AKU MASIH ABG

AKU MASIH ABG
Cemburu


__ADS_3

“Bagaimana keadaan om adit dok?”tanya dita pada dokter jaga klinik.


“dia baik baik saja,hanya lebam saja,nanti dikompres dan saya kasih obat pereda nyeri”jelas dokter Igd


“baik dok terima kasih”


"Apakah kalian berasal dari luar kota?"tanya dokter


"Iya dok,sebenarnya kita tadi dicegat kawanan begal,tapi para warga telah menolong kami"tutur Dita.


"syukurlah kalian baik baik saja,saran saya sebaiknya kalian bermalam saja sini,sepertinya kalian terlihat begitu kelelahan" saran dokter.


"terima kasih dok,sepertinya kami akan tetap melakukan perjalanan karna sedang mengejar waktu"


"Baiklah kalau itu mau kalian,semoga kalian selamat sampai tujuan"Dokter tersenyum ramah.


"terima kasih dok"


Dita memapah adit berjalan keluar dari ruangan dokter,mereka duduk di teras klinik sambil mengompres luka adit.Ia meminta air hangat pada perawat jaga.


“Awwww dita pelan pelan kompresnya,sakit ..”pekik Adit.


“Maaf om,ini sudah pelan pelan”Dita kembali mengkompres.


"Awww,pelan pelan Dita" Adit merintih kesakitan.


"iya iya maaf,"


"Biar aku saja,sepertinya kamu sudah dendam kesumat denganku.”Adit mengambil alih handuk yang di pegang dita.


Dita memandangi pria di depannya,merasa bersalah karna egois.Wajahnya kini penuh lebam,dan kelelahan,ia tak pernah melihat pria ini seperti ini.Timbul rasa iba ketika ia malah membencinya,padahal laki laki di depannya ini sudah mempertaruhkan nyawa untuk membelanya.


“Om sepertinya kita lanjutkan perjalanan esok saja,biar ku telpon mbak nadia agar mereschedule jadwal meetingku”Dita berucap sambil melihat adit.


“Tidak perlu Dita,aku masih kuat untuk melanjutkan perjalanan”


“Tapi om ,aku tidak mau terjadi apa apa dengan om”imbuh dita khawatir


“Hei meetingmu itu penting,kita besok langsung kekantor aku akan menemanimu”ujar adit.


“Bukannya besok om ada meeting juga?”heran dita.


“Sudah aku cancel,aku telpon cindy agar mereschedule jadwalku lagi ”ujar adit sambil mengkompres sudut bibirnya.


“Lho kok gitu?”


“Kamu tahu besok kamu akan meeting dengan siapa?”Adit menatap tajam Dita.


“Kata mbak nadia sih CEO dari megatama advertising” jawab Dita polos.

__ADS_1


“Nah itu...”


“Trus apa masalahnya om?”dita masih heran.


“Ini bocah gak paham paham,kamu tidak tahu siapa CEO megatama?”Adit sedikit geram.


“Dita beneran gak tahu om,ini pertama kalinya aku akan bertemu,karena sebelumnya papa yang menhandle”


“CEO dari Megatama itu masih muda,dan terkenal suka mengencani cewek cantik,jadi aku gak mau dia macam macam sama kamu,Dia itu punya sejuta pesona untuk mendekati wanita,setelah ia mendapatkan apa yang dia mau,ia akan mencampakkan wanita itu.kamu mau itu semua terjadi padamu?”tegas adit.


"Tidak semudah itu om mendekatiku"


"Bagaimana kalau kamu luluh dengan ketampanannya,di sebagian kalangn wanita pemuda itu sangatlah tampan mempesona bahkan tak ada yang bisa menolak kharismanyya"


"Tetap saja, aku tidak akan tertarik"


"Kamu ini benar benar keras kepala"keluh Adit.


“Apa aku tidak salah? sepertinya ada yang mulai cemburu”goda Dita.


“Iya..aku memang cemburu,paham kamu gadis ABG,ayo kita segera lanjutkan perjalanan”adit segera menggandeng dita yang masih melongo mendengar perkataan adit.Ia hanya tidak menyangka kalau Adit akan melontarkan kata kata itu.


“Om jangan cepet cepet Dita kewalahan nih...”Adit berhenti dan dita terbentur tubuh adit yang berada tepat didepannya.


Adit langsung menangkap tubuh dita yang hampir terjatuh,


“Om...are u okey?”tanya Dita.


