
Suasana di Ballroom hotel begitu meriah,tampak hiasan megah yang menghiasi seluruh ruangan itu,Tiara dan Adit memilih nuansa Gold pada acara pertunangan mereka.Tiara sengaja memilih E.O ternama di kota Bandung untuk mengatur jalannya acara pertunangannya.Ia ingin acara pertunangannya menjadi acara yang spesial di kota itu,karna ia akan bertunangan dengan seorang pengusaha yang sukses.Banyak temannya yang merasa iri padanya.karena ia sangat beruntung bisa mendapatkan Adit si pengusaha tampan itu.
Para penerima tamu pun sudah berjajar rapi dengan seragam keluarga yang mereka kenakan.Tampak keluarga besar Adit dan Tiara telah memenuhi ruangan itu.mereka sudah siap menyambut tamu undangan yang datang.
Adit mengenakan setelan jas casual hitam dipadukan dengan dasi maroon gold,yang membuat dirinya terlihat lebih gagah,tampan dan dewasa.Didampingi tante kirana yang terlihat cantik menggunakan kebaya warna gold.Mereka sudah berada di tengah tengah para undangan.
Semua tamu undangan satu persatu mulai hadir memenuhi ruangan.Banyak teman ,rekan kerja serta kolega Adit yang sudah datang.Adit sedari tadi celingukan mencari Dita yang belum nampak,padahal pak hendaro sudah terlihat menyambut tamu sejak tadi.Apakah ia sakit lalu memilih berdiam di kamar,itulah isi pikiran adit saat tidak menemukan Dita.
Kini rombongan Tiara dan orang tuanya telah hadir,dosen cantk itu memakai balutan gamis brokat yang mengembang bak princess,ia terlihat sangat cantik dan elegant.Kedua orang tuanya pun sama memakai kebaya yang senada dengan tante kirana.Mereka menghampiri tante kirana yang sudah menunggunya.
Akhirnya Adit menangkap sosok gadis yang dicarinya sedari tadi,ia terlihat begitu cantik mengenakan kebaya broklat warna gold,tetapi sentuhan gayanya lebih klasik sehingga ratusan pasang mata melihat gadis itu terpesona.
Ia menyendiri di samping karangan bunga ucapan selamat dari kolega bisnisnya,senyumnya tipis tapi tidak mengurangi keanggunannya.
Adit segera melangkahkan kakinya menuju gadis itu,tapi ada suara yang terdengar menahannya.
“tiara?”adit menggaruk kepalanya.
“Adit acaranya sebentar lagi mau mulai,kamu mau kemana?”tanya Tiara menyelidik.
“aku...aku...iya aku mau ke toilet dulu”jawab adit asal.
“toilet?bukannya toilet di sebelah sana?”
“oh,..iya tadi aku mau bertemu riko,tapi sepertimya ia sudah pergi”
“Oh ya sudahlah,sebentar lagi acara dimulai aku harap kamu segera kedepan”
“baik sebentar lagi aku ke sana”
__ADS_1
Adit mencoba mengedarkan pandangan sekali lagi,tapi nihil ia tidak menemukan gadis itu.Ia kembali kehilangan keberadaan gadia kecilnya itu.Ia pun segera kembali bergegas menemui tiara dan orang tuanya.Tanpa disadari ada sepasang mata yang memperhatikannya dari jauh mencoba bersembunyi di kerumunan orang agar keberadaannya tidak ditemukan.
Acara berlangsung sukses,kedua pasangan ini masing masing menyematkan cincin pertunangan.Sebagai tanda ikatan hubungan mereka ke arah yang lebih serius.
Para tamu undangan bertepuk tangan meriah,resmi sudah mereka bertunangan,untuk tanggal pernikahan akan ditentukan di kemudian hari atas persetujuan dua belah pihak.
Binar kebahagiaan tampak di wajah tiara,tapi tidak dengan Adit,dia masih bingung mencari keberadaan gadisnya itu,hingga ia berhasil menangkap sosok yang begitu ia kenali,ia yang telah membuyarkan pikirannya akhir akhir ini,saati ini sedang mengobrol dengan seorang laki -laki.
Benar tebakannya gadis itu adalah dita,tapi dengan siapa ia berbicara,mereka tampak asik mengobrol dan sesekali dita tertawa lepas.mata gadis itu terlihat sendu,tapi ia berusaha menutupinya.
