AKU MASIH ABG

AKU MASIH ABG
Pulang


__ADS_3

Tiga hari berlalu semenjak Dita sadar dari komanya,tiga hari pula Adit selalu menemaninya.Ia menyerahkan semua pekerjaannnya kepada orang kepercayaannya.Karena ia ingin menjaga gadisnya untuk menebus kesalahan yang telah ia perbuat.


Selama itu pula Adrian tidak pernah muncul lagi menjenguk Dita ke rumah sakit.Sesekali Sonya menjenguknya ke rumah sakit.Sahabatnya itu sangat senang sekali mendapat kabar bahwa Dita sudah sadar.Kedua sahabat itu melepas Rindu ketika bertemu banyak tawa dan canda.Sesekali Dita menanyakan kabar Adrian,tetapi Sonya berusaha mengalihkan pertanyaannya,karena ia tahu om Adit tidaklah suka ketika mereka membahas soal Adrian.


"Sonya.lo tambah kurus sekarang"ujar Dita saat kedua sahabat itu bertemu.


"iya ni gara gara lo tau gak"Sonya mencebik.


"Maksudnya?kok gue"heran Dita.


"ya iya lah,semenjak lo mutusin home schooling,lo udah jarang traktir gue makan,apalagi sekarang lo malah jadi penghuni rumah sakit,gue jadi kurusan deh sekarang"Sonya cekikikan.


"Ih ..dasar...."


"Hehehe "Sonya nyengir.


Adit hanya memperhatikan dari jauh perbincangan kedua sahabat itu.Keduanya terlihat sangat bahagia.Ia tidak ingin mengganggu kehangatan mereka.Setidaknya ia merasa lebih tenang karena ketidakhadiran Adrian sekarang.


.


*******


Semuanya kini telah bersiap di ruangan Dita untuk mempersiapkan kepulangannya.Dita sudah tidak betah berlama-lama di rumah sakit.Bahkan setiap hari ia selalu protes kepada ayah dan Adit untuk segera membawanya pulang.Tetapi dokter belum mengijinkannya pulang dengan kondisi lengannya yang belum pulih sepenuhnya.


Bukan Dita namanya jika bukan keras kepala.Akhirnya Dokter yang merawatnya mengijinkan untuk pulang dengan catatan ia harus banyak beristirahat dan belum boleh untuk beraktifitas yang padat.Terutama untuk melakukan pekerjaannya di kantor.Jadi untuk sementara ia hanya diperbolehkan melanjutkan pelajarannya yang tertinggal.Itupun dengan jadwal yang tidak terlalu padat maximal 3 jam saja setiap hari tidak lebih.Itu adalah salah satu syarat untuk Dita jika pulang.Ia pun menyetujuinya,meskipun dalam hati ia tersenyum menang.


“Pa nanti aku satu mobil sama om Adit aja ya..”Pinta Dita di sela-sela mereka mempersiapkan kepulangannya.


“Dita ,biarkan Adit kembali ke kantor.Sudah tiga hari ia bolos tidak ke kantor,bisa bisa pekerjaannya kacau hanya karena kamu.”tutur pak Hendarto yang sukses membuat Dita menyempoutkan bibirnya.


Melihat ekspresi Dita yang seperti itu membuat Adit paham apa yang dipikirkan gadis itu.


“Sudahlah om tidak apa-apa,biar Dita bersama saya.Om hen,mama,dan mbok Nah bersama mang iwan saja.”Mendengar perkataan Adit pak Hendarto hanya bisa pasrah melihat putrinya yang mulai merajuk.


“Tuh ,om Adit aja gak keberatan.Papa aja yang sukanya ngeyel”Dita mencebik.


Mereka yang di dalam ruangan itu tertawa melihat Dita yang merajuk seperti anak kecil.


Karena semua sudah siap mereka segera keluar ruangan dan menuju parkiran mobil.Dita bersikeras tidak mau memakai kursi roda.Baginya orang yang memakai kursi roda adalah orang yang lumpuh tidak bisa berjalan.Sedangkan saat ini ia di beri kesembuhan tidak berkurang satu apapun.Hanya lengan tangannya saja yang masih terasa nyeri.


Hal itu membuatnya masih susah saat membawa barang dan memakai baju.


******


Sepanjang perjalanan pulang Dita terus saja berbicara,Ada saja yang menjadi bahan pembicaraannya,mulai dari kisahnya saat koma ia bertemu dengan sosok wanita cantik yang selalu menemaninya,parasnya itu mirip sekali dengan Dita.dan ia yakin pasti itu adalah ibunya.Selain itu ia juga memimpikan Adit yang setiap hari menangis menemaninya,serta sonya sahabatnya yang menagisinya.

__ADS_1


“Dita apa kamu tidak capek berbicara terus sedari tadi?”Dita terlohok mendengar perkataan Adit.


“Om capek mendengarkanku berbicara”Dita terdengar kecewa.


“Bukannya begitu sayangku..kamu baru saja pulih,aku tidak mau kamu sakit lagi,bukankah sebentar lagi kita akan menikah,jadi aku harap kamu menjaga kesehatan kamu untuk hari pernikahan kita”Jelas Adit sambil menautkan kedua alisnya.


Mendengar kata pernikahan membuat Dita tersenyum malu.


