
❤️❤️ Terima kasih banyak buat para reader yang sudah setia menunggu cerita ini...Author jadi lebih semangat nih.
******
Dita melewati hari harinya antara sekolah dan bekerja dengan menyenangkan,adit selalu menjemput dan membantunya di kantor,sesekali juga mereka sangat kompak saat menghadapi klien,tapi tidak jarang juga mereka sering tidak akur karna beda pendapat,yang pada akhirnya dita lebih memilih diam dan adit lebih memilih bekerja di ruangannya sendiri.Meskipun seperti itu adit selalu perhatian dan banyak menghabiskan waktu bersama.
Banyak pegawai yang bergosip karna kedekatan mereka,tapi tidak banyak juga yang kagum akan kekompakan mereka.Berita kedekatan mereka akhirnya sampai ke orang orang yang mereka sayangi.terutama sonya dan adrian ,mereka sedikit tidak percaya jika sahabatnya itu berani mengambil keputusan dengan menjalin hubungan dengan laki laki yang sudah bertunangan.tetapi mereka mencoba memaklumi karna mereka juga saling menyayangi.
Nadia yang menjadi garda terdepan ketika adit dan dita sedang bersama,dia begitu bahagia ketika melihat bosnya bahagia,karna ia tahu betul bahwa perjalanan kisah mereka.dan mereka merupakan pasangan favorit nadia,jadi dia selalu memberi alasan pada tiara saat wanita itu berkunjung ke kantor,dia memang bekerjasama dengan sindy asisten adit agar tiara tidak curiga.
Tapi tajamnya gosip membuat tiara tahu akan kedekatan mereka,dari temannya saat kuliah yang bekerjasama dengan perusahaan dita,ya,dia Rio CEO MEGATAMA yang memang ingin mendekati dita tapi selalu dihalangi oleh adit,beberapa mereka meeting tapi hanya adit yang menghadirinya saja dengan alasan dita sedang sibuk.oh sungguh alasan tidak masuk akal padahal dita berada di ruangannya.
Yups,,,,kita kembali lagi ya.........
Hari ini adalah hari dimana Dita tepat berusia 17 tahun,atau lebih tepatnya sweet seventeen.Bukan main senangnya, karna itu artinya Dita akan mempunyai KTP dan ia tidak dianggap ABG lagi oleh Adit ataupun orang orang disekitarnya.
Selain itu hari ini mereka akan merencanakan candle light dinner di slah satu resto milik Adit,wow begitu senangnya si gadis ABG ini,pagi ini ia akan menghabiskan waktunya treatment di salon langganannya yang kebetulan milik mamanya Adrian.Karna kebetulan ini hari libur ia tidak usah memikirkan pekerjaan dan sekolah,karna hari ini ia ingin fokus dengan acara makan malam romantisnya.
Ia menghubungi sonya untuk menemaninya,tapi sialnya dia malah menolak karna sudah ada janji dengan adrian untuk hangout bareng,wah sepertinya ada yang sedang dekat,itulah yang ada di pikiran dita saat ini,baiklah tidak masalah jika ia harus ke salon sendirian.
“Anak papa udah rapi saja pagi pagi”tegur pak hendarto saat dita berpamitan.
“Iya Dita mau kesalon pa,mau memanjakan diri karna akhir akhir ini sudah terlalu capek membagi waktu antara sekolah dan pekerjaan”jelas Dita.
“Apa perlu papa antar?”tanya papahnya.
“Tidak usah pa,aku diantar mang iwan aja ,papa pasti capek”
"Yakin?"
"Yakin papa...Dita hari ini udah 17 tahun lho pa,tandanya Dita udah gede,dan papa gak perlu khawatir lagi padaku" Dita menautkan alisnya sambil tersenyum.
"Oh.iya papa sampai lupa,selamat ulang tahun sayang"ujar pak hendarto seraya memeluk anak kesayangannya.
"Iya pa,makasih ya buat perjuangan papa selama ini sudah mendampingi Dita hingga seperti sekarang ini" Dita memperat pelukan papanya.
"Kamu bilang,mau hadiah apa kamu kali ini?"tanya pak hendarto melepas pelukannya.
"Aku gak mau apa apa,melihat papa sehat saja sudah sangat membuat aku bahagia"
"Kamu memang gadis terbaik papa"pak hendarto bahagia melihat perubahan putrinya lebih dewasa.
"Ya udah Dita berangkat dulu ya".mencium punggung tangan papahnya.
"Baiklah,kamu hati hati di jalan sayang”
Dita pun segera meminta mang iwan untuk mengantarnya ke salon.Saat perjalanan ke salon ia berulang kali mengecek handphonenya.Tidak ada satupun notifikasi chat masuk dari Adit.Banyak ucapan selamat tahun dari teman temannya ,dan karyawannya di kantor.Bahkan hari ini kekasihnya itu belum memberi ucapan selamat,bahkan terdengar cuek saat tadi pagi ia menelpon memberi kabar akan pergi ke salon.Ya sudahlah dita selalu mencoba untuk positif thinking saja ,mungkin Adit memang sedang sibuk.
“Hai dita sayang..”sapa tante Dian mama Adrian saat Dita sudah memasuki salonnya.
“Hai juga tante,lama gak ketemu nih”Dita mencium punggung tangan tante Dian.
__ADS_1
“Iya kamu sekarang udah jarang main ke rumah tante,sekarang udah jadi bos besar pasti sibuk banget”
“Tante bisa aja,,pasti adrian nih yang ceritanya lebai”
“Tapi tante kagum lho sama kamu ,masih muda tapi semangatnya sangat besar sekali”
“Sudahlah tante,dita juga sama seperti yang lain”
“Oh ya yuk kita mulai treatmentnya,khusus kamu nanti tante yang akan handle,karna kamu salah satu customer spesial kami”
“ok tante makasih”.mereka pun segera memasuki room VIP yang khusus diperuntukkan customer VIP.Salon mamah Adrian termasuk salah satu salon elit yang pelanggannya kebanyakan pejabat pejabat besar di kota mereka,karna pelayanan yang ramah dan memuaskan.
