
"hai hai...author back again ya....
part kali ini author akan mencoba mnggambarkan chemistry antara Adit dan Dita,
terima kasih banyak buat para reader yang sudah mengikuti merekai sampai part ini...
lope lope lope buat kalian semuanya ya.....
*******
“Kamu dari mana? tegur
seseorang yang telah menunggunya.
Ternyata Adit sudah
menunggu Dita di ruang tengah`,ia menatap tajam Dita,entah apa yang ia pikirkan
antara khawatir dan jengkel,tetapi dengan santainya Dita merasa seolah tidak
terjadi apa apa.
“aku bosan dirumah
,hanya ingin cari angin saja di taman kota” jelas dita.
“kenapa tidak
menemuiku,.kata pegawaiku kamu datang ke kantor,tapi tiba tiba kamu
menghilang”Adit memicingkan matanya.
“Tadinya aku ingin
menemuimu,tapi tiba tiba mood ku berubah,akhirnya aku pergi ke taman kota
saja”Dita masih terlihat dingin,
“katakan padaku!apa
kamu melihat sesuatu” selidik adit .
“apa sesuatu itu
penting hingga aku harus melihatnya”ketus Dita yang masih saat mengingat
kejadian tadi.
“kalau kamu ingin marah
bilang saja padaku,jangan pergi menghilang sembarangan membuat orang panik”
“aku tidak menyuruhmu
untuk mengkhawatirkanku”sinis Dita.Mendengar itu Adit hanya menghela napasnya,butuh
kesabaran ekstra untuk menghadapi gadis kecilnya ini saat merajuk seperti ini.
Tanpa aba aba Adit
langsung menarik tangan Dita dan membawanya pergi ke luar menggunakan mobilnya.Ia
tampak terlihat sedikit emosi,padahal menurut Dita seharusnya di sini ia yang
harusnya marah,apa seperti ini ya mempunyai kekasih yang usianya berbeda
jauh.Selalu semaunya sendiri.
“om...aku mau dibawa
kemana?aku ingin isrirahat di rumah”protes dita saat adit mulai menghidupkan
mesin mobilnya.
“katanya mau cari
angin,kok protes”ucap adit dingin
“itu kan
tadi,sekarang udah gak,sudah males....”Dita memutar bola matanya malas sambil
menyenderkan kepalanya.
“oh...jadi maunya cari
anginnya ditemani sama Adrian...”Sindir Adit sambil melirik dita yang terlihat
kesal.
Deg......Dita
terkejut,Dari mana kekasihnya tahu kalau ia bersama Adrian ditaman.
“o..o... itu tadi
kami tidak sengaja bertemu”jelas Dita masih merasa kesal.
“Sengaja atau tidak
bukan urusanku” ketus Adit masih fokus menyetir.
Dita semakin kesal
melihat kekasihnya itu.padahal ialah yang seharusnya marah karena melihat Adit
berpelukan dengan perempuan lain,sedang dita hanya mengobrol biasa tidak ada
yang lebih,bahkan perasaannya dengan Adrian hanya sebatas teman saja.
Mobil Adit berhenti di
sebuah tempat dengan pemandangan alam yang indah,tepatnya di sebuah bukit yang
berada di ujung kota.Pemandangan alam terhampar begitu indahnya,semua bangunan
dan mobil yang berlalu lalang sangat terlihat jelas dari atas bukit itu.
Langit biru yang
terhampar luas begitu tampak indah,awan awan bergerombol saling bergandengan di
atas langit sana.Menutupi teriknya matahari,seakaan mendukung keadaan untuk
meredam amarah kedua sejoli itu.
Dita begitu takjub
dengan apa yang dilihatnya,ia menutup mulutnya yang tak henti hentinya memuji
keindahan alam ini.Angin berhembus sepoi sepoi,membawa semua masalah yang ada
di pikirannya terbang,badannya terasa ringan,hatinya terasa sejuk merasakan
__ADS_1
setiap hembusan angin yang menelisik setiap sudut ruang hatinya.
Adit menghampiri
kekasihnya yang tengah mengagumi keindahan alam ciptaan tuhan ,tak henti
hentinya gadis itu merasa takjub,hatinya merasa senang melihat gadisnya itu
bisa tersenyum lagi.
