
❤️ tinggalkan jejak ya....
Acara pertunangan telah selesai,kedua pihak sepakat akan mengadakan pertemuan lagi bulan depan untuk membahas tanggal pernikahan.Semua tamu undangan dan keluarga tiara telah pulang,kini tinggal keluarga kecil adit dan pak Hendarto yang masih di hotel,mereka memutuskan untuk check out besok karna masih ingin menikmati indahnya kota Bandung.
Saat ini mereka sedang makan malam bersama di resto hotel,tetapi tiba tiba dita mendapat panggilan penting dari asistennya.
“Papa,sepertinya dita harus pulang malam ini”ujat Dita.
“Apa yang terjadi dita kok mendadak pulang?”tanya tante kirana.
“Dita minta maaf oma,tadi ada panggilan dari asistenku kalau besok ada meeting mendadak”
“oh,,,tapi papa besok sudah ada janji bareng om tama investor papa,untuk bertemu di Bandung,Papa tidak bisa mengantarmu pulang"
“emmm gak apa apa lah pa,aku bisa naik kereta atau travel saja”
“hei gadis kesayangan oma jangan pulang sendirian,bahaya”tante kirana menasehati.
“betul kata oma dita,bahaya kalau pulang sendiri”imbuh papahnya.
“tapi pa,papa kan masih stay disini karna besok juga ada janji,jadi Dita memang harus pulang sendiri.”
“Begini saja, kamu diantar om adit saja ya,karna papa lebih lega kalau kamu pulang bersama dia”
Dita mendelik,begitu juga adit yang kaget mendengar perkatan pak hendarto.
“Iya oma setuju dengan pak hen,bagaimana adit?kamu bisa kan?dan mama harap kamu bisa”tegas tante kirana.Mereka berdua terlihat sengaja bekerjasama mendekatkan mereka.
“baiklah ma,om hen,aku akan pulang bersama dita”ujar adit lemah,karna ia yakin pasti tidak akan bisa mengelak dari permintaan mamanya.
“nah gitu dong”tante kirana tersenyum simpul.
"Terima kasih ya Adit,om percaya padamu,tolong jaga Dita dengan baik sampai rumah"Pak Hendarto tersenyum puas akhirnya anaknya pulang bersama Adit .
******
Sepanjang perjalanan mereka saling diam,adit lebih fokus menyetir dan dita asik mendengarkan lagu lewat handphonennya menggunakan ear phone.sesekali dita melempar pandangannya ke adit,tampak keren laki laki itu malam ini.Rambutnya yang sedikit basah membuat laki laki dihadapannya kini terilhat lebih maskulin.Merasa dipandangi laki laki inipun menoleh dan tersenyum pada dita.ia tersenyum simpul hingga mampu melelehkan hati Dita yang beku.
Tiba tiba mobil berhenti di tengah tempat yang sepi.
“Ada apa om kok berhenti?”heran dita
“iya nih aku juga tidak tahu,padahal bensin penuh"
“coba di cek dulu om,dita takut kita mogok di tempat sepi kaya gini”dita mencengkram lengan adit.
“baik,kamu tunggu di dalam tidak usah keluar ,bahaya tempat ini sepi”adit pun melangkah keluar mobil.untuk mengecek mobil.
__ADS_1
“Dita ,sepertinya bannya bocor,dan om harus mengganti bannya”ujar adit dari luar .
“oh baiklah,dita akan segera turun”
“kenapa kamu turun ,tunggu saja di dalam,ini hanya sebentar,om sudah bawa ban serep nya,terlalu bahaya anak gadis di luar”
“dita disini aja nemenin om adit”
“ya sudah terserah kamu”
Adit mulai mengeluarkan perlengkapan untuk mengganti bannya yang bocor,adit terlihat sudah ahli saat mengganti bannya dan,tidak membutuhkan waktu yang lama.
“ommm……..tolongin dita om”terdengar teriakan dita saat adit selesai membereskan perlengkapannya..
“Hei lepaskan gadis itu” dua orang perampok mengarahkan pisau di leher dita.
