
Tugas utama seorang istri dipagi hari adalah menyiapkan sarapan dan mempersiapkan segala keperluan suami sebelum berangkat kerja meskipun ada asisten rumah tangga dirumah.Itulah wejangan dari mbok Nah yang di ingat Dita sebelum menikah.Dan masih banyak lagi yang akan Dita ingat dan berusaha menjadi istri yang baik buat Adit.
Beruntungnya ada stok beras,telur,sosis dan bumbu-bumbu di dapur yang tersimpan di lemari penyimpanan.Dita berinisiatif membuat nasi goreng,karena ini adalah masakan yang paling mudah dibuatnya.Ia mulai menanak nasi dan mengupas semua bumbunya.Tak lupa Dita membuka youtube sebagai panduan memasaknya.Maklumlah Dita termasuk istri jaman now,yang mengandalkan semuanya lewat youtube.Dengan harapan ketika suaminya bangun masakan sudah siap di meja makan,dan pekerjaan rumahnya sudah selesai.
Sembari menunggu nasi matang,Dita mulai mengumpulkan pakaian kotor dan memasukkannya kedalam mesin cuci.Ini adalah pertama kalinya ia mencuci baju karena selama ini semuanya dikerjakan oleh mbok Nah,dan Dita hanya sesekali membantunya di Dapur dan tentunya mbok Nah akan memarahinya bila ia memaksa .Ah benar-benar kebersamaan yang akan dirindukan oleh Dita.
Ia mulai memasukkan semua baju tanpa memilah-milah warna baju terlebih dahulu.ia memasukkan deterjen tanpa menakarnya.mengisinya dengan air dan memutarnya dengan kecepatan maximal.Baju kotor sudah beres.Sekarang beralih menuju dapur untuk memasak.
Setelah 30 menit,nasi sudah matang dan Dita mempersiapkan semuanya untuk memasak nasi goreng ala Dita .mulai mengulek bawang dan cabai,lalu ia menambahkan satu sendok garam dan sedikit trasi.Setelah bumbunya halus,ia mulai menumisnya,sesuai panduan dari youtube.
"Hatchimmm...."Dita bersin karena mencium aroma yang menyengat dari bumbu nasi goreng.
Setelah dirasa cukup,Dita mulai memasukkan telur dan sosis lalu mengoreknya.Setelah itu ia masukkan nasi yang sudah matang lalu mengaduknya sampai rata dan matang.Wangi nasi gorengnya menguar sampai keseluruh ruangan di rumah ini.
Sebuah tangan melingkar di perut Dita dan memeluknya manja.
"Kamu masak apa sayang ?"suara itu terdengar geli di telinga Dita.
"Kamu sudah bangun?"Dita menoleh suaminya yang memeluk manja.
"Iya donk,aku mencium bau menyengat di kamar,dan ternyata istriku sedang memasak untuk suaminya yang ganteng ini"goda Adit.
"ih...minggir dulu deh,aku mau nuangin nasi gorengnya"Dita melepas pelukan Adit,takut bila panas wajan mengenai suaminya.
Setelah dirasa cukup ia mematikan kompornya dan beralih mengambil piring untuk tempat nasi goreng buatannya.
"Stop..kamu duduk aja,biar aku yang menyiapkannya"
Dita teraipu malu saat Adit menggandeng dan menyuruhnya duduk di meja makan.
Dita senang bukan main karena om Aditnya sudah kembali seperti biasanya selalu penuh perhatian.
Ia memandangi suaminya menyiapkan nasi goreng yang ia buat,tak lupa ia menyiapkan dua gelas susu hangat untuk mereka berdua.Hmmm benar benar membuat iri Author nih🙈.
"Sarapannya sudah siap..."ia menyajikan nasi goreng dan susu hangat dihadapan Dita.
"Makasih ya mas,"ujar Dita tersenyum.
"Aku yang berterima kasih,kamu sudah capek-capek memasak untukku.Kita makan sama sama ya.."Adit mulai memasukkan satu sendok nasi goreng kedalam mulut dan merasakan masakan istrinya,ia lamat lamat menguyah dan menikmati masakan pertama Dita.
__ADS_1
"Its not bad...."ujar Adit ,dan membuat Dita tersenyum lega mendengarnya.
"Kamu memang pantas menjadi Nyonya Adit putra wiraguna pemilik resto terlezat di kota ini"Adit menggoda istrinya yang sedang mengamatinya.
"kamu kenapa kok lihatin aku kayak gitu"heran Adit yang melihat Dita aneh sedari,memandanginya seraya tersenyum.