“apakah kamu
suka?”tanya Adit ,kini dengan nada yang lembut.
“Ini sangat
menakjubkan om,aku suka pemandangan ini”Dita terlihat begitu girang.
Benar benar suasana
yang indah,Adit mengajaknya duduk di rumput,Disela sela suasana hati Dita yang
bahagia,Adit mencoba menanyakan kembali perihal kepergiannya dari kantornya
tadi siang.
“Yank...kamu kenapa
tadi tidak jadi menemuiku saat di kantor?”tanya Adit dengan hati hati.
“Apa kamu ingin
merusak kebahagiaanku kali ini,dengan pertanyaan bodoh itu?”terdengar dita
seperti mengalihkan pembicaraan.
“Aku hanya ingin
menjelaskan,bahwa apa yang kamu lihat tadi bukanlah seperti yang kamu
bayangkan”Adit mencoba menjelaskan kejadian tadi siang di ruangannya..
“om.....”Dita
menghela nafas panjang.
“Dit,,,aku tahu kamu
melihat semuanya,aku mengenalmu sejak kecil,aku tahu bagaimana dirimu saat kamu
menyimpan suatu rahasia,saat menyimpan amarah dalam hatimu,dan satu hal yang
harusnya kamu tahu,,,,tadi pagi tiara datang ke kantor”
“Tante tiara?jadi dia
yang ada di ruanganmu?”Dita terbelalak kaget.
“iya ,Dia datang ke
kantor memohon agar aku kembali padanya tetapi aku dengan tegas menolaknya,ia
mencoba menyakiti dirinya sendiri,ia mencoba bunuh diri dihadapanku dan aku
hanya berusaha menenangkannya.Aku hanya menjelaskan padanya bahwa hubungan kami
memang tidak bisa diteruskan,karena kamulah satu satunya yang ada di hatiku
sekarang ini”jelas adit menggenggam erat tangan Dita.
Dita hanya tersipu
cinta kekasihnya yang begitu besar.Tanpa meminta penjelasan ia langsung pergi
meninggalkan kantor kekasihnya itu.
“Dan asal kamu tahu
sebenarnya saat kamu dibalik pintu aku sudah merasakan ada seseorang di luar,setelah
Tiara pegri aku langsung bertanya pada reseptionist apa ada yang mencariku,dan benar dugaanku.ternyata kamu
memang datang ke kantor,tapi kamu langsung pergi tanpa meminta penjelasan
dariku,dan parahnya lagi kamu malah asik bermain ayunan bersama orang lain”Adit
melepas tangan Dita dan menatap lurus kedepan dengan menghela napas panjang.
“Aku tidak sengaja
bertemu adrian,aku hanya berniat ingin menenangkan diri tidak lebih”jelas Dita.
“yah aku tahu
itu....”ujar adit singkat.
“lantas,kenapa kamu
tadi malah sangat menyebalkan sekali”sungut Dita.
“karena aku sangat
mencintaimu”ujar adit santai
“apa....segampang itu
kamu tidak merasa bersalah?kamu tahu aku benar benar berpikir kamu adalah orang
yang paling menyebalkan,apa seperti ini rasanya menjalin hubungan dengan orang
dewasa,benar benar rumit”.Adit menempelkan telunjuknya pada bibir mungil Dita.
“apa kamu tidak capek
marah marah terus?”adit tersenyum usil.
“aku..aku....”Dita
gelagapan.
“sudah tak perlu kamu
jelaskan padaku, tentang hubunganmu dengan Adrian,aku sudah tahu semuanya,aku
yakin aku adalah satu satunya yang ada di hatimu”
“ish,,,om adit benar
benar mnyebalkan......”sungut dita .
“sudahlah aku ingin
menikmati suasana ini,aku tidak ingin kita bertengkar hanya karena hal yang
sepele,aku tahu resiko berpacaran dengan bocah sepertimu adalah menghadapi cara
berpikirmu yang masih labil,mood selalu berubah ubah,selalu gampang emosi.Tapi
__ADS_1
disini sudah menjadi tugasku sebagai kekasihmu,untuk selalu membimbingmu,dan
mengarahkanmu untuk menjadi seseorang yang lebih baik dan dewasa”.Perkataan
Adit sontak membuat Dita kagum dengan sosok yang amat dicintainya itu,cara
berpikirnya benar benar dewasa,meskipun terkadang memang ia terlihat
menyebalkan dan selalu terlihat santai,tetapi ia sangat memperhatikan hal
sekecil apapun dalam diri Dita.