“Baiklah kita istirahat di mobil saja ".Mereka langsung menuju mobil untuk menyandarakan tubuh mereka yang telah lelah.


“Sebaiknya kita istirahat dulu saja om,besok pagi pagi sekali kita langsung ke kantor saja,aku tidak tega melihat om yang kecapekan”


“iya dita ,om juga merasa pegal semua,ternyata pukulan para begal itu terasa kuat sekali.”keluh adit


“Apa perlu kutelpon papa atau tante tiara ,aku tak ingin mereka khawatir padamu,apalagi sampai terjadi sesuatu padamu,”ia meminta petimbangan Adit.


“Tak perlu,aku tidak ingin mereka khawatir,cukup ada kamu saja disini menemaniku,aku akan cukup pulih,dan sebaiknya kamu juga istirahat agar besok tenagamu kembali bugar ”adit mulai memejamkan matanya.Rasa kantuknya kini milai menyerang,meski posisi tidurnya tidak begitu nyaman,tetapi ia lebih suka dari pada harus menginap di klinik yang tentunya banyak aroma obat disana.Dan adit sangatlah tidak suka.


“om.....”lirih dita


“hmmmm”


“Maafkan aku ya,aku terlalu egois dan kekanak kanakan,sampai lupa kalau om adit sudah sangat baik denganku dari dulu”dita menyenderkan tubuh di jok mobil.


"hmmmmm"


'"Om...Dita serius minta maaf"


“Apa tidak ada kata lain selain kata maaf”Adit masih sempat membalas perkataan Dita meskipun rasa kantuk menyerang.

__ADS_1


"Apa tidak ada kata yang lain yang bisa kamu gunakan?"


“Terserah,aku sedang malas untuk berdebat”


“ommmm......”Dita masih merengek.


“hmmmmm”


"Aku tidak bisa tidur'


"hmmmmmm"


"ommmmmm"Dita mulai jengkel


"hmmmmmmm"


“iIh......dari tadi jawabannya hmmm hmmm hmmm melulu”


“Tuh tante tiara telpon”dita mencoba menggoda laki laki disampingnya.


Adit langsung tereranjat dan mencari handphonenya,karna sedari tadi dia lupa memberi kabar Tiara bahwa ia telah pulang hari ini.Terkadang tunangannya itu akan marah jika ia tak mengabarinya sehari saja,apalagi semenjak kejadian dulu ia terlihat sangatlah posesif,bahkan satu hari bisa menanyakan keberadaannya sampai 50 kali.Dan perlahan itu yang membuat Adit merasa tidak nyaman dengan tunangannya itu.


Nihil tidak ada panggilan dari siapapun,dita terkekeh melihat adit yang kelimpungan.Raut wajahnya sudah pucat saat melihat gawainya,tetapi seketika berubah merah padam karna ternyata Dita hanya bercanda.


“Sepertinya ada cowok cowok takut pacar nih,aku benar benar tidak menyangka kalau Om Adit benat benar takut dengan tante tiara”Dita tertawa melihat raut muka Adit.


“Dita,,,,,,”


“iya maaf om....”


"om capek Dit,om mau istirahat,berhentilah menggangguku"pinta Adit.


"iya maaf om,tapi beneran Dita penasaran,om takut sama tante tiara?"


“Apa kamu cemburu?”adit menautkan alisnya.


Dita hanya diam memalingkan mukanya ke jendela.


"Ditanya malah balik nanya"


“Dita....”Adit membalikkan tubuh Dita agar menghadapnya.


“Kalau kamu memang cemburu bilang saja”ujar Adit sambil tersenyum simpul.


Dita memukul lengan adit.”Ingat tante tiara om,”


“awww sakit Dita ..kau benar benar tega memukuli disaat seperti ini,tapi ya sudahlah kalau tidak mau jujur.om lebih baik tidur sekarang dan mimpi indah bertemu seseorang.”


"terserah lebih baik om tidur dari pada tambah aneh ngomongnya"

__ADS_1


Adit langsung memejamkan matanya,sementara dita sulit memejamkan matanya,masih terbayang kejadian tadi yang membuat ia takut.Dipandangi wajah penuh lebam di sampingnya,ia merasa benar benar susah untuk berjauhan dengannya.


“oh..tuhan,semoga kau memberi jalan terbaik untuk kami”lirih dita kemudian memejamkan matanya.


__ADS_2