"Ah,tidak apa.Aku hanya terlalu bahagia"ucap Dita tersenyuk melanjutkan Makan nasi goreng.
Sarapan pagi ini terasa hangat, berbeda dengan suasana semalam yang menurut Dita sangat kaku.
Di sela sela obrolan mereka tertawa dan bercanda,bahkan Dita mengutarakan isi hatinya yang takut suaminya sedang marah padanya karena sikap Adit yang cuek dan dingin semalam.
Adit tertawa mendengarkan keluh kesah istrinya.Padahal sebenarnya ia tidak bermaksud dingin ataupun mengabaikannya.Adit hanya terlalu capek dan ternyata ada kendala sedikit tentang proyeknya di tasik,yang kebetulan baru berjalan 1 bulan.
Dita hanya manggut-manggut memdengar penjelasan suaminya,sempat merasa bersalah sih karena berpikiran yang tidak tidak.
"Dit,tadi mama telpon.katanya kita disuruh kerumah,mama ngadain jamuan makan untuk keluarga besar wiraguna.katanya sih ingin memperkenalkan menantunya yang cantik ini"ujar Adit.
"Mulai deh,menggodanya"ujar Dita.
"Hahahha.."
"Ish...malah tertawa,baiklah aku akan segera menyelesaikan cucianku terlebih dahulu dan setelah itu kita siap-siap kerumah mama"Dita merapikan meja makan dan berlalu menuju mesin cuci.
Adit terpogoh pogoh menghampiri istrinya yang berteriak di tempat pencucian baju,takut terjadi sesuatu.
"Kamu kenapa?"Adit tersengal sengal.
"Air cuciannya jadi merah mas,baju ku terkena luntur dan sedikit koyak"Dita meringis menyadari kecerobohannya.
"Huft...aku pikir ada apa?"
"Tapi ini baju kesayangan aku"Dita merengek manja.
"Hei sudahlah,kalau sudah seperti itu apa masih mau kamu pakai?seharusnya tadi kamu memisahkan pakaian yang berwarna mencolok agar tidak pudar,dan harusnya kamu memakai kecepatan yang sedang untuk bahan kain yang sedikit tipis."nasehat Adit.
"Iya...tapi..."
"Sudah,tak usah kamu pedulikan cucian itu,besok aku belikan yang baru."Adit menarik istrinya agar segera bersiap-siap ke rumah mamahnya.
__ADS_1
*****
Mereka telah siap menghadiri jamuan makan yang diadakan mama Adit.Dita masih mencari jam tangan favoritnya hadiah pemberian Adit saat ia lulus SMP,jam tangan itu masih ia simpan dan selalu memakainya.
"Kamu cari apa sayang"tanya Adit.
"Jam tangan hadiah dari kamu mas"jawab Dita sambil membuka laci meja riasnya.
"Kenapa masih dipakai sih jam butut kaya gitu"Adit heran.
Dita memanyunkan bibirnya dan melotot.
"Itu jam tangan spesial buatku"
"Sudahlah,yang penting sekarang aku sudah bersamamu,okey"Adit meraih tubuh Dita dan memeluk istrinya itu.
"Ayo kita berangkat ,mamah pasti sudah menunggu.
Adit menggandeng istrinya menuju mobil dan segera melajukannya menuju kediaman mamahnya.
******
Sesampainya disana mereka disambut hangat oleh keluarga besar wiraguna yang sudah hadir disana.Banyak yang sudah mengenal Dita,ada pula yang baru mengenalnya.
Dita memeluk mamah mertuanya yang sudah menunggunya di dalam,wanita baya itu tampak sangat menyayangi menantunya itu.
Sementara Adit masuk kedalam kamarnya karna mendadak ada panggilan urgent dan ia harus mengangkatnya.
Dita Duduk ditaman belakang sambil menikmati jamuan yang diadakan mertuanya.Tante kirana sibuk menyambut para keluarga dari Bandung yang telah tiba.Sehingga kini Dita sendirian di taman.
"Boleh aku duduk disini?"seorang pemuda tampan yang usianya kisaran Dita menghampiri dan menyapanya.
Dita melihatnya ragu,tapi ia berpikiran kalau lelaki ini adalah saudara Adit.
"Boleh aku berkenalan,sedari tadi aku mengamatimu.dan aku ingin mengenalmu lebih dekat lagi"pemuda itu mengulurkan tangannya,sedangkan Dita mulai enggan dan ingin menyusul suaminya kedalam.
"Aku reynan"pemuda itu masih saja mencoba mendekati Dita.
"Dia Ny.Adit putra wiraguna."
__ADS_1
****
slow motion gaes....,😎