5 Jam sudah Dita menghabiskan waktunya di salon,mulai dari creambath,menicure and pedicure hingga spa ia lakukan,alhasil jam 3 sore semua baru selesai,ia pun berpamita pada tante dian dan segera pulang diantar mang iwan.
Sesampainya dirumah ia segera memilah milah baju yang akan dikenakan,tak luput pula ia meminta tolong mbok inah yang ditahannya di kamar.Berulang kali Dita ganti baju,tapi mbok inah hanya geleng geleng kepala tanda yidak setuju.
.Hingga akhirnya pilihan Dita yang terakhir,gamis maroon yang simple yang mempunyai aksen bordir emas di pinggang dan lebar di bawah,membuat Dita semakin cantik dengan sepatu flat warna gold serta jibab gold yang dipakainya.
“nah ini baru cantik benar non,tuan Adit pasti klepek klepek deh “goda mbok inah.
“Bibik biasa aja deh,makasih ya udah bantuin dita”
“Sama sama non,bibik ikutan seneng kalau non bahagia,ya udah bibik kedapur lagi ya”mbok inah segera meninggalkan Dita di kamar.
Dita langsung membersihkan dirinya dan mandi,kemudian bersiap siap agar ketika Adit menjemput dirinya sudah siap berangkat.
Waktu menunjukkan pukul 7 malam,tetapi Adit belum memberikan kabar sama sekali.Dita semakin panik,apa kekasihnya itu lupa dengan janjinya.Ia menelpon berulang kali tapi tetap tidak diangkat,ia berjalan mondar mandir di kamar seperti orang kebingungan.
--------my lovely uncle-----
"Kamu ke resto diantar mang iwan ya,kita ketemu disana.miss u sayang."
Dita segera menutup gawainya dan menuju belakang ,mencari mang iwan.
“Mang Iwan anterin ke restonya om adit ya”
“Baik non”
Mang iwan pun bersiap siap dan segera mengantar Diita menuju resto Adit.Letaknyatak begitu jauh dari perumahan tempat Dita tinggal.Jadi tidak memerlukan waktu yang lama untuk sampai disana.Sesampainya di resto ,Dita langsung turun dan menyuruh mang Iwan untuk pulang.
Ia pun memasuki pekarangan resto,tempat itu terlihat sangat sepi lampu yang biasa berkerlap kelip di taman hilang entah kemana.Pintu resto terdapat tulisan Close yang berarti resto itu di tutup.Dita pun ragu untuk memasuki Resto,karna suasana resto yang begitu sepi dan remang,Dengan memberanikan diri ia memasuki resto dan mencari tempat duduk.
Ia belum melihat adit disana,ia hanya melihat meja yang ditata khusus dan ia pikir pasti itu meja yang disiapkan untuknya.Dita segera duduk dan menunggu Adit disana,tapi kekasihnya itu belum kunjung memberi kabar,hingga suatu ketika lampu mendadak mati,Dita seketika menjerit karna takut.Karna ia memang phobia kegelapan.
Tiba tiba tangan dita terasa ada yang menggenggam dan mengajaknya untuk berdiri,Dita tidak bisa melihat persis siapa yang di depannya,tapi lembutnya tangan itu membuat ia yakin bahwa itu adalah Adit.
“HAPPY SWEET SEVENTEEN” terdengar suara di depannya di barengi dengan gemerlapnya lampu berwarna warni yang bertuliskan “HAPPY BIRTHDAY MY LITTLE GIRL”
Suasana resto itu makin romantis saat Adit memberikan sebuah hadiah kepadanya berupa sebuah kalung yang beriinisial AD yang dibungkus dengan hati,Adit pun memakaikan hadiahnya.
“Om adit ,makasih ya”Dita terlihat begitu bahagia.
__ADS_1
“Ini khusus untuk my little girl,karna aku sayang kamu”.terlihat jelas semburat merah di pipi dita.ia semakin suka untuk menggoda gadis kecilnya itu.
“Apa kamu suka kejutanku?”
“Huum aku sangat suka,tetapi kenapa om adit menghilang seharian ini?”
“hehehe aku sengaja sayang,,,biar surprise,seharian aku menyiapkan ini khusus untuk kamu”
“Tapi om Adit jahat sudah membuat aku khawatir”rengek dita dengan manjanya
“Hei,,,sudahlah,aku sudah bersamamu kan”Adit mencoba menenangkan dita.
“Emmm sepertinya kamu harus mengubah panggilanmu terhadapku”
“Maksudnya?”
“Apa kau akan memanggil kekasihmu dengan sebutan om terus menerus?”
“Itu sebutan romantis tau”
“Gak mau,pokoknya harus diganti”
“Tetep”
“Ganti”
“Tetep”
“Ganti”
“Tetep”
“Adit.....!”terdengar suara lantang memanggil adit dari arah pintu.
Merekapun menoleh secara bersamaan.
"Tiara...." Adit dan Dita membulat sempurna.
****
**Ternyata jatuh cinta itu indah,bahkan bisa menghilangkan akal kita
Tapi buat kalian jangan sampai terjerumus oleh cinta ya.
Jangan samapi bucin gara gara cinta
Sewajarnyalah mencintai
Karna yang berlebihan itu tidak akan baik hasilnya.
Cerita ini hanya fiksi dan imaginasi author saja**...
__ADS_1