
đ¸ **jangan lupa ya gaes like, vote and comment....đ¸
jangan pelit pelit....đ**
âTentu ,dita harus minta penjelasan om,Dita sekarang sudah besar dan bukan abg lagi omâimbuh dita.
Antara kaget dan senang itulah yang dirasakan Adit,ternyata perasaannya selama ini berbalas oleh Dita,alias tidak bertepuk sebelah tangan.Jadi ia hanya tinggal menyelesaikan permasalahannya dengan Tiara.
Tapi untuk kali ini ia akan mengatasi Dita dulu,agar gadisnya itu tifak berpaling dengan yang lain.
âHei...gadis kecilku ini sekarang benar benar mulai berani ya menantangku.âgoda adit.
âIh..,.....dasar rese,berarti benar ya om hanya main main sama Ditaâ Adit memukul lengan adit.
"Sakit dita...tanganmu keras banget kaya batu."Adit mencekal tangan Dita yang terus memukuli lengannya.
âMmmm dita.....,sebenarnya om tahu situasi kita saat ini memang tidak mudah,dan om tahu rasa yang ku miliki ini akan banyak sekali halangannyaâadit tertunduk lesu.
âMaksudnya?â Dita pura pura tidak mengerti ucapan adit.
âSudahlah suatu saat kamu pasti tahu apa yang aku maksudâDita mengusap pucuk kepala dita.
Sepertinya gadis ini belum begitu paham tentang perasaannya ke Dita.
âOm bantu Dita buat melupakan semuanya,melupakan semua yang terjadi antara Dita dan om Sdit,aku takut bila saatnya om adit menikah dengan tante Tiara hanya luka yang akan aku dapat,aku tidak tahu nantinya apa yang akan terjadi bila semua itu terjadi.âucap dita menerawang jauh ke depan.Dalam pikirannya ia tidak mau dicap sebagai perusak hubungan orang.Terlebih hubungan Adit dan Tiara audah diikat dalam pertunangan.
âDita,,,aku yang akan berjuang untuk keluar dari permasalahan iniâadit menggenggam tangan dita mencoba menyakinkan gadis remaja di hadapannya.
âTapi om.....,dita takut....âdita ragu ragu dengan perasaannya.Hanya ada rasa was was dan takut dipikirannya.
âApa yang harus kamu takuti?ini adalah rasa yang wajar,kita tidak bisa menolak ,semakin kau tepis rasa itu hanya akan menyakiti kitaâAdit mencoba menenangkan Dita.
âDita hanya takut dianggap sebagai perusak hubungan orang,apalagi kalian sudah tunangan dan sebentar lagi akan menikah,dan Dita takut dimarahi oma dan papa, hanya karna dita menyayangi om adit lebih dan sudah merusak hubungan om Adit dan tante tiaraâtak terasa Dita menitikkan air mata.
âSemua akan baik baik saja,Aku akan berusaha keluar dari masalah ini, agar kita bisa bersamaâAdit menyakinkan Dita sekali lagi.
âDita ini hanya seorang remaja yang beranjak dewasa,masih banyak mempunya sifat yang kekanak kanakan,Aku tidak bisa mengontrol emosi,apa om Adit sanggup menghadapi Dita yang keras kepala ini?.Apalagi harus menahan cemburu saat om adit lebih dekat dengan tante Tiara dan tentunya saat om memutuskan tunangan,Dita lebih meilih mengalah,apalagi om Adit tidak pernah memberi kepastian semenjak di pantai,saat itu yang dita pikirkan bahwa om hanya menganggap dita sebagai gadis kecil om tidak lebihâdita mengungkapkan semua yang dirasakannya.
__ADS_1
âApa yang kamu lihat tidak sepenuhnya apa yang ada dalam hati omâAdit melihat lamat wajah dita yang sendu.
âMaksudnya?â
âAku juga menahan semuanya Dita,aku merasa yang tidak pantas untukmu.Aku yang terlalu tua untukmu,setiap hari aku mencoba menghilangkan rasa itu,hingga memutuskan bertunangan dengan tiara hal itulah hal yang bodoh telah aku lakukan.Dan satu hal yang paling bodoh adalah saat aku membuatmu menangis saat itu,betapa bodohnya aku mendengar ucapan Tiara tanpa harus mendengar penjelasanmu,dan aku terus lari dari kenyataan bahwa aku memang sayang sama kamuâAdit kembali menekankan perkataannya.