“Kok diam aja?”tanya
Adit yang heran melihat Dita bengong.
“Aku.....”
“Kagum ya sama
pacarmu yang ganteng ini”canda Adit.
“a.....om Adit memang
bener-bener menyebalkan”Dita memukul mukul lengan Adit saking gemasnya.Adit
hanya tertawa mendapat perlakuan seperti itu,bahkan Dita semakin memperkeras
pukulannya karena saking jengkelnya.
Adit mencoba
menghentikan aksi Dita dengan mencekal kedua tangan Dita,kedua netra mereka
bertemu,saling menatap lekat.Pancaran kebahagiaan terlihat sangat jelas pada
tatapan mereka,manik mata itu sangat terlihat mempesona,tak henti hentinya Dita
mengagumi sosok dihadapannya yang kini telah menjadi kekasihnya.Kedua pasang
manik itu beradu kian dekat,deru nafas kian terasa,yang terdengar hanya degupan
jantung yang begitu hebat dari keduanya.Dan sang empunya hati kini kian
mendekatkan wajahnya,deru nafasnya semakin terasa hembusannya. aroma yang
menyegarkan membuat Dita begitu tenang.
“Kamu tahu,aku akan
menjagamu selamanya,meskipun aku harus bertaruh nyawa sekalipun”Adit masih
memandang lekat kekasih hatinya itu.
Dita hanya mengangguk,tanpa
mengalihkan pandangannya,jantungnya kian bertabuh melihat wajahnya yang kian
mendekat,mungkin inilah saatnya ia akan merasakan first kiss.
“Dan aku harap kamu
akan melakukan hal yang sama,karena “aku sangat sayang padamu”.”,Adit mengelus
elus pita Dita dengan sangat lembut,gadis itu begitu merasakan kelmbutan tangan
adit.Hatinya berdesir kian hebatnya,wajahnya mulai terasa memanas merasakn
sentuhan lembut tangan kekasihnya itu.
Krik krik krik
krik.....terdengar suara jangkrik yang begitu keras membuat mereka terlihat
canggung,Adit melepaskan kedua tangannya yang menangkup pipi dita,kini ia
terlihat sangat malu.Ia merasa konyol dengan apa yang sedang ia lakukan.
Meskipun ia pernah berpacaran berulang kali,tetapi ia
masih canggung bila harus berdekatan dengan Dita jika berjarak sedekat itu.
Kini kedua insan itu sudah
berjarak,degup jantung keduanya pun sudah kembali stabil,yang terdengar hanya
bunyi jangrkrik yang mulai mengkerik tanda waktu sudah mulai petang.Dita mulai
merasa sudah bisa menegendalikan debaran jantungnya yang tak karuan akibat ulah
kekasihnya itu.Yang dipikirannya hanyalah kali ini ia akan merasakan namanya
firt kiss.Tetapi kekasihnya itu benar benar menjaganya,Ia sangat beruntung bisa
mendapatkan sosok seperti Adit,disaat yang lain mungkin akan memanfaatkan kepolosonnya,akan
tetapi lelaki itu sangat menjaganya.
“yank sepertinya hari
sudah mulai petang,sebaiknya kita segera pulang.Aku tidak mau dituduh menculik
anak gadis orang”Adit berusaha memecah kecanggungan antara mereka.
“hehhe..aku akan
sangat senang bila yang menculik aku adalah kamu”Dita malah nyengir membalas
perkataan adit.
“kamu ini benar
benar....udah ayo pulang...”Adit segera menarik Dita berdiri dan menggandengnya
menuju mobil agar bisa segera pulang.Meladeni candaan bocah itu akan membuatnya
semakin gila tidak bisa menahan gemasnya pada gadis abg itu.
*****
Yey....dilarang baper
ya.......
Ini hanya fiktif
belaka...
So..jangan bosan
bosan author selalu ingatin
Selalu tinggalkan
jejak,like,
Vote boleh
__ADS_1
banget,,jangan lupa follow ya....
author akan selalu merindukan kalian.