AKU MASIH ABG

AKU MASIH ABG
Jadian


__ADS_3

🌸 **jangan lupa ya gaes like, vote and comment....🌸


jangan pelit pelit....😜**


“Tentu ,dita harus minta penjelasan om,Dita sekarang sudah besar dan bukan abg lagi om”imbuh dita.


Antara kaget dan senang itulah yang dirasakan Adit,ternyata perasaannya selama ini berbalas oleh Dita,alias tidak bertepuk sebelah tangan.Jadi ia hanya tinggal menyelesaikan permasalahannya dengan Tiara.


Tapi untuk kali ini ia akan mengatasi Dita dulu,agar gadisnya itu tifak berpaling dengan yang lain.


“Hei...gadis kecilku ini sekarang benar benar mulai berani ya menantangku.”goda adit.


“Ih..,.....dasar rese,berarti benar ya om hanya main main sama Dita” Adit memukul lengan adit.


"Sakit dita...tanganmu keras banget kaya batu."Adit mencekal tangan Dita yang terus memukuli lengannya.


“Mmmm dita.....,sebenarnya om tahu situasi kita saat ini memang tidak mudah,dan om tahu rasa yang ku miliki ini akan banyak sekali halangannya”adit tertunduk lesu.


“Maksudnya?” Dita pura pura tidak mengerti ucapan adit.


“Sudahlah suatu saat kamu pasti tahu apa yang aku maksud”Dita mengusap pucuk kepala dita.


Sepertinya gadis ini belum begitu paham tentang perasaannya ke Dita.


“Om bantu Dita buat melupakan semuanya,melupakan semua yang terjadi antara Dita dan om Sdit,aku takut bila saatnya om adit menikah dengan tante Tiara hanya luka yang akan aku dapat,aku tidak tahu nantinya apa yang akan terjadi bila semua itu terjadi.”ucap dita menerawang jauh ke depan.Dalam pikirannya ia tidak mau dicap sebagai perusak hubungan orang.Terlebih hubungan Adit dan Tiara audah diikat dalam pertunangan.


“Dita,,,aku yang akan berjuang untuk keluar dari permasalahan ini”adit menggenggam tangan dita mencoba menyakinkan gadis remaja di hadapannya.


“Tapi om.....,dita takut....”dita ragu ragu dengan perasaannya.Hanya ada rasa was was dan takut dipikirannya.


“Apa yang harus kamu takuti?ini adalah rasa yang wajar,kita tidak bisa menolak ,semakin kau tepis rasa itu hanya akan menyakiti kita”Adit mencoba menenangkan Dita.


“Dita hanya takut dianggap sebagai perusak hubungan orang,apalagi kalian sudah tunangan dan sebentar lagi akan menikah,dan Dita takut dimarahi oma dan papa, hanya karna dita menyayangi om adit lebih dan sudah merusak hubungan om Adit dan tante tiara”tak terasa Dita menitikkan air mata.


“Semua akan baik baik saja,Aku akan berusaha keluar dari masalah ini, agar kita bisa bersama”Adit menyakinkan Dita sekali lagi.


“Dita ini hanya seorang remaja yang beranjak dewasa,masih banyak mempunya sifat yang kekanak kanakan,Aku tidak bisa mengontrol emosi,apa om Adit sanggup menghadapi Dita yang keras kepala ini?.Apalagi harus menahan cemburu saat om adit lebih dekat dengan tante Tiara dan tentunya saat om memutuskan tunangan,Dita lebih meilih mengalah,apalagi om Adit tidak pernah memberi kepastian semenjak di pantai,saat itu yang dita pikirkan bahwa om hanya menganggap dita sebagai gadis kecil om tidak lebih”dita mengungkapkan semua yang dirasakannya.

__ADS_1


“Apa yang kamu lihat tidak sepenuhnya apa yang ada dalam hati om”Adit melihat lamat wajah dita yang sendu.


“Maksudnya?”