“Kok malah diam?’Adit yang menyadari perubahan pada kekasihnya itu berusaha menggodanya.


“Tadi katanya suruh diam”kesal Dita.


“Oh,,,saya kira kamu membayangkan bagaimana malam pertama kita nanti”Adit cekikikan melihat Dita dengan ekspresinya.


“ish...om apaan sih”sontak pipi Dita memerah.


“Sudah tidak usah kamu bayangkan,sekarang kita sudah sampai ayo turun.mereka sudah menunggumu”Adit menghentikan mobilnya dan melepaskan seat bealt yang melekat pada tubuh Dita.


Dita tidak menyangka mereka telah sampai.Banyak orang terdekat yang menyambutnya di depan rumah,ada Sonya, mbak Nadia,Cindi,dan beberapa karyawannnya di kantor.Hanya Adrian saja yang tidak tampak saat itu.Ia celingukan mencari sahabatnya itu karena merasa bersalah dan belum sempat mengucapkan terima kasih.


Dita turun dan memeluk mereka ,ada rasa kangen yang begitu besar terutama dengan sonya dan Nadia yang selalu menemaninya saat di kantor dan menjadi tempat curhatnya saat galau tingkat dewa.


Kehangatan mereka membuat Dita merasa beruntung disekelilingi orang seperti mereka.Yang selalu mensupport dan menghiburnya ketika sedih.


******


Mereka duduk di ranjang dan duduk berhadapan.Dita menatap Sonya tajam,seakan bersiap menjejali Sahabatnya itu dengan berbagai pertanyaan yang mengganjal.


“Nya,lo bisa jelasin ke gue perihal Adrian?”Tanya Dita langsung to the Point.


“Sabar lah Dit,biarin gue bernafas dulu”Sonya paham jika sahabatnya itu akan menanyakan kehadiran Adrian.


“iya..iya..”


“lo mau mulai dari mana?”tanya Sonya.


“Kenapa dia gak pernah datang jenguk gue,yang gue dengar dari mbok Nah Adrian lah yang udah menolong gue saat kecelakaan”


“.........”Sonya terdiam.


“kok lo diem sih,jangan bilang lo menyembunyikan sesuatu dari gue?”selidik Dita.


“Sebenarnya ....Adrian jenguk lo Dit,tetapi dari luar ia gak pernah masuk ke ruangan lo”jelas sonya.


“Tapi kenapa?”heran Dita.

__ADS_1


“Bahkan dari awal lo masuk rumah sakit sampai lo sadar ia selalu menjenguk lo,meski dari kejauhan”


“Karena dia gak mau gangguin lo sama om Adit”.Mendengarnya Dita terperangah.


“Apa yang datang membawa bingkisan lalu diletakkan didalam pintu itu Adrian?”Dita berusaha mengingat kejadian beberapa hari yang lalu saat ayahnya menemukan bingkisan di depan pintu.


“Heem....”Sonya mengangguk.


“Tapi kenapa ia tidak masuk?gue bener bener kecewa sama Adrian”Dita merasa kecewa.


“Lo kecewa,tetapi Adrian sakit hati Dit,dia berusaha menutupi perasaannya ke lo,tapi tetap saja dia merasa sakit hati dan cemburu melihatmu bersama om Adit.”jelas Sonya.


“Jadi.....”


“Iya,Adrian suka sama lo”Sonya paham apa yang ada di pikiran Dita.


Dita menghela napas panjang,dadanya terasa sesak mendapati kenyataan bahwa sahabatnya sendiri menyimpan rasa untuknya.Ia paham betul kalau memendam rasa untuk seseorang itu sangat sakit.Karena ia pernah mersakannnya saat om Adit masih menjalin hubungan dengan Tante tiara.Benar-benar sangat menyakitkan,dan hal itu kini dialami oleh sahabatnya sendiri yang diam diam telah memendam rasa untuknya.


“Dit,lo gak apa apa kan?”tanya Sonya yang cemas melihat keadaan sahabatnya itu.


“Gue baik baik saja,aku hanya tidak menyangka saja kalau Adrian seperti itu”Dita tertunduk lemas.


“Dit,gue harap lo jangan menjauh dari Adrian sebagai sahabat,karena gue yakin Adrian bakalan lebih sakit lagi bila lo menjauh dari dia”tutur sonya


“iya Nya,yang penting gue udah tahu kenyataannya sekarang”


Mereka berpelukan dan menangis,ada rasa haru di dalam hati mereka yang terlibat cinta yang sangat rumit.hati sonya yang sebenarnya terluka,sedangkan Dita merasa telah jahat kepada sahabatnya,serta Adrian yang berada di sana merasakan betapa perihnya mendapati orang yang ia sayangi lebih memilih menikah bersama orang lain.


***Cinta itu tidak harus memiliki


tetapi cinta itu akan tetap di dalam hati.


Melihat orang yang disayangi bahagia


Membuat hati akan terasa lebih bahagia


Melihat senyum yang merekah


akan menoreh tangis dalam hati.


tapi setidaknya kita mempunyai jiwa yang besar untuk melepaskan rasa sayang dengan hati yang legowo.


Salam manis dari Author.♥️


Tinggalkan jejak kalian.

__ADS_1


like,vote,rate and fave***...


__ADS_2