Antagonis Yang Sebenarnya

Antagonis Yang Sebenarnya
curiga


__ADS_3

Kedua orang tua Rafael sudah menunggu di depan ruang operasi, tepatnya setelah kejadian Rafael kecelakaan, tak lama pihak rumah sakit menghubungi orang tua rafael.


" Pah gimana ini, gimana anak kita Rafael, mama takut pah, mama takut kehilangan abang, " Sarah menangis di pelukan suaminya.


" Mah jangan ngomong begitu, abang pasti baik baik saja, , kita doakan yang terbaik buat abang, abang anak yang kuat. " Ucap baskara menenangkan.


" Pah apa mama harus menghubungi flo dan mas erlangga, biar gimanapun mereka kan calon besan kita. "


" Iya mah, kita harus hubungi mereka, biar gimanapun cepat atau lambat pasti mereka tau, " Ucap baskara meyakinkan.


Di tempat lain kedua sahabat itu sedang asyik berbelanja baju dan tas keluaran terbaru . hingga suara telpon menghentikan aktivitas mereka.


" Bentar ya singa laut, ada telpon gue angkat dulu, entah siapa yang ganggu kesenangan kita" Kesal flo.


" Ya angkat aja dulu, gue mau kesana dulu ya ntar loe nyusul ok"


" Ok" Jawap flo mengiyakan.


Tante sarah, tumben nelpon, ada apa ya, " halo tan, "


" Halo sayang, " Suara isak tangis terdengar oleh flo, sehingga flo merasa kuatir,


" Kenapa tan, kok tante suaranya begitu, tante kenapa, tante punya masalah ? " Tanya flo penasaran.


" Abg Rafa kecelakaan sayang"


" Degg, maksud tante gimana, berapa jam yang lalu flo barusan ketemu sama Rafael tan, dia baik baik saja kok tan"


" Benar sayang, ini tante sudah dirumah sakit. Keadaan abg kritis, tante takut sayang, tolong datang ke sini kasi semangat buat abg ya sayang"


" Tante jangan panik ok, flo akan kesana, Rafael pasti akan baik baik saja. Tante yang sabar ya. "


" Iya sayang tante tunggu kamu disini. "


" Ayok buruan pulang, kita harus ke rumah sakit, " Flo langsung menarik ta gan clara hingga belanjaan nya tercecer.


" Kenapa si lo flores, lo nggak liat belanjaan gue berantakan begini" Kesel clara.


" Sorry gue panik, Rafael kecelakaan, barusan tante sarah nelpon gue"


" Whatt lo serius, bukan nya tadi dia baik baik aja, gimana cerita nya?


" Nanti aja bahas nya ayo buruan, "


Rumah sakit***


Flo melihat dari kejauhan keberadaan om baskara dan tante sarah. Flo langsung memeluk tante sarah untuk menguatkan .


" Tante yang sabar ya, kita doakan yang terbaik buat Rafael, flo yakin dia pasti akan baik aja, "


" Tante takut sayang, tante cuma punya abang doank , tante nggak kan sanggup. Ucap sarah dengan penuh isak tangis


" Kalau boleh tau kejadian nya gimana " Ucap clara " penasaran


" Om juga belum tau pastinya. Penyelidikan sementara mengatakan kalau mobil Rafa di tabrak dengan sengaja "


Flo yang mendengar penjelasan baskara langsung bertanya.

__ADS_1


" Maksud om ada yang dengan sengaja buat nyelakain Rafael gitu? " Tanya flo tak habis fikir.


" Om juga nggak tau pasti, itu hasil sementara, masi di selidiki polisi"


" Apa Rafael punya musuh ya om " Ucap clara.


" Rafael anak yang baik nggak punya. Musuh, saya tau betul sifat abg, " Jawap sarah.


Tak lama lampu operasi sudah mati, yang menandakan kalau operasinya sudah selesai, pintu pun terbuka dan seorang dokter keluar dari dalam.


" Dokter gimana keadaan anak saya, semua baik baik saja kan dok? Tanya sarah kuatir.


" Semua nya berjalan lancar ibu, untung saja anak ibu mau berjuang di dalam Kritis nya, dia anak yang kuat, " Ucap dokter menghibur.


" Syukur lah dok. Terimakasih, apa kami boleh menjenguknya? "


" Sebentar lagi ya bu, tunggu pasien nya di pindahkan keruangan rawat inap terlebih dahulu. "


Didalam ruangan tersebut, tinggal lah flo dan Rafael, sahabat nya clara sudah pulang duluan, sementara orang tua Rafael juga pulang untuk menyiapkan keperluan mereka selama tinggal di rumah sakit.


" Kalau di perhatikan saat tidur lo ganteng juga, sakit aja ganteng apalagi sadar, nggak heran kalau pemilik tubuh ini pernah ngejar kamu. "


duh bagaimana ini, gue kan rencana pengen buat lo sakit hati, buat ngebalas rasa sakit hati pemilik tubuh ini, karena kamu dulu suka berbuat kasar sama pemilik tubuh ini. tapi kenapa gue nggak tega ya. tapi pria ini juga menyukai bella, jadi dia harus di kasih pelajaran juga. bisa bisa nya dia mau di jodohin hanya untuk membuat si bela cemburu dan kembali kepadanya. liat saja aku akan membalas nya.


" rafael, gue ada kejutan buat lo kalau udah sadar, cepat bangun ya, atau gue bisikin aja"


flo mendekat dan menundukkan kepalanya tepat di leher rafael. "gue terima perjodohan kita" Bisik flo ketelinga rafael.


