AKU MASIH ABG

AKU MASIH ABG
Failed


__ADS_3

"Awww,pelan-pelan om.sakit nih"Dita menjerit kesakitan.


"Iya,ini sudah pelan-pelan Dita..."


"Tapi masih sakit om..."gerutu Dita yang menahan rasa sakitnya.Rasanya ia ingin menjerit sekencang-kencangnya karena tak tahan.


"Ini kamu tadi ngapain sih,kok bisa terpeleset kayak gini.Sepertinya kakimu terkilir,jadi harus dipijit biar enakan"Adit membopong Dita dan membaringkannya di ranjang.Ia mengambil kotak obat dan mengeluarkan sebuah krim untuk mengoles kaki Dita yang terkilir.


Dita merintih kesakitan,Ia sangat tidak bisa menahan sakit.Kakinya terkilir saat tidak sengaja menginjak botol parfum yang terjatuh di lantai kamarnya.


Adit mengoles krim pada pergelangan kaki,Ia mencoba memijat pelan agar otot pada kaki tidak kaku.Dita sempat memjerit karena tidak tahan.


"Gimana?agak enakan?"tanya Adit yang khawatir.Tidak biasanya Dita seperti ini,Melihat sang istri kesakitan membuat dirinya bertambah khawatir.


"Masih sakit om"Dita merintih kesakitan,air matanya mulai turun.Dari dulu ia sangat cengeng bila jatuh apalagi kalau kakinya terkilir,pasti akan menangis seharian karena tidak dapat menahan sakit.


"Kok malah nangis,aku telpon dokter aja ya?"


Dita menggelengkan kepalanya tanda tidak setuju,ia hanya memikirkan hal bodoh yang ia lakukan tadi hingga terjadi petaka seperti ini.Rasanya ia kapok bila harus berubah mengikuti perilaku wanita dewasa.Malu rasanya bila ia mengingat kejadian beberapa menit yang lalu.


Berawal dari Dita saat mulai browsing tentang lingerie dan hal yang bisa membangkitkan hasrat laki laki lewat internet .Ia membaca sebuah artikel yang menerangkan "tampil cantik memakai wewangian dan pakaian yang seksi mampu membangkitkan hasrat lelaki,terutama bila kita mencoba mengeluarkan passion dalam diri untuk mencoba memancing gairahnya dengan setiap gerakan tubuh."


Dita mempunyai ide mencoba untuk mempratekkannya dengan merubah penampilannya saat menyambut Adit pulang.Awalnya Dita ragu untuk mencobanya,tapi entah bagaimana,setelah selesai melaksanakan shalat berjamaah,Dita mantap untuk memakai lingerie itu.


Naas, saat dia baru keluar dari kamar mandi.Melihat suaminya terkagum, terbesit dalam pikirannya untuk berjalan bak model diatas catwalk.Tetapi baru beberapa langkah, Dita malah menginjak botol parfum yang terjatuh dilantai.Alhasil membuat ia terpeleset dan kakinya terkilir.Rencananya gagal total,akibat kekonyolannya.Yang ada malah Dita merintih kesakitan.Hehehehe mungkin memang belum waktunya gaes,masih terlalu dini untuk ABG seperti Dita 🙈.


"Hei ,kamu ngelamunin apa?"Adit memergoki Dita yang tengah melamun.Ia kini sudah berada di samping Dita.

__ADS_1


"Eh...gak.gak apa-apa"


Merasa ada yang aneh,"Kamu jujur deh,kenapa malam ini kamu tiba-tiba berubah kayak gini?"selidik Adit.Tidak biasanya Dita berubah genit seperti ini.


"Mmmmm"Dita menggigit bibir bawahnya,pastinya ia sangat malu untuk mengutarakan alasannya.Takut suaminya akan menertawakannya.


"Katalanlah,aku tahu malam ini kamu tidak seperti biasa,kamu mencoba meniru gaya wanita - wanita dewasa yang seperti kamu lihat di internet kan?"Adit menerka-nerka.Karena baginya istrinya terlalu polos untuk melakukan semua itu tanpa ada dorongan.


Dita hanya tersenyum simpul,ia benar-benar malu karena Adit bisa menebaknya.Ia menyembunyikan wajahnya pada dada bidang Adiy.Malu rasanya bila harus melihat wajah suaminya itu.


"Hei,kamu tak perlu malu.Aku senang melihatmu seperti ini,tapi aku mohon kamu jangan melakukan hal konyol seperti ini lagi bila kamu belum siap.Aku masih bersabar untuk itu,jadi kamu tak perlu memaksakannya."Adit mencoba memberi pengertian pada Dita.


"Aku hanya tidak ingin membuatmu kecewa om,menikahi gadis ABG sepertiku pasti sangat menyusahkan bagimu.Apalagi masalah seperti itu aku tidaklah sepandai wanita dewasa lainnya."Dita mulai berbicara mengungkapkan kegalauannya.


"Ssst,aku akan menerima paket lengkap darimu"


Dita tersenyum,ia bahagia mendengar perkataan Adit.Dan seharusnya ia tidak terpengaruh dengan artikel yang telah ia baca tadi.Bukannya berakhir sesuai rencana ,tapi malah gagal total,wkwkwkwk.


