
POV Tiara
Melupakan seseorang yang kita sayang tidak semudah membalikkan telapak tangan.Apalagi hubungan yang kita jalin hampir melangkah ke jenjang yang lebih serius pernikahan.Awalnya aku pikir semua akan baik baik saja.Aku meminta ayahku agar laki-laki yang aku inginkan bisa menjadi milikku.Tadinya aku berpikir ia membalas perasaanku dengan mengikat hubungan kami dalam satu ikatan pertunangan.Aku bernapas lega,setidaknya gadis abg itu tidak akan mengganngu hubunganku dengan Adit.Tetapi aku salah,setelah pertunangan itu justru membuat mereka semakin dekat.Yang aku tahu setelah acara pertunangan kami,mereka pulang bersama.Entah apa yang terjadi pada mereka hingga membuat mereka semakin dekat dan jujur aku sangat cemburu.
Berjalannya waktu pertemuanku dengan Adit pun jarang,bahkan ia selalu menghindar saat aku membahas soal konsep acara pernikahan kami.Aku mulai gelisah,aku mencoba menanyakan pada Cindy asistennya di kantor.Tapi sepertinya asistennya itu sama saja.Menyembunyikan sesuatu padaku.
Hingga suatu saat aku bertemu dengan Rio teman satu kampusku saat kuliah.Rio langsung memberitahuku kedekatan Adit dan Dita di kantor.Bahkan dengan terang-terangan tunanganku sangat perhatian pada Gadis Abg itu.
"Kamu serius Rio?"tanyaku memastikan.
"Yakinlah,aku tahu mana yang perasaan biasa mana yang cinta"jawab Rio santai.
Aku mengepal tanganku,seolah aku ingin benar benar melampiaskan kemarahanku pada mereka .
"Dari mana kamu tahu?"
"Hei,perusahaanku ini bekerjasama dengan perusahaan Dita,setidaknya aku tahu kelakuan mereka di kantor."aku semakin marah dan kecewa.
"Dan kamu tahu,tunangammu itu benar-benar sangat protective pada Dita.Bahkan ia tidak memberi kesempatan padaku untuk bertemu atau mendekati Dita"Rio menyeringai licik.
"Huh..."aku mengumpat dalam hati
"Tak kusangka,Adit itu lebih buaya dari aku,sampai sampai memacari anak Abg.hahahahha"Rio tertawa puas karena berhasil menyulut api perang.Dan aku akan berusaha menghentikan hubungan mereka karena Adit adalah milikku.
Aku mulai mencari-cari informasi tentang Dita dan Adit dengan membayar salah satu pegawai di perusahaan Dita.Tentunya tanpa sepengetahuan mereka.Aku meminta tolong OB fi kantor untuk memata-matai mereka,Dan aku mendapatkan informasi bahwa mereka akan melakukan makan malam di resto milik Adit.Ini adalah kesempatanku untuk menggagalkan acara makan malam mereka dan berharap mereka akan menjauh,dan Adit jadi milikku seutuhnya.
Malam ini aku sudah bersiap,menyiapkan mental dan berusaha kuat menghadapi mereka.Sebenarnya hatiku sangat rapuh.Tapi merekalah yang membuatku murka seperti ini.Memang Dita lebih dulu hadir dalam kehidupan Adit.Tapi aku tidak mau jika gadis itu membuat hubunganku dengan Adit berantakan.Sudah sejak lama aku mengincar Adit dan aku tidak ingin gadis gila itu memghancurkan semuanya.
Aku memasuki halaman resto Adit,suasana sepi aku melihat dari luar didalam tercipta suasana yang romantis.Jujur,aku sangat iri melihatnya.Membuatku amarahku semakin membuncak.
Plakkk ,
__ADS_1
Satu tamparan keras aku layangkan pada Dita si gadis Abg itu.
"Oh....ternyata ini alasan kamu selama ini menjauhiku"suaraku mulai bergetar,dadaku bergemuruh karena amarah yang membuncak.
"Hanya karna gadis ABG ini kau mengabaikanku,mengabaikan rencana pernikahan kita,apa karna gadis murahan ini kau tega mencampakkan rencana pernikahan kita"Aku menarik jilbab gadis itu karena emosi.
"Aww..lepaskan "Gadis itu memekik kesakitan.
