerja dan kerja.


"Papa,hari ini dita stay di kantor aja ya,lagi gak enak badan nih,nanti dita juga ada janji dengan sonya dan adrian nonton"dita mnyenderkan tubuh di sofa.


"Baiklah kalau itu maumu,papa mau meeting dengan megatama advertising dulu buat launching produk baru" ujar papahnya sambil mempersiapkan berkas .


"Kalau ada apa apa kabari papa"pesan papahnya sambil mencium gadis kecilnya itu.


"Siap boss"dita mengangkat tangan.


Kuingin engkau selalu ada a,da disini


Tertawa bersamaku seperti dulu lagi


Walau hanya sebentar tuhan


Tolong kabulkanlah....


Bukannya diri ini yak terima kenyataan hati ini hanya rindu......


Dita tiba tiba teringat adrian dan sonya yang mengajaknya keluar


"Oh ya gue sampai lupa,sonya kan ngajakin nonton"dita menelpon sahabatnya .


"Sonya hari ini kita jadikan?".


"Jadi...gue tunggu di lokasi ya bareng adrian" ujar sonya di seberang


"Ok...gue bawa mobil sendiri kok,gue langsung otw ya"dita langsung mengambil ransel dan kunci mobil.


Ditapun melajukan mobil ke arah cineplek,sepanjang perjalanan dita mendengar lagu rindu dari andmesh,entah kenapa ia sangat menyukai lagu itu.suaranya kalem slow merdu mampu menghipnotis pendengarnya tetbawa alur lagu itu..Tak terasa ia sampai di parkiran area cineplek.ia segera menghubungi sonya yang sudah menunggu di dalam.


Segera dita melangkah menuju dua sahabatnya.


"Dita..."sonya melambaikan tangan.dita menuju ke arah sahabatnya.


"Maaf nih menunggu,tadi badan gue sempet drop"


"Iya gak apa apa.. belum mulai kok filmnya,kita tunggu disini dulu aja sambil nunggu jamnya"ujar sonya.


"Nyonya bos kayaknya capek banget ini"goda adrian


"Ish apaan sih,gue kayaknya mau ganti baju dulu ,gak nyaman kalau mesti pake blazer kaya gini"dita merasa tak nyaman.


"Udah gak usah ,kamu cantik kok pake kayak gini"ujar sonya.


"Eh dita,lihat deh kayaknya itu om adit bukan sih sama tante tiara?"tunjuk adrian.


"Mana?"


"Itu loh...di depan loket"sonya menarik kepala dita kearah adit.


" O.........."ucap dita singkat.


"Kok cuma o..."heran adrian.

__ADS_1


"Trus aku mesti wow gitu..."ujar dita sebal.


"Om adit......."sonya berteriak memanggil om adit yang selesai mengantri tiket.


"Sonya apaan sih,kok malah dipanggil"dita mencebik.Om adit lantas menggandeng tiara ke arah meja dita.


"Hai sonya,mau nonton juga"sapa adit.


"Iya om,ni bareng dita dan adrian juga" adit menoleh ke arah dita.


"Ada dita juga to..."sapa adit.


"Iya om"jawab dita datar.


"Duduk dulu om,sambil nunggu filmnya"tawar adrian basa basi.


Adit melirik tiara menunggu persetujuan.tiarapun mengannguk tanda setuju.


"Ok lah"adit menarik kursi disamping dita.sedangkan tiara disebelah adit


"Kalian ternyata juga suka nonton ya,pasangan yang romantis"sonya mulai membuka percakapan.diliriknya dita yang masih datar


"Iya dong,sekali sekali biar fresh setelah beberapa hari sibuk mempersiapkan acara pertunangan kami"jawab tiara sembari menggenggam tangan adit.


"Kalian jangan lupa datang ya"adit menambahi.


"Siap om"ujar sonya dan adrian berbarengan.


"Gaes aku ke toilet dulu ya "ujar dita langaung berdiri,sepintas ia bertatapan dengan adit,tetapi mata tiara langsung memburunya.


Dita langsung mengganti bajunya karna merasa tidak nyaman dengan pakaian kerjanya,menggunakan setelan kaos panjang dan celana jeans kebanggaan dita semakin memperjelas keimutannya.


"Eh tante tiara"sapa dita


"Sudah lah sepertinya saya tak perlu basa basi,tante minta tolong sama dita,jauhin adit dan jangan mengganggu hubungan kami,karna kami akan bertunangan dan menikah"tiara menatap tajam mata dita.


"Maaf tante tanpa disuruhpun dita gak akan ganggu kalian"tandas dita.


"Kamu pikir saya bodoh,saya tahu kamu suka sama adit lebih dari rasa suka,dan kalian pernah menghabiskan waktu berdua di pantai"tiara semakin memburu dita.


"Cukup tante.satu yang perlu tante ingat,silahkan ambil om adit"ucap dita penuh penekanan dan berlalu meninggalkan tiara.


