AKU MASIH ABG

AKU MASIH ABG
Gengsi


__ADS_3

Dita telah sampai di kantor.Ia mengajak adrian untuk mampir kekantornya,sempat menolak tapi akhirnya sobatnya itu menyetujui.Mereka disambut ramah satpam dan para pegawai dengan senyum.


“hebat benar,temen gue udah jadi bos sekarang”takjub Adrian


“Iya dong,,gue orang penting di kantor sekarang,gak ada yang berani membantah,maca-macam gue pecat!”


“Hahahaha sengak..lo”


“udah ah yuk buruan, gue tunjukin ruangan kebesaranku”


Merekapun memasuki lift menuju lantai atas dimana ruangan dita berada,keluar dari lift Dita menyusuri koridor melewati ruangan meeting.Disana terlihat Adit yang sedang meeting dengan klien,sekilas Adit melihat Dita yang berbarengan dengan Adrian menuju ruangan Dita,tetapi ia kembali fokus pada meetingnya.


“Pagi mbak nadia”sapa Dita pada asistennnya itu.


“Lho bu dita sudah sampai?bukannya kata pak Adit nanti siang baru kesini” Tanya asistennya.


“Iya mbak ,kebetulan hari tidak ada pelajaran jadi aku bisa pulang pagi,oh ya mbak apa ada file yang perlu saya pelajari?nanti kirim email saja ya”


“Ada bu,nanti saya kirim email,tapi harus menunggu pak adit selesai meeting dulu baru kita bisa tahu hasilnya”


“Ok siap,aku keruanganku dulu ya,oh ya ,kenalin ini adrian sahabat aku mbak nadia”


“Oh iya bu Dita,”ujar Nadia yang sedikit was was melihat Dita bersama Adrian,takut bila terjadi perang besar, karna ia mengetahui betul karakter bossnya yang dulu,apalagi terhadap Dita sangatlah posesif,apalagi sekarang mereka sangatlah dekat .”


Dita mempersilahkan Adrian untuk duduk di sofa ruangannya,ukuran yang sangat luas serta fasilitas yang lengkap membuat ruangan Dita terlihat lebih mirip sebuah apartemen.


“Wuish.....ruangan lo gede banget,viewnya juga asik”Adrian kagum melihat ruangan dita


“biasa aja deh”


"Lo mau minum apa?,biar aku minta tolong mbak Nadia biar diantar"tanya Dita .


"Gak usah repot repot,santai aja gue cuma sebentar kok"tolak Adrian.


"Its ok,kalau seperti itu".Dita mulai membuka laptop dan fokus membuka satu persatu email yang masuk.


“Dit,gak apa apa nih aku disini”Adrian mulai sungkan


“ya gak lah”


“Gue takut kalau om adit marah sama gue gara gara disini,seperti waktu dulu"Adrian teringat saat kejadian ia hampir dipukul Adit .


“Ya gak lah, lo kan sahabat gue dan dia juga tahu”


“Ya udahlah, gue balik dulu ya,barusan nyokap ngechat minta diantar kerumah oma”Adrian mencoba mencari alasab yang tepat.


“Ok. lah gak pa pa.makasih ya udah nganter”


Adrian pun beranjak dan keluar dari ruangan Dita,ia sempat bertemu pandang dengan Adit yang berada di depan meja Nadia.Adit tak banyak berucap pandangannya sangat tajam,dan aArian hanya mencoba tersenyum menyapanya sambil menggaruk tengkuk kepalanya yang tidak gatal.Sedangkan Adit hanya menatap horor ,dan beralih meninggalkan pesan ke Nadia.


Di dalam ruangan dita mengecek satu persatu laporan yang sudah masuk,dan tak lupa ia memberi kabar pada ayahnya yang masih di bandung.Seketika ia terkejut saat membaca email dari Nadia.


“Berarti om adit sudah selesai dong meetingnya?ko dia gak nyamperin aku sih”batin Dita


Tak sabar dita lagsung menelpon asistennya itu


“Halo bu dita ,ada yang bisa saya bantu”sapa Nadia

__ADS_1


“Pak Adit sudah selesai mbak meetingnya?”tanya Dita .


“Sudah bu,tadi beliau sudah memberikan laporan hasil meetingnya dan langsung saya kirim email ke bu Dita.”


“Apa Pak Adit tidak menitipkan pesan lain?”dita sedikit kecewa.


“Sepertinya tidak bu,pak Adit hanya bilang kalau dia akan ke stasiun saja,dan tadi ia sempat berpapasan dengan teman bu Dita dan sepertinya ada raut tidak suka."jelas Nadia.


“Oh baik mbak nadia terima kasih informasinya.”Dita segera mnutup telponnya,ia berpikir pasti adit cemburu dengan Adrian.


“apa aku telpon saja ya?”batin dita


“ah enggak ah,yang ada geer dia,toh aku dan adrian hanya berteman”.dita kembali bergelut dengan filenya dan kembali mengecek satu persatu laporan yang sudah masuk,karna selama ayahnya di bandung dita lah yang akan menghandle semuanya.


Cukup lama dita berkutat dengan laptopnya sampai sampai ia lupa untuk makan siang,tak dihiraukannya hp nya yang sedari tadi tersimpan apik di dalam ransel.keseriusannya mebuatnya lupa akan adit yang tak kunjung memberi kabar.