âApa aku tidak salah dengar??â Dita sempat terkejut mendengarnya.Bahwa ternyata adit juga menyayanginya.
âTidak..tidak ada yang salah.Yang salah hanya aku yang terlalu takut untuk mengakui perasaankuâadit menatap lekat dita.
Perasaannya yang kini kacau sudah mulai tenang dan nyaman.Senyuman Dita membuat hatinya semakin nyaman dengan gadis itu.Meskipun berusaha sebisa mungkin untuk melupakannya tapi tetap saja dita selalu memenuhi pikirannya.
âTrus bagaimana dengan tante Tiara,aku tidak mau dia juga terluka karna kita ?â
âAku pasti akan berbicara dengannya saat waktu yang tepatâjela
âAku yakin om adit pasti bisa menyelesaikan semuanyaâAdit mempererat genggamannya.
âKita sama sama berjuang yaâ.dita hanya mengangguk
âAku juga tidak tahu apa om hendarto mau menerima anaknya berpacaran dengan lelaki tua sepertikuâAdit tersenyum kecut hatus menerima kenyataannya bahwa dirinya memang sudah tua untuk Dita.
âTerus....âDita menggantung ucapannya.
âTerus......âAdit mndekatkan wajahnya.
âAyo,aku antar kamu pulang sekarang.....âdita seketika membulatkan matanya
âHei .....gadis kecil,kamu ini mengharap sesuatu ya dariku?âseketika pipi dita memerah.
âAku kan hanya butuh kepastian dari pembicaraan kita iniâDita mengalihkan rasa malunya.
âMempunyai hubungan dengan gadis kecil itu memang ribet ya,harus menjelaskan dengan detail semuanyaâadit mengeluh
âIshhh aku kan Cuma tidak mau dianggap hanya geer sajaâ
âBaiklah ,aku perjelas ya....AKU CINTA KAMU,dan sekarang kamu pacar aku dan kita resmi jadian ,sudah puas?â
__ADS_1
âsudahâdita mengangguk.
âsudah ayo aku antar,bukannya besok hari pertamamu sekolah?â
âoh iya aku sampai lupa,tadi aku belum sempat memberitahu mbak nadiaâ
âtenang saja,biar aku yang menghandle pekerjaanmu besok,selepas sekolah aku akan melaporkannya padamu bossâdita menarik tangan dita keluar .
âhmmm benar ya ternyata punya pacar itu lebih mengasyikkan dari pada harus jombloâdita tertawa
âdasar abgâadit menjitak kepala dita
âishh om adit..........âdita menjerit kesakitan dan mengejar adit di halaman depan rumahnya.Terjadilah aksi kejar kejaran mengelingi taman.Dita merasa kelelahan dan akhirnya duduk sembarang di rumput taman.
âKamu payah..masih muda tapi tenaga sangatlah tuaâgoda adit duduk disamping dita.
âBiarinâdita ngos ngosan.
"Apa kamu bahagia hari ini?.Adit menggenggam tangan Dita.
"Sangat.......bahagia sekali...." ujar Dita begitu semangat.
"Aku juga sangat bahagia gadis kecilku"
"Kok masih panggil gafis kecil?aku kan sudah besar om..." Dita prote.
"Itu adalah panggilan sayangku untukmu"Adit mengusap kepala Dita.
"yang keren dikit donk....kayak yang do novel novel itu lho"
"kau ini,memang susah kalau pacaran sama anak kecil maunya menang sendiri"keluh Adit .
"hihihihi...maaf maaf,apa om mau ngambek di hari pertama kita jadian?"
âayo pulang,atau kamu mau menginap disini menemaniku?â
âishhh ogah,,yang ada kamu mesum ntarâdita langsung beranjak menuju mobil adit yang terparkir.
__ADS_1
âdasar bocahâadit geleng geleng kepala.