Sonya ,adrian terlihat serius mengobrol dengan adit.


"yuk buruan kita langsung masuk ruangan.jamnya dah masuk nih nanti ketinggalan malah"ajak dita yang baru tiba,dan langsung berlalu tanpa menyapa adit .adrian dan sonya langsung beranjak mengejar sobatnya itu karna tidak enak pada om adit.


"Lo kenapa dit,kok dingin gitu sama om adit"sonya penasaran.


"Udahlah gak penting,yuk langsung masuk"dita langsung memberi tiket pada petugas dan masuk ruangan.


Mereka pun memilih tempat duduk bersebelahan,para pengunjung mulai memenuhi ruangan karna 5 menit film akan dimulai.


Kursi di sebelah dita pun telah terisi,karna gelap dita tidak mengetahui siapa di sebelahnya.


Film telah dimulai,penontonpun hening menyaksikan drama korea yang sedang diputar.


Tiba tiba handphone dita berbunyi.

__ADS_1


📳om adit


"Kalau nonton film senyum yang cantik jangan ditekuk mukanya"


Dita hanya membaca pesannya.


📳Om adit


"Dah jadi nona executive sombong ih sekarang"


Lagi lagi dita hanya membaca pesan dari adit.


📳om adit


"Bener bener nih gak sopan ,duduk disamping gak mau nyapa".


Dita kaget membaca pesan dari adit,ia menoleh dan ternyata benar adit duduk disampingnya.dita pun sempat sebal melihat tingkah adit yang seperti anak kecil,terlebih ada tiara yang disampingnya mengawasi gerak gerik mereka.


"Kamu cantik hari ini"bisik adit tepat ditelinga dita.


"Gombal"ucap dita datar.


"Iha anak gadis cantik galak amat"adit makin menggodanya.


"Dilihatin noh ama calon istrinya"dita masih melihat film kedepan.adit pun langsung celingukan melihat tiara.dita terpingkal pingkal menahan tawa melihat adit seperti itu,sedangkan adit merasa telah dikerjai dita.


"Awas ya.....tunggu pembalasan om"adit mencubit hidung dita.


"Awwww"dita memekik,tiarapun langsung menoleh ke arah mereka.sorotan matanya horor menatap kedua insan itu.terlihat jelas wajah tiara sangat marah.untung ruangan gelap jadi tak tampak wajahnya yang merah karna menahan amarah.


"Nenek lampir horor amat lihatnya"batin dita


Film pun telah usai,semua pengunjung berhamburan keluar keruangan tak terkecuali adit dan dita.tiara berjalan di depan dita berusaha memberi jarak antara adit dan dita.


Saat keluar ruangan tiba tiba tiara terjatuh pas di depan dita dan mengerang kesakitan.


"Kamu kenapa sayang"adit menoleh dan membantu tiara berdiri,dita yang berdiri di belakang tiara bersama sama temannya merasa jengah melihat pemandangan itu.


*Aw...kakiku sakit mas,sepertinya terkilir"ujar tiara sambil merintih kesakitan.


",Kamu tidak hati hati sih,sini coba kupijat"adit mencoba memijit kaki tiara pelan pelan.


"Aku tadi sudah pelan pelan jalannya,tapi aku merasa ada yang mendorong aku dari belakang".pandangan adit langsung beralih menatap dita yang berdiri di belakang tiara.


"Dita tolong lah jangan seperti ini"ujar adit sedikit marah.dita nampak geram mendengar ucapan adit.sonya dan adrian mencengkram tangan sobatnya itu agar bisa mengontrol emosinya.


"Om tahu kamu marah,tapi tolong jaga perilakumu"adit semakin memuncak.


"Adit sudah ,aku tidak apa apa"tiara mencoba menenangkan adit.


"Tidak tiara,bocah ini sudah keterlaluan,aku tahu kamu menyukaiku tapi tidak seperti ini caranya,bersikaplah dewasa jangan seperti anak kecil,perilakumu ini sungguh memalukan"ucap adit masih dengan nada tinggi


PLAKKKKKK dita menampar adit,sorot mata dita memancarkan kemarahan yang memuncak.sontak mereka jadi pusat perhatian semua pengunjung,tanpa basa basi dita hanya menatap adit dengan tatapan kecewa dan pergi meninggalkan adit dengan menangis.


"Om sudah keterlaluan"ujar adrian sambil berlalu mengejar dita dan sonya .


Aditpun menyesal telah mempermalukan dita di depan umum,tidak terbesit sedikitpun untuk mengatainya seperti itu.hanya karena emosi mendengar perkataan tiara tanpa meminta penjelasan.

__ADS_1


"Are u okey?"tanya tiara.


"I am okey,,mari kita pulang"ajak adit.mereka pun segera keluar menuju mobil meninggalkan gedung cineplek.


__ADS_2