Semenjak kejadian malam itu,Adit meminta mbok Nah untuk menemani Dita di rumah.Hal itu dikarenakan kaki Dita yang masih susah untuk bergerak leluasa.Dan sampai 5 hari kedepan ia juga harus fokus pada ujian semesternya.Adit melarang keras Dita untuk mengerjakan pekerjaan rumah,serta melarangnya keluar rumah sementara waktu.Sampai kakinya benar-benar sembuh.Bahkan urusan kantor ia percayakan pada Nadia dan melaporkannya pada Adit.Meakipun ia tengah sibuk mengurusi masalah di proyek.


Suatu pagi saat Dita tengah menyiapakan keperluan ujian.Ia melihat Adit berkemas dan membawa beberapa keperluannya yang dimasukkan kedalam ransel.Ia berjalan terpogoh-pogoh menghampiri sang suami yang tengah sibuk menyiapkan leperluannya.


"Mas ,kamu mau kemana?"Tanya Dita heran.


"Hei,kakimu kan belum sembuh betul,jangan banyak gerak dulu."Memapah Dita berjalan dan mendudukkanya si kursi rias miliknya.


Adit berjongkok di depan Dita ,memandangi wajah sang istri.Ia sempat lupa memberitahu Dita bahwa beberapa hari ke depan ia harus terjun langsung di tasik untuk menangani proyeknya.Jadwal yang seharusny 3 hari lagi malah dimajukan sekarang karena permintaan dari pihak investor.

__ADS_1


"Maaf aku belum sempat memberitahumu,jadwal keberangkatanku ke tasik diajukan hari ini.Jadi beberapa hari aku akan stay disana untuk menangani proyek yang bermasalah."Adit melihat perubahan mimik wajah Dita yang kecewa.


"..........."Dita hanya terdiam,sebenarnya ia berharap saat kondisinya yang seperti ini,ia ingin Adit berada disampingnya.


"Bukankan kita masih bisa telepon.Kan ada mbok Nah yang menemanimu disini,jadi kamu tidak akan bosan"Adit paham kalau istrinya kini tengah kecewa.


"..........."Dita masih enggan menjawab.Bahkan ia memilih memalingkan wajahnya sebagai bentuk kekecewaannya.


"Ayolah yank,Tiga hari lagi ujianmu selesai.Aku janji akan menyelesaikan semua secepatnya dan kita bisa liburan bersama"Rayu Adit yang bingung karena ia sudah diburu waktu.


Dita masih saja tetap tak bergeming,entah apa yang ada dalam pikirannya hingga ia berat melepas kepergian Adit ke tasik.Padahal ia sendiri tahu masalah yang tengah membelit perudahaan Adit sangat pelik.


Dita menghela napas panjang.Ia mencoba untuk tifak egois dan mengerti"Baiklah,aku hanya berpesan.Gak usah genit diluaran sana".Adit tersenyum menanggapi perkataan istrinya itu.


"Ya ampun...jadi kamu hanya cemburu?"goda Adit yang melihat ekspresi Dita.


"Hei kamu tenang saja,Hatiku ini hanya milikmu.Okey?"meletakkan telapak tangan Dita menempel Dada milik Adit.Membuat Dita tersipu malu.


Akhirnya Dita pun luluh mengijinkan suaminya pergi selama beberapa hari meskipun berat.Ia hanya khwatalir bila Tiara akan memanfaatkan keadaan ini untuk menekan Adit.Karena Dita paham betul Dalang dari semua masalah ini adalah paman Tiara.Dan tidak menutup kemungkinan Tiara ikut andil didalamnya.


Mobil yang menjemput Adit sudah datang,ia pergi bersama Revan dan cindy serta beberapa staf yang sudah menunggunya di sana.Adit berpamitan pada Dita,mencium kening sang istri sebagai tanda perpisahan.


"Kamu baik-baik dirumah.lupakan aktivitas kantor dulu.Fokus sama ujianmu,dan ingat jangan keluyuran okey?"


Dita mengangguk,matanya mulai mengembun,berat rasanya bila harus berjauhan,Adit yang melihat Dita sedih memeluk sang istri dan mencoba untuk menenagkannya.


"Kamu tenang saja,semua akan baik-baik saja.Apapun yang terjadi,percayalah padaku"Adit melepas pelukannya dan mencium kening Dita seolah ia juga enggan untuk berjauhan dengannya.Tapi bagaimana lagi ini adalah tugasnya sebagai pemimpin perusahaan dan ia harus menyelesaikannya sendiri.

__ADS_1


"Jaga diri disana ya,jangan lupa untuk selalu memberi kabar padaku"Suaranya terdengar agak parau,Dita menghapus matanya yang mengembun karna tak ingin terlihat cengeng.


Mobil yang membawa Adit perlahan melaju meninggalkan halaman rumahnya dan pelan pelan hilang dari pandangannya.Ia menghela napas semoga hari-harinya tidak membosankan tanpa adanya Adit disampingnya.


__ADS_2