AKU MASIH ABG

AKU MASIH ABG
Serasi


__ADS_3

Adit dan Dita telah sampai di kantor Pukul 8 Pagi,para karyawan yang melihat keadaan mereka hanya bertanya tanya dalam hati.Dita berjalan memapah adit dengan penampilan yang masih berantakan dan terlihat lelah sekali.


Mereka tiba di ruangan Dita,Nadia sudah menyambutnya di depan ruangan.


“Pagi bu Dita.....”sapa Nadia.


“Mbak nadia ,tolong pesankan 2 makanan untuk sarapan saya dan pak adit,nanti langsung antar ke dalam,saya mau persiapan dulu untuk meeting nanti”titah dita.


“Baik bu dita”


Dita memapah adit dan mendudukkannya di sofa,ia mengeluarkan semua keperluannya termasuk baju ganti mereka,serta mengecek email yang sudah masuk.


“om istirahat dulu ya,dita mau persiapan dulu”


“ok boss”


Dita segera melangkah menuju ruangan pribadinya di dalam.membersihkan diri dan mengganti bajunya yang kotor.ia pun terlihat senang hari ini,dipandanginya wajahnya di depan cermin,ia tersenyum senyum sendiri mendengar perkataan adit semalam.


“Dita .....”terdengar adit memanggil dari luar.Dita segera bergegas dan keluar dari ruangan pribadinya.


“ada apa?”tanya dita yang kuatir


“Sudah selesai?”


“sudah..kini aku tinggal menunggu berkas dari mbak nadia untuk bahan meeting”


“Antar aku ganti baju”adit menggoda dita.


“What....?”dita memukul lengan adit.


“Sakit tau,,,,”


“Lagian om aneh aneh”


“sudah sana ganti baju,bau tau”dita mendorong tubuh adit agar segera bangkit.


“anterin dong....”adit masih menggoda


“ish....sudah gede manjanya minta ampun”dita manyun


“kan aku kaya gini juga gara gara nolongin kamu”


“ih...gak ikhlas nolongin aku?”ucap dita sambil melotot.


“ya harus ada timbal baliknya dong,kamu harus bantu aku ,tubuhku kaku semua”


“dasar modus...”


“terserah,,”adit kembali duduk disamping dita.


“om,,,,ini udah siang lho ayo buruan”dita mulai jengkel melihat perilaku manja adit.


“aku kan Cuma minta dianter,tidak minta menemani di dalam ruanganmu itu”ucap adit sambil menunjuk ruang pribadi dita.

__ADS_1


Dita langsung malu mendengar perkataan adit.


“opsss,,,,,,,iya iya aku kira kamu modus”ucap dita polos


“kamu tuh yang jorok mikirnya”dita segera memapah adit menuju ruang pribadinya dan menunggunya di depan pintu.


Lima menit adit sudah selesai ganti baju dan membersihkan dirinya ,kini wajahnya sudah terlihat lebih segar.dita pun kembali memapahnya ke ruang kerjanya,disana sudah ada nadia yang menyiapkan makanan untuk mereka.Nadia terlihat sedikit heran dan senang melihat dua insan itu.Mereka sangat kompak dan dita dengan telaten memapah adit.Dita melihat Nadia yang senyum senyum sendiri langsung menegurnya


“Mbak Nadia kenapa ya kok senyum senyum”


“oh gak apa apa bu,maaf”nadia menunduk


“hei kamu jangan galak galak dong sama nadia”tegur adit,mendengar itu nadia tersenyum


“aku bukannya galak om,tapi aneh melihat mbak nadia senyum senyum melihat kita”


“mungkin nadia senang melihat kita akur dan berharap kita jadi suami istri”ujar adit sedikit menggoda.Nadia tertawa mendengar perkataan adit.


“ishhh kamu ini ngaco,,,,,,”


“iya maaf bu dita,tapi kalian memang cocok kok,pasangan yang serasi”nadia memuji


“cocok dari mana?”mereka bertanya serempak


“tuh kan ,,,,kalian memang serasi”ujar nadia dan ia berlalu keluar ruangan.


Dita dan adit saling pandang,


“ayo makan ..aku lapar”adit membuka obrolan yang canggung.


“Mbak,CEO megatama sudah datang?”dita menelpon nadia dari ruangannya.


“Sudah bu dita,beliau baru saja memasuki ruangan meeting”jawab nadia.


“Baiklah ,aku akan kesana,tolong persiapkan semua berkas untuk presentasi ya”


“Baik bu.”