Ia tersadar ketika nadia menelponnya dari mejanya.


“iya mbak nadia”sapa dita.


“bu dita apa ada yang masih saya bantu?soalnya sudah sore dan saya mau segera pulang”terang nadia.


“ops...sudah sore tah,ya udah mbak nadia pulang aja,aku masih ingin menyelesaikan pekerjaan”tutur dita.


“baik bu”


“oh ya mbak,apa pak adit sudah kembali ke kantor?”sela dita sebelum nadia menutup telponnya.


“oh pak adit sudah kembali sejak jam 2 siang tadi,sekarang beliau masih di ruangannya”


“oh baiklah,terima kasih mbak”


“om adit udah dikantor kok gak nemuin dita ya?”batin dita.


“sebaiknya aku menyusul ke ruangannya”dita segera merapikan mejanya dan mematikan laptop segera menuju ke ruangan adit.


Dita mengetuk pintu adit ,tapi tidak ada jawaban.dibukanya pintu ruangan adit.dilihatnya kekasihnya itu sedang terpaku pada layar laptop,sekilas adit melirik kehadiran dita tapi kembali terpaku pada layar laptopnya.


“om....”dita berjalan mendekati adit dengan khas suara manjanya.adit tidak bergeming dan cuek.


“om adit......”dita makin meninggikan suaranya dan yang dipanggil masih tetap tidak bergeming dan cuek.


“ya sudah lebih baik aku pulang”dita mulai jengkel dan keluar dari ruangan adit membanting pintunya .adit hanya geleng geleng kepala.


Dita langsung merpikan berkas dan memasukkan kedalam tas ,diambilnya laptop dan ranselnya karna ia ingin segera pulang.ia merasa kecewa dengan tingkah laku adit yang tak jelas.


Saat hendak keluar tiba tiba ada tangan yang mencekalnya.


“mau kemana?”tanya adit.


“mau pulang”dita berusaha melepas cekalan adit tapi tak bisa.


“ayo aku antar”adit menggandeng dita keluar ruangannya.dita hanya menurut.


Adit membukakan pintu mobil dan mempersilahkan dita masuk ,ia memutari mobil dan masuk kedalam .dita masih terdiam tidak membuka suara.


“apa kamu pikir wajahmu yang seperti itu akan terlihat imut”adit menegur dita yang masih melongo.

__ADS_1


Dita langsung tersadar”eh,,,lha aku kaget aja”


“kaget kenapa?”


“kenapa om adit nyuekin aku”


“apa aku harus menjelaskannya”


“kalau soal adrian aku minta maaf,tadi mang iwan tidak bisa menjemput karna ternyata pulang pagi,dan adrian menawarkan tumpangan”jelas dita.


“tapi kan kamu bisa mengabariku,aku tidak ingin gadisku bersama pria lain”


“adrian kan temanku om”sanggah dita


“hei kamu ini benar benar payah,sudahlah sepertinya kita cari makan dulu karna aku sudah lapar gara memikirkanmu”


“dita minta maaf ya”ucap dita memelas.


“ya sudah kumaafkan,jangan diulangi.”adit tidak tega melihat dita yang terlihat takut dan kecewa.


“Baik.....lagian tadi kenapa kamu gak langsung keruanganku?bukannya kaku sudah berjanji untuk menemuiku?”tanya dita


Adit menghela napas,susah baginya untuk mengakui bahwa ia cemburu dengan anak SMA itu.


“aku sibuk,harus ke stasiun untuk menjemput tiara”akhinya adit menjawab pertanyaan dita.


Dita kaget mendengar penjelasan adit,mendengar namanya disebut membuat dta mendidih meskipun dita sadar kalau hubungannya dengan adit belum menemui titik terang,sedangkan tiara adalah tunangannya.ia lebih memutuskan diam dan tak berkomentar,karna terlalu gengsi jika ia harus mengakui cemburu.


“kenapa diam?cemburu?”


“a-a- paan sih gak ,dita gak cemburu”jawab dita singkat.


“yakin?aku tahu kamu cemburu karna aku bertemu tiara”


“dia kan tunangan om,jadi dia lebih berhak atas om”.adit tertawa mendengar penuturan dita yang semakin menggambarkan kalau ia sedang cemburu.


“kok malah ketawa gak lucu”dita mals malah adit menertawainya.


“hei hei....sudahlah tak usah gengsi,akui saja”adit semakin menggoda dita.


Tiba tiba terdengar suara aneh dari perut dita.


“sepertinya kita memang harus cepat ke restoran,cacing di perutmu sudah tidak sabar ingin makan”goda adit yang membuat dita semakin malu.


Mereka pun segera menuju salah satu restoran yang berada di sekitar rumah dita,jadi jarak mereka lebih dekat.adit sengaja memilih chinesee food karna salah satu menu favorit dita.


*****


Cemburu boleh,tapi asal tahu batasnya ya gaes


Jangan terlalu cemburu buta,karna dampaknya akan sangat besar


Bisa jadi akan menjadi boomerang di hubungan kalian....


So keep kewarasan kamu,dan lihat semuanya dengan masuk akal


Jangan terlalu emosi dan larut dalam perasaan

__ADS_1


Salam sayang dari author.....


__ADS_2