“Aku juga menahan semuanya Dita,aku merasa yang tidak pantas untukmu.Aku yang terlalu tua untukmu,setiap hari aku mencoba menghilangkan rasa itu,hingga memutuskan bertunangan dengan tiara hal itulah hal yang bodoh telah aku lakukan.Dan satu hal yang paling bodoh adalah saat aku membuatmu menangis saat itu,betapa bodohnya aku mendengar ucapan Tiara tanpa harus mendengar penjelasanmu,dan aku terus lari dari kenyataan bahwa aku memang sayang sama kamu”Adit kembali menekankan perkataannya.


“Apa aku tidak salah dengar??” Dita sempat terkejut mendengarnya.Bahwa ternyata adit juga menyayanginya.


“Tidak..tidak ada yang salah.Yang salah hanya aku yang terlalu takut untuk mengakui perasaanku”adit menatap lekat dita.


Perasaannya yang kini kacau sudah mulai tenang dan nyaman.Senyuman Dita membuat hatinya semakin nyaman dengan gadis itu.Meskipun berusaha sebisa mungkin untuk melupakannya tapi tetap saja dita selalu memenuhi pikirannya.


“Trus bagaimana dengan tante Tiara,aku tidak mau dia juga terluka karna kita ?”


“Aku pasti akan berbicara dengannya saat waktu yang tepat”jela


“Aku yakin om adit pasti bisa menyelesaikan semuanya”Adit mempererat genggamannya.


“Kita sama sama berjuang ya”.dita hanya mengangguk


“Aku juga tidak tahu apa om hendarto mau menerima anaknya berpacaran dengan lelaki tua sepertiku”Adit tersenyum kecut hatus menerima kenyataannya bahwa dirinya memang sudah tua untuk Dita.


“Terus....”Dita menggantung ucapannya.


“Terus......”Adit mndekatkan wajahnya.


“Ayo,aku antar kamu pulang sekarang.....”dita seketika membulatkan matanya


“Hei .....gadis kecil,kamu ini mengharap sesuatu ya dariku?”seketika pipi dita memerah.


“Aku kan hanya butuh kepastian dari pembicaraan kita ini”Dita mengalihkan rasa malunya.


“Mempunyai hubungan dengan gadis kecil itu memang ribet ya,harus menjelaskan dengan detail semuanya”adit mengeluh


“Ishhh aku kan Cuma tidak mau dianggap hanya geer saja”


“Baiklah ,aku perjelas ya....AKU CINTA KAMU,dan sekarang kamu pacar aku dan kita resmi jadian ,sudah puas?”

__ADS_1


“sudah”dita mengangguk.


“sudah ayo aku antar,bukannya besok hari pertamamu sekolah?”


“oh iya aku sampai lupa,tadi aku belum sempat memberitahu mbak nadia”


“tenang saja,biar aku yang menghandle pekerjaanmu besok,selepas sekolah aku akan melaporkannya padamu boss”dita menarik tangan dita keluar .


“hmmm benar ya ternyata punya pacar itu lebih mengasyikkan dari pada harus jomblo”dita tertawa


“dasar abg”adit menjitak kepala dita


“ishh om adit..........”dita menjerit kesakitan dan mengejar adit di halaman depan rumahnya.Terjadilah aksi kejar kejaran mengelingi taman.Dita merasa kelelahan dan akhirnya duduk sembarang di rumput taman.


“Kamu payah..masih muda tapi tenaga sangatlah tua”goda adit duduk disamping dita.


“Biarin”dita ngos ngosan.


"Apa kamu bahagia hari ini?.Adit menggenggam tangan Dita.


"Sangat.......bahagia sekali...." ujar Dita begitu semangat.


"Aku juga sangat bahagia gadis kecilku"


"Kok masih panggil gafis kecil?aku kan sudah besar om..." Dita prote.


"Itu adalah panggilan sayangku untukmu"Adit mengusap kepala Dita.


"yang keren dikit donk....kayak yang do novel novel itu lho"


"kau ini,memang susah kalau pacaran sama anak kecil maunya menang sendiri"keluh Adit .


"hihihihi...maaf maaf,apa om mau ngambek di hari pertama kita jadian?"


“ayo pulang,atau kamu mau menginap disini menemaniku?”


“ishhh ogah,,yang ada kamu mesum ntar”dita langsung beranjak menuju mobil adit yang terparkir.

__ADS_1


“dasar bocah”adit geleng geleng kepala.


__ADS_2