“om tolongin dita om”dita meringik kesakitan
“hei diem lo”hardik penjahat itu.
“hei jangan kau sakiti gadis itu”
“kalau mau gadis ini selamat,serahkan mobil dan uangmu”si perampok menekankan pisau di leher dita,
“awwww…..”dita memekik kesakitan
Adit mencoba mengambil ancang ancang untuk menyerang kedua penjahat itu.
“awwww”dita menggigit tangan penjahat itu , menendang alat vitalnya dan langsung berlari bersembunyi dibelakang adit,
“sialan lo”umpat penjahat itu.
“dita kamu cari bantuan,om akan menghadapi mereka”dita mengangguk.
BRUKK
Penajahat itu langsung menyerang adit dan menendang perutnya hingga tersungkur.
Adit berusaha berdiri,membalas dengan pukulan tepat mengenai wajah si perampok,
“cuih….sialan lo,main main ama gue”mereka mencoba menendang dan adit berhasil menghindar.
Satu pukulan tepat mengenai wajah mereka bergantian,ketika adit lengah rekannya menendang adit dari belakang dan diserang bertubi dari depan ,adit kembali tersungkur dan sudut bibirnya berdarah,wajahnya lebam dan membiru.
Penjahat itu menindih tubuh adit dengan sepatu boots.adit tak berkutik,napasnya semakin memburu,pandangannya semakin kabur.
“jangan sok jadi pahlawan,serahkan hartamu”hardik si perampok
__ADS_1
Semakin keras penjahat itu menindih adit semakin sesak dada adit,dan ia pun tidak sadarkan diri.
Tepat saat tidak sadar segerombolan orang datang Bersama dita membantu melawan para perampok.mereka langsung memutuskan kabur karna takut bila dilaporkan polisi.
“ om adit…”dita memekik melihat keadaan adit.
ia langsung bersimpuh menjangkau tubuh adit dan memangkunya,”om adit bangun om”dita mengguncang tubuh adit.ditepuknya pipi adit berkali kali.pikiran dita begitu kacau melihat penambat hatinya itu pingsan.
“om maafin dita”lirih dita menangis.
“uhuk uhuk….”adit tersadar.
“kamu tidak apa apa?”tanya adit dengan terbata bata.
“tidak,aku baik baik saja”
“alhamdulillah kalau kamu baik baik saja”adit kesulitan berbicara.
“pak, terima kasih atas pertolongannya”ucap dita,pada warga
“Sama samaa nona,sebaiknya anda membawa teman anda kerumah sakit,diujung jalan sana ada klinik,kalian bisa kesana untuk mengobati lukanya”ujar salah seorang warga.
“baik pak,terima kasih atas pertolongannya”
Kini para warga telah kembali,tinggal adit dan dita yang masih memangku tubuh adit lemah dan banyak luka lebam di wajahnya.
“hei kamu jangan menangis”adit mengusap air mata dita.
“maafin dita yang selalu menyusahkan om”dita mulai tergugu.
adit mencoba bangkit dan duduk menghadap dita.
“cukup jangan menangis,ini musibah,dan om sangat tidak suka bila melihat kamu menangis seperti ini”adit menangkupkan kedua tangannya di wajah dita.
Dita menyunggingkan senyum di bibir ,dihapus air matanya.
“nah begitu kan lebih cantik”diat tersenyum dan memukul punggung adit
“awwwww”pekik adit
“opss maaf om dita tidak sengaja”khawatir dita yang melihat adit merintih kesakitan
“kau khawatir padaku?”tanya adit lirih
“masih bisa bisanya kau bertanya seperti itu,aku khawatir setengah mati om,bagaimana aku bisa jelaskan pada oma kirana kalau terjadi sesuatu pada om adit”
“yakin hanya karna hal itu?”adit kembali menekankan pertanyaannnya.
__ADS_1
“sudahlah ,ayo kita kembali ke mobil dan mengobati lukamu itu,biar aku yang nyetir ke klinik”dita menopang adit dan menuntunnya masuk kedalam mobil.ia segera menghidupkan mobil dan melajukannya ke klinik agar adit segera mendapat pertolongan.