Tak lama pintu terbuka, penampilan kedua orang tua Rafael,


" Tante, om " Sambil mencium tangan kedua orang tua rafael.


" Sama sama tante, ya udah tan. Flo pulang dulu ya, besok flo kesini lagi pulang dari kampus, "


" Iya sayang, hati hati ya, " Ucap sarah sambil memeluk flo.


Kediaman ronal erlangga.


" Pagi pah, tumben singa laut nggak kemari, biasa udah maen nyosor aja, "


" Mungkin ada urusan kali "kata ronal acuh tak acuh.


" Good morning calon suami dan anak tiri gue, lagi nungguin gue ya,??


Emang si nggak kan lengkap kalau belom ada calon nyonya erlangga. " Bangga clara dengan pedenya.


" Baru aja pagi gue indah sebentar, eh udah berantakan lagi gara gara lo. "


" Lo nggak boleh ngomong gitu sama calon ibu tiri lo, dosa tau" Kata clara memajukan bibir nya.


" Dasar kalian ini, berantem mulu asal ketemu, buat papah pusing saja"


" Calon suami lagi pusing sini calon istri pijitin, enak loh pijitan gue" Goda clara.


Ronal hanya bisa menarik nafas dan perbanyak sabar menghadapi kelakuan sahabat putri nya ini.


" Flo udah gimana keadaan Rafael? papa belom sempat buat jenguk nya, rencana nanti malam baru papa kesana, "

__ADS_1


" Udah baikan pah, kata tante sarah udah siuman, nanti pulang dari kampus flo mau kesana lagi pah"


" Flo soal yang kemarin itu nggak usah kamu fikirkan papah nggak kan maksa kok, jangan jadi beban kamu nanti nya. "


Ronal sudah menceritakan tentang rencana perjodohan mereka kepada putri nya flo, saat kemarin malam seusai makan malam,


" Nggak kok pah. Malah flo berencana buat nerima niat baik papah sama keluarga Rafael, flo akan coba buat nerima pilihan papa, "


" Kamu yakin sayang,? Kalau kamu nggak yakin nggak apa apa, kita bisa batalin, lagian ini kan masi rencana. "Ucap ronal memperjelas.


" Nggak pah. Flo udah yakin kok. Ini saat nya flo berbakti sama papah"


" Anak papah udah dewasa ternyata" Ronal terharu dengan jawaban putri nya.


" Om jangan melo gitu dong kan gue juga jadi ikut sedih, " Kata clara sendu.


" Sudah lah ayok lanjut makan nya, nanti pada telat lagi. "


Iya om,


Iya pah. " Ucap mereka bersamaan.


Dalam perjalanan keruangan kelas, flo melihat dodo sedang mengobrol dengan seorang mahasiswa lain, aura yang di keluarkan dodo sangat berbeda dari biasa nya. Bahkan flo bisa melihat kalau teman ngobrol nya itu sedikit ketakutan. Dodo yang menyadari ada yang datang langsung merubah raut wajahnya.


" Dodo, loe udah masuk, dari kemarin kemana aja, gue nyariin lo tau" Sambil merangkul lengan tangan Dodo masuk kelas.


Dodo yang dipegang tangan nya wajah nya langsung merona, flo yang menyadari itu semakin senang buat ngerjain teman cupu nya ini.


" Loe kenapa pipih nya merah. malu ya, atau jangan jangannnnnnn lo suka ya sama gue ayo ngakuuu" Goda flo sambil mengedip kan mata nya sehingga terlihat gemes dimata Dodo.


" Dodo malu, flo jangan begitu, memang nya boleh kalau Dodo suka sama flo, flo kan cantik, sedangkan Dodo jelek begini" Lirih Dodo sedih.


Flo yang melihat Dodo sedih langsung merasa bersalah udah ngerjain teman cupu nya ini.


" Dodo dengar ya, suka itu nggak mandang orang, mau jelek ,tua sekalipun kalau udah cinta ngak ada yang bisa larang. Makanya cinta itu buta. Semua orang berhak buat suka, cinta, dan sayang sama siapa aja.


" Iya dodo paham"


Good boy. Ayok masuk, gue bawa bekal loh buat lo, lo pasti belum sarapan kan?


" Iya, mau mau, dodo belom sarapan, makasih ya flo, udah nepatin janji nya buat siapin bekal dodo. "


" Sama sama, " ucap flo,


lo darimana aja berapa hari ini, sakit?


" iya flo, Dodo demam berapa hari yang lalu, tapi sekarang udah baik baik saja," ucap Dodo senang,


" syukur deh kalau gitu, ya udah makan tuh bekal nya, special buat lo, kesukaan lo kan nasi goreng telor mata sapi? "


Dodo yang melihat nasi goreng kesukaan nya mata nya langsung berbinar, dan memeluk flo,terlihat ada senyuman licik di bibir nya.


" udah buruan makan nanti keburu dingin nggak enak, "


" ok dengan senang hati" kata Dodo dengan penuh keyakinan.


" hayoo lagi ngapain, ihk dasar anak bontot, tiap hari di bawain bekal mulu, udah kek anak SD aja. Sini bagi , gua juga masi lapar. Saat Clara ingin mengambil makanan nya, pandangan dodo menjadi gelap, jelas terlihat kalau dodo akan membunuh ku jika menyentuh makanan nya

__ADS_1


Lagi lagi Clara di buat merinding, pasal nya bukan cuma sekali clara melihat dodo menjadi menakutkan.


Dukung terus ya lope lope ku,, tinggalkan komentar nya juga, buat perbaikan para author,,,,, thans u,,,


__ADS_2