AKU MASIH ABG

AKU MASIH ABG
Hati Yang Kacau


__ADS_3

Sebelum membaca jangan pelit ya...like and vote,dan jangan lupa ajak teman untuk membaca si dita dan adit.makin aeru lho ceritanya


****


“Shit....”umpat adit berulang ulang saat perjalanan pulang dari kantor,tak hent- hentinya ia merutuki kebodohannya.


“Dita kau benar benar telah membuatku kacau kali ini”adit masih saja merutuki diri sendiri.


“gara gara kebodohamku ini kau pasti akan menjauhiku,shit,,,,”adit memukul kemudi mobil kesal.


“sepertinya aku memang harus mencari jalan keluar,aku tidak mau terus terusan seperti ini,bisa gila aku lama”adit masih berbicara sendiri.


Tiba tiba telponnya berbunyi,terpampang nama tiara disana.ingin sekali mengabaikannya tetapi pasti nantinya akan timbul masalah.


“halo .....”ujar adit datar.


“hai sayang..kamu baik baik saja kan?”tanya tiara di ujung telepon


“iya aku baik baik saja”jawab adit singkat.


“aku khawatir,kata mama kamu udah balik tapi kamu gak ngasih kabar dari kemaren”terdengar suara tiara sedikit kecewa.


“maaf tiara,aku lupa karna hari ini aku ada meeting mendadak”adit memberi alasan


“baiklah,oh ya aku besok pagi pulang dari bandung,aku harap kamu bisa jemput aku di stasiun”


“oh...baiklah”ujar adit singkat


“sayang....”panggil tiara sedikit manja


“hmmmm”


“kok jawabnya gitu aja?”


“aku capek tiara,aku baru selesai meeting dan mau istirahat di rumah”


“baiklah ,selamat istirahat mmmuah”.tanpa menjawab adit langsung menutup telponnya tanpa memperdulikan tiara di seberang.


“seprtinya aku memang perlu tidur”segera adit melajukan mobilnya menuju rumahnya.


****


Sesampainya di rumah adit langsung membenamkan tubuhnya di kasur,ia tidak tahan dengan tubuhnya yang terasa capek karna kejadian semalam.Ditambah lagi dengan kejadian di kantor tadi,yang terang terangan ia mengatakan bahwa ia cemburu.


Adit terhanyut dalam tidurnya hingga ketika ia membuka mata melihat sosok gadis kecil yang menunggunya di taman,didekati gadis kecil itu,ada rasa nyaman tersendiri ketika di dekatnya.mereka bermain bersama,adit sesekali mendorong ayunan bermain bersama,berkejar kejaran,bercerita,dan adit pun mendongeng untuk gadis kecil itu.gadis kecil itu sangat antusias.setelah selesai gadis itu tertidur dipangkuan adit,ia tertidur sangat pulas.adit merasa tidak asing dengan gadis kecil itu,kulit putih rambut panjang berkuncir dua,tak lupa ia membawa boneka panda yang dipeluknya.

__ADS_1


“Dita kecil....”batin adit,ia mengenali boneka panda pemberiannya.


Ia melihat gadis kecil yang dipagkuannya penuh dengan keteduhan,gadis kecil yang tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu semenjak lahir,gadis yang selalu menyita waktunya saat masih kecil.Gadis yang selalu mengikutinya dan papahnya saat ada meeting di kantor ataupum di luar,gadis kecil yang selalu membuat pacarnya mundur pelan pelan karna kehadirannya,gadis yang selalu menghiburnya saat ia putus dengan mereka.dan gadis ini yang akhir akhir ini selalu mengacaukan pikirannya,yang mebuat hatinya tak karuan,dan membuatnya sedikit posesif bila didekati pria lain.


“dita apa benar rasa sayang ini melebihi dari rasa sayang sebenarnya”lirih adit sambil mengelus ngelus rambut gadis kecil di pangkuannya.


Gadis kecil itu menggeliat dan perlaham membuka matanya.


“sepertinya aku harus pulang om,nanti papah khawatir,terima kasih ya om sudah menemaniku bermain”ucap gadis itu seraya mencium pipi adit dan pegi meninggalkannya di taman.gadis itu perlahan lahan menghilang,hingga suara ketukan pintu membangunkan adit dari tidurnya.


Adit berdiri masih berpakaian formal saat tidur,ia membuka pintu dan ada bik tuti di depan kamarnya,


“ada apa bik?”tanya adit masih setengah sadar dari tidurnya.


“maaf tuan ada mbak dita di bawah sedang menunggu”


“Dita?”adit kaget mendengarnya .