Melihat Dita memekik kesakitan Adit malah menarik tangannku
"Lepaskan Tiara,kau sudah membuat ia kesakitan,gila kamu.."Wajahnya terlihat memanas,sungguh membuat aku semakin cemburu.
"Gadis seperti dia pantas mendapatkannya" Aku menunjuk Dita masih dengan mata nyalang.
"Jaga bicaramu,kamu bukan tiara yang aku kenal"
"Sebesar itukah cintamu pada gadis murahan ini hah"amarahku kian membuncak mendengar kenyataan calon suamiku lebih membela Dita.
"Gadis kecil pembuat onar seperti dia tak pantas untuk kamu"
Plakkk..sebuah tamparan mendarat di pipiku.Aku tak menyangka Adit tega melakukan ini padaku,ia sudah menamparku di depan Dita.Ia pasti tersemyum menang.
"Wow.....hebat sekali gadis murahan ini,bisa mengubahmu menjadi sosok yang menyeramkan" Aku tersenyum sinis memegang pipiku yang terasa sakit.
"Berhenti memanggilnya dengan sebutan murahan,atau aku menamparmu sekali lagi"
"Silahkan..."aku semakin menantangnya.
"Kamu benar benar gila"
"Asal kamu tahu,rasa sakit di pipi tidak lebih besar dari rasa sakit yang aku rasakan,dihianati oleh kalian berdua,benar benar pasangan yang memuakkan.".Aku benar benar marah dan muak melihat keromantisan mereka.
__ADS_1
"Harusnya kamu tahu,kalau hubungan kita memang tidak bisa dipertahankan.Dan dari awal aku sudah jujur padamu ,bahwa aku tidak bisa melanjutkan hubungan ini.Tapi kau yang selalu memaksaku agar aku bertahan denganmu,hingga kamu tega memfitnah Dita saat itu."Penjelasan Adit membuatku semakin miris dengan kisah cintaku.
Hatiku hancur,aku pulang membawa luka yang sangat dalam dan akan aku tuntaskan sampai mereka merasakan akibatnya.
Berbagai cara aku lakukan,menyerang Dita di sosial media,bahkan aku mencoba bunuh diri dihadapan Adit,tetapi semuanya itu tak berhasil.Adit sama sekali mengabaikanku.
Bahkan dengan sengaja aku membuat hubungan mereka renggang dengan merekayasa foto Dita bersama temannya dan berhasil membuat Adit marah dan Dita kecelakaan hingga koma.Aku sangat puas melihat hubungan mereka bertengkar,tetapi aku malah kehilangan ayahku untuk selamanya.Beliau kecewa melihat perubahan drastis pada diriku.Semua karena Adit.
Aku terpukul aku menangis,bahkan disaat terakhir aku tidak bisa menemani beliau.Terlebih lagi aku sangat syok ketika Dita telah sadar dan mereka akur kembali.Bahkan mereka tertawa bersama saat di taman paviliun.
Sampai aku mendengar kabar dari Rio dan Dito bahwa Adit dan Dita akan menikah dalam waktu dekat.Aku benar-benar benci mereka,Harusnya aku yang mendampingi Adit.Bukan gadis Abg itu.karena akulah yang lebih pantas bersanding dengannya.
Tak kehilangan akal,aku bekerjasama dengan pamanku untuk menghancurkan proyek properti Adit yang ada di tasik disaat ia lengah mempersiapkan pernikahannya.
Aku hanya ingin Adit menyerah dan kembali padaku.Meninggalkan gadis itu yang tak pantas untuknya.Akhirnya aku berhasil membuatnya datang ke Tasik.Membuatnya jauh dari Dita.
Aku merencanakan ingin bertemu dengannya.Untuk bernegosiasi masalah proyek.Aku yakin aku akan menang,karena aku sangat yakin kini ia merugi milyaran rupiah.
"Tiara,kamu sudah siap?lusa aku sudah membuat janji dengan Revan untuk bertemu dengan Adit"ujar om Danu.
"Siap om"jawabku tersenyum tipis.Aku membayangkan akan bertemu dengan kekasihku lagi.
"Baiklah om harap kamu akan puas..."om Danu menyeringai licik.
****
**doakan saja ,,,semoga hubungan Adit dan Dita baik-baik saja.....
Author minta dukungannya donk...
like nya jangan pelit ðŸ¤
__ADS_1
stay terus ya...semoga Dita dan Adit bisa sampai 100 part**.