“mah,aku menemui dita dulu”pamit adit .Tante kirana hanya mengangguk tanda setuju.
“Dita”suara adit memecah obrolan dita dengan pria asing itu.Terlihat dita yang kikuk dan pria itu terlihat tidak suka atas kehadirannya.
“om adit,selamat ya atas pertunangannya”ucap Dita basa basi.
“Siapa dia?harusnya kamu jangan jauh jauh dari papahmu atau mamahku,karna disini banyak orang asing”adit melirik pria asing itu dan ia terlihat begitu sewot .
“tiara?”
“Iya perkenalkan saya tito teman tiara,lebih tepatnya mantan pacar tiara”adit terhenyak mendengarnya.ternyata pemuda itu mantannya Tiara.
“o.....,baiklah sepertinya saya minta maaf karena saya akan mengajak dita untuk bergabung bersama keluarganya dan terima kasih sudah menemani gadis kecilku"tanpa basa basi ia langsung menggandeng dita menjauhi tito yang masih berdiri melihat mereka.
“Om lepasin,ini hari pertunanganmu,jangan buat masalah deh”dita berusaha melepas tangannya,tapi adit tak bergeming tetap membawa dita .cengkramannya sangat kencang membuat dita sulit untuk melepaskannya.
“om.....”dita masih meronta.
“Adit ,dita ada apa ini?kenapa kok dita ditarik tarik segala”tante kirana menghentikan aksi anaknya yang membuat Dita meringis akibat cengkraman tangannya.
__ADS_1
"Ini nih mah,di tempat asing seperti ini malah menghilang,tidak mau berkumpul bersama keluarga.malah hilang entah kemana,hampir saja ada yang mau nyulik dia,untung aku sudah membawanya pergi,kalau tidak bisa bisa dia bisa hilang karena diculik lelaki itu.”dita menahan tawa mendengar ucapan adit yang terkesan berlebihan.
Kirana hanya menggeleng gelengkan kepala melihat tingkah anaknya yang berlebihan.
“Om am Adit lebai oma,aku hanya berkenalan dengan cowok ganteng,eh tiba tiba om adit mengganggu disaat kita sudah mulai dekat,aku kira dia hanya takut ada yang menandinginya.”dita mencebik.
“tuh kan,ya kalau dia pemuda baik baik,kalo dia langsung menculikmu kasihan pak hendarto akan panik mencarimu”
“om adit lebai deh,aku kan cuma berkenalan,kan gak ada salahnya.”
"jelas salah,kamu tifak mengenal dia"adit masih kekeh.
“Sudah sudah kalian ini kaya tom and jerry aja,kerjaannya berantem terus”tante kirana menengahi.
“om adit nih oma mulai duluan mengganggu keasikanku saja."
"Dia mah...gak mau nurut sama yang lebih tua".perdebatan itu semakin sengit,hingga da yang memanggil namanya.
"Adit...”terdengar suara tiara yang memanggilnya.
“ti-ti-tiara”Adit terlihat gugup saat tiara datang.
“adit, mama papa mencarimu “ujar tiara sambil melirik dita.
“oh baiklah,mama ,dita aku kesana dulu”pamit adit.
Tiara melenggang membawa adit bersamanya.terlihat dita yang cemberut dan berusaha menutupinya,Sekilas kirana melirik gadis disampingnya itu dan tersenyum simpul,seakan tahu apa yang sedang terjadi antara putranya ,tiara dan gadis ABG itu.
“Dita sebaiknya kita ke kamar aja yuk,oma capek”ajak tante kirana..
__ADS_1
“Baik oma,aku siap mengantar oma,lagipula suasana tempat ini sudah tidak menyenangkan .”dita menggandeng tante kirana keluar ballroom dan menuju kamar mereka.Dita sengaja memilih bersama tante kirana di kamarnya karena merasa butuh teman berbicara .Mereka pun mengganti pakaian mereka dan bercengkrama,bercerita,bergurau.seakan memberi penawar hati yang luka karna pertunangan ini.Tante kirana mengerti perasaan gadis abg di depannya ini yang begitu terpukul,tetapi perasaan kagum makin kuat pada gadis ini,karna ia bisa mngendalikan diri dan emosi di usianya yang masih sangat muda.