Dita menutup telponnya dan bergegas membersihkan mejanya dari bekas makanan,


“Om tamunnya dah dateng,yuk buruan”


“ingat,,,gak usah ramah ramah sama dia”adit menatap dita tajam.


“ish apaan sih udah ayo buruan jangan kaya abg labil gini deh”dita menyeret tangan adit keluar dengan perasaan sebal.


Mereka memasuki ruangan meeting yang sudah ada dua orang dari megatama,dan mbak nadia yang sudah menunggu disana.


“Selamat Pagi nona dita”sapa lelaki muda yang menyambut dita dan adit.


“Pagi “dita menyalami pemuda itu.adit meliriknya sekilas.


“ternyata anda lebih cantik dari yang mereka ceritakan”puji pemuda itu.

__ADS_1


“terima kasih”dita tersenyum malu.


“ehem,,,,,ehem,,,,”adit berdehem.nadia tersenyum melihat adit.


“oh,...ternyata ada pak adit ada disini juga,selamat pagi pak”sapa pemuda itu.


“saya disini sebagai pendamping dita,karna dia baru dan bahaya bila ada yang menggodanya dan mengajak dia kencan,jadi saya harap jangan macam macam”adit menatap pemuda itu tajam.


“oh tentu pak adit,saya disini profesional”


“harus”


“selamat ya pak adit ,saya dengar kemarin anda bertunangan,jadi sya pikir anda bukan siapa siapanya nona dita”pemuda itu menatap tajam adit


“dita menjadi urusan dan tanggung jawab saya ,karna pak hendarto mepmpercyakannya padaku”tandas adit terlihat jengkel


Dita mencubit pinggang adit kesal,”baik kita segera mulai saja karna sudah pukul 9 pagi”dita mengalihkan pembicaraan”


Meeting pun segera dimulai,dita mulai mempresentasikan produknya,pemuda itu takjub dengan dita,pandangannya tak beralih,adit sesekali beredehem dan membuat pemuda itu kikuk dan mengalihkan pandangannya.sekarang bergantian pemuda itu yang mempresentasikan konsep mereka untuk produk perusahaan dita.mereka saling melempar pandangan.Adit seketika panas melihat mereka,Nadia menahan senyum melihat tiga insan itu.meeting pun akhirnya selesai dengan kesepakatan kedua belah pihak.


“Terima kasih atas kerjasamanya”ujar dita sambil menjabat tangan.


“sama sama nona.kebanggaan perusahaan kami bisa bekerja sama dengan perusahaan anda yang bonafit”


Dita hanya tersenyum.”oh ya perkenalkan saya rio CEO megatama senang berkenalan dengan anda”


“Oh iya maaf saya sampai lupa,saya dita “


“tidak apa apa,saya sudah tahu, anda begitu terkenal di kalangan CEO muda karna kecantikan dan kecerdasan anda”Puji Rio.


“Ehem..maaf kalau tidak ada hal yang penting,kami mau langsung pamit karna acara selanjutnya”sela adit dan langsung menggandeng dita menjauh.


“Maaf “dita merasa tidak enak dengan rio karna adit.


Rio hanya tersenyum dan jengkel melihat perilaku adit yang mengganggunya mendekati dita.


“om adit apa apaan sih,gak sopan”dita melepas genggaman adit saat sampai di ruangannya.


“hei apa kamu tidak tahu,dia sedari tadi memandangimu tak ada celah,dan dia itu mau mendekatimu”


“apapun itu tidak ada salahnya kan?”


“jelas salah”adit sedikit emosi.


“om aku udah dewasa,”dita kesal


“justru itu kamu harus tahu mana yang modus dan mana yang tulus,lelaki itu hanya akan mempermainkanmu,aku tahu dia,aku sudah mengenal dia lama.”Adit makin emosi menanggapi ucapan dita.


“kamu benar benar payah”lirih adit .dita masih bingung dengan perkataan adit.


“om...kamu baik baik saja kan?”dita khwatir mendapati adit yang emosi.didekatinya lelaki itu.


“aku CEMBURU Dita hendarto”adit mencekat kedua lengan dita.sementara dita kaget dan menutup mulutnya.

__ADS_1


“Kamu paham sekarang”adit meninggalkan dita dalam ruangannya masih dalam keadaan bingung.Bingung dengan apa yang terjadi,Bingung dengan keadaan ini dan bingung bagaimana ia harus menghadapi kenyataan.laki laki yang dicintainya juga mempunyai rasa yang sama ,tetapi ada hal yang akan menjadi penghalang besar.


__ADS_2