“Iya tuan,mbak dita sudah lama menunggu dibawah”


“kenapa saya tidak dibangunin bik?”adit merasa tak enak.


“mbak dita yang melarangnya tuan,katanya biar tuan istirahat saja,dan sedari tadi mbak dita yang membantu saya memasak untuk makan malam”


“dita masak?”adit sedikit terkejut.


“aku memberishkan badan dulu bik,suruh dita untuk menunggu sebentar lagi,aku kan segera turun,terima kasih ya bi”pungkas adit dan segera membersihkan badannya.


Adit bergegas membersihkan diri di kamar mandi,tak butuh waktu lama ia dikamar mandi karna ia bukan tipikal cowok metroseksual,ia memakai kaos oblong dan celana pendek, pakaian keseharian adit saat dirumah.ia menuruni tangga dan menuju ruang makan.didapatinya gadis yang sedang memenuhi pikirannya masih memakai pakaian kerja yang dipakainya tadi pagi,wajahnya sedikit lelah tapi tidak mengurangi parasnya yang ayu.


“Dita...”sapa adit saat menarik kursi di sebelah dita.


“om adit dah bangun?bagaimana udah enakan om?”tanya dita.


“lumayan setelah tadi pas tidur mimpi ketemu gadis kecilku”.dita heran mendengar ucpan adit.


“gadis kecil?”tanya dita penasaran.


“iya gadis kecilku”.dita masih bertanda tanya,bisa dibayangkan banyak tanda tanya besar diatas kepala dita.


“sudahlah tak perlu dipirkan ayo makan ,aku sudah lapar,pasti enak ,aku sudah tidak sabar untuk mencicipi masakanmu “adit mengalihkan pembicaraannya.


Dita mengambilkan nasi untuk adit,dan dirinya,ia melayani dengan telaten.


“wah sepertinya sudah cocok nih”goda adit

__ADS_1


“cocok jadi koki ya om”ujar dita sembari tersenyum.


“cocok jadi calon istri”adit menambahkan.


Pipi dita langsung memerah karna ucapan adit.”sudah ayo makan,jangan ngaco keburu dingin nanti”dita berusaha mengalihkan pembicaraan.


Mereka pun makan malam dengan nikmat,hanya terdengar dentingan sendok saat makan,adit melahap makanan yang dimasak dita seperti orang kelaparan yang tidak makan berhari hari.Dita tersenyum geli melihat kelakuan adit,sedangkan yang dipandangi cuek dan tetap melahap makanan di depannya.setelah selesai makan bik tuti merapikan meja makan dan adit mengajak dita ke gazebo taman belakang.


“makasih ya dita buat masakannya”ujar adit membuka obrolan.


“sama sama om,ini tidak sebanding dengan apa yang sudah om lakukan buat nolong dita semalam”


“sudahlah,itu sudah kewajibanku untuk melindungimu karna papahmu sudah menitipkanmu padaku,entah apa yang terjadi bila sesuatu yang buruk terjadi padamu aku pasti tidak punya nyali untuk beretemu papahmu,dan tentunya mamaku akan menceikku hidup hidup”


“ish,,,,om adit gak mungkinlah oma sejahat itu”


“dit,kamu belum purang kerumah?”tanya adit sambil memandangi dita yang masih lengkap dengan pakaian kantornya.


“belum,tadi sepulang kantor dita langsung kesini bareng mbak nadia,dita khawatir om”


“Khawatir?apa aku tidak salah dengar?”adit kembali menegaskan pertanyaannya


“tidak om,om adit tidak salah dengar,dita khawatir”ucap adit tepat di teling adit.


Betapa senang hati adit mendengar penuturan dita yang sedikit tapi membuat hatinya terasa nyaman.


“om dita mau tanya,”ujar dita sambil memainkan kakinya di bawah gazebo.


“bertanyalah”


“mmmmm apa om serius dengan perkataan om siang tadi?”dita mencoba memberanikan diri.


Adit sedikit terkejut dengan pertanyaan dita.


“uhuk..uhuk....”adit terbatuk karna kaget mendengar petanyaan dita.


“ini diminum..lain kali kalau diajak ngomong yang fokus donk”dita menyodorkan minuman ke adit.aditpun langsung meminumnya...tersasa mendingan.


“lha pertanyaanmu sungguh mengagetkanku dita.....”


“apa ada yang salah dengan pertanyaanku?”


“ti ....tidak,tidak ada yag salah dengan pertanyaanmu,aku juga memaklumi jika kamu bertanya seperti itu”


“maksudnya?”

__ADS_1


“sebenarnya om juga tahu kamu pasti meminta penjelasan dariku”


__ADS_2